Mengaku bermadzhab Imam Syafi'i namun menyelisihi Imam Syafi'i rahimahullah ( Pengakuan dusta )
Nasehat_Salaf
Memahami Alqur'an & As Sunnah berdasarkan pemahaman para sahabat..
17/10/2025
Bismillah
📌BUKTI YANG SEBENARNYA DALAM MENCINTAI NABI ADALAH DENGAN MENGIKUTI SUNNAHNYA BUKAN DENGAN MERAYAKAN HARI KELAHIRANNYA
✍🏻 Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah berkata,
ولا ريب أن محبة النبي صلى الله عليه وسلم وتعظيمه إنما يكون باتباع سنته صلى الله عليه وسلم، لأن اتباع سنته أقوى علامة تدل على أن الإنسان يحب النبي صلى الله عليه وسلم، ويعظمه، أما التقدم بين يديه، وإحداث شيء في دينه لم يشرعه فإن هذا لا يدل على كمال محبة الرسول صلى الله عليه وسلم وتعظيمه.
Tidak diragukan lagi bahwa mencintai dan memuliakan Nabi shallallahu alaihi wa sallam hanyalah dengan mengikuti sunnah beliau.
Sebab, mengikuti sunnah beliau adalah bukti terkuat yang menunjukkan bahwa seseorang benar-benar mencintai beliau.
Adapun mendahului beliau dan membuat sesuatu yang baru dalam agama yang tidak beliau syariatkan, bukan bukti yang menunjukkan cinta dan pengagungan yang sempurna kepada beliau.
📚 Fatawa Nur ‘ala Darb, kaset no. 138.
📷 x
17/10/2025
Bismillah
📌𝗬𝗔𝗦𝗜𝗡𝗔𝗡 𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗗𝗜 𝗥𝗨𝗧𝗜𝗡𝗞𝗔𝗡 𝗦𝗘𝗧𝗜𝗔𝗣 𝗠𝗔𝗟𝗔𝗠 𝗝𝗨𝗠'𝗔𝗧 𝗔𝗗𝗔𝗟𝗔𝗛 𝗕𝗜𝗗'𝗔𝗛
Yasinan, Apanya Yang Bid’ah? Kan Alquran Yang Dibaca… Bukankah Itu Firman Allah?
NGAJI YASIN MALAM JUMAT, BID’AH YANG DI ANGGAP SUNNAH
dalil-tradisi-yasinan-tahlilanYasinan Malam Jum’at Secara Berjamaah Adakah Tuntunannya ?
Imam Syafi’i berkata : “Saya memandang SUNNAH membaca surah AL KAHFI pada malam JUM’AT dan siangnya, karena telah datang katerangan hadits padanya”. (Al Umm terjemahan Jilid 2 hal. 50 terjemahan Prof.TK.H.Ismail Yakub SH.MA.)
Sudah menjadi kebiasaan rutin pada tiap malam Jum’at sebagian ibu-ibu yang berkumpul dalam jama’ah pengajian atau arisan RT mengadakan acara yasinan, yaitu membaca surah yasin bersama-sama pada tiap rumah warga setempat secara bergiliran. Biasanya mereka melakukan hal tersebut selain sudah menjadi tradisi juga tidak terlepas untuk meraih fadhilah-fadhilah yang akan didapatkan apabila membaca surat Yasin.
Membaca al Qur’an itu sangat di anjurkan dan bahkan mendapat pahala. Hanya saja apabila dibuat semacam pengkhususan, seakan-akan membaca surat Yasin pada malam jum’at mempunyai keutamaan tertentu, maka hal tersebut tentunya harus bersandar kepada dalil.
Tidak salah membaca surah Yasin atau surah apapun pada malam jum’at secara sendirian. Dan sangat salah juga kalau melarang seseorang membaca al Qur’an.
Hanya saja kekeliruan anggapan bagusnya membaca surah yasin pada malam jum’at pada sebagian ummat Islam tersebut menjadi timbul karena keliru dalam memahami fadhilah-fadhilah surah Yasin, dan dalam prakteknya surah Yasin tersebut dibaca secara berjama’ah, sehingga tidak ada lagi yang menyemak bacaan tersebut karena masing-masing membaca.
Bagi yang kurang blh membaca al Qur’an biasanya hanya mengikuti membaca bagian ujung pada setiap ayat dengan suara yang keras, sehingga tidak ada yang mengoreksi benar atau salah bacaan tersebut. Padahal alangkah baiknya seandainya membaca alqur’an tersebut secara tartil dan mengerti apa maksud ayat tersebut.
Rasulullah, para sahabat, tabi’in dan tabiut tabi’in adalah orang yang PALING MENGERTI AGAMA ISLAM. Mereka tidak melakukan baca Yasin pada malam jumat setiap hari.
17/10/2025
Bismillah
📌MEMBUAT BID'AH SAMA SAJA MEMBUAT SYARIAT TANDINGAN BAGI ALLAH
Mengapa kita lebih rajin untuk menghadiri tahlilan dan maulid yang tidak ada dasarnya dalam syariat, dari pada menghadiri sholat fardhu lima waktu di masjid..?
Padahal pendapat yang lebih benar, hukum sholat berjama’ah adalah wajib, diantaranya berdasarkan dalil-dalil berikut ini:
Dari Abu Hurairah bahwasannya Rasulullah bersabda,
⁸
“Demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, sungguh aku berkeinginan untuk memerintahkan dengan kayu bakar lalu dibakar, kemudian aku memerintahkan agar adzan dikumandangkan.
Lalu aku juga memerintah seorang untuk mengimami manusia, lalu aku berangkat kepada kaum laki-laki (yang tidak shalat) dan membakar rumah-rumah mereka.”
(Hadist Riwayat. Bukhari 644 dan Muslim 651)
Ibnu Mundzir juga mengatakan serupa,
“Dalam hadits ini terdapat keterangan yang sangat jelas tentang wajibnya shalat berjamaah,
sebab tidak mungkin Rasulullah mengancam seorang yang meninggalkan suatu perkara sunnah yang bukan wajib.”
(Dinukil Ibnu Qoyyim dalam kitab Sholah hal. 136)
Ibnu Daqiq Al-I’ed berkata,
“Para ulama yang berpendapat fardhu ain berdalil dengan hadits ini,
sebab jika hukumnya fardhu kifayah tentunya telah gugur dengan perbuatan Rasulullah dan para sahabat yang bersamanya.
Dan seandainya hukunya sunnah tentu pelanggarnya tidak dibunuh. Maka jelaslah bahwa hukunya adalah fardhu ain. (ikamulAhkam I/164)
Padahal kalau mau jujur pun, MINIMAL kita semua sudah tahu kalau pahala sholat berjamaah di masjid pahala 27 KALI LIPAT dibanding sholat sendirian
Mengapa kita masih lebih mementingkan tahlilan daripada sholat berjamaah di masjid, yang sudah jelas disyariatkan?
keanehan-keanehan-pelaku-bidah/ berkata:
“Di masjid dekat saya tinggal, cukup ramai yang datang shalat berjama’ah maghrib dan Isya. Namun anehnya, ketika ada acara Tahlilan masjid mendadak sepi.
Ternyata mereka tidak datang ke masjid karena sedang bersiap diri untuk acara Tahlilan nanti.
Pesertanya pun lebih mem-bludak dari pada peserta shalat berjamaah di masjid
https://t.me/komunitassunnah
17/10/2025
Bismillah
MENGENAL MANHAJ SALAF SEPERTI MENEMUKAN ARAH JALAN PULANG
🎙. Al Imam Abdurrahman bin 'Amr Al Auza'i berkata :
"Wajib bagimu untuk mengikuti jejak Salaf walaupun banyak orang menolakmu, dan hati-hatilah dari pemahaman/pendapat tokoh-tokoh itu walaupun mereka mengemasnya untukmu dengan kata-kata (yang indah)".
(Asy Syari'ah, karya Al Imam Al Ajurri, hal. 63).
🎙. Al Imam Abul Mudhaffar As Sam'ani berkata :
"Syi'ar Ahlus Sunnah adalah mengikuti manhaj salafush shalih dan meninggalkan segala yang diada-adakan (dalam agama)".
(Al Intishaar li Ahlil Hadits, karya Muhammad bin Umar Bazmul hal. 88).
🎙. Al Imam Qawaamus Sunnah Al Ashbahani berkata :
“Barangsiapa menyelisihi sahabat dan tabi'in (Salaf) maka ia sesat, walaupun banyak ilmunya".
(Al Hujjah fii Bayaanil Mahajjah, 2/437-438, dinukil dari kitab Al Intishaar li Ahlil Hadits, hal. 8)
Sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wa sallam :
"Sebaik-baik manusia adalah generasiku (para sahabat) kemudian generasi berikutnya (tabi'in) kemudian generasi berikutnya (tabiu't tabi'in)".
(Hadits Bukhari & Muslim).
"Aku Wasiatkan kepada kalian (untuk mengikuti) para sahabatku, kemudian orang-orang sesudah mereka, kemudian orang-orang sesudah mereka".
(Shahih Sunan Ibnu Majah).
Dan Rasulullah pun telah menjelaskan bahwa hanya ada satu golongan yang berada diatas kebenaran dan keselamatan. Dalam sebuah riwayat, para sahabat bertanya siapakah yang selamat itu.....????
Jawab Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam :
"Mereka adalah orang-orang yang memegang ajaranku dan para sahabatku pada hari ini".
(H.R. Ibnu majah dari hadits Anas bin Malik).
Oleh karena itu :
"Bersabarlah dirimu diatas sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para sahabat tegak diatasnya. Katakanlah sebagai mana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan salafush shalih karena akan mencukupimu apa saja yang mencukupi mereka".
Semoga yang sedikit ini bermanfa'at..
▪▪▪
Barakallahu fiikum..!!
17/10/2025
Bismillah
📌Syirik bukan hanya diartikan dengan seseorang menyembah berhala atau mengakui ada pencipta selain Allah.
Tapi kesyirikan sebenarnya lebih luas daripada itu. Perlu diketahui bahwa kesyirikan memiliki bahaya yang amat besar dan pengaruh ini akan dirasakan di dunia dan akhirat kelak. Berikut ini bahayanya dosa syirik:
1. Orang yang berbuat syirik akan sesat di dunia dan akhirat. Allah ﷻ berfirman, artinya: “Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.” (QS. An Nisa’: 116)
2. Orang yang berbuat syirik akbar (besar) tidak akan diampuni oleh Allah jika mati dan belum bertaubat. Allah ﷻ berfirman, artinya:
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (QS. An Nisa’: 48)
3. Jika seseorang berbuat syirik akbar (besar), seluruh amalannya bisa terhapus. Allah ﷻ berfirman, artinya: “Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al An’am: 88)
4. Orang yang berbuat syirik akbar (besar) pantas masuk neraka. Rasulullah ﷺ bersabda, artinya: "Barangsiapa yang mati dalam keadaan tidak berbuat syirik pada Allah dengan sesuatu apa pun,
maka ia akan masuk surga. Barangsiapa yang mati dalam keadaan berbuat syirik pada Allah, maka ia akan masuk neraka." (HR. Muslim no. 93)
Sumber referensi caption diringkas dari tulisan: Ustadz Abduh Tuasikal
Click here to claim your Sponsored Listing.