Ma'had Tunas Santri

Ma'had Tunas Santri

Share

salah satu pendidikan yang bebasis dengan Al qur'an dan As sunnah diatas pemahaman salaful ummah

Photos from Ma'had Tunas Santri's post 14/12/2024

Lamongan, 13 Jumadil Akhirah 1446 H/ 14 Desember 2024 — Pondok Pesantren Tunas Santri selesai menggelar ujian syafahi (lisan) yang menjadi bagian penting dalam evaluasi tahunan santri. Ujian yang diadakan pada tanggal 5 - 10 Jumadil Akhirah ini bertujuan untuk mengukur pemahaman dan penguasaan ilmu agama serta keterampilan berbicara para santri dalam berbagai bidang ilmu, baik Akidah, shorof, nahwu, maupun bahasa Arab.

Ujian syafahi ini dilaksanakan dengan sistem yang cukup bagus, di mana setiap santri harus mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para penguji yang terdiri dari ustaz dan guru-guru berkompeten di bidangnya. Selain itu, ujian ini juga diadakan dengan tujuan untuk mengasah kemampuan komunikasi lisan para santri, sebuah keahlian yang sangat dihargai dalam tradisi pesantren.

Dengan berakhirnya ujian pada tanggal 10 Jumadil Akhirah, Pondok Pesantren Tunas Santri berharap dapat terus mencetak santri yang berkualitas, yang siap untuk berkontribusi dalam masyarakat dan dunia pendidikan Islam.

ALHAMDULILLAH DIBUKA
Penerimaan Santri Baru Pondok Pesantren
Tunas Santri MI-Tahfidz dan MTs-Tahfidz & MA-Tahfidz
Tahun ajaran 2024-2025

📧 Online: Daftar melalui Format:
http://bit.ly/psbtunassantri2025
Melalui WhatsApp:
wa.me/62857488667908 (Abu Muhammad)
wa.me/6285606012808 (Abu Zada)
wa.me/628562003479 (Abu Uwais)

📝 Offline: SEKRETARIAT PESANTREN TUNAS SANTRI
Jl. Merdeka RT. 12 RW. 002 Desa. Sugihan, Kec. Solokuro, Kab. Lamongan, Jawa Timur 62265

Follow akun kita:


Photos from Ma'had Tunas Santri's post 24/01/2024

Malang, Hari Senin, 22 Januari 2024 M, bertepatan 10 Rajab 1445 H., adalah hari yang sangat istimewa dan bersejarah bagi Pondok Pesantren Tunas Santri. Pada hari itu telah dilaksanakan ujian terbuka untuk mempertahankan Disertasi Al ustadz Nurul Yaqin, Lc. M.Pd.

Dan sebagi Penguji:
Assc. Prof. Dr. Khozin, M.Si.
Assc. Prof. Dr. H. M. Nurul Humaidi, M.Pd.
Ketua/penguji:
Prof. Akhsanul In'am, Ph.D.
Sekertaris / penguji:
Prof. Dr. Abdul Haris, MA.
Bertindak sebagi promotor :
Prof. Dr. Tobroni, M.Si.
Ko. Promotor:
Assc. Prof. Dr. Syamsurizal yazid, M.A.
Prof. Dr. H. Abdul hadi, M.Ag.

"KONTRUKSI ISLAM WASATHIYAH AL-SALAF AL- SHALIH DALAM AKIDAH DI PONDOK PESANTREN TUNAS SANTRI"

Acara ini dilaksanakan pukul 13:00 sampai dengan jam 15:30. Dipimpin oleh Bapak Prof. Akhsanul In'am, Ph.D. (Direktor Program Pascasarjana).

Setelah presentasi 15 menit, sesi pengujian Disertasi dan tanya jawab. Ujian terbuka sangat seru terutama saat Prof. Dr. Abdul Haris, M.A. menceritakan akhlak salafy di Indonesia.

