Ponpes Darul Qur'an Ash Shiddiqy Al Munawar

Ponpes Darul Qur'an Ash Shiddiqy Al Munawar

Share

Pondok putri Ash shiddiqy

11/09/2025

Menghafal Al-Qur’an itu memang nggak gampang. Cobaan pasti ada, entah rasa malas, godaan, atau hal-hal lain yang bikin semangat turun. Tapi justru di situlah letak perjuangannya—siapa yang kuat istiqomah, insyaAllah bakal dapat manisnya jadi penjaga kalamullah. ✨📖

Sekarang tinggal hitungan hari nih menuju Khotmil Qur’an angkatan ke-7 & Haul ke-6 Ibu Nyai Supriyah. Yuk sama-sama kita doakan semoga acaranya lancar penuh berkah, dan makin banyak generasi Qur’ani yang lahir dari sini. Semoga kita semua ketularan semangat para pejuang Al-Qur’an🙌🌸







/2027

02/05/2023
Tasmi 5 Juz santri Putri 19/12/2022

Live tasmi' 5 Juz
Nama : Eka Nurjannah binti bpak Somadi
Asal : Indramayu

Semoga kita semua mendapatkan keberkahan Al Qur'an ❤️

Tasmi 5 Juz santri Putri

06/03/2022

Tugas kita adalah berusaha dan memperbaik. Selalu ikhlas bekerja daripada apa yang dibayarkan kepada Anda saat ini, maka Anda akan meraih sebuah hasil yang berlipat ganda pada masa mendatang. Buat komitmen mulai hari ini untuk selalu memberikan yang terbaik, apa pun yang Anda kerjakan setiap hari.

05/03/2022

Termasuk bulan yang disunahkan puasa adalah Sya'ban, dalam hadits-hadits dijelaskan bahwa Nabi tidak pernah puasa disuatu bulan yang lebih banyak daripada bulan Sya'ban.

Tapi realitanya, bulan Sya'ban oleh sebagian orang di jadikan jalan buat banyak cari kebutuhan menjelang ramadhan, sehingga sebagian orang merasa berat puasa bulan Sya'ban.

Apakah ada amal yang setara puasa tersebut? Ada.

الطاعمُ الشَّاكرُ بمنزلةِ الصائمِ الصابرِ

"Orang makan yang bersyukur, pahalanya sama dengan orang puasa yang bersabar."

Maka bagi yang tidak puasa, perbanyaklah bersyukur terhadap nikmat makanannya. Selain itu, bulan Sya'ban adalah bulan shalawat, maka mari perbanyak shalawat.

اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد كما صليت على سيدنا ابراهيم وعلى آل سيدنا ابراهيم وبارك على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد كما باركت على سيدنا ابراهيم وعلى آل سيدنا ابراهيم

