24/10/2024
Taukah saudara tentang penutupan hari raya pondok daun jatuh pada hari ini?
Ayo baca Imamat pasal 32 tentang hari-hari raya ketetapan Tuhan pencipta alam semesta.
Tentang melakukan perayaan hari-hari raya dalam Imamat Pasal 23
Ditulis oleh : Tiopan Tobing
Mengapa kita melakukan hukum Taurat tentang perayaan hari2 raya?
Bukankah semua sudah digenapi dan tak perlu dilakukan lagi ?
Pertama tama kita harus memahami tentang Taurat. Taurat atau Torah artinya adalah Pengajaran dari Elohim bagi manusia. Seperti rambu lalu lintas yg mengatur agar tertib dan selamat dalam perjalanan. Demikian juga Elohim memberikan kita Torah atau Pengajaran atau Pedoman hidup bagi kita manusia yang diciptakanNya agar perjalan hidup kita selamat sampai tujuan yaitu hidup kekal di Rumah Bapa kelak.
Hukum taurat itu dibagi menjadi beberapa bagian :
1. Hukum taurat Moral
2. Hukum taurat sipil
3. Hukum taurat upacara
1. Hukum Moral
Hukum taurat Moral yaitu 10 perintah moral yg ditulis di atas 2 loh batu oleh Elohim sendiri itu tetap selamanya dan tidak ada perobahan. Berlaku sepanjang jaman sebagai landasan moral. Detail dari bagaimana kita seharusnya tatap pada Elohim dengan menuruti perintah2Nya sebagai tanda bahwa kita mengasihi Elohim
Mari kita lihat hukum taurat yg mengalami perobahan atau pembaharuan yaitu hukum taurat sipil dan hukum taurat upacara:
2. Hukum taurat sipil ( atau peraturan dalam bermasyarakat sesuai situasi dan jaman yg berganti dalam masyarakat itu sendiri ) contoh prinsip mata ganti mati , gigi ganti gigi, nyawa ganti nyawa di jaman dulu maka hal ini telah diperbaharui oleh Yahshua : Matius 5:38-39
[38] Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. [39] Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar p**i kananmu, berilah juga kepadanya p**i kirimu.
Hukum taurat sipil bisa berobah sesuai dengan keadaan dan situasi jaman dalam masyarakat.
Contoh : Saat bangsa Israel dipimpin langsung oleh Elohim keluar dari Mesir dan berjalan di gurun selam 40 thn maka peraturan bermasyarakat diatur langsung oleh Elohim melalui Moshe. Hukuman adalah segera seperti para penyembah berhala patung lembu emas yg dibunuh seketika dengan membuka bumi untuk menelan mereka. Demikian juga mujizat adalah sangat segera dan dasyat seperti Elohim membelah laut dan sungai, Elohim menurunkan manna tiap pagi hari selain hari sabat, meyediakan tiang api malam hari dan tiang awan siang hari untuk melindungi dari dingin dan panas terik. Memberikan air dan segala keperluan mereka. Mengalahkan musuh2 Israel dengan cara Elohim sendiri.
Hukum sipil ini diperbaharui setelah Bangsa Israel sampai di tanah perjanjian ketika mereka meminta seorang Raja kepada nabi Samuel menggantikan Yahweh sendiri sebagai raja mereka. Maka raja dan para hakimlah yg membuat peraturan bermasyarakat dan memutuskan suatu perkara.
Dan Yahshua mengajarkan agar kita mengasihi musuh kita. Tidak membalaskan kejahatan dan kita menyerahkan masalah kita kepada Tuhan dan mengerti bahwa pembalasan itu dari Tuhan saja.
Sebab kita juga adalah orang berdosa dan dosa kita telah dibayar lunas oleh Yahshua di Golgota dengan darah dan tubuhNya sendiri. Maka kita wajib saling mengampuni karena dosa kita telah diampuni.
3. Hukum taurat Upacara atau tata cara ibadah.
Hukum yg mengatur tentang tata cara upacara atau peribadatan di jaman Moshe diatur langsung oleh Elohim melalui Moshe dan salah satu unsur ibadah adalah pengorbanan hewan sebagai korban pendamaian dan korban penebusan.
Orang berdosa harus datang kepada imam besar di bait suci dengan membawa korban binatang berupa Lembu atau Domba atau tekukur. Dimana darah binatang ini dicurahkan oleh imam di bait suci.