Setelah selesai sesi tanya jawab, alhamdulillah semua Tim penguji dari Promotor dan lainya memuji dan mengapresiasi penelitian tersebut.
Lalu sesi istirahat 10 menit, selanjutnya, pimpinan sidang membuka majlis dan mengumumkan hasil musyawarah para penguji bahwa yang bersangkutan dinyatakan Lulus sebagai Doktor Pendidikan Agama Islam dengan nomor urut 98 Doktor UM Malang, dengan predikat "𝗖𝘂𝗺𝗹𝗮𝘂𝗱𝗲".

Alhamdulillah terdengar keputusan tersebut, para hadirin dari Lamongan khususnya, serta para keluarga, terharu dan meneteskan air mata, menangis bahagia, dan bersyukur kepada Allah 𝘚𝘶𝘣𝘩𝘢𝘯𝘢𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘸𝘢 𝘵𝘢'𝘢𝘭𝘢.

Acara itu di hadiri oleh keluarga Ustadz Nurul Yaqin dan para Asatidzah Tunas Santri Lamongan, dan para santriwati.
Dengan ini, kami segenap keluarga besar Ponpes Tunas Santri mengucapkan: " Selamat atas pencapaian gelar Doktor Pendidikan Agama Islam. Semoga Allah memberkahi ilmu beliau dan semakin dekat kepada Allah, semakin bertaqwa, serta semakin banyak berkiprah untuk bangsa Indonesia dan bermanfaat bagi Islam dan kaum Muslimin, serta semakin barokah untuk (Pondok Pesantren Tunas Santri). Aamiin...

Ditulis oleh: Abdurrahman

Photos from Ma'had Tunas Santri's post 10/12/2023
04/06/2023

Pondok Pesantren Tunas Santri membuka kesempatan bagi anda yang ingin menginfaqkan sedikit harta. Yang mana jika seseorang menginfaqkan hartanya tidak akan mengurangi harta yang dia miliki.
Sedekah tidaklah mungkin mengurangi harta … Yakinlah!

Dari Asma’ binti Abi Bakr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padaku,

لاَ تُوكِي فَيُوكى عَلَيْكِ

“Janganlah engkau menyimpan harta (tanpa mensedekahkannya). Jika tidak, maka Allah akan menahan rizki untukmu.”

Dalam riwayat lain disebutkan,

أنفقي أَوِ انْفَحِي ، أَوْ انْضَحِي ، وَلاَ تُحصي فَيُحْصِي اللهُ عَلَيْكِ ، وَلاَ تُوعي فَيُوعي اللهُ عَلَيْكِ

“Infaqkanlah hartamu. Janganlah engkau menghitung-hitungnya (menyimpan tanpa mau mensedekahkan). Jika tidak, maka Allah akan menghilangkan barokah rizki tersebut[1]. Janganlah menghalangi anugerah Allah untukmu. Jika tidak, maka Allah akan menahan anugerah dan kemurahan untukmu.”[2]
Sedekah tidaklah mengurangi harta. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ

“Sedekah tidaklah mengurangi harta.”

Makna hadits di atas sebagaimana dijelaskan oleh Yahya bin Syarf An Nawawi rahimahullah ada dua penafsiran:

Harta tersebut akan diberkahi dan akan dihilangkan berbagai dampak bahaya padanya. Kekurangan harta tersebut akan ditutup dengan keberkahannya. Ini bisa dirasakan secara inderawi dan kebiasaan.

Walaupun secara bentuk harta tersebut berkurang, namun kekurangan tadi akan ditutup dengan pahala di sisi Allah dan akan terus ditambah dengan kelipatan yang amat banyak.

Berinfaq jangan menunggu lapang karena harta yang sesungguhnya adalah harta yang kita infaqkan.
Follow akun kita yuk buat ta'aruf: )


#

Photos from Ma'had Tunas Santri's post 21/04/2023

Perlu diketahui bahwa telah terdapat berbagai riwayat dari beberapa sahabat radhiyallahu ‘anhum bahwa mereka biasa mengucapkan selamat di hari raya di antara mereka dengan ucapan “Taqobbalallahu minna wa minkum” (Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian).

فعن جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ قَالَ : كَانَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اِلْتَقَوْا يَوْمَ الْعِيدِ يَقُولُ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ : تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك . قال الحافظ : إسناده حسن .

