15/05/2026
🩷🤗
Untuk Sahabat
15/05/2026
🩷🤗
15/05/2026
Geowyn Clairine
Best Regards
Love : ME
ILU
❤️❤️❤️
20/04/2026
UNTUK SEBUAH PENANTIAN
( Datanglah dalam diam )
Ketika tanah bergelimpangan
Air pergi tak membekas
Uap hujan tak tersisa
Sang mentari menarik warna merekah di atas kanvas pancarkan spektrum jiwa
Apakah yang akan kita rasa ?
Kepastian dan ketiadaan menyusup seketika
Bersembunyi di balik beranda rembulan
Mencari jejak yang menghilang
Pada saat itu bumi belum sempat mengucap kata
Adakah yang dapat menemukan makna tentang sebuah kenangan yang belum selesai terlukiskan ?
Penat tak lagi dapat hinggap di atas lamunan hari yang terlelap
..
Tiada
..
Aku pun tak dapat menjawab, tentang sebuah penantian
..
MerindukanMu hanya itu yang dapat aku
Lakukan...
Seketika dalam beribu detik angin membawa sajak yang belum telebur sempurna
Di sana ..
kepada dia yang menunggu di dalam kesepian
Datanglah dalam diam,
Gc♥️
Geowyn Clairine, Jakarta 03042021
ILU
❤️❤️❤️
20/04/2026
Gc♡
"With GOD nothing impossible to do"
Kadang aku merasa tak mampu untuk berjalan
Kadang aku merasa tak kuat untuk mengelak
Kadang aku merasa tak sanggup untuk mengungkap
Kadang aku merasa tak pantas untuk mencinta
Tapi apakah itu bisa mengubah keadaan menjadi seperti yang kita inginkan
Segala sesuatu telah di gariskan.
Baik untuk berjalan, mengelak, mengungkap, atau pun mencinta.
Semuanya harus kita terima dengan sukacita
Walaupun luka harus menganga
Walaupun air mata harus mencerca
Walaupun hati merana
Kita harus melapangkan dada
Biarlah bumi akan mencatat
Biarlah cakrawala akan menyimpan
Biarlah surga akan membaca
Biarlah Allah yang akan menilai
Bahwa semuanya itu berkenan atau tidak
Untuk dijadikan sebagai pengalaman dan wujud dari kehidupan yang telah kita capai.
Geowyn Clairine, Jakarta 27052021
With God nothing impossible to do
ILU
♥️♥️♥️
20/04/2026
SENANDUNG KENANGAN
Membutuhkan 1/4 ingatan untuk melanjutkan perjalanan yang tersisa kemarin.
Peperangan membuat aku sempat keliru mengartikan kenyataan yang tengah 'ku hadapi.
Kenangan kenangan itu membuat terlena beberapa ingatan
Menghampiri tempat mu , merindukan tempat kita berteduh
Mengembalikan yang sempat terlupa dari beberapa kutipan yang ingin aku ceritakan.
Perjalanan menuju peraduan cakrawala
Mengeruk energi boleh di kata memuaskan jumlah jika di hitung dengan angka.
Duhai, tuan
Kata sapaan itu teringat kembali
Peperangan itu kenapa tidak engkau hilangkan dari ingatan
Yang mengiang saat engkau tengah merindu
Perjalananku semakin jauh
Sapaansapaan bisu membuat aku lama memikirkan untuk kembali kepada kenyataan
Terlena dengan usapan
Segelintir mendung
Segelintir awan
Segelintir ingatan
Segelintir kenangan......
Tidak,
Bukan segelintir
Tetapi agak memenuhi dambaan
Yang mengingat untuk pulang.
Aku merenung
Termenung
Membiarkan mengalir semua yang ingin disampaikan alam
Sudah pagi,
Memenuhi embun
Kelopak berbinar
Mengusap lugu raut irama hari
Apakah itu berpulang?
Peperangan membuat lupa arti berpulang
Memikirkan itu membuat bahagia semesta
Melihat gerangan erangan yang tak terlihat
Terang, benar
Sayup,
Riuh,
Arwah mendekam,
Tercekat,
Pekak,
Pekik,
Keangkuhan,
Baiklah, biarkan aku sebentar lagi
Untuk memikirkan peperangan kemarin
Bertemankan kematian
Meringkuk, berlari mencari samudra
Pencarian terbatas
Lirik, lekuk, bina Surya
Elok rupa hangat bersahaja
Merintis kepingan mentari Berbincang dengan hari
Bertanya apakah itu kematian.
Padahal tadi sudah terkecapkan.
Irama merdu,
Gemilang sayu,
Rupa bertemu, dengan suaka cakrawala,
Diam, bukan merupakan pilihan.