02/03/2022

Peristiwa Isra Mi'raj merupakan salah satu mukjizat agung yang dimiliki oleh Nabi Muhammad saw. Betapa tidak, hanya dalam satu malam Rasulullah melakukan perjalanan ke Makkah menuju Baitul Maqdis di Palestina dan dilanjut bertolak ke langit sampai ke Sidratul Muntaha. Berikut adalah enam fakta menarik di balik peristiwa Isra Mi'raj.
Pertama, pembelahan dada Nabi Muhammad saw untuk dibersihkan. Salah satu peristiwa menarik berkaitan dengan Isra Mi'raj adalah pembersihan jiwa Rasulullah secara simbolis, yaitu Allah mengutus Malaikat Jibril untuk membelah dadanya dan membersihkan hati Nabi dari potensi sifat buruk. Selain di momen Isra Mi'raj, ada tiga peristiwa serupa selama Nabi hidup, yaitu saat Nabi berusia empat tahun ketika berada di perkampungan Bani Sa'ad, saat Nabi berusia sepuluh tahun (mendekati usia taklif), dan saat Jibril membawa wahyu pengangkatan Nabi atau saat usianya mencapai 40 tahun.
Kedua, kendaraan buraq. Transportasi yang Nabi gunakan untuk menempuh perjalanan kilat Isra Mi'raj bernama buraq. Diriwayatkan bahwa ukuran tubuh kendaraan tersebut lebih kecil daripada kuda dan lebih besar dari bada bagal. Buraq melangkah sejauh matanya memandang.
Ketiga, ragam pendapat ulama soal Nabi melakukan Isra Mi'raj dengan jasad dan ruh. Ulama berselisih pendapat mengenai kondisi Nabi saat melakukan perjalanan dalam satu malam ini. Ada yang berpendapat Nabi Isra Mi'raj dengan ruhnya saja, ada yang mengatakan Isra Nabi dengan jasad dan ruh; sementara Mi’raj dengan ruh, dan ada p**a yang berargumen Nabi Isra Mi'raj dengan jasadnya saja.
Keempat, Nabi memilih meminum susu. Begitu Nabi selesai melaksanakan shalat di Masjidil Aqsha, ia diberi tiga gelas berisi tiga minuman yang berbeda, yaitu khamr, madu, dan susu. Minuman yang Nabi pilih adalah susu. Menurut al-Buthy, itu menjadi pertanda bahwa Islam adalah agama fitrah. Maksudnya, akidah dan semua hukum Islam sesuai dengan fitrah manusia. Tidak ada satu pun dari Islam yang bertentangan dengan tabiat asli manusia.
Kelima, Nabi berjumpa dengan Allah. Ibnu al-Qayyim al-Jauziyah, mengutip pendapat Ibnu Taimiyah, mengatakan bahwa Nabi Muhammad melihat Allah seperti melihat manusia. Artinya, dengan mata telanjang. Pendapat lain yang dikutip dari perkataan Ibnu Abbas, menyebutkan bahwa Nabi melihat Allah dengan multak dan dengan sanubarinya.
Keenam, Abu Bakar memperoleh gelar 'ash-shiddiq'. Keesokan hari setelah peristiwa Isra Mi'raj, Nabi mengabarkannya kepada penduduk Makkah. Alih-alih percaya, justru banyak masyarakat yang mengingkari dan mengejek Nabi. Saat itulah tampil Abu Bakar sebagai sahabat yang membenarkan apapun yang Nabi sampaikan. Sejak saat itu Abu Bakat mendapat julukkan 'ash-shiddiq'.
Rabu, 02 Maret 2022

01/03/2022

NASEHAT ORANG TUA YANG BIJAK TERHADAP ANAKNYA DI ZAMAN INTERNET YANG LAYAK DITULIS DENGAN TINTA EMAS

يا بني :
Wahai anakku.

إن جوجل ، والفيس بوك ، وتويتر ، والواتساب ، وجميع برامج التواصل ، بحرٌ عميق ، ضاعت فيه أخلاق الرجال ..!! وسقطت فيه العقول.

Sesungguhnya Google, Facebook, Twitter, WhatsApp dan media sosial lainnya itu ibarat samudera yang dalam, banyak orang yang akhlaqnya tenggelam (binasa) di dalamnya... dan akal mereka pun juga karam di dalamnya..

منهم الشاب ..ومنهم ذو الشيبة .

(Tak pandang usia) Ada yang muda, dan ada p**a yang telah beruban (tua).

وابتلعت أمواجه حياء العذارى ..وهلُك فيه خلقٌ كثير . فاحذر التوغل فيه

Gelombangnya telah menelan rasa malu para wanita2, dan banyak akhlak hancur di dalamnya... Maka itu, berhati-hatilah menyelam ke dalamnya.

وكن فيه كالنحلة ، لا تقف إلا على الطيب من الصفحات ، لتنفع بها نفسك أولاً ثم الآخرين ..

Jadilah engkau seperti lebah, yang hanya berhenti pada laman-laman (pages situs) yang baik, ambillah manfaatnya untuk dirimu pertama kali, baru kemudian untuk orang lain.

يا بني .
Wahai anakku...

لا تكن كالذباب يقف على كلّ شيئ ، الخبيث والطيب ، فينقل الأمراض من دون أن يشعر ..

Janganlah kau seperti lalat yang hinggap di segala sesuatu, yang jelek maupun yang baik,sehingga menyebarkan penyakit tanpa disadari.
يا بني .
Wahai anakku.

إن الإنترنت سوقٌ كبير ، ولا أحد يُقدم سلعته مجاناً ! فالكل يريد مقابلا !

Sesunggunya internet itu seperti pasar yang besar, tidak ada seorangpun yang menjajakan produknya dengan gratis!! Semuanya ingin bayaran!

فمنهم من يريد إفساد الأخلاق مقابل سلعته ..!!

Di antara mereka ada yang menginginkan kerusakan akhlak sebagai bayaran atas jualannya!!

ومنهم من يريد عرض فِكره المشبوه ..!!

Di antara mereka ada yang ingin mempromosikan pemikiran-pemikiran yang penuh kerancuan!!

ومنهم طالبُ الشهرة ..!! ومنهم المصلحين ..

Di antara mereka ada para pencari ketenaran..!! Meski ada p**a yang ingin melakukan perbaikan (mushlihûn)..!!

فلا تشتر حتى تتفحص السلع جيدا ..

Janganlah membeli sampai kau benar-benar memeriksa barang jualan mereka dengan baik.
يا بني:
Wahai anakku...

إياك وفتح الروابط ، فإن بعضها فخٌ وتدبير ، وشرٌ كبير ، وهكر وتهكير ، ودمارٌ وتدمير ..

Hati-hatilah engkau dari membuka suatu link (alamat situs), karena sebagian isinya adalah jebakan dan perangkap, keburukan yang besar, hack (retas) dan cracking (peretasan), serta attack (penyerangan) dan perusakan.

يا بني ..
Wahai anakku...

إياك ونشر النكات والإشاعات ، واحذر النسخ واللصق في المحرمات ..

Berhati-hatilah di dalam menyebarkan kelakar dan isu (berita yang tak pasti), dan waspadai aktivitas copy paste dalam perkara haram...

واعلم أن هذا الشيء يُتاجر لك في السيئات والحسنات ، فاختر بضاعتك قبل عرضها .. فإن المشتري لا يشاور ..

Ketahuilah bahwa perkara yang kau perdagangkan ini, ada yang jelek dan baik, karena itu pilihlah barang daganganmu sebelum kau menawarkannya, karena pembeli (sering kali membeli) tanpa meminta pertimbangan...

يا بني ..
Wahai anakku...

قبل أن تعلّق أو تشارك فكّر إن كان ذلك يُرضي الله تعالى أو يغضبه ...

Sebelum engkau berkomentar atau turut serta (dalam diskusi), maka pikirkan dulu apakah hal itu bakal diridhai Allah ataukah malah dimurkai-Nya...

يا بني ..

Wahai anakku...

لا تُعول على صداقة من لم تراه عينك ..!!

Jangan pernah mengandalkan persahabatan yang kau sendiri belum pernah melihatnya dengan matamu...

ولا تحكم على الرجال من خلال ما يكتبونه ..

Jangan menilai seseorang dari apa yang mereka tulis...

فإنهم متنكرون !!

Karena mereka ini adalah orang-orang yang tersamar (tidak diketahui pasti identitasnya)!!

فصُورهم مدبلجة ..!!

Foto-foto mereka pun hasil ‘edit’an..!!

وأخلاقهم مجملة ..!!

Akhlaq-akhaq bagus mereka hanya basa basi saja..!!
وكلماتهم منمقة ..!!

Perkataan mereka hanya hiasan saja!!

يرتدون الأقنعة ..!!

Mereka megenakan topeng-topeng (kepalsuan)..!!

ويكذبون بصدق ..!!

Mereka berdusta dengan pura-pura jujur..!!

فكم من رجل دين هو أكبر السفهاء ..!!

Betapa banyak orang yang (menampakkan) agama namun dia ternyata orang yang paling dungu..!

Karna siapapun di internet bisa menulis apa saja dan seringkali mereka tidak bertanggung jawab.

يارب..اياك نعبد واياك نستعين.....
Wahai Allah hanya kepadaMu aku menyembah dan hanya kepadaMu lah aku meminta pertolongan.

