Dauroh Poligami Official

Dauroh Poligami Official Pusat edukasi & konsultasi keluarga poligami sehat sesuai syariat. Ikuti program pembelajaran poligami secara online & offline kami

Membantu umat memahami, mengamalkan, dan membina rumah tangga poligami dengan ilmu yang benar, adil, dan bertanggung jawab.

Ada fase dalam kehidupan seorang laki-laki ketika sebuah keinginan tidak lagi cukup dijawab dengan pertanyaan:“Apakah sa...
24/09/2026

Ada fase dalam kehidupan seorang laki-laki ketika sebuah keinginan tidak lagi cukup dijawab dengan pertanyaan:

“Apakah saya menginginkannya?”

Pertanyaan yang jauh lebih penting adalah:

“Apakah saya memiliki kapasitas untuk mempertanggungjawabkannya?”

Inilah titik yang sering terlewat ketika seseorang membicarakan poligami.

Keinginan biasanya muncul lebih cepat daripada kesiapan. Seseorang dapat memiliki ketertarikan, keyakinan, bahkan argumentasi agama yang kuat. Namun secara akademik dan praktis, sebuah keputusan besar tidak cukup dinilai dari intensitas keinginan. Ia perlu dianalisis berdasarkan motif, kapasitas, sumber daya, konsekuensi, dan kemampuan mengelola tanggung jawab.

Karena itu, poligami tidak semestinya dipahami hanya sebagai persoalan “boleh atau tidak boleh”.

Ada persoalan yang lebih kompleks:

Apakah subjek yang mengambil keputusan memiliki kapasitas untuk menjalankan keputusan tersebut secara bertanggung jawab?

Di sinilah evaluasi kesiapan menjadi penting.

Dauroh Poligami Indonesia menghadirkan:

WEBINAR POLIGAMI DPI — PEKAN 4
BERANI MENGAMBIL KEPUTUSAN
POLYGAMY READINESS ASSESSMENT
“Apakah Anda Benar-Benar Siap Poligami?”

Sesi ini dirancang sebagai ruang refleksi dan evaluasi bagi laki-laki yang sedang mempertimbangkan keputusan poligami.

Bukan untuk mendorong seseorang mengambil keputusan secara tergesa-gesa.

Bukan p**a untuk menakut-nakuti seseorang agar mundur.

Tetapi untuk menggeser cara berpikir dari:

“Saya ingin poligami.”

menjadi:

“Saya harus mengetahui apakah kapasitas saya cukup untuk memikul amanah poligami.”

Dalam webinar ini, peserta akan diajak membedah empat dimensi utama.

01 — EVALUASI NIAT & MOTIF

Setiap keputusan besar perlu dimulai dari pemeriksaan terhadap alasan di balik keputusan tersebut.

Apakah keinginan tersebut lahir dari kesadaran dan visi kehidupan yang matang?

Ataukah lebih banyak didorong oleh impuls, ketertarikan sesaat, pelarian dari persoalan rumah tangga, tekanan lingkungan, atau dorongan emosional?

Memahami motif bukan berarti menghakimi keinginan.

Justru sebaliknya: motif perlu diketahui agar seseorang tidak keliru menganggap dorongan sebagai kesiapan.

02 — AUDIT KESIAPAN DIRI

Kesiapan bukan sekadar perasaan bahwa “saya sanggup”.

Kesiapan perlu diperiksa secara lebih objektif.

Mental. Spiritual. Finansial. Waktu. Komunikasi. Kepemimpinan. Pengelolaan tanggung jawab.

Seseorang dapat merasa sangat yakin secara emosional, tetapi belum tentu memiliki kapasitas yang memadai secara praktis.

Karena itu, keyakinan perlu berhadapan dengan audit realitas.

03 — MENGUKUR RISIKO & KONSEKUENSI

Setiap keputusan memiliki konsekuensi.

Poligami juga demikian.

Bagaimana dengan pengelolaan waktu?