Dari Jubair bin Nufair, ia berkata bahwa jika para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berjumpa dengan hari ‘ied (Idul Fithri atau Idul Adha, pen), satu sama lain saling mengucapkan, “Taqobbalallahu minna wa minka (Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian).” Al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan.[1]

Imam Ahmad rahimahullah berkata,

وَلَا بَأْسَ أَنْ يَقُولَ الرَّجُل لِلرَّجُلِ يَوْمَ الْعِيدِ : تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك

“Tidak mengapa (artinya: boleh-boleh saja) satu sama lain di hari raya ‘ied mengucapkan: Taqobbalallahu minna wa minka.”

Sumber https://rumaysho.com/1241-ucapan-selamat-di-hari-raya.html

Follow akun kita yuk buat ta'aruf :)


Photos from Ma'had Tunas Santri's post 21/04/2023

Ikutilah sholat Idul Fitri di Pondok pesantren Tunas Santri.



Follow akun kita yuk buat ta'aruf :)


Photos from Ma'had Tunas Santri's post 20/04/2023

Pondok Pesantren Tunas Santri membuka kesempatan bagi anda yang ingin menginfaqkan sedikit harta. Yang mana jika seseorang menginfaqkan hartanya tidak akan mengurangi harta yang dia miliki.
Sedekah tidaklah mungkin mengurangi harta … Yakinlah!

Dari Asma’ binti Abi Bakr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padaku,

لاَ تُوكِي فَيُوكى عَلَيْكِ

“Janganlah engkau menyimpan harta (tanpa mensedekahkannya). Jika tidak, maka Allah akan menahan rizki untukmu.”

Dalam riwayat lain disebutkan,

أنفقي أَوِ انْفَحِي ، أَوْ انْضَحِي ، وَلاَ تُحصي فَيُحْصِي اللهُ عَلَيْكِ ، وَلاَ تُوعي فَيُوعي اللهُ عَلَيْكِ

“Infaqkanlah hartamu. Janganlah engkau menghitung-hitungnya (menyimpan tanpa mau mensedekahkan). Jika tidak, maka Allah akan menghilangkan barokah rizki tersebut[1]. Janganlah menghalangi anugerah Allah untukmu. Jika tidak, maka Allah akan menahan anugerah dan kemurahan untukmu.”[2]

Hadits ini dibawakan oleh Yahya bin Syarf An Nawawi dalam Riyadhus Shalihin pada Bab “Kemuliaan, berderma dan berinfaq”, hadits no. 559 (60/16).

Beberapa faedah hadits:

Pertama: Hadits di atas memberikan motivasi untuk berinfaq.[3] Bukhari sendiri membawakan hadits ini dalam Bab “Motivasi untuk bersedekah (mengeluarkan zakat) dan memberi syafa’at dalam hal itu”. An Nawawi membuat bab untuk hadits ini “Motivasi untuk berinfaq (mengeluarkan zakat) dan larangan untuk menghitung-hitungnya (menyimpan tanpa mau mensedekahkan).”

Kedua: Hadits ini menunjukkan tercelanya sifat bakhil dan pelit.

Ketiga: Hadits di atas menunjukkan bahwa al jaza’ min jinsil ‘amal, balasan sesuai dengan amalan perbuatan.[4]

Keempat: Ibnu Baththol menerangkan riwayat pertama di atas dengan mengatakan, “Janganlah engkau menyimpan-nyimpan harta tanpa mensedekahkannya (menzakatkannya). Janganlah engkau enggan bersedekah (membayar zakat) karena takut hartamu berkurang. Jika seperti ini, Allah akan menahan rizki untukmu sebagaimana Allah menahan rizki untuk para peminta-minta."

Kelima: Menyimpan harta yang terlarang adalah jika enggan mengeluarkan zakat dan sedekah dari harta tersebut. Itulah yang tercela.

