Untaian Mutiara Hikmah

Untaian Mutiara Hikmah ✅ Gallery Pecinta Majelis
✅ Indonesia Cinta Sholawat
✅ Komunitas Syiar Dakwah
✅ Konten Kreator Islami
✅ Info : 089646934112

01/03/2026

Ali Khamenei Dzurriyah Sayidina Husen Al-Syahid
___________________

Hasan Al Afthos bin Ali bin Ali Zainal Abidin bin Sayyidina Husein bin Sayyidina Ali bin Abi Thalib merupakan pemegang panji perang Imam Muhammad an Nafsu az Zakiyyah.
Beliau sangat fanatik terhadap konsep Imamah Alawiyyin, yakni sangat fanatik dalam konsep bahwa khalifah harus berasal dari keturunan Sayyidah Fathimah dan Sayyidina Ali.
Bahkan sangking fanatiknya, beliau sampai bertengkar dengan sepupunya, yakni Imam Ja'far ash Shadiq sampai mengacungkan pedang kepada Imam Ja'far untuk membunuhnya karena Imam Ja'far merupakan Alawiyyin yang paling keras menolak konsep tersebut.
Meski demikian, di akhir hayat Imam Ja'far ash Shadiq, sang Imam justru memberikan hadiah uang yang cukup besar kepada Hasan Al Afthos dan menyambung silaturahmi dengan baik kepada Al Afthos.
Hasan Al Afthos memiliki banyak putra. Di antaranya adalah :

1. Ali Al Huri
2. Umar
3. Husein (datuknya Ayatollah Ali Khamenei)
4. Hasan Al Mukaffuf
5. Ubaidillah (wafat dibunuh oleh bangsa Barmakiyah)
Adapun Ali al Huri, ibunya adalah seorang Ummu Walad. Beliau adalah seorang penyair yang fasih.
Beliau menikahi seorang Binti Umar Al Utsmaniyah (perempuan keturunan Utsman bin Affan), jandanya Khalifah Al Mahdi bin Al Manshur.
Hal itu membuat Khalifah Musa Al Hadi (anak Al Mahdi) marah. Khalifah Musa Al Hadi menyuruh Ali Al Huri menceraikan Binti Umar Al Utsmaniyah.
Namun Ali Al Huri menolaknya dan berkata bahwa, "Al Mahdi bukan Rasulullah yang jandanya tidak boleh dinikahi orang lain."
Mendengar hal itu Khalifah Musa Al Hadi memerintahkan supaya Ali Al Huri dicambuk.
Maka dicambuklah Ali Al Huri sampai pingsan.
Ali Al Huri wafat di masa Khalifah Harun ar Rasyid (adik Khalifah Musa Al Hadi).
Adapun Husein bin Hasan Al Afthos adalah seorang Alawiyyin yang mengikuti jalan ayahnya, yakni mengangkat pedang.

Husein bin Hasan Al Afthos mengangkat pedang dengan berbaiat kepada Muhammad bin Ja'far ash Shadiq di kota Makkah pada tahun 199 H. Meski berbaiat kepada Muhammad bin Ja'far, namun secara de facto yang mengatur jalannya pergerakan saat itu adalah Husein bin Hasan Al Afthos.

Husein bin Hasan Al Afthos inilah datuknya pemimpin tertinggi Iran saat ini, Ayatollah Ali Khamenei.
•••┈┈┈┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈┈┈┈•••
اللهم صل وسلم على نبينا محمد وعلى آل نبينا محمد
•••┈┈┈┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈┈┈┈•••
[ Pict ]
Ayatollah Ali Khamenei
____________

Sumber FB Sayid Mujtaba II

Ada orang yang ketika muda kuat berlari, namun ketika tua tak lagi kuat berdiri.Ada p**a yang tubuhnya renta, rambutnya ...
26/02/2026

Ada orang yang ketika muda kuat berlari, namun ketika tua tak lagi kuat berdiri.
Ada p**a yang tubuhnya renta, rambutnya memutih, namun tetap tegak dalam shalat malamnya…
lisannya tak lelah berdzikir, dan hatinya tak pernah redup.

Apa rahasianya?
Salah satu wasiat penuh kasih ini datang dari seorang wali sepuh Kediri, Mbah Yai Ma'ruf Kedunglo.

