Pak Guru Heri

Pak Guru Heri Kita belajar kita mengajar kita senang kita cerdas untuk generasi emas.

Untuk teman teman semuanya Bantu Vote ya. No 17.Semua untuk terus berkarya. Berikut tautan untuk voting Inovasi Terfavor...
27/04/2026

Untuk teman teman semuanya Bantu Vote ya.
No 17.

Semua untuk terus berkarya.

Berikut tautan untuk voting Inovasi Terfavorit dalam rangka Lomba Krenova Kabupaten Boyolali Tahun 2026:

đź”— Link Voting: https://bit.ly/FavoritKRENOVA2026

Partisipasi Anda sangat berarti dalam mendukung inovator terbaik daerah kita.

Salam Inovasi,
Panitia Krenova Kabupaten Boyolali

Form ini digunakan untuk melakukan penilaian/voting inovasi peserta KRENOVA Kabupaten Boyolali Tahun 2026. Mohon pilih 1 inovasi terfavorit sesuai dengan penilaian Anda. Setiap responden hanya diperbolehkan mengisi 1 kali.

Dan ini jagoan neonnya yang kemana Mana bawa ultramen.
16/04/2026

Dan ini jagoan neonnya yang kemana Mana bawa ultramen.

Anak pertama. Azalea alifa nuraisha.. Atlit Taekwondo.
16/04/2026

Anak pertama. Azalea alifa nuraisha..
Atlit Taekwondo.

16/04/2026

Air terjun dekat rumau, Dan sampingnya Ada Goa bersejarah. Goa semampir

14/04/2026

Selain mengajar di sekolah juga mengajar di bimbel rumah.
:D

13/04/2026

Jangan lupakan sejarah, agar kelak menjadi pribadi yang baik ketika menjadi orang sukses.
Sejarah mengajarkan bentuk perjuangan kemerdekaan tirakat para pahlawan dulu.
Sekarang sudah merdeka.
Jadi bukan saatnya sesukanya sendiri.

11/04/2026

Olahraga ya..
Ajarkan taekwondo biar anak sehat, tau peraturan dan tau mana lawan mana kawan...
Dalam pertandingan.

Sesibuk sibuknya orang tua, jangan sampai lupa tentang materi dasar anak, jangan sampai tidak ditanyakan ke anak tentang...
11/04/2026

Sesibuk sibuknya orang tua, jangan sampai lupa tentang materi dasar anak, jangan sampai tidak ditanyakan ke anak tentang dasar matematika.

PERKALIAN ADALAH PONDASI, BUKAN SEKADAR MATERI

Mungkin hampir semua guru merasakan hal ini. Kita harus tetap semangat mencerdaskan anak bangsa.

Perkalian bukan sekadar materi kelas rendah. Ia adalah pondasi seluruh matematika ke jenjang berikutnya — pecahan, persen, aljabar, hingga soal cerita semuanya membutuhkan refleks hitung cepat.

Fakta hari ini cukup memprihatinkan.
Banyak siswa SMP bahkan SMA belum hafal perkalian dasar. Jika di SD belum tuntas, dampaknya akan terus terbawa ke kelas berikutnya.

Setiap soal menjadi lama.
Setiap ujian terasa menegangkan.
Akhirnya matematika dibenci — bukan karena sulit, tetapi karena dasarnya rapuh.

Menghafal perkalian bukan menyiksa anak. Justru menyelamatkan masa belajarnya.
Seperti membaca harus lancar mengenal huruf,
matematika harus lancar hitung dasar.

Guru dan orang tua perlu satu suara:
Perkalian WAJIB dikuasai di SD.
Bukan hanya memahami konsep, tetapi hafal cepat tanpa berpikir lama.
Karena anak yang kuat dasarnya akan lebih percaya diri di jenjang berikutnya.

DAMPAK JIKA PERKALIAN TIDAK TUNTAS

1. Anak lambat mengerjakan soal
Bukan karena tidak paham materi, tetapi karena otaknya sibuk menghitung dasar.
Akibatnya:
- Waktu habis sebelum soal selesai
- Nilai rendah padahal mampu
- Stres setiap pelajaran matematika

2. Matematika terasa menakutkan
Setiap bab terasa berat. Anak mulai berkata,
“Saya memang tidak bisa matematika.”
Padahal masalahnya hanya satu: perkalian belum kuat.

3. Percaya diri menurun
- Sering tertinggal
- Sering salah hitung
- Minder di depan teman
Lama-lama anak memilih diam dan enggan bertanya.

4. Sulit mengikuti pelajaran lain
Perkalian muncul di IPA, ekonomi, hingga teknologi.
Jika hitung dasar lemah, pelajaran lain ikut terasa berat.

5. Terbawa sampai SMP dan SMA
Banyak guru mendapati siswa besar masih menghitung 8 Ă— 6 secara perlahan.
Ini bukan sepenuhnya kesalahan mereka, tetapi karena dasar dulu tidak dituntaskan.

