30/04/2017
SMEA N 13 Jakarta didirikan/dibangun pada tahun 1969 yang dirintis oleh Kepala Sekolah dan Guru SMEP Negeri 8 Jakarta, yaitu Bapak Drs. Sumargi dan Bapak Drs. Hatmanto dibantu oleh masyarakat setempat dengan harapan agar putra-putri mereka dapat sekolah ditempat ini, yang lokasi menjadi satu dengan SMEP N 8 di Jalan Siaga I Gang Swadaya 3 Kemayoran Gempol, Kebon Kosong Jakarta Pusat.
SMEA N 13 dibangun dengan keadaan yang sederhana yaitu hanya menggunakan bahan bangunan dari kayu dan papan dengan lingkungan yang memprihatinkan karena kalau hujan selalu tergenang air/banjir
SMEA N 13 pertama kali memiliki dua (2) jurusan, yaitu jurusan Tata Buku dan Tata Niaga, dengan surat ijin/penunjukan dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan nomor: 100/UKK 3/1969 tanggal 2 Juni 1969 dengan kepala sekolah pertaman adalah Bapak Drs. Obed Manalu.
Setelah mengalami perkembangan dan kemajuan, sekitar tahun 1971 SMEA N 13 mendapat bantuan dari Pemerintah DKI Jakarta berupa bangunan sebanyak 9 ruang belajar dan 1 ruang WC murid dan guru, serta mendapat pengesahan lokasi khusus dengan lahan seluas 2.800 M2 yang tertuang dalam surat dari Pemerintah DKI Jakarta No. 598/Set/Perw/Kep/71 tanggal 1 Juli 1971. Akhirnya SMEP N 8 dipindah ke tempat lain.
Dalam perjalannya, SMEA N 13 kemudian membuka jurusan baru, yaitu jurusan Sekretaris. Pada tahun tahun 2000 SMEA N 13 berubah menjadi SMK N 21, dan saat ini memiliki tiga program keahlian yaitu: Akuntansi, Administrasi Perkantoran dan Pemasaran
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 21 Jakarta, awal mulanya adalah bernama Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA) Negeri 13 Jakarta sebelum ada perubahan nama/istilah pada tahun 2000 dari SMEA menjadi SMK.