Keenam: Hadits ini menunjukkan larangan enggan bersedekah karena takut harta berkurang. Kekhawatira

10/04/2023

Kajian spesial Ramadhan

Menjadi Orang Tua Yang Berhasil Mendidik Anak.

pada zaman ini, sangat rentan anak-anak menjadi tidak terarah dalam kehidupan

yuk, kita simak kajiannya. In syaa Allah:
Hari: Senin, 19 Ramadhan 1444 H (10 April 2023)
Jam: 16:15 wib
Tempat: Masjid Ponpes Tunas Santri, Solokuro Lamongan

Lokasi:
Ponpes Tunas Santri
0852-5809-1404
https://maps.app.goo.gl/pxTCAZa9aZqbR2e26

In Sya Allah dilanjut buka puasa bersama GRATIS...
Jangan lupa dipersilahkan jika ada yang mau menginap.

support by: Solidaritas Insan Peduli



Follow akun kita yuk buat ta'aruf: )






29/03/2023

Bulan Ramadhan, bulan semangat untuk bersedekah, bukan bulan pelit untuk bersedekah.

Semangat Sedekah dari Nabi
Dalam shahihain, dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling gemar bersedekah. Semangat beliau dalam bersedekah lebih membara lagi ketika bulan Ramadhan tatkala itu Jibril menemui beliau. Jibril menemui beliau setiap malamnya di bulan Ramadhan. Jibril mengajarkan Al-Qur’an kala itu. Dan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah yang paling semangat dalam melakukan kebaikan bagai angin yang bertiup.”  (HR. Bukhari, no. 3554; Muslim no. 2307)
Imam Syafi’i rahimahullah berkata, “Aku sangat senang ketika melihat ada yang bertambah semangat mengulurkan tangan membantu orang lain di bulan Ramadhan karena meneladani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, juga karena manusia saat puasa sangat-sangat membutuhkan bantuan di mana mereka telah tersibukkan dengan puasa dan shalat sehingga sulit untuk mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan mereka. Contoh ulama yang seperti itu adalah Al-Qadhi Abu Ya’la dan ulama Hambali lainnya.” (Lathaif Al-Ma’arif, hlm. 301)



Follow akun kita yuk buat ta'aruf :)


Photos from Ma'had Tunas Santri's post 27/03/2023

Kegiatan buka bersa di Masjid Tunas Santri


Ada hadist yang menjelaskan doa seseorang tidak akan tertolak, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

“Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak : (1) Pemimpin yang adil, (2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3) Doa orang yang terzalimi.” (HR. Tirmidzi no. 2526, 3598 dan Ibnu Majah no. 1752. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan).

 Dalam Tuhfah Al-Ahwadzi (7: 278) disebutkan bahwa kenapa do’a mudah dikabulkan ketika berbuka puasa yaitu karena saat itu, orang yang berpuasa telah menyelesaikan ibadahnya dalam keadaan tunduk dan merendahkan diri.

Moga Allah memperkenankan setiap do’a kita di bulan Ramadhan.



Follow akun kita yuk buat ta'aruf :)







Photos from Ma'had Tunas Santri's post 26/03/2023

Bismillah ..
Kajian sebelum berbuka puasa di awal bulan Ramadhan. Bulan yang di turunannya Al-Qur'an.
Inilah keistimewaan bulan Ramadhan, bukan hanya diturunkan kitab suci Al-Qur’an, tetapi diturunkan p**a berbagai kitab suci lainnya.
Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Bulan Ramadhan adalah bulan pilihan diturunkannya Al-Qurán yang mulia. Bahkan kitab suci ilahiyah juga diturunkan oleh Allah di bulan Ramadhan pada para nabi.”(Tafsir Al-Qurán Al-Ázhim, 2:57)




Follow akun kita yuk buat ta'aruf :)




Photos from Ma'had Tunas Santri's post 14/07/2022

Alhamdulillah qurban di pesantren Tunas Santri tahun 1443 H/2022 M.
Total : (Kambing 28) (Sapi 3)
"Mudah-mudahan Allah menerima amal ibadah kita dan kamu semua" Jazakallahukhairan Kepada para Asatizah serta para pejuang pesantren, dan Semoga Allah Menerima Amal Ibadah kita semua serta menambah rasa semangat untuk mencari pahala.





Want your school to be the top-listed School/college in Lamongan?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Address

Ma'had Tunas Santri (Umar Bin Khottob), Sugihan, Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Indonesia, +62 852-3000-0923, Https://maps. App. Goo. Gl/uqf33CPaBPticJfv 8
Lamongan
62265