Sekolah Ibu

Sekolah Ibu Sekolah Ibu Belajar Mengenai Dunia Parenting Baik Pranikah Maupun Sesudah Nikah Karena Ibu adalah Se

Sekolah Ibu Belajar Mengenai Dunia Parenting Baik Pranikah Maupun Sesudah Nikah Karena Ibu adalah Sekolah Yang Utama

12/07/2017

๐Ÿ“† Rabu, 13 Juli 2017 / 18 Syawal 1438
โ„ *TAHAPAN MENANAMKAN KECINTAAN ANAK KEPADA ISLAM* โ„

Dear Bunda Shalihah.. Alhamdulillah, Allah sudah berikan kita kesempatan manisnya menjalankan ibadah di bulan Ramadhan. Semoga Allah terima puasa, shalat dan zakat kita serta kita diperkenanankan bertemu Ramadhan berikutnya. Semoga p**a Allah berikan predikat cm laude untuk kita dalam Ramadhan tahun ini sehingga kita terpilih menjadi hambaNya yang bertaqwa. Aamin

Setelah sebulan lalu kita berusaha mengajak ananda untuk mengenal, belajar, serta mencintai puasa di bulan suci Ramadhan, tim tema kali ini akan mengajak Bunda Shalihah semua untuk tidak hanya membuat ananda mencintai puasa tapi juga membuat ananda *_MENCINTAI ISLAM, MENCINTAI DIN INI SEPENUH HATI_*

Alhamdulillah Tim Tema mendapatkan sumber rujukan yang bagus tentang penanaman cinta kepada Islam untuk ananda yang disesuaikan berdasarkan tahapan-tahapan usia mereka. Tentunya strategi menanamkan kecintaan anak kepada Islam akan berbeda disetiap tahapan usia mereka. Apa saja itu tahapan-tahapannya?

๐ŸŒž *FASE SEBELUM MENIKAH*
Dalam tahapan ini, kewajiban bagi para calon orang tua adalah _MEMILIH PASANGAN_ atau _CALON SUAMI/ISTRI_ yang mencintai Diin ini, yang dapat membantunya menunaikan ketaatan-ketaatan di jalan Allah. Ini adalah hak anak kita yang pertama dan paling ringan.

๐ŸŒž *FASE 0-2 TAHUN*
Pada fase ini, anak akan memperhatikan dan menyaksikan sendiri bagaimana orangtua mereka mencintai Islam. Mereka akan belajar mencintai Islam dari _MENIRU_. Ia akan bisa mencintai agamanya melalui apa yang dia lihat. Seorang anak tidak akan bisa menjadi muslim sejati kecuali jika orang di sekitarnya juga memberikan teladan perilaku sebagai muslim sejati.

Jika anak melihat orangtuanya selalu melaksanakan shalat, membaca Alqur'an, senang menyebut Rasulullah, rindu menziarahi Rasulullah dan Baitullah, cinta bersedekah di jalan-Nya, niscaya ia juga akan mencintai agamanya.

๐ŸŒž *FASE 3-6 TAHUN*
Pada Fase ini, orangtua harus menjelaskan pada anak bahwa manusia senantiasa membutuhkan zat yang menjadi tempat bersandar dan bertawakal. Kekuatan yang selalu memberi apa yang dimintanya, serta menjauhkan dari hal-hal yang menakutkannya. Fase ini juga merupakan usia yang tepat untuk mulai mengenalkan rukun iman pada anak.

Ajak anak untuk merenungi alam dan seisinya. Melihat langit, bulan, bintang, dan segala benda-benda langit.

๐ŸŒž *FASE 7-10 TAHUN*
Pada masa ini, orangtua hendaklah mulai menjadikan mereka cinta Islam dengan dua pendekatan :

๐Ÿ _Pertama, Islam adalah agama yang memiliki sekian pilar utama (Rukun Islam)_
๐Ÿ _Kedua, Islam sebagai pedoman dan tingkah laku_

Intinya : Ajarkan kepada anak dan tuntun mereka untuk mengamalkan _RUKUN ISLAM serta ADAB SEORANG MUSLIM_

Maka pada Fase ini, tugas orangtua adalah yang _*"paling berat"*_ karena sesuai dengan perkataan Ali ibn Abi Thalib bahwa pada usia ini kita akan menjadikan anak sebagai _TAWANAN_. Ini adalah usia KRITIS untuk menjadikan anak mencintai agamanya serta menjalankannya sepenuh hati. Karena setelah masa ini berlalu, Ia akan menjadi seorang baligh yang akan menentukan sendiri pilihan hidupnya.

Masa ini sangat tepat untuk menjelaskan kepada anak mana yang boleh dan mana yang tidak boleh. Mana yang baik dan mana yang buruk. Bagaimana menambah ketaatan dan kecintaannya pada Allah. Tidak menyekutukanNya dengan suatu apapun. Bagaimana seharusnya kita shalat, bagaimana cara berpuasa, bagaimana cara berhaji, apa yang harus dizakatkan, apa itu sedekah, dan sebagainya. Bahkan perintah shalat pun Allah letakkan pada usia ini. Fase ini disebut _MUMAYYIZ_

Untuk persoalan Adab, hendaknya orangtua mulai dengan mengajari berdzikir sewaktu pagi dan sore. Biasakan ucapan _BISMILLAH_ setiap ingin melakukan sesuatu di depan anak, dan tutup dengan _HAMDALAH_.

Ajak p**a anak untuk berolahraga pada usia ini dan diniatkan untuk mendidik generasi muslim yang sehat rohani dan jasmani.

