Banyak orang mampu terlihat baik di hadapan manusia. Menjaga sikap, menjaga ucapan, dan menjaga citra. Itu memang perlu, karena kaum muslimin membutuhkan kebaikan yang ada pada diri kita, bukan keburukan yang kita miliki.
Namun, ukuran takwa yang sesungguhnya bukanlah saat kita berada di tengah keramaian.
Ujian yang paling berat adalah ketika kita sendirian.
Saat tidak ada yang melihat. Saat tidak ada yang menegur. Saat kesempatan bermaksiat terbuka lebar.
Di situlah murฤqabah diuji; yaitu keyakinan bahwa Allah senantiasa melihat, mendengar, dan mengetahui segala yang kita lakukan.
Jangan sampai kita menjadi hamba Allah ketika di hadapan manusia, tetapi menjadi teman syaitan ketika tidak ada seorang pun yang melihat.
Sering kali seseorang merasa aman karena dosanya tersembunyi dari manusia. Padahal tidak ada satu pun yang tersembunyi dari Allah ๏ทป.
Terkadang Allah tidak langsung menghukum pelaku maksiat dan kezaliman. Bukan karena Allah tidak mengetahui, tetapi Allah memberi kesempatan untuk bertaubat dan kembali kepada-Nya. Sebagian orang justru tertipu dengan penangguhan tersebut, padahal bisa jadi itu adalah istidrฤj; yaitu ketika seseorang terus dibiarkan dalam dosanya hingga datang hukuman yang tidak disangka-sangka.
Rasulullah ๏ทบ mengingatkan bahwa Allah memberi tenggang waktu kepada orang zalim. Namun apabila Allah telah menyiksanya, maka tidak ada yang dapat melepaskannya.
Selama pintu taubat masih terbuka, jangan tunda istighfar. Sebelum kita ditangkap oleh akibat dosa dan kezaliman kita sendiri, kembalilah kepada Allah dengan taubat yang tulus.
๐ฅ Simak nasihat Ustadz Anshori Taslim dalam cuplikan video berikut.
Rumah Dai Amal Produktif
Rumah Daโi
Membangun dakwah hingga ke lapisan masyarakat yang terlupakan.
Program pengajaran gratis untuk anak-anak, ibu-ibu, lansia & masyarakat marginal.
๐ Pendidikan Islam โข Pembinaan โข Kepedulian Sosial
๐ค Bersinergi bersama para pejuang kebaikan.
Banyak orang mengutip hadits:
"Dengarlah dan taatilah walaupun yang memimpin kalian adalah seorang budak."
Namun sering kali hadits tersebut dipotong sehingga melahirkan pemahaman yang tidak utuh.
Dalam kajian ini, Ustadz Anshori Taslim menjelaskan bahwa riwayat-riwayat hadits harus dipahami secara menyeluruh. Pada sebagian riwayat disebutkan:
"Apabila ia memimpin kalian dengan Kitab Allah, maka dengarlah dan taatilah."
Artinya, syariat Islam tidak memerintahkan ketaatan mutlak kepada setiap penguasa tanpa syarat. Kepemimpinan dalam Islam memiliki tujuan yang agung, yaitu menjaga agama Allah, menegakkan syariat-Nya, serta mengurus urusan kaum muslimin berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah.
Karena itu, memahami dalil harus dengan metode para ulama: mengumpulkan seluruh riwayat, memahami yang mutlak dengan yang muqayyad, dan tidak mengambil sebagian dalil lalu meninggalkan bagian lainnya.
๐ฅ Simak penjelasan lengkap Ustadz Anshori Taslim dalam video berikut.
Alhamdulillah, hari ini saya mencoba mengetes hafalan anak-anak Pengajian Ar-Rahmah tentang 10 sahabat yang dijamin masuk surga (Al-'Asyarah Al-Mubasyyarun bil Jannah).
Ada yang sudah hafal dengan lancar, ada yang masih setengah-setengah, dan ada juga yang masih belajar. Namun yang terpenting adalah semangat mereka untuk mengenal para sahabat Nabi ๏ทบ dan meneladani perjuangan mereka.
