SMAN 1 Blangkejeren

SMAN 1 Blangkejeren Disiplin, Inovatif dan Relegius, mantap dalam IMTAQ, unggul dalam IPTEK.

21/09/2013
03/09/2013

Cintaku Semanis Gulali

Aku berjalan keluar dari kelas bersama Bella. Menuruni tangga lalu berjalan lagi melewati taman sekolah sampai akhirnya keluar dari sekolah. Bukan hari yang buruk tapi hari yang cukup menegangkan, pelajaran hari ini membuat syaraf otakku tegang.
“Bell, aku gak bisa p**ang bareng”
“Kamu mau kemana?” tanya Bella
“Mau samperin mama di depannya gramed, biasalah”
“Oh, okelah”
“Aku duluan ya Bell” pamitku
“Daah Dian”

Aku mulai berjalan berlawanan arah dengan Bella, menyusuri jalan yang tak begitu ramai. Memasuki salah satu Mall yang paling terkenal di kota ini. Kepalaku melihat ke arah kiri dan kanan, mengawasi setiap orang yang berpakaian sama seperti ku, yap! Teman sekolahku.

“Mama!” aku berhasil mengejutkan mama yang sepertinya dari tadi sedang menungguku.
“Dian! Mama kaget tau!”
“Maaf ma” aku menunduk takut dimarahin mama
“Gak papa kok sayang, mau makan dimana?” tanya mama sambil merangkul aku.
“Di foodcourt aja ma” jawabku cepat
“Foodcout atas atau bawah?” tanya mama lagi
“Atas aja deh ma” aku bergelayut manja di lengan mama sambil merjalan menuju ekskalator
“Kenapa gak di foodcourt bawah aja?”
“Enakan di atas ma”

Aku dan mama sampai di lantai 3. Lantai paling atas di mall ini. Sesampainya di foodcourt, aku memalingkan wajahku ke kanan, eh kok kayak pernah lihat di sekolah ya? Tanyaku dalam hati. sekali lagi aku memperhatikan meja yang tak terlalu pinggir itu.
“Ya Tuhan, itu Davi sama Nifa duduk sebelahan?” suaraku terlalu pelan, hatiku mulai sakit, cenat-cenut yang tidak tertahankan mulai menggoncangkan jantungku. Aku berhak marah? Tentu saja tidak, aku bukan siapa-siapanya hanya teman yang mampir di kehidupannnya.
“Dian, kamu kenapa? Kok dari tadi diem terus?” tanya mama
Aku tersadar
“Dian gak papa kok ma, ya udah Dian pesen makanan dulu” Aku bangkit berdiri dan berjalan ke salah satu counter, sambil mengamati pemandangan yang membuat kakiku lemas. Mereka tidak berdua saja tapi masih ada Alfa dan Gita. Bagiku tidak masalah kalau mereka duduk sebelahan, tapi tidak untuk Davi dan Nifa! Nifa udah punya pacar, kenapa harus mengambil gebetan orang lain? Kemana Alam, apa dia tidak tau apa yang sudah dilakukan Nifa?
Setelah memesan makanan, aku tak berani lagi melihat Davi, cukup sakit hatiku berkali-kali menunggu hanya diabaikan saja, lalu sekarang? Aku tak mau lagi meningatnya.



