Muhammad Yosief Fu'adi

Muhammad Yosief Fu'adi Bersama Menuju Satu Prestasi Belajar

08/05/2017

MENGUBAH POLA PIKIR

Mengubah pola pikir sering kali menjadi jalan terbaik untuk meraih hal yang lebih baik dalam kehidupan. Apa saja yang harus kita lakukan untuk memperbaiki pola pikir yang negatif menjadi positif?

Pola pikir atau mindset kita adalah apa yang kita pikirkan, kemudian yang menggerakkan kita untuk melakukan sebuah tindakan tertentu, dan biasanya terbentuk karena kebiasaan kita dari lingkungan.

Kita adalah apa yang kita pikirkan. Kita tidak akan berhasil ketika pikiran kita di kepala dipenuhi dengan keyakinan bahwa kita tidak akan berhasil. Seperti ungkapan Henry Ford, “Jika kamu berpikir kamu bisa melakukan sesuatu atau kamu tidak bisa melakukan sesuatu, kamu sepenuhnya benar.” Ford—pengusaha otomotif legendaris—ini menyebutkan bahwa kepercayaan kita terhadap diri sendiri adalah sebuah “kebenaran” yang akan jadi kenyataan. Maka, kita sendirilah yang bertanggung jawab terhadap apa yang kita pikirkan.

Ketika kita tidak melihat peluang sama sekali, orang lain atau teman kita bisa jadi justru melihat banyak peluang di tempat kita merasa tidak mungkin melakukannya. Ketika kita beranggapan bahwa tempat tinggal yang kita tempati buruk, tetangga kita yang lain justru beranggapan bahwa tempat tinggalnya memiliki tempat terindah yang sebelumnya belum pernah ia dapatkan. Ketika kita merasa bahwa kita gagal justru orang lain akan menganggap bahwa mereka akan berhasil.

Mindset negatif kita hadir bisa jadi karena faktor genetika. Orangtua kita memiliki pola pikir yang sama, negatif, dan kita terpengaruh karena hidup dalam lingkungan yang sama dengan mereka. Otomatis segala persepsi mereka akan menjadi persepsi kita. Begitu p**a sebaliknya. Didikan orangtua yang selalu dipenuhi dengan optimisme dan pola pikir positif, akan menjadikan sang anak sebagai pribadi yang berpola pikir positif.

Mindset kita tergantung apa yang menjadi citra diri kita. Citra diri yang negatif akan membuat kita hanya akan berpikir negatif, sedang citra diri yang positif akan membuat kita akan hidup dengan pikiran positif kita. You don’t think what you are, you are what you think.

Mindset juga dipengaruhi oleh pengalaman hidup. Pengalaman hidup membuat kita yakin akan sesuatu hal. Jika di tempat gelap pengalaman hidup mengajarkan akan terjadi sebuah kejahatan, maka otomatis kita akan selalu takut berada di tempat gelap karena yakin akan terjadi kejahatan kepada kita.

Mindset juga dipengaruhi oleh sikap dan pilihan tentang pengalaman hidup itu. Apakah semua pengalaman buruk akan kita terapkan dalam hidup kita atau kita menyaringnya menjadi saripati kebijaksanaan yang lebih berharga untuk pengalaman kita selanjutnya.

Tips Untuk Anda!

Lalu apa yang harus kita lakukan agar semua mindset buruk kita bisa berubah menjadi sebuah kenyataan yang baik? Berikut beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk melakukan sejumlah perubahan untuk hidup yang lebih baik.

~ Gunakan Imajinasi
Jika mindset kita selama ini adalah mindset yang negatif cobalah untuk menggunakan imajinasi. Pikirkan sesuatu hal yang tidak biasa kita pikirkan. Bisa jadi luar pikiran normal kita selama ini. Belajar dari hal yang sederhana. Aktifkan memori positif kita. Misal, ketika kita melihat sebuah gambar seorang anak di pinggir jalan sedang meminta-minta, aktifkan pikiran kita. Gunakan imajinasi tentang kehidupan anak itu. Sesuatu hal yang melatar belakangi anak itu hingga harus duduk menjadi seorang peminta-minta. Jika cara seperti ini terus dilakukan, maka banyak hal yang bisa kita dapatkan selain mindset positif. Yaitu simpati dan empati pun akan ikut datang memenuhi karakter kita.

