Kehidupan Hamba Allah

Kehidupan Hamba Allah belajar, menambah wawasan, tukar pengalaman, kisah kisah, quote quote dll.

Investasi akhirat
12/06/2026

Investasi akhirat

Bukti cinta yang paling nyata adalah doa
06/06/2026

Bukti cinta yang paling nyata adalah doa

DARI JALAN MAKSIAT MENUJU BAITULLAHKisah Taubat Al-Fudhail bin 'IyadhDahulu kala, di antara jalan sunyi yang menghubungk...
04/06/2026

DARI JALAN MAKSIAT MENUJU BAITULLAH
Kisah Taubat Al-Fudhail bin 'Iyadh

Dahulu kala, di antara jalan sunyi yang menghubungkan Abiward dan Sarkhas, dua kota di daerah khurasan, hiduplah seorang laki-laki, perompak tersohor, dia adalah Al-Fudhail bin 'Iyadh dan para musafir mengenalnya sebagai ahli maksiat.

Di masa silam, Nama yang sangat harum itu tidak dikenal sebagai ulama, tidak dikenal sebagai ahli ibadah, tetapi seseorang yang membuat perjalanan terasa mencekam, menahan napas ketika mendengarnya, bahkan membuat gentar orang yang harus melewati wilayahnya.

Namun, siapa sangka namanya menjadi ulama yang begitu masyhur, justru hanya dimulai dari kejadian suatu malam
Dikisahkan, Al-Fudhail pernah jatuh cinta kepada seorang perempuan.

Di suatu malam, dengan hati dipenuhi hasrat yang menggebu-gebu, dia memanjat dinding untuk menemui perempuan tersebut secara diam-diam.

Langkah demi langkah, Dinding demi dinding
Hingga tiba-tiba...

Di tengah malam yang begitu hening, dia mendengar seseorang melantunkan ayat suci Al-Qur'an :

أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنْ تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ

“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk tunduk hati mereka mengingat Allah?” (QS. al-Ḥadīd: 16)

ayat itu menembus, Bukan telinga, Tapi menyelinap dalam jiwanya.
Hatinya tersentuh, perasaannya terenyuh. Seakan- akan ayat itu dibaca bukan untuk siapa pun, namun hanya untuk dirinya
Al-Fudhail terhenti. Ia termangu dalam diam. Dengan tangan yang masih menempel pada dinding, dari bibirnya perlahan terucap kalimat yang mengubah seluruh jalan hidupnya
بَلَى يَا رَبِّ، قَدْ آنَ

“Benar wahai Tuhanku… sungguh waktunya telah tiba.”

Hanya dengan satu ayat, Tanpa dialog yang panjang. Tanpa perdebatan yang berbelit-belit dan khotbah atau ceramah.
Bersamaan dengan hati yang akhirnya berani jujur, ia pun membatalkan niatnya untuk bermaksiat dan memilih untuk pergi
Kemudian malam membawa dirinya singgah di sebuah bangunan yang hampir roboh, sementara di sana terdapat sekelompok musafir yang sedang beristirahat.

Al-Fudhail hanya diam, dia tidak mengenalkan dirinya, Kemudian ia mendengar percakapan mereka.

Sebagian berkata:

“Ayo kita lanjut perjalanan !.”

Yang lain menolak:

“Jangan sekarang, tunggu sampai pagi !. Karena Al-Fuḍhail sedang berada di jalan, nanti kita dirampok.”

Seketika Hening dan ucapan itu menusuknya seperti anak panah. Saat itu juga, akhirnya dia sadar.

Orang-orang yang bahkan tidak mengenal dirinya secara pribadi, hidup dalam rasa takut hanya karena namanya. Lalu batinnya mulai bertanya kepada dirinya sendiri:

“Aku mengarungi malam untuk bermaksiat kepada Allah, sementara di tempat ini ada kaum muslimin yang hidup dalam ketakutan karena ulahku. Tidaklah Allah mempertemukanku dengan mereka melainkan sebagai teguran agar aku menghentikan semua ini.”

Kemudian pada malam itu, seorang penyamun tersohor mengangkat tangannya, bukan untuk merampas, akan tetapi untuk berdoa:

اللَّهُمَّ إِنِّي قَدْ تُبْتُ إِلَيْكَ، وَجَعَلْتُ تَوْبَتِي مُجَاوَرَةَ الْبَيْتِ الْحَرَامِ

“Ya Allah, sungguh aku telah bertaubat kepada-Mu, dan aku jadikan taubatku dengan tinggal di dekat Baitul Haram.”

Sejak itu, akhirnya sejarah mengenang, bukan sebagai Al-Fudhail sang penyamun, namun sebagai Imam Al-Fudhail bin 'Iyadh
Seorang ahli ibadah, ulama besar, Seorang yang dengan kata-katanya menggugah dan menghidupkan hati manusia.

Hikmah yang dapat dipetik

“Kadang yang kita butuhkan bukan seribu nasihat, Namun cukup satu ayat yang datang di waktu yang tepat.”

Sumber: Al-Dzahabī, Siyar A'lām al-Nubalā', Juz 8, hlm. 423

Syekh Ibnu Atha'illah radhiyallahu 'anhu berpesan: ​أَصْلُ كُلِّ مَعْصِيَةٍ وَغَفْلَةٍ وَشَهْوَةٍ؛ الرِّضَا عَنِ النَّفْ...
02/06/2026

Syekh Ibnu Atha'illah radhiyallahu 'anhu berpesan:
​أَصْلُ كُلِّ مَعْصِيَةٍ وَغَفْلَةٍ وَشَهْوَةٍ؛ الرِّضَا عَنِ النَّفْسِ

​"Sumber segala kemaksiatan, ghoflah (lupa pada Allah), dan syahwat adalah ridho terhadap hawa nafsu.".

31/05/2026
Selamat hari raya idul Adha 🙏🙏🙏
27/05/2026

Selamat hari raya idul Adha 🙏🙏🙏

27/05/2026

Kebersihan sebagian dari iman

Enak itu ketika gampang menjalankan taat dan gampang meninggalkan maksiat
24/05/2026

Enak itu ketika gampang menjalankan taat dan gampang meninggalkan maksiat

18/05/2026

Lebih baik dihajar disini dari pada dibantai habis habisan disana

AWAL TIPU DAYA IBLISKetahuilah, bahwa awal tipu daya Iblis kepada manusia memalingkan mereka dari ilmu agama, karna ilmu...
13/05/2026

AWAL TIPU DAYA IBLIS

Ketahuilah, bahwa awal tipu daya Iblis kepada manusia memalingkan mereka dari ilmu agama, karna ilmu agama adalah cahaya. apabila iblis telah memadamkan lentera lentera cahaya mereka, maka dengan mudahnya Iblis memasukan mereka kedalam berbagai macam kegelapan sekehendaknya..

“Al Imam Ibnul Jauzi Rahimahullah dikitab talbis Iblis 1/289..”

Address

Grobogan

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kehidupan Hamba Allah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share