“Kemarin Nifa ikut latihan sama kamu gak?” tanyaku
“Nggak sih”
“Berarti bener d**g aku liat dia di foodcourt bareng Davi, Gita, sama Alfa” aku pasrah, dan ingin melupakan kenangan yang paling buruk itu.
“Davi?!” Lia terbelak.
Aku hanya mengangguk lemah mencoba untuk tabah.
“Davi duduk sebelahan sama Nifa” aku mencoba untuk tidak lemah.
“Masa?!” Lia masih kaget.
Aku berusaha tenang dan tidak ingin menangis sama sekali!
“Nifa bilang ke aku, kalo dia mau jalan sama Alam, mungkin Alam gak bisa dateng”
“Kenapa harus Davi?”
Lia terdiam, aku semakin resah, aku tidak mengerti maksud mereka itu apa?
“Ya mungkin aja Davi disuruh ikut sama Alfa” Lia mengelus pundakku. Aku terduduk diam, memanganya aku ini siapa? Pacarnya? Apakah aku harus memarahi mereka? Menunmpahkan semua kekesalan yang bergelunjak di hatiku? Tuhan apa yang harus aku lakukan?
“Alam kemana sih?” aku mendesah, sakit hatiku yang berulang kali aku tahan, kini mulai muncul dan memuncak kembali. Emosi yang telah kujaga juga keluar tanpa sadar
“Mereka gak tau hati aku sakit gini Lia!”
“Sabar ya Di” Lia merangkulku dan menuntunku p**ang

Matahari mulai menenggelamkan dirinya, dan bulan mulai memunculkan dirinya bersama bintang-bintang yang berkelap-kelip. Aku masih tak bergerak dari tadi, hanya menatapi langit sambil duduk di balkon kamarku. Aku mendesah, mengingat kejadian tadi. Sungguh aku telah berjuang, untuk Davi dan semuanya untuk Davi, apa yang dia beriikan untukku? Hanya angin kosong yang kudapatkan.

Perjuanganku selalu diabaikan. Perhatianku selalu diterakhirkan. Penantianku selalu dihempaskan. Aku marah. Iya. Aku sakit. Iya. Aku capek. Iya. Apa aku berhak menceritakannya ke Davi? Apa dia berhak tau? Tuhan aku harap Davi tau yang ku maksud selama ini, yang kuperjuangkan selama ini.



“Dian!” Panggil Lia yang melambai-lambaikan tangannya ke arahku.
Aku menoleh dan membalas lambaian tangannya. Aku berhenti menunggu Lia yang sedang berlali ke arahku.
“Ada tugas atau PR?”
“Tidak ada”
Aku dan Lia berjalan beriringan ke kelas, sampai disana aku bertemu dengan Icha dan teman-teman yang lainnya.
“Ichaaa” panggilku sambil melempar tas ke tempat duduk Bella.
“Iya Di?”
“Kenapa kamu duduk di kursiku?”
“Yaa enggak papa”
“Aku mau cerita”
“Apa?”
Aku menceritakan semua yang aku alami seharian kemarin dengan tatapan nanar dari mataku.

“Ya ampun, Nifa itu gak tau diri ya”
“Kenapa sih?” Tanya Riska kepo.
Aku menceritakan ulang dengan, hati yaaah. Tidak rela.

“Anak itu memang gitu Di”
“Trus aku harus gimana d**g? Masa marah-marah? Kan gak lucu”
“Di, anaknya datang tuh!”
Nifa berjalan gontai masuk ke dalam kelas. Mengamati kelas, lalu mengeluarkan handphone-nya seakan tak peduli.
“Gak tau udah punya pacar apa? Anak orang lain jadi korban” teriak Icha sambil menyindir Nifa
“Iya sok kecantikan, kasian loh Dian” Riska juga ikut menyindir.
“Udahlah, kasian anaknya jangan disindiri terus”
“Kamu gak bisa gitu Di! Dia gak tau siapa kamu sebenarnya, kamu harusnya tanya sama dia” Icha membentakku
“Tapi aku gak punya hak! Aku bukan siapa-siapanya, aku cuma…” kata-kataku terputus aku gak yakin mengucapkan kata itu.
“Cuma mantannya?” sambung Icha
Aku mengangguk lemah
“Di! Kamu harus move on, kamu gak bisa gini terus”
“Tapi gimana? Aku gak bisa move on dan aku gak mau move on!”
Icha terdiam mendengar teriakanku. Aku kembali merenungkan apa yang harus kulakukan, aku benci dalam keadaan seperti ini.
“Lia, kemaren Davi ngasih aku hadiah ulang tahun loh, sama itu tuh yang di MTD gulali ituu” cerita Nifa
Aku yang mendengarnya langsung berpura-pura tidak tau. Lia mentapku kasihan, sedangkan aku? Apa yang ku pikirkan? Sakit sih iya. Mengutarakan perasaan itu gak bisa.
“Di, nanti aku beliin kamu gulali juga!” Icha menyindir Nifa lagi.
Kepalaku pusing. Aku hanya terdiam, apa yang mau diinginkan Nifa? Kenapa dia harus merebut orang yang aku sayangi? Kenapa?