~ Gunakan Hati
Untuk ini, kita tentu harus menghadapi langsung objek yang akan membuka cakrawala berpikir positif kita. Andai kita belum mampu mendekati objek seorang anak peminta-minta, kita bisa mendekati diri dengan objek yang lebih mudah. Misalnya, binatang peliharaan atau tumbuhan.

Memelihara tumbuhan mengajarkan kita untuk mengubah mindset negatif menjadi positif. Semisal, tumbuhan bunga kita tidak berkembang seperti tumbuhan tetangga lain, maka mindset positif kita akan membuat kita mencari tahu kenapa hal itu terjadi. Jika bukan karena pupuknya yang sudah kita pilih sebagai yang terbaik, bisa jadi karena pemeliharaan kita yang tidak sepenuh hati. Jangan menyalahkan tumbuhan tersebut yang tidak berkembang sesuai dengan keinginan kita, tapi salahkan diri kita. Dengan begitu kita belajar untuk tidak menunjukkan kesalahan pada orang lain tapi intropeksi pada diri kita sendiri.

~ Gunakan Keyakinan
Mengubah pola pikir atau mindset yang sudah tertanam sejak lama dan tidak kita sadari memang bukan hal yang mudah. Tapi tentu saja bukan hal yang sulit jika kita menggunakan keyakinan bahwa kita bisa.

Untuk menggunakan keyakinan itu yang harus kita lakukan tentu saja menyadari bahwa kita bisa berubah ke arah yang lebih baik. Keyakinan itu juga harus disertai dengan kesungguhan berubah dalam tindakan nyata. Lalu membuat penilaian efek dari perubahan itu pada orang-orang terdekat kita. Terus-menerus yakin tapi tidak ditindaklanjuti dengan tindakan hanya akan membuat apa yang ada di dalam pikiran itu sia-sia belaka.

~ Gunakan Teman
Menggunakan teman di sini dalam artian menggunakan pengaruh positifnya agar kita ikut terbawa positif. Akrabi teman yang menurut kita positif dan jadikan teman dekat. Gunakan tekad bahwa kita akan menjadi diri kita yang baru dengan mengikuti apa yang ia jalani.

Tentu saja interaksi dengan teman tersebut harus interaksi yang intensif sehingga kita tergerak untuk mengikuti langkah-langkah positifnya. Dengan begitu, pelan tapi pasti pola pikir kita yang negatif akan berubah menjadi positif. Dan mindset itu membuat diri kita, menjadi pribadi yang memandang segala hal dengan kaca mata positif, lalu menjadi suatu gerak efektif yang membuat kita berubah menjadi pribadi yang positif.

Selamat mencoba, salam sukses Luar Biasa!

04/01/2017

Pemanfatan Teknologi dalam Pendidikan.

1. Teknologi Dalam Pendidikan

Berdasarkan beberapa pendapat,teknologi merupakan penerapan (aplikasi) dari sains yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia dan mempercepat pencapaian tujuan dari setiap kegiatan yang akan dilakukan. Sedangkan pendidikan dapat diartikan secara sempit (formal) maupun luas (formal maupun nonformal). Dalam hal ini pendidikan diartikan secara alternatif sebagai usaha sadar yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat dan pemerintah melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan yang berlangsung di sekolah dan di luar sekolah sepanjang hayat untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat memainkan peranan dalam berbagai lingkungan hidup secara tepat di masa yang akan datang.
Teknologi dalam pendidikan mencakup setiap kemungkinan sarana (alat) yang dapat digunakan untuk menyajikan informasi dalam pendidikan dan latihan. Ellington (1989) menyatakan bahwa teknologi dalam pendidikan pada dasarnya adalah apa yang oleh teknologi pendidikan dipopulerkan dengan nama alat bantu pandang dengar (audiovisual aid). Selanjutnya dikembangkan dalam pembelajaran untuk pencapaian tujuan pembelajaran tertentu. Teknologi dalam pendidikan merupakan perpaduan Aspek Teoritis Dalam Pendidikan, Aspek Perangkat Keras (komponen yang saling bergantung tetapi tidak berbeda satu sama lainnya) dan Aspek Perangakat Lunak (berkenaan dengan benda yang dipakai pada perangkat keras).
2. Pemanfaatan Teknologi Dalam Pendidikan