Copas : سيدة نور ليلا

28/02/2022

Perjalanan Isra’ Mi’raj merupakan peristiwa yang ‘sulit dinalar logika’. Bagaima mungkin, perjalanan sejauh itu hanya dtiempu dalam satu malam. Perjalanan dari Masjidil Haram menuju Baitul Maqdis, dan dari Baitul Maqdis menuju langit dunia sampai akhirnya Nabi Muhammad saw bertemu dengan Rabb-nya langsung, tanpa ada penghalang (hijab). Rasulullah menyadari kejadian yang dialaminya itu di luar nalar. Oleh karena itu beliau sudah berprasangka dan cemas terlebih dahulu, “Jangan-jangan umatku tidak akan mempercayai semua ini?” pikir Rasulullah. Tapi, bagaimana pun ini adalah kebenaran dan ini nyata. Beliau mengalami sendiri semua yang beliau rasakan pada perjalanan satu malam itu. Sebagai sebuah kebenaran, harus beliau sampaikan. Bukankah salah sifat wajib nabi adalah shiddiq (jujur) dan amanah (dapat dipercaya)? Beliau tetap harus menyampaikan kisah ini apa adanya; tidak ditambah-tambahi ataupun dikurangi. Peristiwa Isra’ Mi’raj ini merupakan ujian bagi umat Islam saat itu. Mereka yang tulus keimanannya, semakin bertambah iman. Sementara mereka yang imannya masih lemah, tidak sedikit yang menyatakan kufur.
Perjalanan Isra’ Mir’aj telah usai. Rasulullah saw turun ke langit dunia dan sampai di Makkah menjelang waktu subuh. Beliau memasuki masjid. Tapi, ada sesuatu yang mengganjal dalam diri Rasulullah. Jangan-jangan umatnya tidak akan mempercayainya? pikir beliau cemas.
Sampai Rasulullah bersedih. Lalu beliau duduk. Tiba-tiba Abu Jahal lewat dan menghampiri beliau. Abu Jahal duduk di samping Rasulullah.
Dengan nada seperti mengejek, Abu Jahal bertanya, “Apakah ada berita yang ajaib, Muhammad?!”
“Iya,” Jawab Rasulullah. “Apa itu,” tanya Abu Jahal penasaran. “Aku telah di-isra’kan tadi malam,” jawab Rasulullah.
“Ke mana?” tanya Abu Jahal.
“Ke Baitul Maqdis,” jawab Rasulullah.
“Loh kok, sepagi ini sudah berada di sini?” tanya Abu Jahal semakin penasaran. Bagaimana mungkin perjalanan sejauh itu ditempuh hanya dalam satu malam.
“’Iya,” jawab Rasulullah.
Abu Jahal tidak mengingkari apa yang diucapkan Rasulullah. Jika begitu, ia khawatir Rasulullah akan berpaling. Justru ini kesempatan baginya untuk mempermalukan Rasulullah di depan umatnya.
“Kalau Muhammad menceritakan kisah tidak masuk akal ini pada umatnya, pasti banyak yang tidak percaya,” pikir Abu Jahal.
Musuh Allah itu mulai menyiapkan rencana busuk.
“Wahai Muhammad! Bagaimana menurutmu, jika aku undang kaummu saja? Apakah kamu berkenan untuk menceritakan pada mereka tentang apa yang kau ceritakan padaku tadi?” Tawar Abu Jahal.
“Ya, saya mau,” jawab Rasulullah.
Tanpa pikir panjang. Abu Jahal pun melancarkan rencana busuknya itu. Dengan demikian, umat Muhammad tidak akan mempercayainya, pikir Abu Jahal.
“Wahai kaum keturunan Bani Ba’ab bin Lu’ayy! Datanglah kalian semua kemari!” seru Abu Jahal.
Singkat cerita, orang-orang berdatangan mendengar seruan Abu Jahal tadi. Mereka sudah berada di depan Rasulullah dan Abu Jahal duduk.
“Wahai Muhammad! Ceritakan pada kaummu, apa yang baru saja kau ceritakan padaku,” desak Abu Jahal.
Rasulullah pun mulai bercerita, “Sesungguhnya tadi malam saya telah di-isra’kan.”