Sendiri itu bisa menenagkan hati yang terguncang, tapi sendiri itu sepi.
Sendiri itu bisa membuat pikiran melayang ke arah masa lalu, tapi sendiri itu sunyi.
Sendiri itu bisa membuat mulut ingin memuntahkan berbagai kata, tapi sendiri itu senyap.
Sendiri itu bisa membuat hati ingin ditemani, tapi sendiri itu mati.
Yang aku pikirkan saat ini adalah sendiri. Bagaimana cara melupakan seseorang yang tidak memikirkanku. Tapi sendiri itu juga butuh teman untuk menceritakan masalahnya. Apa lagi sendirian di mall itu nggak seru sama sekali. Kesepian dalam keramaian.

Bruukk.

“Maaf, aku gak sengaja”
“Iya gak papa kok” sambil melihat orang yang menabrakku.
Aku terkejut. Ya Tuhan.
“Davi? Maaf aku gak sengaja” aku berjalan meninggalkan Davi.
“Tunggu” Davi memegang tanganku.
Aku terkejut, baru kali ini tanganku dipegang oleh laki-laki.
“Kenapa?” aku menyembunyikan kegugupanku, aku tak akan membiarkan hatiku melayang, aku juga tak akan membiarkan otakku terus berpikir tentang Davi.
“Kamu mau kemana?” tanya Davi
“Aku mau p**ang”
“Kamu bisa ngga temani aku?”
“Kemana?”
“Aku mau p**ang”
“Jangan p**ang, temenin aku makan yuk?”
Deg! Jantungku mulai berdetak lebih cepat. Kakiku lemas, tanganku lunglali, aku sudah tak sanggup berjalan. Ingin berbicara tapi mulut susah mengeluarkan kata-kata. Aku harus bahgaimana? Mengiyakan? Ini kesempatan emas aku bisa berduaan dengan Davi. Mungkin kalau aku tolak, hari berikutnya tidak ada kesempatan seperti ini.
“Emm, iya deh” aku menyembunyikan kegugupan ku.

“Kamu mau makan apa?”
Aku melihat penjual gulali yang sedang menjajakan permen-permen yang manis itu, aku langsung menunjuk permen gulalai itu.
“Kamu yakin mau itu? Kayak anak kecil aja” Davi menertawakanku. Aku hanya melihatnya dengan tatapan polos.
“Anak SMA juga bisa makan itu kan?” tanyaku lagi.
Davi mengangguk.

Aku langsung mengambil gulali benbentuk love. Saat itulah kebahagianku mulai muncul. Dan aku rasa hidupku sudah cukup bahagia

Dear Davi
Aku tau susah untuk memaksakan cinta yang tak pernah ada
Tapi cinta itu bisa datang karena telah terbiasa bukan?
Aku tak mengharapkan kita bisa bersama
Tapi yang kuharapkan adalah cinta yang terus mengalir hanya untukmu…

Cerpen Karangan: Sofia Oktadilah
Facebook: Sofia Oktadilah

03/09/2013

"Hiduplah seakan engkau akan mati besok. Belajarlah seakan engkau akan hidup selamanya" - Mahatma Gandhi

31/08/2013

Ia pernah ditolak masuk tim basket karena pelatihnya mengatakan ia tidak cukup tinggi untuk bermain basket. Akan tetapi, ia tidak peduli. Ia memiliki mimpi menjadi pemain basket ternama. Dengan latihan yang tanpa lelah, dan sampai saat ini ia telah menjadi pemain basket terbaik dan menjadi legenda yang tak tergantikan sampai sekarang.

Jordan

31/08/2013

Martin Luther King memiliki mimpi yang begitu besar. Ia pernah berkata bahwa ia bermimpi suatu hari, orang-orang kulit hitam mempunyai hak dan derajat yang sama dengan orang-orang kulit putih di Amerika. Sampai saat ini, pesan dan mimpinya telah menginspirasi banyak orang untuk menghapus perbedaan tersebut.

Luther King, Jr

31/08/2013

Suatu hari, Presiden Kennedy dalam pidatonya pernah mengatakan ingin memberangkatkan manusia ke bulan. Apakah mimpinya didukung oleh para pendengar? Sama sekali tidak! Bahkan semua orang tertawa mendengarnya karena mimpi tersebut terkesan sangat mustahil alias mission impossible. Tapi sejarah membuktikan bahwa ia berhasil mewujudkan mimpinya yang dulunya belum pernah direalisasikan oleh orang lain.

Kennedy dari AS

15/08/2013

“Jangan takut jatuh, karena yang tidak pernah memanjatlah yang tidak pernah jatuh. Jangan takut gagal, karena yang tidak pernah gagal hanyalah orang-orang yang tidak pernah melangkah. Jangan takut salah, karena dengan kesalahan yang pertama kita dapat menambah pengetahuan untuk mencari jalan yang benar pada langkah yang kedua.”

15/08/2013

Seni dan Budaya Aceh

Aceh merupakan kawasan yang sangat kaya dengan seni budaya galibnya wilayah Indonesia lainnya. Aceh mempunyai aneka seni budaya yang khas seperti tari-tarian, dan budaya lainnya seperti:

1. Did**g (seni pertunjukan dari masyarakat Gayo)
2. Meuseukee Eungkot (sebuah tradisi di wilayah Aceh Barat)
3. Peusijuek (atau Tepung tawar dalam tradisi Melayu)

Sastra
1. Bustanussalatin
2. Hikayat Prang Sabi
3. Hikayat Malem Diwa
4. Legenda Amat Rhah manyang
5. Legenda Putroe Nen
6. Legenda Magasang dan Magaseueng

Senjata tradisional
Rencong adalah senjata tradisional Aceh, bentuknya menyerupai huruf L, dan bila dilihat lebih dekat bentuknya merupakan kaligrafi tulisan bismillah. Rencong termasuk dalam kategori dagger atau belati (bukan pisau ataupun pedang). Selain rencong, bangsa Aceh juga memiliki beberapa senjata khas lainnya, seperti siwah, geuliwang dan peudeueng.

Rumah Tradisional
Rumah tradisonal suku Aceh dinamakan Rumoh Aceh. Rumah adat ini bertipe rumah panggung dengan 3 bagian utama dan 1 bagian tambahan. Tiga bagian utama dari rumah Aceh yaitu seuramoë keuë (serambi depan), seuramoë teungoh (serambi tengah) dan seuramoë likôt (serambi belakang). Sedangkan 1 bagian tambahannya yaitu rumoh dapu (rumah dapur).

Tarian
Provinsi Aceh yang memiliki setidaknya 10 suku bangsa, memiliki kekayaan tari-tarian yang sangat banyak dan juga sangat mengagumkan. Beberapa tarian yang terkenal di tingkat nasional dan bahkan dunia merupakan tarian yang berasal dari Nanggroe Aceh Darussalam, seperti Tari Rateb Meuseukat dan Tari Saman.