Pengguanaan teknologi telah berjalan lama sesuai perkembangan dan aspeknya. Eric Hasby membagi revolusi dalam pendidikan menjadi 4, yaitu: Pertama, saat masyarakat mendiferensiasikan peranan orang dewasa, Kedua, digunakannya tulisan sebagai sarana pendidikan, Ketiga, ditemukannya mesin cetak dan Keempat, penggunaan teknologi canggih sebagai perkembangan bidang elektronik. Dari apa yang dialami ternyata bahwa terdapat hubungan timbal balik antara teknologi dan pendidikan, hal ini lebih terkhusus lagi dengan teknologi komunikasi.

Kecenderungan pendidikan yang dikaitkan dengan perkembangan teknologi komunikasi dikemukakan Miarso dan Iskandar (1974) sebagai berikut :

a. Kecenderungan pendidikan sepanjang jaga

b. Pendidikan gerak cepat tetapi tepat

c. Pendidikan yang mudah dicerna dan diresapi

d. Pendidikan yang memikat hati

e. Penyebaran pusat pendidikan

f. Pendidikan mustari (tepat pada saat penyampaiannya)

g. Pendidikan yang murah

Kegunaan teknologi dalam pendidikan dinyatakan Komisi Instruksional AS, sebagai berikut :

a. meningkatkan produktivitas pendidikan

b. memungkinkan pendidikan individual

c. memberikan dasar yang lebih ilmiah terhadap pengajaran

d. lebih memantapkan pengajaran

e. memungkinkan belajar seketika

f. memungkinkan penyajian pendidikan lebih luias dan merata

Agar penggunaan teknologi dalam pendidikan tepat sasaran, maka pengelola pendidikan harus mengetahui klasifikasi teknologi dalam pendidikan, di antaranya : teknologi tingkat rendah, media audiovisual, format komputer, telekomunikasi dan teknologi lunak.

3. Implementasi Teknologi Dalam Pendidikan

Implementasi teknologi dalam pendidikan dapat dilihat pada sektor berikut:

a. Pendidikan Dasar dan Menengah, teknologi diharapkan mempengaruhi peningkatan motivasi, menguatkan pengajaran, meningkatkan lingkungan psikologi di dalam kelas

b. Pendidikan Tinggi, penggunanan teknologi dimaksudkan untuk merangsang dan memotivasi mahasiswa dalam mengembangkan intelektualnya sehingga dapat mengembangkan penelitian dan pengembangan ilmu baik teoretis maupun terapan

c. Belajar Jarak Jauh, menyediakan media perantara antara pelajar dan lembaga pendidikannya

d. Pendidikan Luar Biasa, berfungsi sebagai alat bantu bagi anak-anak yang menglami kelainan

e. Pendidikan dan Latihan, berpengaruh langsung terhadap persiapan tenaga kerja yang semakin kompleks untuk menghasilkan tenaga terampil

f. Dalam Pendidikan Matematika, hal ini berkaitan dengan program-program yang telah disiapkan, alat peraga dan penyelesaian soal-soal

g. Dalam Pendidikan Sains, beruapa aplikasi program komputer dan sistem pemodelan

h. Dalam Pendidikan Bahasa, berkaitan dengan penulisan, mendengarkan, telekomunikasi dan lainnya.