Ijazah ini beliau sampaikan kepada Kyai Bisyri Musthofa — ayahanda dari Gus Mus — lalu diizinkan untuk diamalkan secara umum, sebagaimana tercatat dalam Kitab Ihya Ulumuddin halaman 73.

Ini bukan sekadar amalan.
Ini adalah rahasia agar raga tidak mudah tumbang ketika usia mulai senja.

✨ Amalan Harian:
Membaca Asmaul Husna:
يا قوي يا متين
Yā Qowiyyu Yā Matīn

📿 Dibaca 313 kali setiap hari
🕰 Waktu bebas — yang terpenting istiqamah

Ketika nama ini terus bergetar di lisan, perlahan ia meresap ke dalam jiwa.
Bukan hanya menguatkan badan, tetapi menegakkan hati.
Karena kekuatan sejati bukan sekadar bertahan hidup, tetapi mampu terus berjalan di atas ketaatan.

Dan setiap kebaikan yang kita sebarkan, akan menjadi bekal yang menguatkan kita di dunia maupun setelahnya.
Maka ingatlah sabda Rasulullah ﷺ

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.”
(HR. Imam Muslim no. 1893)

Jika engkau merasa tulisan ini menyentuh hatimu, jangan simpan sendiri.
Barangkali ada orang tua yang sedang mencari kekuatan.
Barangkali ada sahabat yang ingin tetap tegak sampai akhir hayat.

Semoga Allah memberi kita kekuatan lahir dan batin, agar napas terakhir kita tetap istiqamah di jalan-Nya dalam sujud, dalam dzikir, dalam husnul khatimah. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin. 🤲

• Qobitu
Semoga dapat banyak wawasan ilmu agama yang bermanfaat 🤲🌙✨

INDAHNYA KASIH SAYANG========================Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Nabi Musa a.s. berkata,“Wahai Tuhanku...
31/12/2025

INDAHNYA KASIH SAYANG
========================
Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Nabi Musa a.s. berkata,

“Wahai Tuhanku, atas alasan apa Engkau menjadikan aku sebagai manusia yang terpilih?"

Lalu, Allah SWT berfirman,
"Karena kasih sayangmu terhadap makhluk-Ku”.

Abu Darda r.a. meriwayatkan bahwa dia mengikuti anak-anak lalu membeli burung-burung pipit dari mereka,lalu melepaskannya. Dia berkata, "Pergi dan hiduplah!" Rasulullah SAW bersabda, "Perumpamaan bagi kaum Mukminin tentang rasa sayang, cinta dan keeratan hubungan mereka, laksana sebuah jasad,ketika satu bagian merasa sakit, dia akan mengajak semua bagian tubuh untuk merasa demam dan terjaga”.

(Imam Al-Ghazali dalam Muakaasyafatul Qulub).


اللهــــــــــــم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه وسلــــــــــــــم

30/12/2025

Wasiat Guru Kami, Sayyidi Al-Habib Umar bin Hafidz untuk memperbanyak istighfar di bulan Rajab, diantaranya kalimat istighfar yang beliau susun berikut :

اللَّهُمَّ إنَّا نَستَغفِرُكَ ونَتُوبُ إليكَ، اللَّهُمَّ أنتَ الغِياثُ لَنا ولِلمُسلِمِين، فَصَلِّ وَسَلِّمْ علَى عبدِكَ وحَبِيبِكَ سَيِّدِنا مُحَمَّدٍ وآلِهِ وصَحبِه، واغْفِرْ لَنا وأَغِثنَا والمُسلِمِين، يا أكرمَ الأكرَمِين.

Minimal 3000x selama bulan Rajab ( semakin banyak, maka semakin baik )

Dalam Manaqib beliau, Abah Guru Sekumpul memiliki wasiat dalam mendidik anak. Beliau berkata: "Kalau kita ingin punya an...
28/12/2025

Dalam Manaqib beliau, Abah Guru Sekumpul memiliki wasiat dalam mendidik anak. Beliau berkata: "Kalau kita ingin punya anak wali, setidaknya anak kita jadi orang saleh dan berilmu serta berakhlak mulia, maka yang harus dilakukan orangtuanya adalah sebagai berikut:

1. Menjaga Makanan yang Halal Sebelum istri kita hamil, hendaknya kita menjaga istri kita untuk memakan makanan yang halal agar terhindar dari makanan yang haram dan syubhat. Ini adalah modal paling utama untuk memperoleh anak yang saleh. Karena ini termasuk menjaga perut dari segala yang haram dan yang syubhat. Riba itu termasuk haram. Jadi duit yang kita belikan makanan untuk istri dan anak kita adalah duit yang halal tidak mengandung unsur riba sedikitpun. Dan yang syubhat itu maksudnya yang tidak tahu asal usulnya apakah ini halal atau haram. Maka dari itu, kita harus menjaga makanan yang masuk ke perut istri kita cukup makanan yang halal. Jangan memberi makanan yang syubhat sekalipun, apalagi yang haram.

2. Membaca Sholawat Ketika Istri Hamil Di kala istri kita hamil 2 bulan, yang kita lakukan adalah rajin membacakan sholawat sebelum tidur setiap malam sambil memegang perut istri. Hal ini kita lakukan mulai istri kita mengandung 2 bulan sampai melahirkan. Sholawat apa saja dan setelah membaca sholawat diakhiri dengan tawasshul wali-wali.

3. Sering-sering Membaca Al-Qur'an Rajin-rajinlah dan sering-seringlah membaca Al-Qur'an di hadapan istri yang sedang hamil. Karena kalau kita sering membaca Al-Qur'an, insya Allah anak kita sejak kecil sampai tua dia s**a membaca Al-Qur'an, bahkan bisa hafal Al-Qur'an karena berkah dari Al-Qur'an.

4. Sering-sering Melihat Foto Ulama, banyak-banyaklah melihat foto/gambar para Waliyullah.Foto wali-wali harus ada di rumah kita. Bila hendak tidur, kita pandangi foto tersebut lalu bacakan Surah Al-Fatihah dan hadiahkan untuk wali yang di foto tadi namanya si fulan bin si fulan. Lakukanlah selama kita hidup. Fadhilahnya anak akan menjadi wali. Bila tidak, maka cucu yang menjadi wali, hingga ke bawah terus. Yang jelas keturunan pasti ada yang jadi wali berkat kecintaan kepada wali.

5. Amalkan Ini Ketika Anak Lahir Yang kita lakukan saat anak kita terlahir yakni buka mulutnya sambil membaca "Allahumma Faqqihhu Fiddin Wa 'Allimhut Ta'wil". (Ya Allah berilah ia ilmu agama yang mendalam dan ajarkanlah kepadanya ilmu takwil/tafsir Al-Qur'an). Kemudian azankan di telinga kanan dan iqomahkan di telinga kiri. Setelah itu kita bacakan Surah Al-Qodar sebanyak 7 kali dan tawasshul kepada Rasulullah SAW: "Ummat engkau lahir, jadikanlah anak ini mendapatkan Nuur dari engkau wahai Rasulullah SAW."

6. Selalu Mendoakan Anak yang Baik-baik Kita doakan terus menerus dengan doa yang baik-baik sambil bertawasshul kepada wali-wali. Dengan berkat wali mudah-mudahan anak tersebut jadi wali dan anak yang saleh.

7. Berilah Nama Anak Kita dengan Nama Orang-orang Saleh Berilah nama yang baik pada anak kita sesuai nama-nama orang saleh. Apabila anak itu laki-laki beri ia nama permulaannya dengan awalan Muhammad atau Ahmad. Nama Muhammad adalah nama Rasulullah di bumi dan Ahmad adalah nama Rasulullah di langit. Orang yang di dalam rumahnya ada yang bernama Muhammad atau Ahmad maka rumahnya tidak akan faqir, tidak akan kelaparan. Keberkahan akan selalu mengalir ke dalam rumah tersebut berkat Rasulullah SAW. Kemudian, teruslah bersyukur kepada Allah. Demikian wasiat Abah Guru Sekumpul agar memperoleh anak yang saleh. Semoga berkat Syafaatnya Rasulullah SAW, kita semua terkumpul bersama beliau dan bersama golongan orang yang saleh/salehah.