Semua ini adalah gambaran dari apa yg akan datang sedangkan wujudnya adalah Yahshua Mesias yg adalah Anak dimba Elohim seperti yg disampaikan oleh Yohanan :
Yohanan 1:29
[29] Pada keesokan harinya Yohanan melihat Yahshua datang kepadanya dan ia berkata: ”Lihatlah Anak domba Elohim, yang menghapus dosa dunia.
Sebab Roh kudus yg menyingkapkan ke Yohanan bahwa Yahshua akan menyerahkan hidupnya di Golgota sebagai korban yg sempurna bagi pengampunan dosa seluruh manusia.
Sebab itulah muncul ayat ini :
Lukas 16:16
[16] Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanan; dan sejak waktu itu Kerajaan Elohim diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya.
Terjemahan yg lebih baik dari kitab The Scriptures :
Luqas (Luke) 16:16 TS2009
[16] The Torah and the prophets are until Yoḥanan. Since then the reign of Elohim is being announced, and everyone is doing violence upon it.
Kitab Taurat dan kitab para nabi ada sampai jaman Yohanan. Sejak saat itu, pemerintahan Elohim diumumkan, dan semua orang melakukan kekerasan terhadapnya.
Violence artinya : kekerasan, melakukan pengrusakan.
Yang dimaksud dari ayat di atas adalah bahwa segala upacara pengorbanan binatang telah selesai hingga Yohanan saat Yohanan berkata : Inilah Anak domba Elohim yg menghapus dosa dunia.
Yahshua adalah penggenapan dari segala upacara keagaamaan dalam hal mengorbankan binatang untuk pendamaian dan penebusan.
Namun bukan berarti hari-hari raya itu dibatalkan, tetap kita lakukan hanya tidak ada lagi upacara pengorbanan binatang saat merayakan ke 7 hari raya tersebut. Jadi tetap dirayakan karena itu adalah ketetapan untuk selamanya. Supaya kita mengingat sejarah bagaimana Elohim memimpin bangsa Israel keluar dari tanah mesir tanah perbudakan ke tanah perjanjian, tanah kebebasan yang berlimpah susu dan madu. Ini juga adalah gambaran kehidupan kita yg dipimpin oleh Elohim keluar dari perbudakan dosa dan bebas dari kematian karena dosa kepada kehidupan kekal oleh pengorbanan Yahshua Ha Masiah.
Banyak yang salah dalam memahami ayat ini dengan berkata hari2 raya itu tak perlu lagi karena sudah digenapi Yahshua, itu kitab perjanjian lama, itu berlaku hanya buat orang Israel.
Dalam hal ini Yahshua berkata :
Matius 5:17-19
[17] ”Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. [18] Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. [19] Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.
Menggenapi artinya melaksanakan nubuatan yg disampaikan sebelumnya.
Pegorbanan binatang pada upacara hukum taurat peribadatan jaman Moshe sampai Yohanan adalah nubuatan tentang Anak domba Elohim yaitu Yahshua Ha Masiah yg menyerahkan darah dan tubuhNya di golgota untuk menghapus dosa dunia.
Hukum taurat tata cara ibadah bukan untuk dibatalkan namun untuk digenapi maknanya atau dilaksanakan.
Lukas 16:17
[17] Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal.
Jadi kita tetap merayakan 7 hari raya dan Sabat mingguan sebagai ketetapan Bapa Yahweh yg dinyatakan sebagai ketetapan untuk selama lamanya yang semua itu mengandung makna nubuatan dan penggenapannya.
Ketujuh hari raya tersebut , sebagian besar sudah digenapi oleh Yahshua Ha Masiah.
Contoh :
1. Pesach sudah digenapi saat Yahshua mengorbankan diriNya di Golgota. Saat Pesach orang Yahudi memotong anak domba dan memercikkan darahnya ke ambang pintu agar selamat dari maut yg membunuh setiap anak sulung orang mesir.
Yesaya 53:5
[5] Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.
Yahshua mengatakan " Sudah selesai" setelah Dia menyerahkan dirinya di Golgota supaya setap orang yang percaya kepadaNya dan kepada Bapa yang mengutusNya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.
2. Hari raya roti tak beragi sudah digenapi dengan matinya Yahshua dan ada dalam perut bumi 3 hari 3 malam. Suatu penderitaan yg pahit. Arti roti tak beragi selanjutnya adalah : Yahshua adalah roti yg turun dari sorga , Firman Bapa Yahweh yg murni yg tidak bercampur pengajaran dan doktrin agama ciptaan manusia. Marilah kita makan roti yg murni. Jauhkanlah ragi atau pengajaran manusia.
Matius 16:6
[6] Yahshua berkata kepada mereka: ”Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki.”
Pada jaman kita ini ada teori kemakmuran dan diselamatkan oleh kasih karunia ( dimana hal ini adalah juga benar ) namun diberi campuran ragi yg mematikan dengan menyatakan Taurat tak perlu lagi dan sudah tak berlaku.
3. Hari raya Buah sulung. Sudah digenapi dengan dibangkitkanNya Yahshua oleh Bapa Yahweh sebagai yang sulung diantara kita yg akan dibangkitkan Yahshua pada saat Sangkakala dibunyikan nanti di awal kerajaan seribu tahun. Kolose 1:18
[18] Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu.
4. Hari raya Shavout, hari raya diterimanya 2 loh batu berisi 10 Firman Elohim oleh Moshe. Sudah digenapi dengan cara Yahshua menepati janji mengirimkan Penolong lain pada murid2Nya di hari raya Shavout dimana Roh kudus berupa lidah2 api turun di atas masing2 mereka dan sehak saat itu mereka diperlengkapi dengan kuasa Roh kudus dengan berbagai tanda dan mujizat. Sejak saat itu Firman Elohim dituliskan bukan hanya di atas loh batu tetapi di dalam loh hati orang percaya.
Yeremia 31:33
[33] Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman Yahweh: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Elohim mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.
5. Yom Teruah atau disebut juga Rosh hasanah.
Imamat 23:24
[24] ”Katakanlah kepada orang Israel, begini: Dalam bulan yang ketujuh, pada tanggal satu bulan itu, kamu harus mengadakan hari perhentian penuh yang diperingati dengan meniup serunai, yakni hari pertemuan kudus.
Bilangan 29:1
[1] Pada bulan yang ketujuh, pada tanggal satu bulan itu, haruslah kamu mengadakan pertemuan yang kudus, maka tidak boleh kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat; itulah hari peniupan serunai bagimu.
Perayaan untuk meniup serunai pada bulan yang ketujuh yg disebut sebagai kepala dari semua bulan ( Rosh Hasanah ) disebut juga menjadi tahun baru.
Peniupan serunai atau Shofar dari tanduk domba ini mengandung makna propetic juga mengandung beberapa makna.
Shofar akan ditiup sebagai tanda adanya bahaya demikian juga Shofar akan ditiup untuk memberitau adanya kabar baik atau sukacita.
Dalam perjalanan bangsa Israel memasuki tanah perjanjian shofar diperintahkan ditiup sebagai lambang kuasa Elohim yg meruntuhkan tembok Jeriko.
Dan pada saatnya nanti Shofar gadol akan ditiup oleh Para Malaikat Elohim saat kedatangan Mesias kedua kali sebagai raja yang diiringi oleh berlaksa laksa malaikat untuk menuai jiwa-jiwa yg taat pada Elohim baik mereka yg mati dalam Tuhan dan yang masih hidup saat kedatanganNya kedua kali.
Penggenapan dari hari raya Yom teruah adalah sudah berlangsung dan sedang akan berlangsung.
Sudah berlangsung pada abad pertama setelah para Rasul Yahshua diperlengkapi dengan kuasa Roh kudus pada saat hari raya Shavuot untuk diberi kuasa meniup serunai atau mengumandangkan kabar baik. Segera setelah itu mereka dengan penuh kuasa menyampaikan kabar baik Injil kerajaan sorga dan menyampaikan kabar baik ke orang banyak, mereka yg mendengar merendahkan diri, percaya dan memberi diri dibaptis supaya memperoleh hidup kekal. Dan mereka berhasil mendirikan tujuh jemaat. Itulah tujuh jemaat mula-mula yang didirikan oleh Petrus dan rasul2 lainnya dengan kuasa Roh kudus yang ada pada mereka. Ketujuh jemaat mula-mula itu adalah jemaat yang ada di : 1.Efesus, 2.Smirna, 3.Pergamus, 4.Tiatira, 5.Sardis, 6.Filadelfia, dan 7.Laudikia.