Bagaimana dengan nafkah?

Bagaimana dengan komunikasi?

Bagaimana dengan anak?

Bagaimana dengan hubungan antaranggota keluarga?

Bagaimana ketika muncul konflik yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya?

Keputusan yang matang bukan keputusan yang hanya menghitung manfaat yang diharapkan.

Keputusan yang matang juga menghitung konsekuensi yang harus sanggup ditanggung.

04 — POLYGAMY READINESS ASSESSMENT

Setelah berbagai aspek dievaluasi, peserta diarahkan untuk melihat kondisi dirinya secara lebih objektif.

Bukan sekadar:

MAU atau TIDAK MAU.

Tetapi:

SIAP — TUNDA — PERBAIKI DIRI.

Tiga kemungkinan ini membutuhkan kejujuran terhadap kondisi diri.

Jika fondasi dan kapasitas telah memadai, seseorang dapat mempertimbangkan langkah berikutnya secara lebih terukur.

Jika terdapat aspek penting yang belum terpenuhi, menunda dapat menjadi bagian dari proses kedewasaan dalam mengambil keputusan.

Jika ditemukan kelemahan mendasar, maka pekerjaan pertama bukan mencari pembenaran, tetapi memperbaiki kapasitas diri.

Di sinilah makna sebenarnya dari tema:

BERANI MENGAMBIL KEPUTUSAN.

Keberanian bukan sekadar keberanian untuk melangkah.

Keberanian juga berarti berani memeriksa diri sebelum melangkah.

Berani melihat kekurangan.

Berani mengakui ketidaksiapan.

Berani menunda ketika memang diperlukan.

Dan berani memperbaiki diri sebelum mengambil amanah yang lebih besar.

Sebab dalam perspektif kepemimpinan, keputusan yang besar menuntut kapasitas yang sebanding dengan besarnya konsekuensi.

Maka sebelum bertanya:

“Kapan saya akan poligami?”

mungkin ada pertanyaan yang lebih mendasar:

“Siapa diri saya ketika saya menjalankan poligami?”

Apakah saya mampu menjadi pemimpin yang konsisten?

Apakah saya mampu memenuhi hak-hak yang menjadi tanggung jawab saya?

Apakah saya memiliki kapasitas mengelola konflik?

Apakah kondisi finansial saya realistis?

Apakah waktu dan energi saya mencukupi?

Apakah saya memahami konsekuensi dari keputusan tersebut?

Dan yang paling penting:

Apakah saya sedang mengejar sebuah keinginan, atau sedang mempersiapkan diri untuk sebuah amanah?

Jika pertanyaan-pertanyaan tersebut pernah muncul dalam pikiran Anda, maka webinar ini layak menjadi ruang evaluasi sebelum Anda mengambil keputusan lebih jauh.

WEBINAR POLIGAMI DPI — PEKAN 4

BERANI MENGAMBIL KEPUTUSAN
Polygamy Readiness Assessment
Apakah Anda Benar-Benar Siap Poligami?

📅 Ahad, 27 September 2026
⏰ 20.00–21.00 WIB
💻 Live via Zoom Meeting
🎙️ Abu Khalif
Direktur Eksekutif Dauroh Poligami Indonesia (DPI)

PENDAFTARAN GRATIS

📲 WhatsApp Resmi DPI: 0878-7000-1444

Jangan mengambil keputusan besar hanya karena Anda ingin.

Jangan p**a menundanya hanya karena Anda takut.

Periksa. Ukur. Evaluasi. Kemudian putuskan dengan kesadaran.

Karena keberanian yang matang bukan sekadar berani melangkah.

Tetapi berani memastikan bahwa diri kita layak memikul konsekuensi dari langkah tersebut.