Sumber: Manaqib Abah MuhibbinAbah Guru Sekumpul Untaian Mutiara Hikmah Riyadhi Machmud

Usia 30 Hingga Usia 39 Tahun Adalah Waktu Puncak Ujian HidupWaktu umur 20 sampai 29 tahun, saat ini sibuk belajar, sibuk...
25/12/2025

Usia 30 Hingga Usia 39 Tahun Adalah Waktu Puncak Ujian Hidup

Waktu umur 20 sampai 29 tahun, saat ini sibuk belajar, sibuk mencari jodoh, baru pas nikah, terasa seperti di bawah sinar mata. Di zaman sekarang banyak yang menikmati, menikmati hidup. Sekarang pengen rasanya punya rumah sendiri, dan punya mobil sendiri.

Saat memasuki usia 30 tahun, ujian berat mulai melanda, anak dewasa dan segala macam sikap, gaji semakin besar dan sudah sibuk dengan karir hingga tidak ada waktu untuk keluarga.

Beberapa dipecat karena tidak tampil. Hidup mulai stres karena anak mau sekolah, mau bayar cicilan rumah dan macam-macam :
- Mobil mulai reli
- Rumah bocor di mana-mana
- Biaya sekolah anak-anak meningkat
- Banyak orang mulai membenci kita
- Hubungan dengan mertua
- Istri mulai mengeluh tentang tidak cukup makan
- Suami stres gaji sudah dipotong
- Rumah tangga mulai bergoyang
- Badan mulai sakit sana sini
- Badan sudah tidak fit lagi
- Bawa kereta cepat mengantuk
- Hutang di pinggang
- Ah Long mulai mengejar
- Hubungan persaudaraan mulai meregang

Udah cukup, mau di daftar gak ada habisnya ceritanya.
Kenapa harus lulus semua jenis ujian sebelum umur 40 tahun?

Sebenarnya Quran dan Hadis dan menjawab pertanyaan ini. Inilah fase disiplin Allah kepada hambanya agar kuat rohani menjalani kehidupan di usia 40 tahun. Ujian itu karena TUHAN SAYANG, sehingga kita bisa menang mencapai usia 40 tahun.

Lihat surah Al-Ahqaf ayat 15. Kalimat ini menjelaskan usia 40 tahun yaitu usia dewasa. Ini lah puncak usia Islam nya. Ini adalah zaman di mana Rasulullah SAW ditunjuk sebagai Rasul.

Ibnu Abbas r.a. menceritakan, "Barangsiapa yang mencapai usia 40 tahun, namun kebaikannya tidak mengalahkan kejelekannya, maka bersiap-siaplah dia masuk neraka! "

Jadi benar ALLAH SAYANG kita, Dia tidak ingin kita kalah ujian agar kita tidak terseret ke Neraka, wal'iyazubillah min zalik.

Lihatlah ujian itu sebagai Rahmat dan Kasih Sayang Allah bagi kita, karena Dia ingin memberikan Surga kepada kita.

Tenanglah, kau telah menguji jiwa!

Semoga Bermanfaat...

Untaian Mutiara Hikmah Riyadhi Machmud

Memasuki Gerbang Ramadhan, diharapkan Rajab jadi bulan kita mempersiapkan diri dengan membersihkan dosa-dosa yang selama...
20/12/2025

Memasuki Gerbang Ramadhan, diharapkan Rajab jadi bulan kita mempersiapkan diri dengan membersihkan dosa-dosa yang selama ini kita perbuat. Mari bertaubat, mari perbanyak istighfar dan mari menjadikan bulan ini sebagai bulan persiapan yang indah menuju bulan Ramadhan.

Para ulama mengatakan " Rajab bulan menanam, Sya'ban bulan menyiram dan Ramadhan bulan memanen hasilnya. " agar berbuah manis kelak di Ramadhan nanti, pastikan hanya kebaikan yang kita tanam di bulan ini, dan agar ringan ibadah kita di bulan Ramadhan nanti mari merontokkan dosa yang memberati jiwa kita.

Selamat memasuki bulan Rajab
Selamat menjemput ampunan yang Allah siapkan untuk kita.
Maaf lahir dan batin...🤲
1 Rajab bertepatan dengan sabtu malam Minggu, 20 Desember 2025 besok ya...
pengikut

*"Di zaman sekarang, banyak orang berlomba ingin dikenal dan dipuji. Pop**aritas sering dijadikan tujuan, meski tanpa il...
19/12/2025

*"Di zaman sekarang, banyak orang berlomba ingin dikenal dan dipuji. Pop**aritas sering dijadikan tujuan, meski tanpa ilmu dan tanpa amal. Padahal yang benar-benar bernilai bukan seberapa terkenal kita, melainkan seberapa besar ilmu yang diamalkan dan manfaat yang ditinggalkan."*

Ilmu tanpa amal kosong, pop**aritas tanpa manfaat pun hampa.
------
berat

18/12/2025

Wᴀʜᴀɪ ᴊɪᴡᴀ ᴊɪᴡᴀ ʏᴀɴɢ ʀɪɴᴅᴜ ᴋᴇᴛᴇɴᴀɴɢᴀɴ, ᴊᴀᴅɪᴋᴀɴʟᴀʜ sʜᴏʟᴀᴡᴀᴛ sᴇʙᴀɢᴀɪ ᴛᴇᴍᴀɴ sᴇᴛɪᴀ ᴅᴀʟᴀᴍ ᴋᴇsᴇɴᴅɪʀɪᴀɴ, ᴘᴇɴʏᴇᴊᴜᴋ ᴅᴀʟᴀᴍ ᴋᴇsᴜʟɪᴛᴀɴ, ᴅᴀɴ ᴄᴀʜᴀʏᴀ ᴅᴀʟᴀᴍ ᴋᴇɢᴇʟᴀᴘᴀɴ. Bᴀᴄᴀʟᴀʜ sʜᴏʟᴀᴡᴀᴛ ᴅᴇɴɢᴀɴ ʜᴀᴛɪ ʏᴀɴɢ ᴍᴇɴᴄɪɴᴛᴀ, ɴɪsᴄᴀʏᴀ ʜɪᴅᴜᴘᴍᴜ ᴀᴋᴀɴ ᴅɪᴘᴇɴᴜʜɪ ᴋᴇʙᴇʀᴋᴀʜᴀɴ, ᴅᴀɴ ᴍᴀᴛɪᴍᴜ ᴀᴋᴀɴ ᴅɪᴘᴇɴᴜʜɪ ᴄᴀʜᴀʏᴀ.
اللهم صل و سلم وبارك عليه وعلى اله وصحبه

KOSAKATA BAHASA ARAB ========================
18/12/2025

KOSAKATA BAHASA ARAB
========================

PERINGATAN TENTANG KEMATIANقالَ الإِمَامُ الغَزَالِيُّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ : (اِعْلَمْ أَنَّ المَوْتَ هَائِلٌ وَخَطَرُهُ...
17/12/2025

PERINGATAN TENTANG KEMATIAN

قالَ الإِمَامُ الغَزَالِيُّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ : (اِعْلَمْ أَنَّ المَوْتَ هَائِلٌ وَخَطَرُهُ عَظِيمٌ، وَغَفْلَةُ النَّاسِ عَنْهُ لِقِلَّةِ فِكْرِهِمْ فِيهِ وَذِكْرِهِ لَهُ، وَمَنْ يَذْكُرْهُ لَيْسَ يَذْكُرُهُ بِقَلْبٍ فَارِغٍ بَلْ بِقَلْبٍ مَشْغُولٍ بِشَهْوَةِ الدُّنْيَا، فَلَا يَنْجَعُ ذِكْرُ المَوْتِ فِي قَلْبِهِ).

IMAM AL-GHAZALI ra. berkata: “Ketahuilah bahwa kematian itu dahsyat dan bahayanya besar. Kelalaian manusia darinya terjadi karena sedikitnya mereka memikirkan dan mengingatnya. Dan orang yang mengingat kematian pun seringkali tidak mengingatnya dengan hati yang kosong, tetapi dengan hati yang dipenuhi syahwat dunia. Maka, mengingat kematian tidak memberi pengaruh apa pun pada hatinya.” FAIDAH : KEMATIAN hanya memberi pengaruh pada hati yang benar-benar kosong dari dunia; jika hati penuh syahwat dunia, maka zikir tentang mati tidak akan membekas. (Dinukil dari IHYA)

Foto : Pemakaman Almarhum Ust. Jefri Al Buchori - Jakarta.

Address

Meruya Selatan Kembangan Jakarta Barat
Jakarta Barat
11650

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Untaian Mutiara Hikmah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Untaian Mutiara Hikmah:

Shortcuts

Share