Kabar baik injil kerajaan Sorga yang dikumandangkan di abad pertama oleh para rasul Yahshua adalah salah satu penggenapan dari hari raya " Peniupan shofar atau serunai" dan hasilnya adalah 7 jemaat mula-mula yg kebanyakan dari mereka yang bertobat, percaya dan memberi diri dibaptis oleh para rasul adalah orang2 Yahudi yang rajin memelihara Taurat.
Kisah Para Rasul 21:20
[20] Mendengar itu mereka memuliakan Elohim. Lalu mereka berkata kepada Paulus: ”Saudara, lihatlah, beribu-ribu orang Yahudi telah menjadi percaya dan mereka semua rajin memelihara hukum Taurat.
Kisah Para Rasul 5:14-16
[14] Dan makin lama makin bertambahlah jumlah orang yang percaya kepada Tuhan, baik laki-laki maupun perempuan, [15] bahkan mereka membawa orang-orang sakit ke luar, ke jalan raya, dan membaringkannya di atas balai-balai dan tilam, supaya, apabila Petrus lewat, setidak-tidaknya bayangannya mengenai salah seorang dari mereka. [16] Dan juga orang banyak dari kota-kota di sekitar Yerusalem datang berduyun-duyun serta membawa orang-orang yang sakit dan orang-orang yang diganggu roh jahat. Dan mereka semua disembuhkan.
Demikianlah para Rasul Yahshua di abad pertama mengumandangkan kabar baik injil kerajaan sorga ( Penggenapan dari upacara hari raya meniup shofar, Serunai atau Sangkakala )
Dan Peniupan shofar ini akan berlangsung terus hingga kedatangan Yahshua kedua kali dengan diiringi peniupan Shofar gadol oleh para malaikat. Semoga nama kita ada di kitab kehidupan saat nama2 orang percaya dipanggil dari kitab kehidupan untuk bertemu dengan Elohim untuk bersama sama memerintah selama seribu tahun.
6. Hari raya Yom kippur atau hari raya pendamaian.
Imamat 23:26-29
[26] Yahweh berfirman kepada Musa: [27] ”Akan tetapi pada tanggal sepuluh bulan yang ketujuh itu ada hari Pendamaian; kamu harus mengadakan pertemuan kudus dan harus merendahkan diri dengan berpuasa dan mempersembahkan korban api-apian kepada Yahweh. [28] Pada hari itu janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan; itulah hari Pendamaian untuk mengadakan pendamaian bagimu di hadapan Yahweh, Elohimmu. [29] Karena setiap orang yang pada hari itu tidak merendahkan diri dengan berpuasa, haruslah dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya.
Setahun sekali imam besar Israel akan masuk ke dalam bilik maha suci untuk membawa dosa2 umat itu bersama dengan darah korban korban sembelihan dari umat itu untuk diperdamaikan dengan Elohim. Orang2 Israel harus merendahkan diri dengan berpuasa selama 24 jam dari matahari terbenam sampai matahari terbenam untuk meminta pengampunan dosa agar diperdamaikan dengan Elohim.
Kita mengetahui bahwa Yunus diutus ke Niniwe untuk memperingati orang2 berdosa di sana dan akhirnya semua penduduk kota itu merendahkan diri dengan berpuasa dan Elohim mengasihi mereka tidak jadi menimpakan malapetaka yg dasyat sebaliknya Elohim sendiri memperdamaikan seluruh penduduk kota itu dengan Elohim. Sebab Yahweh menyukai pertobatan.
Yahshua telah masuk ke baik suci yg sesungguhnya yg dinubuatkan oleh ritual tahunan acara hari raya pendamaian dimana pada setiap hari raya pendamaian maka seorang imam besar Israel akan masuk dari bait suci ke bait maha suci di tabernakel yg didirikan dari tenda dalam perjalanan mereka dari Mesir ke tanah kanan demikkan juga dilajukan ketika Salkmo mendirikan bait suci pertama di Jerusalem.
Ibrani 7:26-27
[26] Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita perlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga, [27] yang tidak seperti imam-imam besar lain, yang setiap hari harus mempersembahkan korban untuk dosanya sendiri dan sesudah itu barulah untuk dosa umatnya, sebab hal itu telah dilakukan-Nya ( dilakukan oleh Yahshua Anak domba Bapa Yahweh) satu kali untuk selama-lamanya, ketika Ia mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai korban.
