MEDIA bustanul muarrif

MEDIA bustanul muarrif

Share

Dayah bustanul Muarrif
cabang dayah paya pasi dan dayah lam ateuk

08/12/2023

Alhamdulillah...

13/07/2022

HUKUM LUPA MEMBACA TAKBIR TAMBAHAN DALAM SHALAT 'ID

Oleh : Abdul Wahid Al-Faizin

Tadi ada yang bertanya mungkin kejadian di masjid dia shalat Idul Adha. Biar bisa diketahui lebih banyak orang dan sekaligus menyimpan ilmu maka sekalian saya upload di FB.

Pertanyaan :
Apabila ada imam sholat id, ketika rokaat kedua lupa baca takbir 5 kali, imam sudah baca bismillahirrohmanir rohim,lalu ada makmum baca subhanallah...lalu imam ktk ada makmum yg baca subhanallah ..langsung takbir 5 kali...yg saya tanyakan bagaimana status sholat id nya,sah apa tidak.

Jawaban :
Pertama, takbir tambahan dalam shalat 'id bukan termasuk fardhu maupun Sunnah Ab'adh akan tetapi hanya sunnah hai'ah. Jadi jika ditinggalkan tidak menyebabkan batal dan tidak perlu diganti dengan sujud sahwi.

Kedua, jika lupa sampai membaca surah Fatihah, maka tidak perlu diulangi kembali.

Ketiga, jika dia tetap mengulangi takbir tersebut sebelum melakukan ruku', maka shalatnya tetap sah. Namun jika dia mengulangi takbir tersebut setelah dia melakukan ruku', maka hukum shalatnya batal jika dilakukan dengan tau hukumnya dan dengan sengaja.

Referensi:

(وَلَسْنَ) أَيْ التَّكْبِيرَاتُ الْمَذْكُورَاتُ (فَرْضًا وَلَا بَعْضًا) بَلْ مِنْ الْهَيْئَاتِ كَالتَّعَوُّذِ وَدُعَاءِ الِافْتِتَاحِ فَلَا يَسْجُدُ لِتَرْكِهِنَّ عَمْدًا وَلَا سَهْوًا وَإِنْ كَانَ التَّرْكُ لِكُلِّهِنَّ أَوْ بَعْضِهِنَّ مَكْرُوهًا، وَيُكَبِّرُ فِي قَضَاءِ صَلَاةِ الْعِيدِ مُطْلَقًا لِأَنَّهُ مِنْ هَيْئَاتِهَا كَمَا مَرَّ كَمَا اقْتَضَاهُ كَلَامُ الْمَجْمُوعِ خِلَافًا لِمَا نَقَلَهُ ابْنُ الرِّفْعَةِ عَنْ الْعِجْلِيِّ وَتَبِعَهُ ابْنُ الْمُقْرِي

(وَلَوْ نَسِيَهَا) فَتَذَكَّرَهَا قَبْلَ الرُّكُوعِ (وَشَرَعَ فِي الْقِرَاءَةِ) وَلَوْ لَمْ يُتِمَّ الْفَاتِحَةَ (فَاتَتْ) فِي الْجَدِيدِ: أَيْ لَمْ يَتَدَارَكْهَا وَلَوْ عَبَّرَ بِهِ كَانَ أَوْلَى؛ لِأَنَّ الْفَائِتَ قَدْ يُقْضَى فَلَوْ عَادَ لَمْ تَبْطُلْ صَلَاتُهُ بِخِلَافِ مَا لَوْ تَذَكَّرَهَا فِي الرُّكُوعِ أَوْ بَعْدَهُ وَعَادَ إلَى الْقِيَامِ لِيُكَبِّرَ، فَإِنَّ صَلَاتَهُ تَبْطُلُ إنْ كَانَ عَالِمًا مُتَعَمِّدًا وَالْجَهْلُ كَالنِّسْيَانِ وَالْعَمْدُ أَوْلَى، وَلَوْ تَرَكَهَا وَتَعَوَّذَ وَلَمْ يَقْرَأْ كَبَّرَ بِخِلَافِ مَا لَوْ تَعَوَّذَ قَبْلَ الِاسْتِفْتَاحِ لَا يَأْتِي بِهِ كَمَا مَرَّ؛ لِأَنَّهُ بَعْدَ التَّعَوُّذِ لَا يَكُونُ مُفْتَتِحًا (وَفِي الْقَدِيمِ يُكَبِّرُ مَا لَمْ يَرْكَعْ) لِبَقَاءِ مَحَلِّهِ وَهُوَ الْقِيَامُ.
وَعَلَى هَذَا لَوْ تَذَكَّرَهُ فِي أَثْنَاءِ الْفَاتِحَةِ قَطَعَهَا وَكَبَّرَ ثُمَّ اسْتَأْنَفَ الْقِرَاءَةَ أَوْ بَعْدَ فَرَاغِهَا كَبَّرَ وَنُدِبَ إعَادَةُ الْفَاتِحَةِ، وَلَوْ أَدْرَكَ الْإِمَامَ رَاكِعًا لَمْ يُكَبِّرْ جَزْمًا
[الخطيب الشربيني، مغني المحتاج إلى معرفة معاني ألفاظ المنهاج، ٥٨٩/١]

Photos from MEDIA bustanul muarrif's post 12/07/2022

Rashdul Kiblat akan terjadi pada tanggal 15 dan 16 Juli 2022 pukul 16.27 wib.
Matahari melintas tepat di atas Ka'bah sehingga bayang-bayang suatu benda yang berdiri tegak lurus dimana saja akan mengarah lurus ke Ka'bah.
Ada 2 hal yang harus diperhatikan dalam mengukur arah kiblat dengan bayang.
1. Benda atau tongkat yang menjadi patokan bayang musti berdiri tegak lurus atau mengunakan lot.
2.Jam pengukuran yang akurat

04/07/2022

Membuka ilmu hakikat dan makrifat

Photos from MEDIA bustanul muarrif's post 02/07/2022

Innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un

28/06/2022

Alhamdulillah..
Wakaf hamba Allah Rp 400.000 untuk perluasan Dayah Bustanul muarrif

Photos from MEDIA bustanul muarrif's post 27/06/2022

Innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un..
Semoga Allah ampuni kesalahan nya..
Allah pertempat kan almarhum dalam syurga yang mulia..
Amin ya Allah..

