19/01/2012
THE CONCEPT OF EDUCATION:
1.ACTIVE & COOPERATIVE LEARNING METHODS .
Method which allows the active involvement of students. Provide opportunities for students, to explore, solve problems, experiment, and create, individually or in groups in a learning activity days. Students are stimulated to be active, creative, independent, and have high discipline. Without the threat and coercion.
Pupils learn to respect other people's opinions, and learn to express an opinion as well.
2.THEMATIC APPROACH (INTEGRATED STUDY).
Learning system which connects one lesson with other lessons, with the use of themes close to the lives of children in learning centers. With this approach, the expected time to learn more efficiently.
Pupils learn in a state of happy and unhappy.
Thus increasing student motivation to learn.
Stimulate students to think and have a deeper understanding of a theme.
In this situation, the facilitator (teacher), is expected to be stimulated to be more creative in teaching.
In practice, learning approaches using modern methods,
which combine as much as possible eye lessons in one unit theme.
3. EMOSIONAL SPIRITUAL INTELEGENSE (ESI).
An effective way to achieve maximum student learning achievement, by building Emotional Intelligence and Spiritual simultaneously.
This allows students to move freely, without loss of nature itself.
Because all the workings of the brain, body, and spirit, framed in a summary of the strength .....
KONSEP PENDIDIKAN :
1. METODE ACTiVE & COOPERATIVE LEARNING ,
Metode yang memungkinkan adanya pelibatan aktif murid .
Memberi kesempatan kepada murid , untuk bereksplorasi , memecahkan masalah , bereksperimen , dan berkreasi , secara individual maupun kelompok dalam kegiatan belajarnya se hari-hari .
Murid dirangsang untuk aktif , kreatif , mandiri , dan memiliki disiplin tinggi . Tanpa ancaman dan paksaan .
Murid belajar untuk menghargai pendapat orang lain , dan belajar menyampaikan pendapatnya dengan baik .
2. PENDEKATAN TEMATIK ( INTEGRATED STUDY ).
Sistem pembelajaran yang menghubungkan satu pelajaran dengan pelajaran lain , dengan penggunaan tema-tema yang dekat dengan kehidupan anak dalam bentuk sentra-sentra belajar .
Dengan pendekatan ini , diharapkan waktu belajar lebih efisien . Murid belajar dalam keadaan senang dan bahagia .
Sehingga motivasi belajar murid meningkat .
Merangsang murid berpikir dan memiliki pemahaman lebih dalam atas satu tema .
Dengan situasi seperti ini , fasilitator (guru) , diharapkan terangsang untuk lebih kreatif dalam mengajar .
Secara praktis , pendekatan pembelajaran menggunakan metode modern , yang menggabungkan sebanyak mungkin mata pelajaran dalam satu unit tema .
3. EMOTIONAL SPIRITUAL INTELEGENSE ( ESI ) .
Cara efektif untuk mencapai prestasi belajar murid secara maksimal , dengan membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual secara bersamaan .
Cara ini memungkinkan murid bergerak dengan bebas , tanpa harus kehilangan fitrah diri .
Karena semua kerja otak , jasad , dan roh , dibingkai dalam suatu kekuatan rangkuman ......