erkembangan SMAN 1 Katapang dari tahun ke tahun semakin menunjukan prestasinya telebih pada tahun ke tiga, dengan di tugaskannya Drs Deden Fathudin, M.Pd sebagai penerus kepeminpinan Drs H Tjahra Sumpena, M.M.Pd selaku kepala sekolah SMAN 1 Soreang yang menjabat juga sebagai Kepala Sekolah SMAN 1 Katapang yang pertama. Penetapan Drs Deden Fathudin, M.Pd sebagai kepala sekolah pada tanggal 1 Juni 2
005 menadakan secara resmi SMAN 1 Katapang tidak lagi dibawah binaan SMAN 1 Soreang tetapi sudah menjadi SMAN yang mandiri. Dengan mandirinya SMAN 1 Katapang di bawah Kepemimpinan Drs Deden Fathudin, M.Pd memantapkan langkah dan keyakinan bagi SMAN 1 Katapang untuk melangkah lebih baik lagi menyongsong hari esok yang lebih cerah. Dilihat dari perkembangan Siswa di SMUN Katapang dari awal pendirian sudah menunjukan perkembangan yang baik, tahun pertama SMAN 1 Katapang menerima siswa sebanyak 4 kelas dari izin prinsif yang di keluarkan oleh Diknas sebanyak 3 kelas. Keinginan masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di SMAN 1 katapang terus meningkat, tapi karena keterbatasan sarana dan pra sarana maka pada tahun ke 2 penerimaan siswa baru hanya 4 kelas saja. Pada tahun ke tiga berdasarkan desakan dari masyarakat maka penerimaan siswa baru di tingkatkan menjadi 5 kelas, dan di tahun ke 4 penerimaan siswa baru masih di buka untuk 5 kelas dengan jumlah siswa pada tahun ke 4 mencapai 571 orang. Perkembangan Guru Pengajar dan TU sebagai pegawai tetap pun berkembang seiring dengan perkembangan siswa di SMAN 1 Katapang. Pada tahun pertama SMAN 1 Katapang hanya memiliki 2 Guru Tetap yaitu Een Noerhendarsih, S.Pd dan Dra. Pada tahun ke dua guru tetap di SMAN 1 Katapang berkembang menjadi 4 orang dengan 1 orang TU. Tahun ke tiga perkembangan cukup pesat dengan penambahan guru tetap sampai berjumlah 15 orang dengan 2 orang TU. Sarana dan prasarana yang terdapat di SMAN 1 Katapang sampai tahun 4 berjalan menujukan kemajuan yang sangat pesat. Seperti yang kita ketahui di awal bahwa proses pembelajaran pada semester pertama dilakukan di SMAN 1 Soreang, dan baru pada semester ke tahun pertama proses pembelajaran di pindahkan ke lokasi yang baru SMAN 1 Katapang di bangun ex SDN 2 Wates. Sarana yang dimiliki pada tahun pertama berupa 4 lokal bangunan belajar dengan penambahan 1 bangunan untuk ruangan perkantoran. Pada tahun ke dua, ada penambahan banguna belajar sebanyak 6 lokal bangunan sehingga ruangan belajar bertambah menjadi 10 lokal. Seiring dengan perkembangan kemandirian SMAN 1 Katapang, pada tahun ke 3 Ruang belajar bertambah lagi menjadi 13 lokal bangunan, di tambah dengan 1 ruangan Guru, 1 ruangan Osis, 1 ruangan BP, 1 lab komputer, dan sarana lapangan upacara serta sara lainnya. Pada tahun ke 4, semakin mantap langkah kemandirian SMAN 1 Katapang dengan sedang di laksanakannnya pembangunan untuk penambahan ruang belajar menjadi 16 lokal, serta penambahan 1 buah laboratorium untuk IPA, bukan hanya itu saja yang akan di laksanakan di tahun ke 4 tapi mencakup dengan rencana pembangunan Mesjid sekolah dan sarana oleh raga lainnya. Di usia yang relative muda, yang setiap saat terjadi perubahan serta penataan, tapi hal tersebut bukan suatu alasan bagi SMAN 1 Katapang untuk tidak berprestasi. Hal ini dibuktikan dengan berbagai prestasi yang sudah diraihnya Diantara prestasi yang sudah diraih adalah Juara 3 Hasta karya tingkat Kabupaten Bandung, Juara 3 loba Pidato bahasa Inggris tingkat Kabupaten Bandung, Juara Lomba Pidato bahasa Indonesia dan Sunda Kab. Bandung, dan banyak lagi prestasi lainnya. Dengan berbagai perkembangan dari tahun ke tahun yang semakin pesat, maka perkembangan status sekolah pun semakin nyata. Tahun pertama dan ke dua SMAN 1 Katapang masih dalam status persiapan Penegerian yang di buktikan dengan izin prisif yang dikeluarkan oleh Disdik Kabuopaten Bandung nomor 848/1685-Disdik/2003. Pada tahun ke 3 status sekolah pun berubah dengan mendapatkan legitimasi sebagai sekolah Negeri dengan di keluarkannya surat keputusan Bupati Kabupaten Bandung nomor 421.3/kep.245-Disdik/2005 tentang pembentukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Katapang Kabupaten Bandung. Pada tahun ke 4 adalah merupakan tahun pertama bagi SMAN 1 Katapang dalam mengeluarkan lulusan pertamannya, dan yang cukup mengejutkan, ternyata SMAN 1 Katapang pada pertama kalinya mengeluarkan lulusannya mencapai 100% angka kelulusan bagi siswanya. Prestasi tersebut memantapkan langkah SMAN 1 Katapang pada tahun ke 4 untuk mendapatkan status sekolah yang terakreditas A. Prosesi pencapaian status sekolah terakreditas A sedang di tempuh oleh pihak sekolah dengan penyampaian Instrumen Evaluasi Diri yang disampaikan kepada lembaga Indefendent yaitu Badan Akreditasi Sekolah “BAS”.
“Selain langkah Akreditasi Sekolah yang sedang di tempuh, kami pun punya cita-cita bahwa SMAN 1 Katapang harus mempunyai cirri yang berbeda dengan sekolah-sekolah lain yang ada di Kab. Bandung, bagi SMAN 1 Katapang kami buat menjadi sekolah yang berbasis pada teknologi informatikan, dan hal ini sudah kami mulai dengan memakai sitem jaringan pada sitem oprasional di sekolah kami” jelas Drs Deden Fathudin, M.Pd Kepala Sekolah SMAN 1 Katapang kepada PASS FM saat di temui di sela-sela kegiatannya yang cukup padat. Perkembangan demi perkembangan di SMAN 1 Katapang membuktikan kemandirian dan kerja keras dalam menyongsong masa depan yang lebih cerah sesuai dengan Visi dan Misi SMAN 1 Katapang.