*Bersambung...*
๐Ÿฆ‹๐ŸŒธ๐Ÿฆ‹๐ŸŒธ๐Ÿฆ‹๐ŸŒธ๐Ÿฆ‹๐ŸŒธ๐Ÿฆ‹๐ŸŒธ๐Ÿฆ‹๐ŸŒธ
Tim Tema Diskusi Harian HSMN Pusat
[email protected]
๐ŸŒธ๐Ÿฆ‹๐ŸŒธ๐Ÿฆ‹๐ŸŒธ๐Ÿฆ‹๐ŸŒธ๐Ÿฆ‹๐ŸŒธ๐Ÿฆ‹๐ŸŒธ
๐Ÿ“šSumber :
Buku PENDIDIKAN CINTA UNTUK ANAK
Penulis : DR. Amani Ar-Ramadi
Penerbit : AQWAM
ใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐ
๐Ÿ”…๐Ÿ”†๐Ÿ”…๐Ÿ”†HSMN๐Ÿ”…๐Ÿ”†๐Ÿ”…๐Ÿ”†
ใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐ
๐Ÿ‘ฅFP : facebook.com/hsmuslimnusantara

Komunitas keluarga muslim untuk belajar parenting, home education, dan homeschooling.

12/07/2017

*MAKNA SURAT AR-RAHMAN YANG DIULANG*

_Bismillahirahmanirrahiim...._
***Didalam Surat Ar-Rahman ada pengulangan satu ayat yang berbunyi :

_*ููŽุจูุฃูŽูŠูู‘ ุขู„ุงุกู ุฑูŽุจูู‘ูƒูู…ูŽุง ุชููƒูŽุฐูู‘ุจูŽุงู†ู*_
ู**"Fabiayyi alaa'i rabbi-kumaa tukadzdzibaan"
*Artinya :* _"Maka Nikmat Tuhan-mu yang manakah yang ''Kamu Dustakan'?"_

โญ•**Kalimat ini diulang-ulang sebanyak 31x oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Apa gerangan makna kalimat tersebut ?

โญ•**Setelah Allah menguraikan beberapa nikmat yang dianugerahkan kepada kita, lalu Allah bertanya :
***"Maka Nikmat Tuhan-mu yang manakah yang Kamu Dustakan'?"*

โญ•**Menarik untuk diperhatikan bhw _*Allah menggunakan kata*_ _"DUSTA",_ bukan kata _"INGKAR"_

**Hal ini menunjukkan bahwa Nikmat yang Allah berikan kepada manusia itu tidak bisa diingkari.
Yang sering dilakukan manusia adalah 'Men-Dustakan' NYA.

***โญ•Dusta berarti 'Menyembunyikan Kebenaran'.

**Manusia sebenarnya tahu bahwa mereka telah *'Diberi Nikmat' oleh Allah*, tapi mereka 'menyembunyikan Kebenaran itu, sehingga mereka...
***MENDUSTAKANNYA....

โญ•**Bukankah kalau kita mendapat rezeki banyak, kita katakan bahwa itu karena hasil dari 'Kerja Keras' kita...???

โญ•**Kalau kita berhasil meraih gelar Sarjana S1/S2 bahkan S3, itu karena 'Otak Kita' yang cerdas...???

โญ•**Kalau kita sehat, jarang sakit, itu karena 'kepiawaian kita', kita 'Pandai Menjaga' Pola Makan & Rajin ber-Olah Raga, dsb.

โญ•**Semua nikmat yang kita peroleh seakan-akan hanya karena usaha kita, tanpa sadar, kita telah melupakan Peranan Allah,

ยป Kita sepelekan kehadiran Allah pada semua keberhasilan yang kita raih.
ยป kita dustakan bahwa sesungguhnya nikmat itu semuanya datang dari Allah.

*"Maka Nikmat Tuhan-mu yang manakah yang Kamu dustakan...?"*

โœ…Kita telah bergelimang kenikmatan :
ยป Harta,
ยป Pasangan Hidup,
ยป Anak2 yang telah kita miliki.

_*Semua Nikmat itu akan Ditanya pada Hari Kiamat Kelak.*_

_โญ•"Sungguh kamu pasti akan ditanya pada hari itu akan 'Nikmat' yang kamu peroleh saat ini"_
(QS At-Takatsur : 8)

โœ…Sudah siapkah kita menjawab & Mempertanggung Jawabkannya...???

_โญ•"Dan jika kamu menghitung Nikmat-nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan sanggup menghitungnya._
(QS An-Nahl : 18)

*โœ…Tidak patutkah kita Bersyukur Kepada-NYA...?*
ยป _Ucapkan Alhamdulillah._
ยป _Berhentilah mengeluh, apalagi membanggakan diri._
ยป _dan Jalani Hidup ini dengan ikhlas, tawadhu sebagai bagian dari ''Rasa Syukur'' kita._

๐ŸŒป *Reposted by RQ* ๐Ÿ

08/07/2017

Generasi Muzzammil dan Sonia

Di timeline bersliweran foto-foto Muzzamil dan Sonia yang (katanya) bikin baper para gadis dan mamak-mamak. Bagian mana yang paling bikin baper mak?
Waktu Muzzammil megang kening Sonia seraya mendoakannya?
Waktu Muzzammil ngelap keringat Sonia saat di pelaminan?
Atau waktu Muzzammil (nyoba) nggendong Sonia?

Apa? Semuanya bikin baper? *Puk-puk*
Sebagai sesama wanita, saya pahamlah perasaan patah hati itu. Akhwat jomblo mana yang ga pengen dapet imam masjid bersuara merdu dan berprestasi p**a. Jauh lebih berasa patah hatinya ketimbang ketika mas Siapa itu namanya dan mbak Endless love mengumumkan resepsi pernikahannya. Dan sebagai emak-emak, saya juga bisa ikut menjiwai patah hatinya para emak yang kehilangan calon mantu.

Baca undangan Muzzammil dan Sonia aja bikin merinding. Undangannya sholat subuh berjamaah, dilanjutkan dengan akad nikah. Untuk bisa bikin kita baper sebaper-bapernya seperti ini, Muzzammil engga kaya tahu bulat yang digoreng dadakan, jadi imam masjid Salman ITB yang memikat hati semua orang. Ada proses panjang sebelum itu. Ayah Muzzammil adalah seorang kepala sekolah, ibunya seorang guru MAN. Dua-duanya pendidik, bahkan ibunya adalah seorang pendidik ilmu agama. Muzzammil belajar ngaji dari umur 4 tahun. TK udah tamat iqro'. Masuk SD (Muzzammil masuk MIN) udah bisa baca quran. SD, SMP, SMA selalu ranking satu bahkan juara umum. Jadi ga heran klo bisa masuk ITB (alumni ITB mana suaranya, kenalkan saya alumni UNS.xixixi). Jadi imam masjid Salman ITB dari semester satu. Masyaalloh....

Coba lihat anak kita mak. Kita pengen punya mantu kaya Muzzammil. Atau kita pengen anak kita bisa mengikuti jejak Muzzammil. Lihat prosesnya mak. TK udah tamat iqro'. Anak saya mau masuk SD iqro' aja belum tamat. Klo lagi ngajarin iqro' emaknya ga sabaran. Pengennya diajarin sekali si anak langsung bisa baca quran lancar jaya.

Jadi imam masjid itu berarti hafalannya banyak mak. Ngga cukup juz 30 yang juga ngga lengkap-lengkap itu. Kita ngajarin anak buat hafalan sehari eh seminggu berapa kali? Atau biar belajar di sekolah aja lah. Emak udah capek dengan tugas domestik.

Jangankan ngajarin anak, tilawah sendiri aja belepotan. Niat tilawah, kepikiran piring kotor. Nyuci dulu. Anak numpahin susu. Ngepel dulu. Anak minta makan.nyuapin dulu. Udah sore, waktunya mandi. Mandiin anak. Nemenin belajar sambil kutak-katik hp, ngobrol seru di grup. Anak tidur, suami p**ang. Nemenin suami. Tidur. Bangun udah pagi. Tilawah? Eh iya, belum jadi tilawah ya. Ibu Muzzammil udah pasti ngga kaya gitu mak.

Dan Sonia, siapa dia? Sonia adalah salah satu admin ODOLA (one day one line akhwat). Sehari ngapalin ayat quran satu baris mak. Laki-laki yang baik untuk wanita yang baik. Alloh milihin Sonia buat Muzzammil karena mereka sekufu. Satu level gitu.

Kita pengen punya mantu kaya Muzzammil, maka anak kita juga harus kaya Sonia yang sekufu dengan Muzzammil. Untuk bisa punya anak seperti Muzzammil dan Sonia, kita harus kerja keras mak, ga cukup dengan mimpi dan harapan.

Lawan kantuk demi nyimak bacaan quran anak-anak. Lawan capek demi nyimak murojaah anak-anak. Klo kita juz 30 aja ilang-ilangan, maka anak kita harus bisa hafal 30 juz. Aamiin.
Berat mak. Siapa bilang enteng? Kalo enteng, akan banyak bertebaran Muzzammil-muzzammil di dunia ini dan kita ga bakalan baper hanya karena Muzzammil menemukan tulang rusuknya. Memang berat mencetak generasi Muzzammil dan Sonia. Tapi Alloh udah naruh surga di telapak kaki kita mak. Ga mungkin kan Alloh naruh surga yang diimpikan semua orang begitu aja di kaki kita. Ada harga yang harus dibayar.

Minta mak, minta sama Alloh agar kita dimampukan mencetak generasi Muzzammil dan Sonia.

Jangan lelah mak, jangan lelah mengenalkan quran ke anak-anak kita. Meskipun jalannya tak mulus, meskipun di bangku SD anak kita masih berkutat di iqro' jilid 2, jangan lelah, Alloh melihat semua usaha kita. Jangan lelah...

*Menasihati diri sendiri di akhir liburan
emak-emak yang tidak diketahui namanya

05/07/2017

*ANAK ADALAH ASURANSI TERBAIK*

_Oleh : Ust. Budi Ashari. Lc_

Bukti cinta orang tua sepanjang jalan adalah mereka memikirkan masa depan anaknya. Mereka tidak ingin anak-anak kelak hidup dalam kesulitan. Persiapan harta pun dipikirkan masak-masak dan maksimal.

Para orang tua sudah ada yang menyiapkan tabungan, asuransi bahkan perusahaan. Rumah pun telah dibangunkan, terhitung sejumlah anak-anaknya. Ada juga yang masih bingung mencari-cari bentuk penyiapan masa depan terbaik. Ada yang sedang memilih perusahaan asuransi yang paling aman dan menjanjikan. Tetapi ada juga yang tak tahu harus berbuat apa karena ekonomi hariannya pun pas-pasan bahkan mungkin kurang.

Bagi yang telah menyiapkan tabungan dan asuransi, titik terpenting yang harus diingatkan adalah jangan sampai kehilangan Allah. Hitungan detail tentang biaya masa depan tidak boleh menghilangkan Allah yang Maha Tahu tentang masa depan. Karena efeknya sangat buruk. Kehilangan keberkahan. Jika keberkahan sirna, harta yang banyak tak memberi manfaat kebaikan sama sekali bagi anak-anak kita.

Lihatlah kisah berikut ini:

Dalam buku Alfu Qishshoh wa Qishshoh oleh Hani Al Hajj dibandingkan tentang dua khalifah di jaman Dinasti Bani Umayyah: Hisyam bin Abdul Malik dan Umar bin Abdul Aziz. Keduanya sama-sama meninggalkan 11 anak, laki-laki dan perempuan. Tapi bedanya, Hisyam bin Abdul Malik meninggalkan jatah warisan bagi anak-anak laki masing-masing mendapatkan 1 juta Dinar. Sementara anak-anak laki Umar bin Abdul Aziz hanya mendapatkan setengah dinar.