Tarian Suku Aceh
1. Tari Laweut
2. Tari Likok Pulo
3. Tari Pho
4. Tari Ranup Lampuan
5. Tari Rapai Geleng
6. Tari Rateb Meuseukat
7. Tari Ratoh Duek
8. Tari Seudati
9. Tari Tarek Pukat
Tarian Suku Gayo
1. Tari Saman
2. Tari Bines
3. Tari Did**g
4. Tari Guel
5. Tari Munalu
6. Tari Turun Ku Aih Aunen

15/08/2013

Suku dan bahasa di Provinsi Aceh

Wajah, bahasa, hingga berbagai jenis makanan di Nanggroe Aceh Darussalam dipengaruhi juga oleh Negara Timur Tengah, India dan beberapa daerah di Sumatra. Dalam bidang Agama, Islam merupakan Agama mayoritas, dan merupakan Propinsi penganut Agama Islam terbesar di Indonesia. Karena pada zaman dahulu, Aceh dikenal sebagai Tempat Pertama Penyebaran Agama Islam di Nusantara, juga pada masa lampau orang-orang yang akan menunaikan Ibadah Haji di kumpulkan di Aceh terlebih dahulu untuk diberangkatkan ke Mekkah, sehingga Aceh terkenal sebagai "Serambi Mekkah".
Dikarenakan Agama Islam yang begitu dominan didaerah ini, maka sedikit banyaknya berpengaruh pada bidang kehidupan Masyarakat di Aceh, antara lain aturan pemakaian jilbab untuk busana wanita Islam di wajibkan disini.
Dalam bidang Kebudayaan, Provinsi Aceh sendiri terdapat banyak sekali suku-suku Aceh yang tersebar di berbagai Kabupaten/Kota di Provinsi NAD, dan tentunya melahirkan kebudayaan yang beraneka-ragam, dari jenis bahasa, adat-istiadat, hingga beraneka-ragam kesenian daerah.
Suku-suku di Provinsi Aceh :
Suku Aceh dengan bahasa Aceh, yaitu penduduk dari Kota Sabang, Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Aceh Jaya, Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, dan Kabupaten Bireuen.
Suku Aneuk Jamee dengan bahasa Aneuk Jamee yang terdengar seperti bahasa Minang, yaitu penduduk dari Kabupaten Aceh Selatan, Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Aceh Barat Daya, dan Kabupaten Nagan Raya.
Suku Kluet, yang mendiami sebagian kecil dari Kabupaten Aceh Selatan, yaitu Kluet Utara, Kluet Selatan, Kluet Tengah dan Kecamatan Kluet Timur.
Suku Tamiang dengan bahasa Aceh Tamiang yang hampir seperti bahasa Melayu, yaitu bahasa dari penduduk di Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Timur, dan Kota Langsa.
5. Suku Gayo, dengan bahasa Gayo dari penduduk Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Tengah (Takengon), dan Kabupaten Bener Meriah.
Suku Alas, yaitu bahasa Alas dari penduduk Kabupaten Aceh Tenggara.
Suku Haloban, dari penduduk Kabupaten Aceh Singkil Kep**auan (Pulau Banyak).
Suku Julu termasuk kelompok suku pak pak boang, yaitu penduduk dari Aceh Singkil daratan dan Kota Subulussalam. Suku pak pak boang berasal dari Sumatra Utara.
Suku Devayan, yaitu penduduk yang mendiami Pulau Simeulue di Kecamatan Teupah Barat, Teupah Selatan, Simeulue Timur, Simeulue Tengah dan Salang.
Suku Sigulai, yaitu penduduk yang mendiami Pulau Simeulue bagian utara, yaitu kecamatan Simeulue Barat, Kecamatan Alafan, dan juga mendiami sebagian desa di Kecamatan Salang, Kecamatan Teluk Dalam, dan juga Kecamatan Simeulue Tengah.

Sosial Budaya Provinsi Nanggroe Aceh DarussalamProvinsi Nanggroe Aceh Darussalam terdiri atas sembilan suku, yaitu Aceh ...
15/08/2013

