Sebagaimana harapan pendiri bangsa B**g Karno, olahraga adalah sarana untuk pembentukan karakter bangsa (nation Building), maka YOAN sebagai organisasi nirlaba hadir untuk menjaga harapan itu tetap ada. Proses pelatihan yang baik dan benar serta didukung dengan sport science akan menghasilkan insan-insan olahragawan yang mumpuni dan berkualitas baik pada saat usia produktif yang pada akhirnya akan
menjadi bagian penting dalam pembangunan mental bangsa. Namun, hal tersebut belum menjadi kenyataan di negeri ini. Mundurnya prestasi olahraga bangsa Indonesai adalah indikasinya. Imbasnya, baik dari sisi prestasi maupun industri, Olahraga belum mampu memberikan jaminan sebagai 'pegangan' hidup bagi para tunas-tunas muda. Olahraga yang memberikan jalan untuk berprestasi dan menjamin masa depan sang atlet. Fokus YOAN adalah menerapkan pola pembinaan anak dan stakeholder (orang tua, pelatih, sekolah, lingkungan dan negara) di bidang olahraga secara komprehensif. Selain pembinaan, YOAN juga concern terhadap pembentukan lingkungan olahraga usia dini yang sehat. YOAN akan mendorong negara hadir dalam menciptakannya (staatsplicht/keharusan negara). Seperti UU pembinaan olahraga anak, kurikulum pembinaan olahraga di sekolah, memperbanyak fasilitas olahraga serta melakukan kampanye untuk memperbanyak program program tayangan tv tentang olahraga anak. Dalam proses pembinaan, YOAN akan membuka lebar seluas luasnya jaringan pembinaan usia dini baik di dalam maupun luar negeri. Termasuk melakukan kerja sama dalam bentuk joint training dengan klub atau negara yang berprestasi di bidang olahraga tertentu. VISI & MISI
VISI
Mengenalkan dan mengaplikasikan sport science dalam pembinaan olahraga sejak dini
Mewujudkan lingkungan yang sehat dalam pembinaan olahraga anak-anak
MISI
Memberikan pemahaman tentang pembinaan olahraga anak dari multidimensi (sport science, psikologi, nutrisi, public speaking)
Membantu mewujudkan atlet berkualitas tinggi dan berprestasi
Mendukung percepatan prestasi olahraga nasional
Program
1. International Conference
2. Sharing with Inspiring athlete
3. Advokasi olahraga anak
5. Joint Training baik klub dalam negeri maupun luar negeri
6. Penerbitan buku pelatihan dan pembinaan
7. Video Campaign
8. Charity
9. Edukasi Nutrisi dan Gizi
OUTPUT PROGRAM
1. pemahaman konsep pembinaan yang standar internasional
2. Pematangan mental athlete
3. meningkatkan level pengetahuan pemain dan pelatih
4. Memaksa negara turut andil dalam pembinaan olahraga usia dini
5. Edukasi
6. Rekomendasi
7. Memperbanyak fasilitas olahraga