📢 BERGABUNG DI CHANNEL WHATSAPP RESMI DAUROH POLIGAMI INDONESIAIngin mendapatkan edukasi poligami yang lebih terarah, se...
20/09/2026

📢 BERGABUNG DI CHANNEL WHATSAPP RESMI DAUROH POLIGAMI INDONESIA

Ingin mendapatkan edukasi poligami yang lebih terarah, serius, dan sesuai syariat?

Sekarang saatnya bergabung di Channel WhatsApp Resmi Dauroh Poligami Indonesia (DPI).

Channel ini hadir sebagai ruang edukasi untuk membantu kaum Muslimin memahami poligami secara benar, matang, dan bertanggung jawab, bukan berdasarkan prasangka, opini masyarakat, atau informasi yang sepotong-sepotong.

Apa yang akan Anda dapatkan?

• Edukasi dan pemahaman tentang poligami sesuai Al-Qur’an dan Sunnah

• Insight tentang kepemimpinan suami dan tanggung jawab dalam poligami

• Pembahasan psikologi, komunikasi, dan dinamika keluarga poligami

• Informasi webinar, dauroh, konsultasi, dan program edukasi DPI

• Materi dan pemikiran yang membantu membangun keluarga poligami yang sehat

• Pengingat dan nasihat agar menjalankan syariat dengan ilmu, bukan sekadar keinginan

• Akses informasi terbaru dari Dauroh Poligami Indonesia

Mengapa perlu bergabung?

Karena poligami tidak cukup hanya dengan “boleh atau tidak boleh.”

Yang lebih penting adalah memahami bagaimana menjalankannya dengan ilmu, iman, kepemimpinan, keadilan, tanggung jawab, dan akhlak.

Jangan biarkan pemahaman tentang syariat dibentuk oleh ketakutan, stigma, atau informasi yang tidak utuh.

Pelajari. Pahami. Persiapkan. Jalankan dengan ilmu.

Semoga setiap ilmu yang kita pelajari menjadi sebab datangnya keberkahan, semakin kuatnya iman, semakin baiknya kepemimpinan keluarga, dan terwujudnya keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.

👉 Gabung sekarang di Channel WhatsApp Resmi DPI:

DAUROH POLIGAMI INDONESIA

https://whatsapp.com/channel/0029VaoWgdlEKyZKYgFaYt0P

WEBINAR POLIGAMI GRATIS SIAP MENTAL MENGHADAPI KONSEKUENSIBanyak laki-laki siap membayangkan indahnya poligami.Tetapi, a...
12/09/2026

WEBINAR POLIGAMI GRATIS

SIAP MENTAL MENGHADAPI KONSEKUENSI

Banyak laki-laki siap membayangkan indahnya poligami.

Tetapi, apakah Anda siap menghadapi konsekuensinya?

Poligami bukan hanya tentang mendapatkan pasangan kedua. Bukan hanya tentang terpenuhinya keinginan. Dan bukan p**a sekadar persoalan “halal atau tidak halal”.

Ada ego yang harus dikendalikan.
Ada penolakan yang harus dihadapi.
Ada kecemburuan yang harus dikelola.
Ada perubahan pola kehidupan yang harus dipersiapkan.
Ada tanggung jawab yang semakin besar.
Dan ada keputusan besar yang harus dijalankan dengan kepala dingin.

Masalahnya, banyak laki-laki mempersiapkan diri untuk menikah, tetapi tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi konsekuensi setelah menikah.

Akibatnya, yang awalnya dianggap sebagai solusi justru berubah menjadi sumber konflik baru.

Karena itu, sebelum bertanya:

“Bagaimana cara saya berpoligami?”

Ada pertanyaan yang jauh lebih penting:

“Apakah mental saya benar-benar siap menghadapi konsekuensi poligami?”

Dalam webinar ini, kita akan membedah secara terbuka dan realistis bagaimana seorang laki-laki mempersiapkan mental sebelum mengambil keputusan poligami.