CARA EFEKTIF MEMBANTU ANAK HAFAL PERKALIAN

1. Target kecil tetapi konsisten
Jangan langsung 1–10.
Hari ini fokus 2 dan 3.
Besok 4.
Lusa 5.
Sedikit tetapi rutin jauh lebih efektif.

2. Hafalan lisan setiap hari (cukup 5 menit)
Seperti hafalan doa.
Guru bertanya, “2 kali 3?”
Siswa menjawab cepat.
Ulangi setiap hari sampai refleks terbentuk.

3. Gunakan pola dan trik angka
- Perkalian 9 dengan jari
- Perkalian 5 selalu berakhir 0 atau 5
Anak lebih mudah memahami sekaligus menghafal.

4. Jadikan permainan, bukan beban
- Tantangan cepat dapat poin
- Duel kelompok
- Target hafalan mingguan
Belajar tetap serius, tetapi terasa menyenangkan.

5. Libatkan orang tua
Tempel tabel perkalian di rumah.
Mintalah orang tua menanyakan 5 soal setiap malam sebelum tidur.
Hanya 3 menit, tetapi dampaknya besar.

6. Jangan naik materi sebelum perkalian lancar
Lebih baik sedikit lambat di awal
daripada terus tertinggal di jenjang berikutnya.

Perkalian bukan sekadar target nilai.
Ia adalah keterampilan akademik jangka panjang yang dipakai hingga SMA bahkan kuliah.

Jika di SD tidak tuntas, efeknya panjang.
Namun jika dasarnya kuat, anak akan tumbuh percaya diri dan siap menghadapi pelajaran apa pun, setuju tidak bapak ibu?

11/04/2026

Teganya kau,
Cover lyodra, ketika jam istirahat sekolah nemeni penggalian bakat.

Tentang MBG saya setuju tetapi tentang kesejahteraan guru juga setuju. Jadi alangkah baik dua duanya lebih bagus lagi. K...
04/04/2026

Tentang MBG saya setuju tetapi tentang kesejahteraan guru juga setuju.
Jadi alangkah baik dua duanya lebih bagus lagi.

Kepada Yth.
Bapak Prabowo Subianto
Presiden Republik Indonesia
di istana negara

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Dengan hormat,
Perkenalkan, nama saya Muhammad Rafif Arsya Maulidi, seorang pelajar kelas XI SMK NU Miftahul Falah Kudus. Saya berasal dari keluarga sederhana. Ayah saya bekerja sebagai buruh, dan ibu saya seorang ibu rumah tangga yang mendidik anak-anaknya di rumah. Sejak kecil, saya diajarkan untuk menghormati orang-orang yang berjasa dalam membentuk diri saya menjadi pribadi yang lebih baik, lebih cerdas, dan lebih beradab. Setelah orang tua, guru adalah sosok yang paling saya hormati. Guru di sekolah, ustadz yang mengajarkan mengaji, serta para kiai yang membimbing akhlak dan ilmu, memiliki peran besar dalam kehidupan saya.

Namun, saya melihat masih banyak guru, termasuk di SMK Miftahul Falah tempat saya belajar, yang mengabdi dengan penuh dedikasi tetapi belum memperoleh kesejahteraan yang layak. Di sisi lain, pemerintah mengalokasikan anggaran besar untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Melalui surat ini, saya menyampaikan aspirasi pribadi. Saya menyatakan menolak untuk menerima MBG untuk diri saya. Jika memungkinkan, dana yang seharusnya dialokasikan untuk saya kiranya dapat dialihkan sebagai tambahan tunjangan bagi guru-guru saya.

Saat ini saya masih memiliki sekitar satu setengah tahun masa belajar di SMK. Jika dihitung secara sederhana (18 bulan x 25 hari x Rp15.000 = Rp6.750.000). Bagi saya pribadi, angka tersebut mungkin tidak mengubah banyak hal, tetapi dapat menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi guru. Saya mohon alihkan jatah saya untuk kesejahteraan guru saja.

Saya mengajak teman-teman pelajar untuk tidak diam, sudah saatnya kita menyuarakan pentingnya kesejahteraan guru sebagai pilar utama kemajuan bangsa.

Surat ini bukan bentuk penolakan terhadap pemerintah, melainkan wujud kepedulian seorang pelajar terhadap kesejahteraan guru. Besar harapan saya agar aspirasi ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam kebijakan pendidikan ke depan.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hormat saya,

Muhammad Rafif Arsya Maulidi
Pelajar SMK NU Miftahul Falah Kudus

Kritikan seperti ini sangat bijak, tanpa harus membully atau pun menjatuhkan..

Semangat untuk para guru guru yang sedang berjuang.

TPP Dari selfie kamera. :D
31/03/2026

TPP Dari selfie kamera.
:D

Address

Boyolali

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pak Guru Heri posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Pak Guru Heri:

Shortcuts

Share

Category