05/12/2022
الدُّنْيَا مَلْعُونَةٌ ، مَلْعُونٌ مَا فِيهَا إِلاَّ ذِكْرُ الله، وَعَالم وَمُتَعَلِّم
Artinya, “Dunia itu terlaknat, demikian juga isi dunia kecuali zikir, orang alim, dan orang yang belajar,” (HR At-Turmudzi, Ibnu Majah, Al-Hakim, Al-Baihaqi, At-Thabarani, dan Ibnu Asakir).
Orang bodoh termasuk salah satu dari isi dunia yang mendapat laknat. Orang bodoh berada dalam kegelapan. Ia dapat terjatuh ke dalam lubang maksiat tanpa ia ketahui.
والجاهل واقع في ترك الطاعات وفعل المعاصى شاء أم أبى فإنه لا يدري أي شيء الطاعة التي أمره الله بفعلها ولا أي شيء المعصية التي نهاه الله عن ارتكابها ولا يخرج من ظلمات الجهل إلا بنور العلم
Artinya, “Orang bodoh jatuh ke dalam pengabaian taat dan perbuatan maksiat dengan kemauan atau ketidakmauannya, tanpa ia ketahui mana perbuatan taat yang diperintah Allah untuk dilakukan dan mana maksiat yang dilarang Allah. Seseorang tidak akan keluar dari kegelapan kebodohan kecuali dengan cahaya ilmu.” Sayyid Abdullah bin Alwi Al-Haddad, Risalatul Mudzakarah, Hamisy Syarah Ad-Dakwatut Tammah, [Indonesia, Daru Ihyail Kutubil Arabiyyah: tanpa tahun], halaman 72).
Al-Haddad meriwayatkan hadits, “Ketika menciptakan kebodohan, Allah memanggilnya, ‘Majulah!’ Kebodohan itu justru mundur. Sebaliknya, ketika Dia memintanya untuk mundur, ia malah maju. Allah lalu mengatakan, ‘Demi kemuliaan-Ku, Aku tidak menciptakan makhluk yang paling Kubenci selain dirimu.
Aku jadikan dirimu seburuk-buruk makhluk-Ku.’” Buruknya kebodohan sudah jelas berdasarkan naqli (dalil Al-Qur’an dan hadits) dan aqli (akal sehat). Hal ini jelas bagi siapa saja. Sayyidina Ali bin Abu Thalib mengatakan, “Tidak ada musuh yang lebih zalim dari kebodohan.”
Sementara Syekh Ali bin Abu Bakar bersyair dengan indah berikut ini:
Kebodohan adalah api bagi agama seseorang yang membakarnya...
Ilmu adalah air bagi api tersebut yang memadamkannya...
Sumber: https://islam.nu.or.id/tasawuf-akhlak/sisi-mudharat-kebodohan-menurut-sayyid-abdullah-bin-alwi-al-haddad-BcR6D