Photos from MEDIA bustanul muarrif's post 22/06/2022

Alfatihah...
Allahummagfirlahu...

Photos from MEDIA bustanul muarrif's post 19/06/2022

إنا لله وإنا إلیه راجعون
Telah bepulang kerahmatullah ulama getanyoe Abu Lhok Nibong/Abu lueng Angen (H.M.DAUD BIN AHMAD) pukul 07.30 hari minggu 19 juni 2022 diRSZA

10/06/2022
08/06/2022

TUNGKU AHMAD DEWI DAN
ABON SEULIMUEM

ULAMA YANG TEGAS DALAM BIDANG MEMERANGI PEDANGKALAN AKIDAH DAN AKHLAK.

TGK MUKHTAR LUTFI,
Yang dikenal dengan "Abon Seulimuem" merupakan Ulama Karismatik Nanggroe Aceh Darussalam yang sangat tegas dalam Bidang Memerangi Pedangkalan "AKIDAH" Hingga memerangi "KRISTENISASI" Maupun pemahaman terhadap akidah yang menyimpang seperti : WAHABI dan SYI'AH dsb,.

ABON SEULIMUEM,
Merupakan Mursyid Tarekat "SYATTARIYAH WA KHULUTIYAH ACEH DARUSSALAM".

ABON SEULIMUEM,
Merupakan alumni MUDI mesra (Mesjid Raya) Samalanga, sedangkan Ayahhandanya "ABU SEULIMUEM" Juga
alumni Dayah MUDI, Dan juga murid daripada "ABI HANAFIAH" (MUDI)

Dalam masa beliau menuntut ilmu di Dayah Mudi Mesra samalanga "ABON SEULIMUEM" tenyata bersahabat baik dengan Tokoh Ulama dan Pendakwah Terkenal Yang Vokal yaitu "ASY SYAHID AL-MUJADID SYAIKHUL ISLAM TEUNGKU AHMAD DEWI".

"TEUNGKU AHMAD DEWI"
Juga alumni MUDI Mesra Samalanga, TGK AHMAD DEWI merupakan Ulama yang "SANGAT TEGAS" terhadap berbagai bentuk Pedangkalan Akhlak, dan Memerangi Kemaksiatan dan melawan pemerintah yang tidak mau menerapkan dan menjalakan "SYARIAT ISLAM DI NANGGROE ACEH DARUSSALAM".

Pada saat TGK AHMAD DEWI memberikan dakwahnya Di Aceh Darussalam, Ratusan Aparat militer bersenjata dikerahkan karena dakwah beliau Yang sangat ditakuti oleh kapitalis dan sangat berpengaruh bagi masyarakat ACEH.

TGK AHMAD DEWI,
Sudah beberapa kali keluar masuk penjara, Meskipun dalam pengawasan militer bersenjata.
(Beliau Adalah Cucuk Ulama Besar Aceh Yaitu Teungku Syiek Hasan Kumbang).

TGK AHMAD DEWI
Tidak sedikitpun gentar. Beliau tetap mengatakan yang "HAQ DAN YANG BATHIL" Harus dimusnahkan.

Bahkan secara spontan Dan Terangan Beliau mengatakan kepada Seluruh Anak Cucu Bangsa Aceh Darussalam.

"BAHWA ANAK ACEH HARAM MENGHAFAL PANCASILA"
APABILA "ALEH BA TA" DAN SIFEUT DU PLOH" BELUM DIKUASAI, KARENA BELAJAR AGAMA DAN SYARIAT ISLAM MERUPAKAN HUKUM TERTINGGI YANG WAJIB DIJALANKAN.

Putra Tgk Ahmad Dewi yaitu "TGK FATTAHILLAH AHMAD" menceritakan kedekatan orang tuanya dengan "Abon Selimum ngon Tgk ahmad Dewi.
"LAGEE IBARAT ADOE NGEN ADUN"
(Abon Selimum dengan TGK AHMAD DEWI bagaikan adik kakak-red).

Bahkan saking Akrabnya gunci Lemari Abati Lon (TGK AHMAD DEWI) watei di Dayah MUDI Mesra Samalanga ABON SELIMUM yang mat.
Nyan dup akrab
"(Kunci Lemari TGK AHMAD DEWI waktu mondok di Dayah Mudi Mesra Samalanga selalu dititipkan kepada ABON SEULIMEUM)" ungkap Tgk Fattahillah Ahmad.

ABON SEULIMUEM,
Merupakan santri dibawah Leting Tgk Ahmad Dewi Saah di MUDI Mesra Samalanga.

Kedua Ulama besar Aceh Darussalam yang tegas dalam bidang memerangi Pedangkalan Aqidah dan Akhlak tersebut sudah berpulang Kerahmatullah.

SEMOGA ALLAH MENEMPATKAN KEDUANYA BERSAMA PARA AMBIYA, SYUHADA DAN SHALIHIN.

Mohon dikoreksi bila ada kesalahan dlm penulisan

Sumber : TASTAFI

Want your school to be the top-listed School/college in Jakarta?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Website

Address

Jalan Alue Ie Mirah
Jakarta
2245