Kita akan membahas:

• Bagaimana membedakan keberanian dengan nekat
• Bagaimana mengelola ego ketika keinginan tidak langsung diterima
• Bagaimana menghadapi penolakan dari istri
• Bagaimana memahami dan mengelola kecemburuan
• Bagaimana menghadapi perubahan kehidupan setelah poligami
• Bagaimana menjaga ketenangan ketika tekanan datang dari keluarga dan lingkungan
• Bagaimana membangun kesiapan mental sebelum mengambil keputusan besar
• Dan yang paling penting: bagaimana memastikan poligami dijalankan sebagai amanah, bukan sekadar pemenuhan keinginan

Poligami tidak membutuhkan laki-laki yang hanya berani mengambil keputusan.

Poligami membutuhkan laki-laki yang siap bertanggung jawab atas keputusan tersebut.

Jika Anda sedang mempertimbangkan poligami, jangan hanya persiapkan diri untuk mendapatkan istri kedua.

Persiapkan diri untuk menjadi suami yang lebih matang, lebih terkendali, lebih bertanggung jawab, dan lebih siap menghadapi konsekuensinya.

Hari-Tanggal:
Ahad, 13 September 2026

Waktu:
Pukul 20.00–21.00 WIB

Media Belajar:
Online Zoom Meeting

Narasumber:
Abu Khalif,
Direktur Eksekutif Dauroh Poligami Indonesia

Pendaftaran & informasi:
WA 087870001444

Syarat dan ketentuan berlaku sesuai aturan kami.

Dauroh Poligami Indonesia
Pusat Edukasi Poligami Sehat Sesuai Syariat

Jangan hanya bertanya apakah Anda boleh berpoligami. Tanyakan apakah Anda siap mempertanggungjawabkannya.

09/08/2026
*WEBINAR POLIGAMI EKSKLUSIF — PEKAN 2**Bagaimana Berkomunikasi Saat Istri Menolak Poligami?*Strategi Menghadapi Penolaka...
07/08/2026

*WEBINAR POLIGAMI EKSKLUSIF — PEKAN 2*

*Bagaimana Berkomunikasi Saat Istri Menolak Poligami?*

Strategi Menghadapi Penolakan, Emosi, dan Konflik Tanpa Memperburuk Keadaan

Ada suami yang sebenarnya sudah berusaha membicarakan poligami dengan baik. Tetapi begitu kata “poligami” disampaikan, respons yang muncul tidak selalu seperti yang dibayangkan.

Istri bisa marah. Menangis. Diam berhari-hari. Menolak berbicara. Mengungkit persoalan lama. Bahkan pembicaraan yang awalnya dimaksudkan untuk berdiskusi berubah menjadi pertengkaran.

Di sinilah banyak suami mulai kebingungan.

Haruskah terus menjelaskan?
Haruskah diam sementara?
Bagaimana ketika istri terus menolak?
Bagaimana menghadapi emosi tanpa ikut terpancing?
Dan bagaimana tetap memegang prinsip tanpa memperburuk hubungan?

Persoalannya, komunikasi ketika keadaan tenang tidak sama dengan komunikasi ketika seseorang sedang berada dalam tekanan emosi.

Semakin keras suami berusaha meyakinkan, belum tentu istri semakin memahami. Semakin panjang penjelasan diberikan, belum tentu konflik semakin selesai.

Karena dalam komunikasi konflik, bukan hanya apa yang dikatakan yang menentukan, tetapi juga kapan disampaikan, bagaimana menyampaikannya, kondisi emosi lawan bicara, dan bagaimana suami mengelola responsnya sendiri.

Inilah yang akan kita pelajari dalam Webinar Poligami Eksklusif Pekan 2.

Materi yang akan dipelajari:

✓ Mengapa istri dapat memberikan respons emosional yang kuat ketika membicarakan poligami.

✓ Kesalahan komunikasi suami yang sering membuat penolakan justru semakin besar.

✓ Kapan harus berbicara, kapan harus mendengar, dan kapan pembicaraan perlu dihentikan sementara.

