13/01/2025
Serunya Field Trip ke Pasar Boja: Pengalaman Belajar Mandiri dan Islami untuk Siswa SD Islam Al Mufid"
Pada tanggal 11 Januari 2025, siswa-siswi kelas 1 SD Islam Al Mufid Tamanrejo menjalani kegiatan field trip yang penuh makna. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengenalkan anak-anak pada dunia luar, tetapi juga memberi mereka pengalaman belajar secara langsung, di luar materi yang diajarkan di kelas. Field trip kali ini membawa mereka ke Pasar Boja, sebuah pasar tradisional yang menjadi pusat pembelajaran tentang berbagai aspek kehidupan sehari-hari.
Pagi yang Menyenangkan Dimulai dari Terminal
Sejak pukul 07.00 pagi, seluruh siswa berangkat dari terminal dengan semangat tinggi, siap untuk menjelajahi berbagai hal baru. Mereka dibimbing oleh ustadz dan ustadzah yang tidak hanya mendampingi selama perjalanan, tetapi juga memastikan bahwa setiap kegiatan yang dilakukan sejalan dengan ajaran Islam. Para siswa naik transportasi umum, yang memberikan mereka pengalaman langsung dalam menggunakan alat transportasi seperti bus dan andong.
Belanja di Pasar Tradisional Boja
Setibanya di Pasar Boja, anak-anak diajak untuk mengenal berbagai jenis barang yang dijual di pasar tradisional. Mereka membeli jajanan pasar, buah-buahan, dan sayuran, yang kemudian dibawa pulang untuk dinikmati dan dimasak bersama keluarga. Dengan membawa uang sebesar Rp 15.000, anak-anak dilatih untuk mandiri dalam mengelola uang, membayar barang yang mereka pilih, serta menghitung kembalian. Aktivitas ini memberikan pelajaran yang sangat berguna bagi perkembangan keterampilan hidup mereka.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mengajarkan anak-anak tentang pentingnya pasar tradisional dalam perekonomian lokal. Melalui interaksi langsung dengan para pedagang, mereka belajar untuk lebih menghargai keberagaman barang yang ada di pasar dan mengerti bagaimana proses transaksi dilakukan di pasar tradisional.
Menggunakan Andong sebagai Transportasi
Setelah selesai berbelanja, anak-anak kembali melanjutkan perjalanan dengan menaiki andong, salah satu alat transportasi tradisional yang masih digunakan di kawasan tersebut. Dengan cara ini, mereka belajar untuk menghargai dan melestarikan budaya lokal. Menaiki andong juga memberi pengalaman baru dalam hal transportasi umum yang ramah lingkungan, sekaligus memberikan kebahagiaan tersendiri bagi anak-anak yang baru pertama kali merasakannya.
Pembelajaran Mandiri dan Bermula dengan Islam
Salah satu tujuan utama dari field trip ini adalah untuk melatih kemandirian anak-anak. Dengan memberi mereka kesempatan untuk berbelanja dan membayar sendiri, anak-anak dapat merasakan langsung pengalaman yang meningkatkan rasa percaya diri mereka. Selain itu, kegiatan ini dilakukan dengan tetap memperhatikan nilai-nilai Islami. Ustadz dan ustadzah tidak hanya mendampingi, tetapi juga memberikan arahan agar setiap tindakan anak-anak sesuai dengan syariat Islam, seperti berbuat baik kepada pedagang dan menjaga sikap sopan santun di pasar.
Kenangan yang Membekas
Tak bisa dipungkiri, kegiatan field trip ini meninggalkan kenangan yang membahagiakan bagi para siswa. Mereka tidak hanya belajar tentang pasar dan transportasi, tetapi juga memperoleh pelajaran hidup yang berharga, seperti kemandirian, pengelolaan uang, dan menghargai tradisi. Dengan cara ini, SD Islam Al Mufid memberikan pengalaman belajar yang jauh lebih bermakna daripada sekadar pelajaran di dalam kelas.
Melalui kegiatan seperti ini, SD Islam Al Mufid terus berkomitmen untuk mendidik siswa-siswinya dengan prinsip-prinsip Islam yang aplikatif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Sebuah langkah penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat.