28/10/2025
Kaum Muda,
Kawan-Kawan yang Menyala!
Hari ini, 97 tahun setelah Sumpah Pemuda, kita berdiri di titik krusial, tempat kita menengok kembali pada janji suci para pemuda 1928. Sebuah janji yang lahir dari rahim perjuangan, bertumpu pada satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa: Indonesia.
Kepada kalian, pemuda-pemudi masa kini yang mungkin merasa lalai, lemah, dan kehilangan arah, mari kita renungkan gema sejarah yang masih bergelora di relung hati bangsa ini. Saat itu, para pemuda bangkit dari sekat-sekat kedaerahan, merobohkan tembok primordialisme, dan merajut persatuan demi kemerdekaan. Mereka tak menunggu sempurna, tak menanti waktu yang ideal. Mereka berangkat dengan apa yang mereka punya: semangat membara, tekad tak tergoyahkan, dan mimpi akan Indonesia yang merdeka, adil, dan bermartabat.
Kini, di tahun 2025, kita tak lagi melawan penjajah bersenjata, tapi kita melawan penjajahan mental: rasa apatis, ketidakpedulian, dan kehilangan jati diri. Inilah saatnya menghidupkan kembali sumpah itu dalam aksi nyata: berani melangkah, berpikir kritis, berinovasi, bahu-membahu membangun negeri. Jadilah pemuda yang tak sekadar bangga dengan sejarah, tapi juga menciptakan sejarah baru.
Ingatlah, api Sumpah Pemuda tak pernah padam. Ia menunggu kita kaum muda untuk ikut menyala kembali . Jangan biarkan jiwa kalian lemah dan lalai. Bangkitlah, satukan langkah, dan jadikan 97 tahun ini sebagai momentum kebangkitan baru. Indonesia menunggu karya, gagasan, dan keberanian kalian. Seperti kata-kata B**g Karno, “Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncang dunia.”
Selamat merayakan Sumpah Pemuda. Jadilah bagian dari gelombang perubahan. Merdeka!