✓ Cara menghadapi kemarahan, tangisan, diam, tuduhan, dan berbagai respons emosional tanpa ikut kehilangan kendali.

✓ Prinsip meredakan eskalasi konflik sebelum kembali membicarakan persoalan utama.

✓ Membedakan antara menjelaskan, berdebat, membela diri, dan benar-benar berkomunikasi.

✓ Bagaimana tetap tegas terhadap prinsip tanpa bersikap kasar, merendahkan, atau mengabaikan perasaan istri.

✓ Langkah membangun komunikasi lanjutan ketika pembicaraan pertama belum menghasilkan titik temu.

Webinar ini relevan bagi:

Suami yang sudah membicarakan poligami tetapi menghadapi penolakan; suami yang setiap pembicaraan tentang poligami berakhir dengan pertengkaran; suami yang sedang mempersiapkan diri menghadapi dinamika komunikasi sebelum mengambil langkah berikutnya; serta siapa pun yang ingin memahami komunikasi konflik dalam proses poligami secara lebih sistematis.

Webinar ini bukan menjanjikan sebuah teknik yang akan membuat istri otomatis menerima poligami.

Justru pembahasannya diarahkan pada sesuatu yang lebih realistis: membekali suami dengan ilmu komunikasi agar mampu menghadapi penolakan dan konflik secara lebih matang, bertanggung jawab, dan sesuai prinsip syariat.

Karena ketika pembicaraan sudah memasuki wilayah emosi, suami tidak hanya membutuhkan keberanian untuk berbicara. Ia membutuhkan ilmu untuk mengetahui bagaimana berbicara.

INFORMASI WEBINAR

📅 Ahad, 9 Agustus 2026
🕗 20.00–21.00 WIB
💻 Zoom Meeting Online

Narasumber:
Abu Khalif
Direktur Eksekutif Dauroh Poligami Indonesia (DPI)

PENDAFTARAN GRATIS

Sebagai bagian dari komitmen syiar, dakwah, dan edukasi Dauroh Poligami Indonesia, webinar ini diselenggarakan GRATIS dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Tidak perlu menunggu konflik menjadi semakin besar untuk mulai belajar cara mengelolanya.

Daftarkan diri Anda melalui WhatsApp Resmi DPI:

0878-7000-1444

Dauroh Poligami Indonesia
Pusat Edukasi Poligami Sehat Sesuai Syariat
Edukasi • Konsultasi • Pendampingan

WEBINAR POLIGAMI EKSKLUSIFSeri Kurikulum Komunikasi dalam Poligami Tema Khusus selama Bulan Agustus 2026MENGAPA BANYAK S...
29/07/2026

WEBINAR POLIGAMI EKSKLUSIF

Seri Kurikulum Komunikasi dalam Poligami Tema Khusus selama Bulan Agustus 2026

MENGAPA BANYAK SUAMI GAGAL MEMBICARAKAN POLIGAMI KEPADA ISTRI?

Membongkar Kesalahan Komunikasi yang Sering Dilakukan Suami Sebelum Berpoligami

Banyak suami memiliki niat untuk menjalankan syariat poligami, namun pembicaraan pertama dengan istri justru berakhir dengan penolakan, pertengkaran, bahkan konflik yang berkepanjangan. Tidak sedikit p**a yang akhirnya mengurungkan niatnya karena tidak mengetahui bagaimana membangun komunikasi yang benar.

Dalam praktiknya, keberhasilan komunikasi bukan hanya ditentukan oleh apa yang disampaikan, tetapi juga oleh kesiapan diri, kepemimpinan suami, cara memilih waktu, pendekatan yang digunakan, serta kemampuan mengelola berbagai respon yang muncul dari pasangan.

Sebagai bagian dari komitmen Dauroh Poligami Indonesia (DPI) dalam mengedukasi masyarakat tentang poligami sehat sesuai syariat, webinar ini disusun secara sistematis berdasarkan prinsip-prinsip syariat, pengalaman praktik di lapangan, serta berbagai kasus yang sering dihadapi keluarga Muslim.

Peserta akan memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai bagaimana mempersiapkan komunikasi sebelum berpoligami sehingga setiap langkah dilakukan dengan ilmu, tanggung jawab, hikmah, dan tetap menjaga nilai-nilai syariat.

Materi yang Akan Dipelajari

Dalam webinar ini peserta akan mempelajari:

• Mengapa pembicaraan mengenai poligami sering berakhir dengan penolakan dan konflik.

• Kesalahan komunikasi yang paling sering dilakukan suami sebelum memulai poligami.

• Prinsip komunikasi yang efektif dalam perspektif kepemimpinan seorang suami.

• Cara memilih waktu, situasi, dan pendekatan yang lebih tepat ketika membahas poligami.

• Strategi menyampaikan niat poligami secara bertanggung jawab sesuai nilai-nilai syariat.

• Cara menghadapi respon emosional tanpa memperbesar konflik dalam keluarga.

• Hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum memulai komunikasi tentang poligami.

• Langkah-langkah praktis membangun komunikasi yang lebih dewasa, bijaksana, dan terarah.

Webinar Ini Cocok Untuk

Webinar ini sangat direkomendasikan bagi:

✔ Suami yang sedang mempertimbangkan untuk berpoligami.

✔ Suami yang ingin mempersiapkan poligami dengan ilmu, strategi, dan komunikasi yang lebih baik.

✔ Suami yang pernah mengalami penolakan atau konflik ketika membahas poligami.

✔ Calon suami yang ingin memahami pentingnya komunikasi dalam membangun keluarga poligami yang sehat.

✔ Praktisi, konselor keluarga, akademisi, dan pemerhati keluarga Muslim yang ingin memperdalam pemahaman mengenai dinamika komunikasi dalam poligami sesuai syariat.

Informasi Webinar

Hari/Tanggal Ahad, 2 Agustus 2026

Waktu 20.00–21.00 WIB

Media Zoom Meeting Online

Biaya GRATIS*
*Syarat dan ketentuan berlaku

Narasumber

Abu Khalif

Praktisi, Edukator, dan Mentor Poligami Sehat Sesuai Syariat

Direktur Eksekutif Dauroh Poligami Indonesia (DPI)

Untuk mengikuti webinar, silakan menghubungi:

WhatsApp Resmi DPI 0878-7000-1444

Setelah melakukan pendaftaran, peserta akan memperoleh informasi teknis pelaksanaan webinar beserta akses Zoom Meeting melalui WhatsApp.

Catatan untuk peserta

Webinar ini diselenggarakan sebagai bagian dari komitmen dakwah dan edukasi Dauroh Poligami Indonesia (DPI). Oleh karena itu, setiap peserta diharapkan untuk:

• Mengikuti webinar dengan adab, etika, dan sikap saling menghormati.

• Menggunakan materi webinar sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan diri.

• Tidak menyebarluaskan rekaman, potongan materi, maupun tautan Zoom tanpa izin dari penyelenggara.

• Tidak mengubah, memotong, atau menyebarkan materi sehingga menimbulkan kesalahpahaman terhadap isi pembahasan.

• Mematuhi seluruh ketentuan teknis yang ditetapkan panitia selama pelaksanaan webinar.

• Turut mendukung syiar dan dakwah DPI dengan membagikan informasi webinar kepada keluarga, sahabat, dan kaum muslimin yang membutuhkan edukasi tentang poligami sesuai syariat.

DPI berkomitmen menghadirkan ruang belajar yang ilmiah, santun, bertanggung jawab, dan berlandaskan Al-Qur'an, As-Sunnah, serta prinsip-prinsip fikih keluarga Islam.

Tentang Dauroh Poligami Indonesia (DPI)

Dauroh Poligami Indonesia (DPI) merupakan lembaga edukasi yang berfokus pada pembelajaran, konsultasi, pendampingan, dan pengembangan pemahaman mengenai poligami sehat sesuai syariat Islam. Melalui webinar, dauroh, pelatihan, konsultasi, serta berbagai program edukatif lainnya, DPI berupaya membantu masyarakat memahami dan menjalankan poligami secara bertanggung jawab, berilmu, dan sesuai tuntunan syariat.

Admin Dauroh Poligami Indonesia

📢 IKUTI CHANNEL RESMI DAUROH POLIGAMI INDONESIA DI WHATSAPPDapatkan akses langsung ke berbagai materi edukasi, nasihat, ...
22/07/2026

📢 IKUTI CHANNEL RESMI DAUROH POLIGAMI INDONESIA DI WHATSAPP

Dapatkan akses langsung ke berbagai materi edukasi, nasihat, dan informasi resmi dari Dauroh Poligami Indonesia (DPI).

Melalui channel ini Anda akan memperoleh:

- Kajian dan edukasi poligami sehat sesuai syariat.
- Informasi webinar, dauroh, dan program terbaru.
- Artikel, video, dan konten yang membangun pemahaman yang benar tentang poligami.
- Pengumuman promo produk, ebook, serta agenda resmi DPI.

Jangan sampai tertinggal informasi penting. Bergabung sekarang dan ikuti setiap pembaruan dari lembaga yang berkomitmen menghadirkan edukasi poligami berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah.

Klik untuk mengikuti Channel WhatsApp Resmi DPI:
https://whatsapp.com/channel/0029VaoWgdlEKyZKYgFaYt0P

Banyak suami ingin menjadi pemimpin keluarga. Namun tidak sedikit yang tanpa sadar justru kehilangan kepemimpinannya di ...
18/07/2026

Banyak suami ingin menjadi pemimpin keluarga. Namun tidak sedikit yang tanpa sadar justru kehilangan kepemimpinannya di dalam rumah sendiri.

Keputusan selalu bergantung pada persetujuan orang lain. Takut menyampaikan kebenaran. Ragu mengambil sikap. Akhirnya rumah tangga berjalan tanpa arah kepemimpinan yang jelas.

Padahal, menjadi qowwam bukan berarti keras, bukan p**a menjadi suami yang selalu mengalah. Qowwam adalah pemimpin yang mampu membimbing dengan ilmu, hikmah, dan tanggung jawab sesuai syariat.

Jika pemahaman tentang kepemimpinan ini keliru, dampaknya tidak hanya dirasakan hari ini. Konflik rumah tangga akan lebih mudah muncul, wibawa suami terus menurun, dan ketika menghadapi ujian besar, termasuk dalam menjalankan syariat poligami, banyak yang akhirnya gagal sebelum benar-benar memulai.

Karena itulah kami mengundang Anda mengikuti:

WEBINAR POLIGAMI EKSKLUSIF

SUAMI QOWWAM BUKAN SUAMI PENURUT

Bersama Abu Khalif
Praktisi, Edukator & Mentor Poligami Sehat Sesuai Syariat
Direktur Eksekutif Dauroh Poligami Indonesia

🗓 Ahad, 19 Juli 2026
🕗 20.00–21.00 WIB
💻 Zoom Meeting Online

Satu jam yang mungkin dapat mengubah cara Anda memandang kepemimpinan suami, sekaligus menjadi bekal membangun keluarga yang lebih kokoh sesuai syariat.

🔴 LIVE KONSULTASI POLIGAMI GRATIS

Apabila materi ini dirasa bermanfaat untuk perjalanan rumah tangga Anda, silakan bergabung bersama kami.

📲 Pendaftaran WhatsApp: 087870001444

Tempat terbatas agar sesi pembelajaran dan konsultasi dapat berlangsung lebih efektif.

Address

Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dauroh Poligami Official posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Dauroh Poligami Official:

Shortcuts

Share