Dengan peninggalan melimpah dari Hisyam bin Abdul Malik untuk semua anak-anaknya ternyata tidak membawa kebaikan. Semua anak-anak Hisyam sepeninggalnya hidup dalam keadaan miskin. Sementara anak-anak Umar bin Abdul Aziz tanpa terkecuali hidup dalam keadaan kaya, bahkan seorang di antara mereka menyumbang fi sabilillah untuk menyiapkan kuda dan perbekalan bagi 100.000 pas**an penunggang kuda.

Apa yang membedakan keduanya? KEBERKAHAN.

Kisah ini semoga bisa mengingatkan kita akan bahayanya harta banyak yang disiapkan untuk masa depan anak-anak tetapi kehilangan keberkahan. 1 juta dinar (hari ini sekitar Rp 2.000.000.000.000,-) tak bisa sekadar untuk berkecukupan apalagi bahagia. Bahkan mengantarkan mereka menuju kefakiran.

Melihat kisah tersebut kita juga belajar bahwa tak terlalu penting berapa yang kita tinggalkan untuk anak-anak kita. Mungkin hanya setengah dinar (hari ini sekitar Rp 1.000.000,-) untuk satu anak kita. Tapi yang sedikit itu membaur dengan keberkahan. Ia akan menjadi modal berharga untuk kebesaran dan kecukupan mereka kelak. Lebih dari itu, membuat mereka menjadi shalih dengan harta itu.

Maka ini hiburan bagi yang hanya sedikit peninggalannya.

Bahkan berikut ini menghibur sekaligus mengajarkan bagi mereka yang tak punya peninggalan harta. Tentu sekaligus bagi yang banyak peninggalannya.

Bacalah dua ayat ini dan rasakan kenyamanannya,

Ayat yang pertama,

ูˆูŽุฃูŽู…ู‘ูŽุง ุงู„ู’ุฌูุฏูŽุงุฑู ููŽูƒูŽุงู†ูŽ ู„ูุบูู„ูŽุงู…ูŽูŠู’ู†ู ูŠูŽุชููŠู…ูŽูŠู’ู†ู ูููŠ ุงู„ู’ู…ูŽุฏููŠู†ูŽุฉู ูˆูŽูƒูŽุงู†ูŽ ุชูŽุญู’ุชูŽู‡ู ูƒูŽู†ู’ุฒูŒ ู„ูŽู‡ูู…ูŽุง ูˆูŽูƒูŽุงู†ูŽ ุฃูŽุจููˆู‡ูู…ูŽุง ุตูŽุงู„ูุญู‹ุง ููŽุฃูŽุฑูŽุงุฏูŽ ุฑูŽุจู‘ููƒูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุจู’ู„ูุบูŽุง ุฃูŽุดูุฏู‘ูŽู‡ูู…ูŽุง ูˆูŽูŠูŽุณู’ุชูŽุฎู’ุฑูุฌูŽุง ูƒูŽู†ู’ุฒูŽู‡ูู…ูŽุง ุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู‹ ู…ูู†ู’ ุฑูŽุจู‘ููƒูŽ

โ€œAdapun dinding rumah adalah kepunyaan dua orang anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua, sedang ayahnya adalah seorang yang shalih, maka Tuhanmu menghendaki agar supaya mereka sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanannya itu, sebagai rahmat dari Tuhanmu.โ€ (Qs. Al Kahfi: 82)

Ayat ini mengisahkan tentang anak yatim yang hartanya masih terus dijaga Allah, bahkan Allah kirimkan orang shalih yang membangunkan rumahnya yang nyaris roboh dengan gratis. Semua penjagaan Allah itu sebabnya adalah keshalihan ayahnya saat masih hidup.

Al Qurthubi rahimahullah menjelaskan,

โ€œAyat ini menunjukkan bahwa Allah taโ€™ala menjaga orang shalih pada dirinya dan pada anaknya walaupun mereka jauh darinya. Telah diriwayatkan bahwa Allah taโ€™ala menjaga orang shalih pada tujuh keturunannya.โ€

Ibnu Katsir rahimahullah dalam tafsirnya menukil kalimat Hannadah binti Malik Asy Syaibaniyyah,

โ€œDisebutkan bahwa kedua (anak yatim itu) dijaga karena kesholehan ayahnya. Tidak disebutkan kesholehan keduanya. Antara keduanya dan ayah yang disebutkan keshalihan adalah 7 turunan. Pekerjaannya dulu adalah tukang tenun.โ€

Selanjutnya Ibnu Katsir menerangkan,

โ€œKalimat: (dahulu ayah keduanya orang yang sholeh) menunjukkan bahwa seorang yang shalih akan dijaga keturunannya. Keberkahan ibadahnya akan melingkupi mereka di dunia dan akhirat dengan syafaat bagi mereka, diangkatnya derajat pada derajat tertinggi di surga, agar ia senang bisa melihat mereka, sebagaimana dalam Al Quran dan Hadits. Said bin Jubair berkata dari Ibnu Abbas: kedua anak itu dijaga karena keshalihan ayah mereka. Dan tidak disebutkan kesholehan mereka. Sebagaimana yang telah dijelaskan bahwa ia adalah ayahnya jauh. Wallahu Aโ€™lam

Ayat yang kedua,

ุฅูู†ู‘ูŽ ูˆูŽู„ููŠู‘ููŠูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ู†ูŽุฒู‘ูŽู„ูŽ ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจูŽ ูˆูŽู‡ููˆูŽ ูŠูŽุชูŽูˆูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ุตู‘ูŽุงู„ูุญููŠู†ูŽ

โ€œSesungguhnya pelindungku ialahlah Yang telah menurunkan Al Kitab (Al Quran) dan Dia melindungi orang-orang yang saleh.โ€ (Qs. Al Aโ€™raf: 196)

Ayat ini mengirimkan keyakinan pada orang beriman bahwa Allah yang kuasa menurunkan al Kitab sebagai bukti rahmatNya bagi makhlukNya, Dia p**a yang akan mengurusi, menjaga dan menolong orang-orang shalih dengan kuasa dan rahmatNya. Sekuat inilah seharusnya keyakinan kita sebagai orang beriman. Termasuk keyakinan kita terhadap anak-anak kita sepeninggal kita.

Untuk lebih jelas, kisah orang mulia berikut ini mengajarkan aplikasinya.

Ketika Umar bin Abdul Aziz telah dekat dengan kematian, datanglah Maslamah bin Abdul Malik. Ia berkata, โ€œWahai Amirul Muโ€™minin, engkau telah mengosongkan mulut-mulut anakmu dari harta ini. Andai anda mewasiatkan mereka kepadaku atau orang-orang sepertiku dari masyarakatmu, mereka akan mencukupi kebutuhan mereka.โ€

Ketika Umar mendengar kalimat ini ia berkata, โ€œDudukkan saya!โ€

Mereka pun mendudukkannya.

Umar bin Abdul Aziz berkata, โ€œAku telah mendengar ucapanmu, wahai Maslamah. Adapun perkataanmu bahwa aku telah mengosongkan mulut-mulut anakku dari harta ini, demi Allah aku tidak pernah mendzalimi hak mereka dan aku tidak mungkin memberikan mereka sesuatu yang merupakan hak orang lain. Adapun perkataanmu tentang wasiat, maka wasiatku tentang mereka adalah: ((ุฅูู†ู‘ูŽ ูˆูŽู„ููŠู‘ููŠูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ู†ูŽุฒู‘ูŽู„ูŽ ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจูŽ ูˆูŽู‡ููˆูŽ ูŠูŽุชูŽูˆูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ุตู‘ูŽุงู„ูุญููŠู†ูŽ)). Anaknya Umar satu dari dua jenis: shalih maka Allah akan mencukupinya atau tidak sholeh maka aku tidak mau menjadi orang pertama yang membantunya dengan harta untuk maksiat kepada Allah.โ€ (Umar ibn Abdil Aziz Maโ€™alim At Tajdid wal Ishlah, Ali Muhammad Ash Shalaby)

Begitulah ayat bekerja pada keyakinan seorang Umar bin Abdul Aziz. Ia yang telah yakin mendidik anaknya menjadi shalih, walau hanya setengah dinar hak anak laki-laki dan seperempat dinar hak anak perempuan, tetapi dia yakin pasti Allah yang mengurusi, menjaga dan menolong anak-anak sepeninggalnya. Dan kisah di atas telah menunjukkan bahwa keyakinannya itu benar.

Umar bin Abdul Aziz sebagai seorang khalifah besar yang berhasil memakmurkan masyarakat besarnya. Tentu dia juga berhak untuk makmur seperti masyarakatnya. Minimal sama, atau bahkan ia punya hak lebih sebagai pemimpin mereka. Tetapi ternyata ia tidak meninggalkan banyak harta. Tak ada tabungan yang cukup. Tak ada usaha yang mapan. Tak ada asuransi seperti hari ini.

Tapi tidak ada sedikit pun kekhawatiran. Tidak tersirat secuil pun rasa takut. Karena yang disyaratkan ayat telah ia penuhi. Ya, anak-anak yang shalih hasil didikannya.

Maka izinkan kita ambil kesimp**annya:

Bagi yang mau meninggalkan jaminan masa depan anaknya berupa tabungan, asuransi atau perusahaan, simpankan untuk anak-anak dari harta yang tak diragukan kehalalannya.
Hati-hati bersandar pada harta dan hitung-hitungan belaka. Dan lupa akan Allah yang Maha Mengetahui yang akan terjadi.
Jaminan yang paling berharga โ€“bagi yang berharta ataupun yang tidak-, yang akan menjamin masa depan anak-anak adalah: keshalihan para ayah dan keshalihan anak-anak.
Dengan keshalihan ayah, mereka dijaga.

Dan dengan keshalihan anak-anak, mereka akan diurusi, dijaga, dan ditolong Allah.

05/07/2017

๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
Cerita I ; (Surah 1 โ€“ 10 )
Aku membaca Al-Qurโ€™an dimulai dengan PEMBUKAAN. Kebetulan waktu itu tetanggaku sedang memotong SAPI BETINA untuk KELUARGA IMRAN yang punya anak wanita bernama AN NISA. Ia lapar makan HIDANGAN, sisanya ia berikan untuk BINATANG TERNAK yang berkandang di TEMPAT-TEMPAT YANG TINGGI, di sana dibagikan HARTA RAMPASAN PERANG yang dilakukan setelah TAUBAT seperti taubatnya YUNUS.

NO KRONOLOGI CERITA
1) PEMBUKAAN โ€“ AL FATIHAH, 2) SAPI BETINA โ€“ AL BAQOROH, 3) KELUARGA IMRAN โ€“ ALI IMRAN, 4) AN NISA (WANITA) โ€“ AN NISA, 5) HIDANGAN โ€“ AL MAIDAH, 6) BINATANG TERNAK โ€“ AL ANโ€™AM, 7) TEMPAT โ€“ TEMPAT YANG TINGGI โ€“ AL Aโ€™ROF, 8). HARTA RAMPASAN PERANG โ€“ AL ANFAL, 9) TAUBAT โ€“ AT TAUBAH, 10) YUNUS โ€“ YUNUS
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
Cerita II ; (Surah 11 โ€“ 20 )
HUD dan YUSUF disambar PETIR saat IBRAHIM sedang berada di PEGUNUNGAN HIJR tempat dimana LEBAH memulai PERJALANAN MALAM menuju ke GUA tempat bersembunyinya MARYAM dan TOHA

NO KRONOLOGI CERITA
11) HUD โ€“ HUD, 12) YUSUF โ€“ YUSUF, 13). PETIR โ€“ AR RAโ€™D, 14) IBRAHIM โ€“ IBRAHIM, 15) PEGUNUNGAN HIJR โ€“ AL HIJR, 16) LEBAH โ€“ AN NAHL, 17) PER-JALANAN MALAM โ€“ AL ISROโ€™, 18) GUA โ€“ AL KAHFI, 19) MARYAM- MARYAM, 20) TOHA โ€“ TOHA.
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
Cerita III ; (Surah 21 -30 )
PARA NABI pergi HAJI bersama ORANG โ€“ ORANG BERIMAN berpakaian putihโ€“putih sehingga laksana CAHAYA yang menjadi PEMBEDA antara YANG BENAR DAN BATHIL seperti ceritanya PARA PENYAIR tentang SEMUT dalam buku KISAH โ€“ KISAH dan juga tentang LABA โ€“ LABA yang menyerang BANGSA ROMAWI.

NO KRONOLOGI CERITA
21) PARA NABI โ€“ AL ANBIYA, 22) HAJI โ€“ AL HAJJ, 23) ORANG โ€“ ORANG BER-IMAN โ€“ AL MUโ€™MINUN, 24) CAHAYA โ€“ AN NUR, 25) PEMBEDA ANTARA YANG BENAR DAN BATHIL โ€“ AL FURQON, 26) PARA PENYAIR โ€“ ASY SYUโ€™ARO, 27) SEMUT โ€“ AN NAML, 28) KISAH - KISAH โ€“ AL QOSHOSH, 29) LABA- LABA โ€“ AL โ€˜ANKABUT, 30) BANGSA ROMAWI โ€“ AR RUM.
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
Cerita IV ; (Surah 31 - 40)
LUKMAN tidak ber SUJUD dikaki GOLONGAN YANG BERSEKUTU dengan KAUM SABAโ€™ yang tidak beriman kepada yang maha PENCIPTA. Sementara YASIN menyiapkan umat YANG BERSHAF-SHAF membentuk huruf SHOD dengan ROMBONGAN-ROMBONGAN menjadi ORANG YANG BERIMAN

NO KRONOLOGI CERITA
31) LUKMAN โ€“ LUQMAN 32) SUJUD - AS SAJDAH 33) GOLONGAN YANG BERSEKUTU โ€“ AL AHZAB 34) KAUM SABAโ€™ โ€“ SABAโ€™ 35) PENCIPTA - FATIR. 36) YASIN - YASIN 37) YANG BERSHAF-SHAF โ€“ AS SAFFAT 38) SHOD โ€“ SHOD 39) ROMBONGAN-ROMBONGAN โ€“ AZ ZUMAR 40) ORANG YANG BERIMAN โ€“ AL MUโ€™MIN
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
Cerita V ; (Surah 41 - 50 )
YANG DIJELASKAN dalam MUSYAWARAH itu tentang hukum PERHIASAN bukan tentang KABUT disekeliling orang YANG BERLUTUT di BUKIT-BUKIT PASIR, saat MUHAMMAD mendapat KEMENANGAN atas KAMAR-KAMAR yang bertuliskan huruf QOF.

NO KRONOLOGI CERITA
41) YANG DIJELASKAN - FUSSILAT 42) MUSYAWARAH โ€“ ASY SYURA 43) PERHIASAN โ€“ AZ ZUKHRUF 44) KABUT โ€“ AD DUKHAN 45) YANG BERLUTUT โ€“ AL JASIYAH 46) BUKIT-BUKIT PASIR โ€“ AL AHQOF 47) MUHAMMAD โ€“ MUHAMMAD 48) KEMENANGAN โ€“ AL FATH 48) KAMAR-KAMAR โ€“ AL HUJURAT 50) QOF - QOF
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
Cerita VI ; (Surah 51 - 60 )
ANGIN YANG MENERBANGKAN menghembus ke BUKIT saat BINTANG dan BULAN bersinar sebagai bukti kuasa YANG MAHA PEMURAH yang akan mendatangkan HARI KIAMAT menghancurkan BESI pada saat WANITA YANG NENGAJUKAN GUGATAN mengalami PENGUSIRAN sebagaimana yang menimpa PEREMPUAN YANG DIUJI

NO KRONOLOGI CERITA
51) ANGIN YANG MENERBANGKAN โ€“ ADZ DZARIYAT 52) BUKIT โ€“ ATH THUR 53) BINTANG โ€“ AN NAJM 54) BULAN โ€“ AL QOMAR 55) YANG MAHA PEMURAH โ€“ AR RAHMAN 56) HARI KIAMAT AL WAQIโ€™AH 57) BESI โ€“ AL HADID 58) WANITA YANG NENGAJUKAN GUGATAN โ€“ AL MUJADILAH 59) PENGUSIRAN โ€“ AL HASYR 60) PEREMPUAN YANG DIUJI - AL MUMTAHANAH
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
Cerita VII ; (Surah 61 - 70 )
BARISAN orang beriman pada HARI JUMโ€™AT berbada dengan ORANG-ORANG MUNAFIK saat HARI DITAMPAKKAN KESALAHAN-KESALAHAN orang yang s**a TALAK dalam pernikahan dan Allah MENGHARAMKAN pelimpahan KERAJAAN secara tertulis dengan PENA pada HARI KIAMAT yang tidak ada lagi TEMPAT-TEMPAT NAIK bagi amal sholih.

NO KRONOLOGI CERITA
61) BARISAN - ASH SHAF 62) HARI JUMโ€™AT โ€“ AL JUMUโ€™AH 63) ORANG-ORANG MUNAFIK โ€“ AL MUNAAFIQUN 64) HARI DITAMPAKKAN KESALAHAN-KESALAHAN โ€“ AT TAGHOBUN 65) TALAK - ATH THOLAQ 66) MENGHARAMKAN โ€“ AT TAHRIM 67) KERAJAAN โ€“ AL MULK 68) PENA โ€“ AL QALAM 69) HARI KIAMAT โ€“ AL HAQQAH 70) TEMPAT-TEMPAT NAIK. - AL MAโ€™ARIJ.
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
Cerita VIII ; ( Surah 71 - 80 )
NUH diganggu JIN saat ORANG YANG BERSELIMUT dan ORANG YANG BERKEMUL tertidur p**as tidak menyadari datangnya KIAMAT ketika MANUSIA didatangkan MALAIKAT YANG DIUTUS menyampaikan BERITA BESAR tentang kematian yang dibawa MALAIKAT-MALAIKAT YANG MENCABUT nyawa sedangkan IA BERMUKA MASAM.

NO KRONOLOGI CERITA
71)NUH โ€“ NUH 72) JIN AL โ€“ JINN 73) ORANG YANG BERSELIMUT - AL MUZZAMMIL 74) ORANG YANG BERKEMUL โ€“ AL MUDATSIR 75) KIAMAT - AL QIYAMAH 76) MANUSIA AL INSAN 77) MALAIKAT YANG DIUTUS โ€“ AL MURSALAT 78) BERITA BESAR โ€“ AN NABAโ€™ 79) MALAIKAT-MALAIKAT YANG MENCABUT โ€“ AN NAAZIโ€™AT 80) IA BERMUKA MASAM. โ€“ โ€˜ABASA
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
Cerita IX ; ( Surah 81 - 90 )
Gempa MENGGULUNG bumi hingga TERBELAH dan orang-ORANG YANG CURANG pun ikut TERBELAH hancur lebur menjadi GUGUSAN BINTANG diantara nya bintang YANG DATANG DIMALAM HARI atas kuasa YANG PALING TINGGI pada HARI PEMBALASAN tidak akan muncul FAJAR di NEGERI manapun

NO KRONOLOGI CERITA
81) MENGGULUNG โ€“ AT TAKWIR 82) TERBELAH โ€“ AL INFITHAR 83) ORANG-ORANG YANG CURANG โ€“ AL MUTHAFFIFIN 84) TERBELAH AL INSYIQAQ 85) GUGUSAN BINTANG โ€“ AL BURUJ 86) YANG DATANG DIMALAM HARI โ€“ ATH THARIQ 87) YANG PALING TINGGI โ€“ AL Aโ€™LA 88) HARI PEMBALASAN โ€“ AL GHASYIYAH 89) FAJAR - AL FAJRI 90) NEGERI - AL BALAD
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
Cerita X ; ( Surah 91 - 99 )
MATAHARI tenggelam saat MALAM telah tiba . sementara di WAKTU DHUHA Allah MELAPANGKAN rizki setiap muslim dan menumbuhkan BUAH TIN seperti tumbuhnya manusia yang berasal dari SEGUMPAL DARAH tanpa KEMULIAAN sedikitpun sebagai BUKTI akan akan terjadi KEGONCANGAN dunia

NO KRONOLOGI CERITA
91)MATAHARI โ€“ ASY SYAMS 92) MALAM - AL LAIL 93) WAKTU DHUHA โ€“ ADH DHUHA 94) MELAPANGKAN โ€“ AL INSYIRAH 95) BUAH TIN - AT TIN 96) SEGUMPAL DARAH โ€“ AL โ€˜ALAQ 97) KEMULIAAN โ€“ AL QODAR 98) BUKTI - AL BAYYINAH 99) KEGONCANGAN โ€“ AL ZALZALAH
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
Cerita XI ; ( Surah 100 - 114 )
KUDA PERANG YANG BERLARI KENCANG pada HARI KIAMAT tidak lagi untuk BERMEGAH-MEGAHAN pada MASA itu si PENGUMPAT diinjak-injak GAJAH milik SUKU QURAISY tanpa menyisakan BARANG-BARANG YANG BERGUNA sedikitpun, apalagi NIโ€™MAT YANG BANYAK semuanya akan menjauh dari ORANG-ORANG KAFIR tanpa mendapat PERTOLONGAN dari GEJOLAK API yang membakar karena tidak MEMURNIKAN KEESAAN ALLAH yang sejak WAKTU SUBUH semua MANUSIA telah melaksanakannya.

NO KRONOLOGI CERITA
100) KUDA PERANG YANG BERLARI KENCANG โ€“ AL ;ADIYAT 101) HARI KIAMAT - AL QORIโ€™AH 102) BERMEGAH-MEGAHAN โ€“ AL TAKATSUR 103) MASA โ€“ AL โ€˜ASHR 104) PENGUMPAT โ€“ AL HUMAZAH 105) GAJAH โ€“ AL FIIL 106) SUKU QURAISY โ€“ AL QURAISY 107) BARANG-BARANG YANG BERGUNA โ€“ AL MAโ€™UN 108) NIโ€™MAT YANG BANYAK โ€“ AL KAUTSAR 109) ORANG-ORANG KAFIR โ€“ AL KAAFIRUN 110) PERTOLONGAN - AL NASHR 111) GEJOLAK API โ€“ AL LAHAB 112) MEMURNIKAN KEESAAN ALLAH โ€“ AL IKHLAS 113) WAKTU SUBUH โ€“ AL FALAQ 114) MANUSIA โ€“ AN NAS
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ
๐Ÿ’ฅโšกโœจ๐ŸŒŸโญ๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐Ÿ’ซโญ๐ŸŒŸโœจโšก๐Ÿ’ฅ

Assalamualaikum wr wb, alhamdulillah Sekolah Ibu cabang Sawojajar angkatan 2, 2pertemuan lagi akan berakhir.Dan..Bismill...
19/01/2017

Assalamualaikum wr wb, alhamdulillah Sekolah Ibu cabang Sawojajar angkatan 2, 2pertemuan lagi akan berakhir.

Dan..Bismillah pendaftaran angkatan ke 3 sudah bisa dimulai.

