30/01/2024
Temen-temen
Kita sama-sama sepakat, bahwa jika kita ingin menjadi pribadi yang sukses dan bahagia, maka, kita perlu menjadi pribadi yang Excellent.
Dengan menjadi pribadi yang Excellent, semua potensi terbaik diri kita, dapat terpancar secara maksimal.
Sehingga, pencapaian hidup kita pun cenderung memuaskan.
Namun, tahukah kamu, apa saja hal-hal yang menghambat Excellent di dalam diri kita?
Ternyata... Hal-hal yang biasa menghambat kita adalah:
1. Mental-Block
Ya, mental-block adalah salah satu hal yang sangat menghambat diri kita untuk mencapai kesuksesan kita
Karena mental-block, potensi diri kamu yang seharusnya bisa muncul secara maksimal, jadi tertahan, bahkan bisa sampai terpendam.
"Ah susah banget, aku gaptek"
"Aku gak punya laptop, bakalan susah belajarnya"
"Aku gak punya waktu"
"Aku gak bisa belajar online"
Udah saatnya buang jauh-jauh mental block seperti itu ya. Karena di Era sekarang ini kita seharusnya bersyukur apa-apa jadi serba mudah dan cepat, apalagi dalam hal belajar. Untuk itu manfaatkan teknologi saat ini dan yakinlah bisa.
Sadari bahwa mental block ini salah, dan mulailah membuka pikiran yang optimis bahwa kita ini bisa, kita punya potensi, kita bisa belajar. Apapun tantangannya kedepannya yang penting jalani dulu, praktek dulu. Itu baru mindset yang benar, ok?
2. Luka Batin
Luka batin muncul karena kita pernah disakiti oleh orang lain, dan kita masih menyimpan luka tersebut di dalam diri kita.
Luka batin yang belum sembuh, tanpa disadari akan membuat kita memiliki perilaku yang tidak pantas dan bahkan secara tidak sadar sudah menjadi habit yang merugikan orang-orang sekitar.
Karena kita memiliki pola perilaku yang negatif ini, kita cenderung akan sering menemui kejadian yang tidak menyenangkan.
Untuk itu sadari, bahwa habit atau pola perilaku yang sudah melekat ini salah dan banyak merugikan orang. Kita perlu aware terhadap diri kita, perbanyak berkaca, introspeksi diri, merenung dalam kesendirian apa yang bisa diperbaiki.
Kenal terhadap diri sendiri merupakan seni yang penting dalam self improvement menuju karakter yang lebih baik. Kita perlu mengenali diri kita, sadar bahwa kita salah, penuh kesadaran dan komitmen untuk memperbaiki pola perilaku yang sudah terlanjur negatif ini.
3. Emosi Negatif yang Terpendam
Emosi negatif yang terpendam, apalagi dalam jangka waktu yang lama, dapat memicu munculnya perilaku-perilaku yang tidak negatif.
Akibatnya sama seperti sebelumnya, yaitu, kita akan cenderung menemui pola kejadian yang tidak menyenangkan atas emosi negati ini yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Emosi negatif dapat mempengaruhi mental kita menjadi rusak, dan juga merusak mental orang-orang sekitar.
Tanpa disadari, keburukan ini bisa melekat di diri kita dan mempegaruhi orang lain cukup lama. Bahkan hal-hal yang tidak diharapkan pun bisa terjadi yang berakibat fatal.
Namun emosi negatif ini dapat kita kendalikan jika kita selalu memiliki prinsip bersikap tenang. Sikap tenang ini dapat melatih kita untuk mengontrol emosi negatif. Saat terjadi emosi negatif masuk ke pikiran atau jiwa kita, kita bisa menyadari bahwa ini salah dan berdampak buruk bagi orang lain, maka emosi negatif ini bisa kita redam, bisa kita hilangkan secara perlahan.
--
Nah, dari ketiga poin di atas, apakah kamu memiliki minimal salah satu hal tersebut?
Jika kamu memilikinya, maka, kamu perlu sesegera mungkin mengatasinya ya.
Dengan demikian, kamu dapat segera terbebas dari beban-beban mental yang selama ini membelenggu potensi diri kamu.
Kemudian kamu menjadi orang yang "lahir kembali", menjadi pribadi yang baru dan berdaya, sebagai bekal mencapai tujuan kamu yang kamu impikan.
Semoga Informasi sederhana ini bisa membantu kamu ya.
Tetap semangat mengenali diri dan memperbaiki diri. Sukses selalu.