23/08/2020
KAIDAH PELULUHAN KPST
1. Kata yang berawalan k, p, s, atau t dan diikuti vokal luluh huruf pertamanya ketika diberi awalan "meng-".
2. Kata yang berawalan k, p, s, atau t dan diikuti konsonan tidak luluh huruf pertamanya ketika diberi awalan "meng-".
3. Jika unsur pertama dan kedua kata ulang sama dan unsur pertama mengalami peluluhan KPST, unsur kedua pun ikut luluh.
4. Kaidah KPST tidak berlaku untuk gabungan imbuhan "memper-" atau "mempel-".
5. Kaidah KPST tidak berlaku untuk dua bentuk, yaitu "mempunyai" dan "mengkaji".
Contoh kaidah #1:
- kena → mengenai
- komunikasi → mengomunikasikan
- pakai → memakai
- percaya → memercayai
- sapu → menyapu
- sosialisasi → menyosialisasikan
- tiru → meniru
- terjemah → menerjemahkan
Contoh kaidah #2:
- kristal → mengkristal
- proses → memproses
- struktur → menstrukturkan
- traktir → mentraktir
Contoh kaidah #3:
- kotak-kotak → mengotak-ngotakkan
- sia-sia → menyia-nyiakan
Contoh kaidah #4:
- hati → memperhatikan
- ajar → mempelajari
Penjelasan kaidah #5:
- punya → mempunyai, bukan memunyai
- kaji → mengkaji (mempelajari) dan mengaji (mendaras)