Mari daftarkan diri ibu-ibu sholihah bergabung dalam Sekolah Ibu cabang Sawojajar angkatan ke 3.

::Kata Psikolog, Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Bermain::SAHABAT KELUARGA- Menghadapi anak balita yang rewel atau sus...
06/12/2016

::Kata Psikolog, Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Bermain::

SAHABAT KELUARGA- Menghadapi anak balita yang rewel atau susah saat makan, banyak orang tua yang mencari cara praktis, yang penting anak makan. Cara yang sering dilakukan antara lain sambil main, sambil jalan-jalan sampai memberikan mainan game atau ngotak-ngatik handphone.

Sepintas, cara-cara seperti itu efektif membuat anak dapat makan. Tapi dalam jangka panjang, justru cara tersebut malah membuat anak tambah susah makan.

Menurut psikolog anak dan keluarga dari Klinik Terpadu Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Anna Surti Ariani, saat anak diajak melakukan aktivitas lain selagi makan, secara tidak sadar hal itu justru akan semakin membuat anak susah makan.

"Dengan mengajak anak berjalan-jalan atau sambil bermain, malah membuat anak tidak sadar bahwa dia sebenarnya sedang makan. Dia jadi tidak menikmati makanan," ungkap Nina, sapaan akrabnya.

Kebiasaan mengajak anak jalan-jalan atau melakukan aktivitas lain saat makan, menurut Nina, membuat anak akan sulit berkonsentrasi. Padahal, salah satu trik besar untuk mengajarkan konsentrasi dan fokus pada anak-anak adalah saat makan.

"Dalam satu hari, anak akan makan tiga kali. Sebagai orang tua, waktu tersebut adalah kesempatan besar untuk mengembangkan aberagam hal melalui proses makan, misalnya pembentukan kepribadian dan kecerdasan," ujarnya.

Nina memberikan beberapa contoh yang bisa dilakukan para orang tua untuk melatih konsentrasi anak saat makan. Misalnya, dengan bertanya soal warna yang ada pada piring makanan, atau bertanya tentang jumlah potongan sayur atau lauk pauk lain yang ia makan.

"Hal itu bisa menarik kembali perhatian anak pada makanan, sekaligus menstimulasi otak anak, karena kita mengenalkan warna, angka, bentuk, dan rasa," katanya.

Cara lain yang disarankan Nina untuk melatih konsentrasi anak adalah dengan bertanya soal rasa makanan. Ketika sang anak menyuap satu sendok makanan ke mulutnya, orang tua bisa memperhatikan lauk apa saja yang ia suap.

โ€œNah, setelah makan, tanyakan pada si anak, coba rasakan atau temukan kentang di mulutmu? Coba temukan wortel di mulutmu?". Dengan begitu, anak akan berpikir, mana ya wortelnya? mana ya kentangnya?," jelasnya.

Tips lain, lanjutnya, melakukan negosiasi dengan anak. Misalnya, dalam satu kali makan, anak hanya punya maksimal lima kali jalan-jalan.

"Kalau sudah habis (jatah jalan-jalannya), dia tidak bisa jalan-jalan kecuali makanannya habis. Lama-lama, jumlah itu dikurangi menjadi dua kali, dan akhirnya sampai pada tahap tidak boleh makan sambil jalan-jalan," katanya.

Selain untuk melatih konsentrasi, proses makan juga bisa digunakan untuk meningkatkan interaksi sosial anak.

"Misalnya, ketika makan bersama-sama, anak diajarkan bahwa saat makan itu ada etikanya, seperti tidak mengambil makan terlalu banyak, harus memerhatikan apakah orang lain sudah ambil makan atau belum," ujarnya. Yanuar Jatnika

http://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/laman/index.php?r=tpost%2Fxview&id=3560

Situs web Pendidikan Keluarga. Diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Tulisan Indah dari Aa Gym Bagus banget baca sampai habis ya:---------------------Kalau ada orang muslim dukung ahox kare...
06/12/2016

Tulisan Indah dari Aa Gym
Bagus banget baca sampai habis ya:
---------------------
Kalau ada orang muslim dukung ahox karena katanya ahox bisa membangun.

maka sampaikanlah pada dia bahwa *firaun bisa membangun mesir menjadi negara gemerlap*, penduduknya hidup makmur tapi fir'aun menistakan Agama Allah, maka Allah hancurkan dia*

Kalau ada orang Muslim dukung ahox karena katanya ahox bisa membuat Jakarta menjadi modern.

maka sampaikanlah pada dia bahwa *namrud bisa membangun Messopotamia menjadi negara yang moderen, bangunan menjulang ke atas dengan teknologi canggih saat itu.
Hanya namrud menistakan Allah, maka Allah hancurkan dia.

Kalau ada orang Muslim dukung ahox karena katanya ahox bisa menjadikan hidup makmur,
maka sampaikanlah pada dia bahwa Bangsa saba' bisa membangun negerinya menjadi negara yang makmur, bebas korupsi*
*Dan kaum saba' menistakan Agama Allah, maka Allah hancurkan mereka..*

Percayalah orang yang selalu bersama Allah tidak akan pernah kehilangan apa apa,tapi orang yang kehilangan Allah maka ia akan kehilangan segalanya.

Saya tidak benci dengan orang non muslim dan etnis china, tapi Allah dengan firmanNya melarang saya untuk memilihnya sebagai pemimpin apalagi jika mereka berani menista agama kami.

Saya tidak ingin berdebat dengan Anda yang mendukung mereka, apalagi jika Anda yang orang islam.

Bagaimana saya bisa meyakinkan Anda, sedangkan Firman Allah saja anda tidak yakini dan Anda abaikan.

*Aa Gym

Jangan lupa share ya :)
-admin FP sekolah ibu-

Address

Gedung FUMM
Jagalan
654321

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sekolah Ibu posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category