Sosial Budaya Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam terdiri atas sembilan suku, yaitu Aceh (mayoritas), Tamiang (Kabupaten Aceh Timur Bagian Timur), Alas (Kabupaten Aceh Tenggara), Aneuk Jamee (Aceh Selatan), Naeuk Laot, Semeulu dan Sinabang (Kabupaten Semeulue). Masing-masing suku mempunyai budaya, bahasa dan pola pikir masing-masing.
Bahasa yang umum digunakan adalah Bahasa Aceh. Di dalamnya terdapat beberapa dialek lokal, seperti Aceh Rayeuk, dialek Pidie dan dialek Aceh Utara. Sedangkan untuk Bahasa Gayo dikenal dialek Gayo Lut, Gayo Deret dan Gayo Lues.
Di sana hidup adat istiadat Melayu, yang mengatur segala kegiatan dan tingkah laku warga masyarakat bersendikan hukum syariat Islam. Penerapan syariat Islam di provinsi ini bukanlah hal yang baru. Jauh sebelum Republik Indonesia berdiri, tepatnya sejak masa kesultanan, syariat Islam sudah meresap ke dalam diri masyarakat Aceh.
Sejarah menunjukkan bagaimana rakyat Aceh menjadikan Islam sebagai pedoman dan ulama pun mendapat tempat yang terhormat. Penghargaan atas keistimewaan Aceh dengan syariat Islamnya itu kemudian diperjelas dengan Undang-undang Nomor 44 Tahun 1999 menggenai Penyelenggaraan Keistimewaan Aceh. Dalam UU No.11 Tahun 2006 mengenai Pemerintahan Aceh, tercantum bahwa bidang al-syakhsiyah (masalah kekeluargaan, seperti perkawinan, perceraian, warisan, perwalian, nafkah, pengasuh anak dan harta bersama), mu`amalah (masalah tatacara hidup sesama manusia dalam kehidupan sehari-hari, seperti jual-beli, sewa-menyewa, dan pinjam-meminjam), dan jinayah (kriminalitas) yang didasarkan atas syariat Islam diatur dengan qanun (peraturan daerah).
Undang-undang memberikan keleluasaan bagi Aceh untuk mengatur kehidupan masyarakat sesuai dengan ajaran Islam. Sekalipun begitu, pemeluk agama lain dijamin untuk beribadah sesuai dengan kenyakinan masing-masing. Inilah corak sosial budaya masyarakat Aceh, dengan Islam agama mayoritas di sana tapi provinsi ini pun memiliki keragaman agama.
Keanekaragaman seni dan budaya menjadikan provinsi ini mempunyai daya tarik tersendiri. Dalam seni sastra, provinsi ini memiliki 80 cerita rakyat yang terdapat dalam Bahasa Aceh, Bahasa Gayo, Aneuk Jame, Tamiang dan Semelue. Bentuk sastra lainnya adalah puisi yang dikenal dengan hikayat, dengan salah satu hikayat yang terkenal adalah Perang Sabi (Perang Sabil).
Seni tari Aceh juga mempunyai keistimewaan dan keunikan tersendiri, dengan ciri-ciri antara lain pada mulanya hanya dilakukan dalam upacara-upacara tertentu yang bersifat ritual bukan tontonan, kombinasinya serasi antara tari, musik dan sastra, ditarikan secara massal dengan arena yang terbatas, pengulangan gerakan monoton dalam pola gerak yang sederhana dan dilakukan secara berulang-ulang, serta waktu penyajian relatif panjang.
Tari-tarian yang ada antara lain Seudati, Saman, Rampak, Rapai, dan Rapai Geleng. Tarian terakhir ini paling terkenal dan merupakan perpaduan antara tari Rapai dan Tari Saman.
Dalam bidang seni rupa, Rumoh Aceh merupakan karya arsitektur yang dibakukan sesuai dengan tuntutan budaya waktu itu. Karya seni rupa lain adalah seni ukir yang berciri kaligrafi. Senjata khas Aceh adalah rencong. Pada dasarnya perpaduan kebudayaan antara mengolah besi (metalurgi) dengan seni penempaan dan bentuk. Jenis rencong yang paling terkenal adalah siwah.