Simp**an
Teknologi dalam pendidikan merupakan bagian dari konsep teknologi pendidikan berupa media untuk memperlancar kegiatan instruksional. Potensi penggunaan teknologi dalam pendidikan berkaitan dengan usaha peningkatan produktivitas pendidikan, memungkinkan pendidikan bersifat individual, cepat dan lainnya. Implementasi teknologi dalam pendidikan hendaknya selektif sesuai konteks sesuai karakteristik si belajar dan tingkat kognitifnya.

11/12/2016

ORANG TUA, JANGAN S**A MEMBANDINGKAN ANAK.

Sebagai orang tua kita harus mempunyai kebijaksanaan dalam membina buah hati kita, kita harus sadar dengan sesadar-sadarnya bahwa buah hati kita mempunyai keunggulan dan keunikan masing-masing, mereka oleh Tuhan diberkati dengan bakat dan minat masing-masing terhadap sesuatu. Tugas kita sebagai orang tua adalah mengembangkan bakat dan minat buah hati kita sehingga mereka akan tumbuh dan berkembang sesuai dengan bakat dan minat mereka. Membandingkan buah hati kita dengan anak yang lain dan memberikan mereka standar tertentu memiliki efek yang sangat buruk terhadap mereka. Beberapa contoh artikel pendidikan menyebutkan bahwa mereka bisa kehilangan kepercayaan diri dan bahkan mereka bisa selalu merasa di bayang-bayangi oleh sesuatu, dan tak jarang bisa membuat mereka depresi.

1. Pahami Bakat Dan Minat Anak Anda

Melihat kelemahan anak dan membandingkan dengan kekuatan anak yang lain akan membuat kita semakin buta dalam hal mengetahui bakat dan minat anak, kalau kita tak jeli melihat hal itu yang ada kita hanya akan menyalahkannya setiap hari dan membandingkannya dengan teman-temannya yang memiliki prestasi lebih baik, kita tak pernah melihat dari sisi positifnya dia. Maka bersikap adil itu sangat diperlukan.

2. Asah Kemampuan Anak

Setiap anak mempunyai bakat dan minat tersendiri, yang harus kita lakukan adalah menemukan bakatnya. Menemukan bakat seorang anak, bisa dilihat dari cara dia menulis, membaca, dan cara dia bertingkah laku. Ketika kita sudah menemukan bakat yang sangat kuasai, asah terus kemampuan dia dalam hal bakat tersebut, cari berbagai referensi dan berbagai contoh artikel pendidikan mengenai bakat yang sedang ia geluti, kemudian buat progres yang jelas tentang bakatnya misal : hobi ia bermain bulu tangkis maka ajaklah ia berlatih fisik secara rutin kemudian amati seberapa lama ia mampu bermain bulu tangkis. Kemudian catat kekuatannya secara rutin kemudian berikan ia target yang mungkin masih bisa dicapai anak, jangan terlalu membebaninya.

3. Buatlah Ia Bercermin Pada Dirinya Sendiri

Ketika anda menginginkan anak yang mempunyai disiplin yang tinggi, maka yang harus Anda lakukan adalah memberinya petunjuk bahwa ia mampu melakukan hal tersebut. Contoh sederhana misalnya jika anak kemarin pagi sudah mampu bangun pukul 5 pagi, dan Anda ingin agar hari ini bangun pukul 4 pagi maka Anda harus memompa motivasinya, “ ayo kakak kemarin bisa kok bangun pukul 5 hari ini pun bisa bangun pukul 4".

Kita jangan sampai menyia-nyiakan anak kita, pahami, dampingi, dan terus beri semangat dan motivasi karena merekalah yang akan menjadi generasi penerus kita kelak, didiklah dengan baik agar mereka mampu tumbuh dan berkembang secara optimal.

