Ga aktif

Ga aktif Pesantren Algebra International Boarding School (IIBS) is a school which is appreciate every human potentiate as the best creature of Allah SWT

10/11/2020

Pada tanggal 5 november yang lalu , tim Algebra IIBS mengunjungi kantor dinas walikota jakarta selatan , dengan maksud untuk menemui pa Marullah Matali yang pada saat ini menjabat sebagai walikota jakarta selatan, kunjungan ini berisi audiensi dan beberapa perbincangan ringan tentang dibangunnya pesantren Algebra IIBS , dengan latar belakang beliau yang merupakan juga seorang santri pa marullah memberikan pandangannya tentang keberadaan pesantren Algebra iibs, berikut video tanggapan beliau , silahkan disimak .

Yuk!! Segera Daftarkan Putra-Putri Anda
02/11/2020

Yuk!! Segera Daftarkan Putra-Putri Anda

Pesantren dan Perubahan MasyarakatOleh : Dr. KH. Idrianto Faishal, MA ( Dewan Kyai Pesantren ALGEBRA IIBS )Daniel Schugu...
02/11/2020

Pesantren dan Perubahan Masyarakat
Oleh : Dr. KH. Idrianto Faishal, MA ( Dewan Kyai Pesantren ALGEBRA IIBS )

Daniel Schugurensky dalam tulisannya “Adult Education and Social Transformation: On Gramsci, Freire, and the Challenge of Comparing Comparisons” Source: Comparative Education Review, berpendapat bahwa salah satu ciri pendidikan pop**ar itu adanya keterkaitan yang erat antara lembaga pendidikan dengan masyarakat. Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam pertama di Indonesia dan secara langsung memberikan dukungan terhadap keberlangsungan sistem pendidikan nasional. Pesantren memiliki posisi sentral dan stategis dalam kehidupan masyarakat. . Bahkan bagi seorang Florian Pohl, pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang dapat mengakomodir kepentingan masyarakat dan ikut andil dalam pemberdayaan masyarakat dalam skala modern sekalipun.dst............

Uncategorized Pesantren dan Perubahan Masyarakat Posted on November 2, 2020November 2, 2020 by adminalgebra1 02 Nov Oleh : Dr. KH. Idrianto Faishal, MA ( Dewan Kyai Pesantren ALGEBRA IIBS ) Daniel Schugurensky dalam tulisannya “Adult Education and Social Transformation: On Gramsci, Freire, and the...

Peran Pesantren Untuk Peradaban UmatOleh : Cici Yuli WartutiPondok pesantren merupakan tempat para santri belajar agama ...
02/11/2020

Peran Pesantren Untuk Peradaban Umat
Oleh : Cici Yuli Wartuti

Pondok pesantren merupakan tempat para santri belajar agama Islam dan menerapkan ajaran Islam, sehingga membentuk perilaku yang Islami. Abdurrahman mas’ud menjelaskan keberadaan pesantren tidak lepas dari peran wali songo, yaitu penyebar agama Islam di tanah Jawa. Kita menyepakati, bahwa tonggak awal perkembangan pondok pesantren di mulai dari Pesantren Ampel yang telah menjadi cikal bakal lahirnya pesantren-pesantren di bumi pertiwi. Sedangkan sejarah mencatat, lembaga pendidikan pesantren tertua adalah Pesantren Tegalsari di Ponorogo, yang didirikan pada tahun 1724. Pesantren berkembang dengan sangat pesat, terutama di p**au Jawa, hingga sekarang pesantren sudah berkembang ke seluruh pelosok Indonesia sebagai pusat dakwah rahmatan lil alamin. dst....

Uncategorized Peran Pesantren Untuk Peradaban Umat Posted on October 27, 2020 by adminalgebra1 27 Oct Oleh : Cici Yuli Wartuti Pondok pesantren merupakan tempat para santri belajar agama Islam dan menerapkan ajaran Islam, sehingga membentuk perilaku yang Islami. Abdurrahman mas’ud menjelaskan kebe...

Peran Pesantren Untuk Peradaban UmatOleh :Cici Yuli WartutiPondok pesantren merupakan tempat para santri belajar agama I...
30/10/2020