“Ke mana?” orang-orang penasaran.
“Ke Baitul Maqdis.”
“Lalu, sepagi ini engkau sudah berada di tengah-tengah kami?”
“Iya, benar.”
Mendengar keganjilan itu, orang-orang mulai gaduh. Ada yang bertepuk tangan, ada p**a yang meletakkan tangan di kepala sebagai ekspresi rasa kagum. Begitulah cara orang Arab mengekspresikan kekagumannya. Tampaknya rencana Abu Jahal mulai berhasil. Sebentar lagi kaumnya tidak mempercayainya lagi.
Salah seorang dari mereka yang bernama Muth’im bin ‘Adi berkata, “Wahai Muhammad! Sebelum ini, semua ceritamu biasa-biasa saja. Tapi sekarang tidak lagi,” ungkap Muth’im mengungkapkan keraguannya. (Muth’im adalah salah satu orang kafir saat itu). “Saya bersaksi, bahwa sesungguhnya kamu itu bohong dan memang dasar pembohong. Kami saja pergi ke Baitul Maqdis dengan mengendarai unta butuh waktu satu bulan baru sampai. Apa mungkin kamu bisa sampai Baitul Maqdis hanya dalam satu malam?! Demi Latta dan Uzza, kami tidak mempercayainya!” lanjut Muth’im berusaha memprovokasi masyarakat.
Melihat sikap Muth’im, Sayidina Abu Bakar berkata, “Hai Muth’im! Sungguh hina ucapanmu kepada putra saudaramu sendiri. Kamu telah mempermalukan dan mendustakan keponakanmu sendiri!” tegas Abu Bakar. “Sementara itu, saya bersaksi bahwa Rasulullah adalah orang yang jujur,” tutur Abu Bakar melanjutkan.
Singkat cerita, orang-orang meminta bukti atas ucapan Nabi Muhammad saw. Mereka meminta Rasulullah untuk menceritakan bentuk detail Baitul Baqdis. Rasulullah menuruti permintaan kaumnya dan menjelaskan dengan detail bentuk Baitul Maqdis seperti apa; arsitekturnya, jaraknya dari gunung, dan hal-hal lainnya. Hanya satu yang tidak bisa beliau jelaskan, berapa jumlah pintu Baitul Maqdis. Namun, atas kuasa Allah, Nabi Muhammad diperlihatkan gambar Baitul Maqdis di rumah ‘Aqil bin Abi Thalib. Rasulullah pun bisa menyebutkan jumlah pintu itu. Setelah penjelasan Rasulullah itu, tiba-tiba Abu Bakar berkata, “Benar engkau ya Rasulullah! Engkau memang benar! Saya bersaksi bahwa engkau adalah utusan Allah.” “Wahai Muhammad, ceritakan tentang rombongan unta kami!” lanjut orang-orang. Rasulullah pun menjelaskan soal rombongan unta Bani Fulan yang beliau jumpai saat Isra’ di daerah Rukha’ yang sempat kehilangan untanya.
Beliau juga jelaskan semangkuk air milik mereka yang beliau minum. Beliau jelaskan unta-unta Bani Fulan itu; unta merah yang bermuatan karung hitam dan putih, unta terdepan berwarna kelabu dengan garis hitam. Rasulullah jelaskan p**a bahwa rombongan unta itu tiba pada hari Rabu. Orang-orang Quraisy kagum dengan apa yang baru saja Rasulullah ceritakan. Tidak ada yang meleset sedikit pun.
Meski begitu, tidak kemudian mereka menyatakan beriman. Bahkan mereka yang kufur semakin kufur, tidak percaya. Peristiwa ini juga menjadi ujian keimanan bagi orang muslim; mereka yang tulus beriman, semakin bertambah keimanannya. Sementara mereka yang masih lemah iman, tidak sedikit menjadi kufur. (Mafatih al-Ghaib, juz 20, hlm. 238).

Want your school to be the top-listed School/college in Cirebon?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Address

Blok Warung Lepet Rt 10/Rw 01 Desa Cikeduk Kec. Depok
Cirebon
45653