Bapak/Ibu terhormat yang ada di sana, mohon hentikan sejenak perselisihan yang ada. Tengoklah kami yang berjuang bertaru...
15/04/2015

Bapak/Ibu terhormat yang ada di sana, mohon hentikan sejenak perselisihan yang ada. Tengoklah kami yang berjuang bertaruh nyawa demi mendapatkan secercah harapan dalam balutan ilmu. Di dalam diri kami Indonesia hebat bersemayam dan akan kami wujudkan pada masa yang akan datang.

dari kami para Pejuang Ilmu.

24/03/2015

Mampu melihat keburukan orang lain, kerap kita lakukan. Tapi kadang kita lupa untuk memikirkan kesalahan diri sendiri. Kita juga lupa bahwa sebagian masalah yang kita hadapi sebenarnya datang bukan dari orang lain, tapi malah lebih banyak dari diri kita sendiri.

24/03/2015

Sukses bukan sekadar berlimpah materi. Sukses adalah rangkaian amat panjang yang berkaitan dengan pemahaman pada diri kita seutuhnya. Karakter kita, masa lalu kita, pemahaman kita akan trauma masa lalu dan impian masa depan akan membuat diri kita paham bagaimana memperlakukan dan bersikap pada orang lain.

24/03/2015

Salah satu karakter yang sering tidak kita sadari dan membuat kita terpuruk pada hal yang sama adalah sifat pengeluh. Kalau bisa kita “taklukkan”, ada banyak hal positif yang bisa kita dapatkan.

09/09/2013

Jangan mengatakan lebih baik kaya hati, daripada kaya harta.

Dua-duanya baik.

Maka upayakanlah.

Hanya orang yang pesimis yang sibuk membanggakan kekayaan hati, saat orang kaya hati bekerja keras untuk juga menjadi kaya harta.

08/07/2013

Engkau yang malam ini terluka
oleh pengabaian, yang harapanmu ditepis
seperti perca usang ...

Kesinilah.

Duduklah engkau di sini bersamaku.

Jika hatimu gamang di ambang tangis,
ijinkanlah ia menangis tulus.

Sesungguhnya,
airmatamu adalah doa penghubung hatimu
yang dibisukan oleh pilunya pengabaian,
dengan perhatian Tuhan.

Wajah yang pasrah kepada Tuhan
adalah wajah yang terindah.

Bersabarlah, teduhkanlah wajahmu
dan tambatkanlah hatimu
kepada kasih sayang Tuhan.

Tuhan akan menyelamatkanmu.

Aamiin

04/05/2013

Janganlah merasa terlambat untuk mencapai impian Anda.

Kehidupan ini selalu menyediakan hati baiknya
untuk jiwa yang ikhlas membarukan diri,
yang bangkit melakukan kebaikan
yang selama ini tertunda karena keraguan dan rasa malas.

Waktu memang tidak menunggu,
tapi kehidupan bisa menyegerakan pencapaian impian Anda,
jika Anda segera memulai.

Tidak ada kata terlambat untuk memulai pencapaian impian Anda.

Mulailah.

Jangan lagi menggunakan perencanaan dan persiapan sebagai alasan dan penutup rasa takut dan malas Anda.

Mulailah.

15/03/2013

Wahai anak-anakku yang budiman, ucapkanlah ....

Tuhan Yang Maha Pengasih, baikkanlah persiapanku untuk Ujian Nasional mendatang, dan luluskanlah aku dengan membanggakan orang tuaku.

Mohon bantulah aku untuk segera lulus dari studiku dan masuk ke lingkungan yang di dalamnya aku menjadi pribadi yang dihargai tinggi karena kontribusiku bagi sesama, teman dan keluargaku.

Tuhan Yang Maha Sejahtera, sehatkanlah Ibu dan Ayahku, sukseskanlah dan jadikanlah aku sebagai anak yang menyejahterakan dan membahagiakan mereka.

Aamiin

Address

Jalan Kyai Muksin 27
Lumajang
67311

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Muhammad Yosief Fu'adi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Muhammad Yosief Fu'adi:

Shortcuts

Share

Category