Imam besar kita bukan lagi manusia biasa yang juga berdosa tetapi Yahshua yg telah mengorbankan darah dan tubuhNya sendiri telah melintasi segala langit untuk berdiri di hadapan Bapa Yahweh untuk menjadi imam besar kita.
Ibrani 4:14
[14] Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yahshua, Anak Elohim, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita.
Hari raya Yom kippur ini sudah digenapi dengan bertobatnya orang2 di seluruh penjuru dunia yang diawali pertobatan orang2 Jahudi di ketujuh jemaat mula-mula dan menyebar sampai ke ujung dunia mulai dari Galilea, Yudea dan samaria sampai ke ujung bumi Firman Elohim telah diperdengarkan. Segala bangsa dan bahasa dan suku, mereka telah mendengar tiupan shofar atau kabar baik dan setelah itu merendahkan diri, bertobat lalu percaya dan memberi diri dibaptis. Gereja2 yang menerima Mesias sudah ada dimana mana sekalipun masih harus mereformasi ajaran2 yg bercampur ragi. Hanya Firman Elohim yg murni tanpa campuran ragi yg bisa membuat kita mengerti maksud dan tujuan Elohim sendiri dalam Firman yg disampaikan kepada kita. Kitalah jiwa2 yg akan dituai di bumi yg dipersiapkan untuk menyambut kedatangan Mesias kedua kali sebagai raja.
7. Hari raya Pondok daun atau Baik suci/Tabernakel
Imamat 23:34-35
[34] ”Katakanlah kepada orang Israel, begini: Pada hari yang kelima belas bulan yang ketujuh itu ada hari raya Pondok Daun bagi Yahweh tujuh hari lamanya. [35] Pada hari yang pertama haruslah ada pertemuan kudus, janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat.
Hari raya ini adalh puncak dari ketujuh hari raya dirayakan untuk mengingat bahwa Elohim menyuruh bangsa Israel diam di pondok pondok daun selama 40 thn dalam perjalanan mereka menuju rumah mereka di tanah perjanjian.
Bumi tempat kita sekarang berpijak dalam menjalani kehidupan kita bukanlah tempat dan tujuan akhir dari perjalanan hidup kita.
Tubuh yg fana yg kita kenakan hari ini bukanlah tubuh permanen. Suatu saat tubuh ini akan sakit dan binasa tetapi Yahshua akan datang kembali membangkitkan orang mati yg dalam hidupnya taat kepada Elohim dan dan manusia yg masih hidup saat kedatanganNya yaitu yg taat pada Elohim dalam sekejab mata akan diubahkan dan diberi tubuh yg baru seperti malaikat untuk kita bertemu dengan Elohim kita dan hidup selamanya.
1 Tesalonika 4:13-17
[13] Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan. [14] Karena jikalau kita percaya, bahwa Yahshua telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yahshua akan dikumpulkan Elohim bersama-sama dengan Dia. [15] Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan : kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal. [16] Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Elohim berbunyi, maka Yahshua sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; [17] sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Yahshua di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Yahshua.
1 Korintus 15:52
[52] dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.
Yahshua berkata Aku pergi ke Bapa untuk menyediakan rumah bagi kamu. Itulah tempat kita untuk hidup selamanya.
Yohanes 14:2-3
[2] Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. [3] Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.
Kita belum memasuki bait suci atau rumah permanen kita di tempat Bapa.
Hari raya yg ketujuh ini atau hari raya Pondok daun/Tabernakel/ bait suci permanen di Sorga menjadi tempat kita hidup selamanya yang belum tergenapi bagi kita. Dan kita sudah semakin dekat kepada penggenapannya. Selagi kita hidup marilah kita berbuat baik sebab kita tak tau kapan Nafas kita akan kembali kepada Elohim sang pemilik hidup kita.
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi saudara-saudaraku dan semua sahabatku yg membacanya.
Terpujilah Bapa Yahweh yang mengaruniakan Yahshua anak tunggal Bapa yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari kematian kekal karena dosa kita oleh darah-Nya kepada hidup kekal di dunia yang baru yang kita nantikan.
11/06/2024