Peran Pesantren Untuk Peradaban Umat
Oleh :Cici Yuli Wartuti

Pondok pesantren merupakan tempat para santri belajar agama Islam dan menerapkan ajaran Islam, sehingga membentuk perilaku yang Islami. Abdurrahman mas’ud menjelaskan keberadaan pesantren tidak lepas dari peran walisongo, yaitu penyebar agama Islam di tanah Jawa. Kita menyepakati, bahwa tonggak awal perkembanga npondok pesantren di mulai dari Pesantren Ampel yang telah menjadi cikal bakal lahirnya pesantren-pesantren di bumi pertiwi. Sedangkan sejarah mencatat, lembaga pendidikan pesantren tertua adalah Pesantren Tegalsari di Ponorogo, yang didirikan pada tahun 1724. Pesantren berkembang dengan sangat pesat, terutama di p**au Jawa, hingga sekarang pesantren sudah berkembang keseluruh pelosok Indonesia sebagai pusat dakwah rahmatanlilalamin.
Seorang Indonesianis yang berasal dari negeri Kincir Angin, Martin Van Bruinessen menulis di dalam karyanya yang fenomenal dengan judul “kitab kuning”, munculnya pesantren adalah untuk mentransmisikan Islam tradisional sebagai mana yang terdapat dalam kitab-kitab klasik yang ditulis berabad-abad lalu. Dari penjelasan tersebut dapat kita pahami, tradis-tradisi yang mengakar di pondok pesantren yang dijalani dalam kehidupan sehari-hari berasal dari kitab-kitab klasik. Meskipun demikian, seiring perkembangan zaman yang semakin kompleks dengan tuntutannya, pondo kpesantren juga semakin berkembang sesuai kebutuhan masyarakat di era globalisasi yang epic dengan teknologi.
Secara garis besar, pondok pesantren di Indonesia menyuguhkan tiga bagian pendalaman untuk memahami agama Islam, dibagi dalam bentuk salaf, khalaf, serta perpaduan antara salaf dan khalaf. Tiga bagian tersebut tentu berotrientas akhirat dan mempunyai peran untuk peradaban bangsa.
Dilansir dari kompasiana.com, pesantren salaf mempunyai tujuan untuk mempertahankan pengajaran kitab-kitab kuning sebaga iinti pendidikan tanpamengenalkan pengajaran pengetahuan umum, menggunakan metode bandongan sorogan dan hafalan dalam bentuk nadzom. Lain halnya dengan pesantren khalaf yang memasukkan pelajaran-pelajaran umum dalam madrasah yang dikembangkan secara klasik. Sedangkan, perpaduan pesantren salaf dan khalaf, selain mengajarkan kitab kuning, juga mengajarkan mata pelajaran umum, serta menggunakan metode bandongan/ sorogan, hafalan namun juga menggunakan metode pembelajaran yang modern seperti diskusi, ceramah dan presentasi. Dari uraian berbagai jenis pondok pesantren tersebut, tentu saja setiap jenisnyamempunyai keunggulan tersendiri.
Untuk menjawab tantangan zaman dan beragam permasalahan yang aktual, pondok pesantren hadir sebagai pelepas dahaga di tengah gurun pasir yang terik. Pun, selaras dengan cita-cita leluhur kita yang sangat agung “mencerdaskan kehidupan bangsa”. Yang mana, tanggung jawab pendidikan bukan hanya global aspek dari pimpinan yang harus dikumandangkan dengan nyaring, akan tetapi, seluruh lapisan masyarakat Indonesia bertanggung jawab atas pendidikan yang ada di Indonesia. Maka, sudah seyogyanya perlu gerakan pendidikan dan rekonstruksinasional yang tertuang dalam UUD 1945 “mencerdaskan kehidupan bangsa” secara berkelanjutan dans istematis demi tercapainya cita-cita yang luhur tersebut.
Pondok Pesantren ALGEBRA International Islamic Boarding School atau biasa disingkat dengan ALGEBRA IIBS, hadir di tengah-tengah masyarakatl ayaknya oase di saatt andusnya nilai normad an moral kaum muda, jawaban yang tepat bagi kaum muda untuk menyeimbangkan dunia dan akhirat. Sistem pendidikan yang didesain untuk mencetak ulama, pemimpin, saintis, ekonom dan lain sebagainya. Sesuai dengan harapan yang terselubung di dalam pondok pesantren ALGEBRA, agar para santri tidak hanya menguasai ilmu agama, tapi juga ilmu umum yang sangat penting kita kuasai untuk menghadapi kemajua nzaman. Ridwan Kamil pada suatu kesempatan pernah menyampaikan “setiap upaya memperbaiki mental dan spiritual adalah investasi peradaban”.
Izinkan penulis mengakhiri tulisan ini dengan sebuah nasihat Imam Bukhari kepada muridnya yang ingin belaja rhadits:
“Menuntut ilmu tidak sempurna kecuali seseorang menguasai empat bidang: mahir baca-tulis, mengerti bahasa, menguasai ilmu sharaf, dan ilmu nahwu (gramatikal). Kemampuan ini harus dibarengi dengan karunia Allah: kesehatan, kemampuan, keuletan, dan hafalan. Apa bila empat hal ini berjalan dengan baik, dia akan diberikan empat keuntungan: keluarga, anak, harta, dan domisili.Tapi seketika itu p**a dia akan diuji dengan empat ujian: musuhnyadengki, celaaan sahabatnya, makian dari orang bodoh, dan keirian ulama.Jika seseorang berhasil melewati ujian ini, di dunia dia akan memperoleh empat kebaikan: semakin qana’ah, keyakinanya meningkat, merasakan nikmatnya ilmu, dan kenikmatan hidup.Kelak di akhirat, Allah SWT akan memuliakannya dengan empat kesempatan: dapat memberikan syafaat kepada siapa yang dia inginkan, berhak memberi minum kepada siapa pun dari telaga Nabi Muhammad SAW, dinaungi bayangan Arasy, dan diposisikan di surga paling tinggi, di samping surga para Nabi.”

Address

Ujung Tol Simpang Gadog Ciawi
Ciawi

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ga aktif posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Ga aktif:

Shortcuts

Share

Category