SOSIAL BUDAYASecara spesifik keadaan sosial budaya Indonesia sangat kompleks, mengingat penduduk Indonesia kurang lebih ...
15/08/2013

SOSIAL BUDAYA

Secara spesifik keadaan sosial budaya Indonesia sangat kompleks, mengingat penduduk Indonesia kurang lebih sudah di atas 200 juta dalam 30 kesatuan suku bangsa. Oleh karena itu pada bagian ini akan dibicarakan keadaan sosial budaya Indonesia dalam garis besar. Kesatuan politis Negara Kesatuan Republik Indonesia terdiri atas 6000 buah p**au yang terhuni dari jumlah keseluruhan sekitar 13.667 buah p**au.
Hampir sebagian besar penduduk Indonesia tinggal di daerah “rural†sehingga budaya heterogen pedesaan sangat mewarnai kehidupan social rakyat Indonesia. Di sebaran p**au-p**au Indonesia masih ditemui kebudayaan “hunting and gathering†yang terdapat secara terbatas di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan beberapa p**au kecil lain yang kira-kira berjumlah 1-2 juta dengan pola hidup langsung dari alam. Demikian juga kehidupan berkebudayaan nomadis pun masih dijumpai. Hampir semua p**a di Indonesia masih banyak kebudayaan masyarakat bercorak agraris, baik dengan bercocok tanam yang berpindah-pindah, pertanian tadah hujan, pertanian irigasi sawah, perkebunan dan pertanian mekanis. Oleh karena unsur budaya agraris masih mendominasi masyarakat Indonesia, maka masih dijumpai masyarakat dengan akar primordialisme yang kuat serta kebiasaan feodal.

Kemdikbud Akan Gelar Pameran dan Bazar Buku Murahakarta - Dalam rangka rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional tah...
15/08/2013

Kemdikbud Akan Gelar Pameran dan Bazar Buku Murah

akarta - Dalam rangka rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2013, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan menyelenggarakan Pameran dan Bazar Buku Murah. Bertempat di Plaza Insan Berprestasi dan halaman kompleks Kemdikbud, kegiatan ini akan dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), yang akan berlangsung mulai dari 27-29 Juni 2013 dan buka sepanjang jam kerja.


Melalui tema "Penguatan Budaya Inovasi Pembelajaran bagi Peserta Didik, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan", kegiatan akan dibagi menjadi beberapa rangkaian acara.

Pameran pendidikan yang dimeriahkan oleh unit-unit utama di lingkungan Kemdikbud bertempat di Plaza Insan Berprestasi. Ada 10 unit utama yang akan menampilkan berbagai informasi tentang kebijakan pendidikan dan kebudayaan. Penting untuk tidak dilewatkan, ikutilah casting presenter TV Edukasi oleh Pustekkom sebagai salah satu bentuk ajang pengembangan diri/bakat bagi peserta casting.

Sementara itu, pameran yang bertempat di halaman kemdikbud akan menampilkan karya para peserta didik dari berbagai Sekolah Menengah Kejuruan dan Perguruan Tinggi. Pameran ini juga dimeriahkan dengan stan perusahaan-perusahaan yang peduli pendidikan melalui kegiatan Corporate Social Responsibility.

Untuk kegiatan Bazar Buku Murah, turut berpartisipasi penerbit-penerbit buku terkemuka yang akan menjual buku-buku dan alat tulis dengan harga murah. Tidak ketinggalan pementasan seni dan sastra pada panggung gembira setiap harinya. Pementasan ini akan dimeriahkan oleh penampilan para peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan.

Selain itu, ada berbagai kegiatan seminar dan workshop yang tentunya sangat sayang untuk dilewatkan. Sebut saja, seminar kelas kreatif digital, seminar Budaya Betawi oleh Abah Alwi Sahab, lokakarya penulisan novel oleh Gola Gong, lokakarya kerajinan tangan, animasi, dan masih banyak lagi. Istimewanya, pada Sabtu (29/06) akan ada rekruitmen terbuka pagi para lulusan SMK bidang animasi atau bagi siapa saja yang mempunyai minat dan keterampilan bidang animasi. Sumber berita www.kemdikbud.go.id

Address

Jalan H. Mochamad Luddin-Bustanussalam Km 01 Blangkejeren
Blangkejeren
24653

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when SMAN 1 Blangkejeren posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category