03/07/2023
BATU & AIR
Perhatikanlah BATU, setiap ia disatukan, senantiasa berbentur & saling menendang.
Berbeda dengan AIR, ketika ia disatukan, ia MENYATU SENYAWA SALING MENGISI.
Apa yang membedakannya???
BATU mempunyai "kepadatan" atau densitas yang jauh lebih tinggi dari air.
Itulah sebabnya bentuknya PADAT & tidak "CAIR" seperti air.
Demikian juga MANUSIA.
Kebanyakan orang pintar (baca: "BERISI") akan cenderung selalu mau berdebat, berbantahan bahkan berkelahi ketika berkumpul, terutama karena kepalanya dibuat mem-BATU oleh KEPINTARANnya.
Berbeda dengan orang BIJAKSANA, ia akan SELENTUR AIR ketika berkumpul.
Ia akan MENYATU, BERPELUKAN seperti air sesuai wadah KEBIJAKSANAANYA.
Ia mampu meregangkan "kepadatannya" mengikuti SITUASI & KONDISI dimana dia berada.
Pada situasi yang panas dia akan "menguap" menjadi uap air,
pada keadaan dingin dia pun bisa turun menjadi EMBUN PENYEJUK di pagi hari & pada keadaan dingin yang ekstrim dia mampu "membatu" menjadi es & BERTAHAN dalam KONDISI tersebut hingga suhu kembali normal & dia kembali ke wujudnya yang semula.
Itulah "BIJAKSANA"
Aristotle mengatakan :
"KNOWING YOURSELF is THE BEGINNING of ALL WISDOM."
Oleh karenanya mari instropeksi diri kita, seberapa "cair" kah diri kita ???
Seberapa bijakkah kita.
SEMAKIN BIJAKSANA seseorang semakin dia tahu bahwa dia tidak tahu apa-apa.
https://wa.link/8kobcy
Semoga berguna
Thank you and I love you
โค๏ธ๐ฅฐ๐น