L.Ch.S
Geowyn Clairine Lesley
Gc❤️//Sabtu, 3 Agustus 2024//Indonesia
Love : ME
ILU
♥️♥️♥️
20/04/2026
Geowyn Clairine Lesley
KEBANGGAAN SEJATI UFUK TERBIT ( ii )
Dunia menatap
Cakrawala berbicara
Engkau terkejut
Senyuman menyapa
Elok benar bulan itu, membuat merona aksara
Berpendar seperti sudah malam
Larut merangkai kenangan
Bersuara dia tak dapat
Ingin menjadi kendala
Bertemu dalam serupa
Katamu :
Engkau menanti kemarin, di taman hati
Jauh sebelum kembang tertata
Bijak hari menjadi telaah
Utama dalam semesta ketika berkeringat
Teriakan aroma tak lagi terdengar
Kecupan maut menjadi pelerai
Aku 'lah itu wahai alam
Kapan terlena jika terlelap
Diam menikmati panorama
Sahaja merasakan kehangatan
Lesley Geowyn Clairine
Gc lchs
12.19 PM WIB
26 Februari 2026
Jakarta
Love : ME
With love
ILU
♥️♥️♥️
18/03/2026
NARASI PETANG
"Permainan kecapimu bagus dik.."
Sahut sebuah suara yang tiba-tiba
Memberikan tanggapan atas permainan kecapiku barusan
Perlahan aku mengatur posisi dudukku yang sedari tadi belum pernah kurubah
Sambil mencari arah datangnya suara yang menyapaku itu
"Ah, darimana sumber suara tadi ?" tanyaku dalam hati.
Segera kusimpan kecapi yang masih kupegang
ke dalam tas bututku
dan bergegas meninggalkan ladang yang menjadi tempatku menenangkan diri selama ini.
Aku pun mulai mengitari setiap sudut hamparan hijau yang menari
dengan tatapan mencari
sambil memincingkan mata
dengan harapan dapat menemukan sumber suara yang menyapaku tadi.
Dua jam sudah aku mengitari tempat ini
tapi aku tidak menemukan hasil
sama sekali tidak ada tanda atau petunjuk yang dapat membawaku ke arah datangnya suara itu.
"Gelisah mulai bertandang indah
di relung hatiku yang gundah.."
"Ah.. barangkali aku salah ..
atau apakah suara itu hanya sebuah nyanyian cendana yang berdesir halus di kaki gunung sana,
yang di hantar angin suci untuk menyaksikan pertunjukkan kecapi yang aku mainkan ..?"
Tanpa sadar aku mulai menghitung jumlah putaran sepi yang sedari tadi kulewati
dengan jiwa yang sunyi
untuk mencari sumber suara yang telah berhasil mengganggu
pikiranku saat ini
: Hatiku mengolah satu-persatu pertanyaan yang datang menghampiri dan menghujam sanubari
Tak terasa senja telah menyentuh ubun-ubunku
yang mengkerut
dengan sapaannya yang lembut membuat aku terhanyut
dan merasa tersudut
Dengan ditemani belaian sang bayu
kubiarkan rambutku tergerai menutupi sebagian paras ayu yang tengah membiru..
"ah.. sama sekali aku tak dapat menemukan arah datangnya suara itu, gumamku lagi.."
kakiku telah penat ,
tubuhku pun terasa lemas
dekapan senja telah melumat sekujur jiwaku dengan belaiannya yang indah
Sambil merebahkan diri ke pangkuan jingga yang bernyanyi
Tiba-tiba jiwaku menggeliat ketakutan..
ada desiran aneh yang melintas di depan netraku
seakan ingin menyapaku lagi
"Wahai bidadari terima kasih atas permainan kecapimu tadi."
Kali ini dengan meninggalkan sebentuk senyum yang penuh misteri."
Tanpa menunggu jawaban aku langsung membisikkan sebuah pertanyaan ke relung hati terdalam :
" Wahai alam .. apakah arti dari semua kejadian ini.. ?"
Geowyn Clairine
Gc lchs
13 April 2014
Bandung, 130414/Gc♡
GC lchs
ILU
♥️♥️♥️
18/03/2026
Lesley Geowyn Clairine
SENTUHAN JINGGA DALAM TEMBANG SAJAK GEMILANG
Tembang laut menyingkap
Dunia menatap
Aku merenung mendapatkan gelora
Mendung bertutur merengut senyuman
Aksara meluap merona tak ada arah
menyanyikan kecupan senja berangan
Itu kah sajak gemilang kita waktu lalu.....
Kembali....
Berdiam....
Angan melayang
Kalbu terdiam
Mendengar petikan surya
Menyelinap dalam relung tak bertuan
Aku mengingat
Engkau menjawab
Mengartikan senandung
Menentramkan dahaga
Senyum
Menghilang dalam lamunan renungan terdalam
Bijak dalam berirama
melantunkan nada berbirama
Aku memeluk surya
memancarkan kerinduan
Hati bertanya
Dan.....
Kenapa waktu menghilang
Kenapa hujan merajam
Kenapa duka menghujam
Kenapa hari merana
Kenapa detik membuncah
Mengapa..... ?!
Duka berbicara
cakrawala menyeringai
Lantunan jingga kembali berirama
Waktu menyentuh dedaunan
Detik terdiam seketika
Geowyn Clairine Lesley
Gc lchs
20.25 PM WIB
13 Maret 2026
Jakarta
Love ME
ILU
♥️♥️♥️
03/03/2026
ILU
♥️♥️♥️