Rasulullah ๏ทบ memberikan kabar gembira surga kepada sepuluh sahabat beliau, yaitu:
1. Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu
2. Umar bin Al-Khaththab radhiyallahu 'anhu
3. Utsman bin Affan radhiyallahu 'anhu
4. Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu
5. Thalhah bin Ubaidillah radhiyallahu 'anhu
6. Az-Zubair bin Al-Awwam radhiyallahu 'anhu
7. Abdurrahman bin Auf radhiyallahu 'anhu
8. Sa'ad bin Abi Waqqash radhiyallahu 'anhu
9. Sa'id bin Zaid radhiyallahu 'anhu
10. Abu Ubaidah Amir bin Al-Jarrah radhiyallahu 'anhu
Semoga Allah menumbuhkan kecintaan anak-anak kita kepada Rasulullah ๏ทบ, para sahabatnya, dan ilmu syar'i sejak usia dini. Karena generasi yang mengenal para teladannya akan lebih mudah diarahkan kepada kebaikan.
๐Laporan kegiatan Dakwah Marjinal๐
๐Master, Margonda - Depok
๐๏ธ Sabtu, 06 Juni 2026
๐จโ๐ซ Kak Abuya Rohman
๐Peserta yang hadir
7 orang
๐ง 7
๐ถ 0
โฐ Waktu
10.30 - 11.45
๐ Kegiatan
Pembukaan
Pembacaan ayat suci Al-Quran bareng (surat Al qolam)
Talaqqi bacaan Alquran dan menulis ayat yang dibaca
Sharing pertanyaan ibu-ibu
Penutup
๐ซ Kendala
๐ Keterangan
Beberapa ibu-ibu tidak hadir karena ada urusan masing-masing, sakit dan izin pribadi.
07/06/2026
ุฅููููุง ููููููู ููุฅููููุง ุฅููููููู ุฑูุงุฌูุนูููู
Dengan penuh kesedihan, kami turut berduka atas wafatnya:
Ibu Saknun binti Adam
(68 tahun)
Ibunda tercinta dari guru, pembina, dan orang tua yang kami hormati, Ustadz Anshari Taslim.
Beliau wafat setelah menjalani sakit diabetes di RS Sudarso Pontianak.
Atas musibah yang berat ini, kami memohon kepada Allah ๏ทป agar mengampuni dosa-dosa beliau, melimpahkan rahmat-Nya, melapangkan kuburnya, serta menjadikan sakit yang beliau alami sebagai penghapus kesalahan dan pengangkat derajat di sisi-Nya.
Kami juga memohon kepada Allah ๏ทป agar memberikan kesabaran, keteguhan, dan pahala yang besar kepada Ustadz Anshari Taslim beserta seluruh keluarga yang ditinggalkan.
ุงููููููู
ูู ุงุบูููุฑู ููููุง ููุงุฑูุญูู
ูููุง ููุนูุงููููุง ููุงุนููู ุนูููููุงุ ููุฃูููุฑูู
ู ููุฒูููููุงุ ููููุณููุนู ู
ูุฏูุฎูููููุงุ ููุงุบูุณูููููุง ุจูุงููู
ูุงุกู ููุงูุซููููุฌู ููุงููุจูุฑูุฏูุ ูููููููููุง ู
ููู ุงููุฎูุทูุงููุง ููู
ูุง ูููููููุชู ุงูุซููููุจู ุงููุฃูุจูููุถู ู
ููู ุงูุฏููููุณู.
"Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, sejahterakanlah dia, maafkanlah dia, muliakan tempat singgahnya, luaskan tempat masuknya, cucilah dia dengan air, salju dan embun, serta bersihkanlah dia dari dosa-dosa sebagaimana Engkau membersihkan pakaian putih dari kotoran."
Semoga Allah ๏ทป memberikan sebaik-baik balasan kepada Ustadz Anshari Taslim atas bakti beliau kepada ibundanya, serta mengumpulkan kembali keluarga beliau dalam kebaikan di akhirat kelak.
Dengarkan baik-baik cuplikan ta'lim dari Ustadz Anshori Taslim hafizhahullah.
Banyak orang mengaku beriman kepada Allah, percaya adanya surga dan neraka, yakin bahwa Allah Maha Melihat dan Maha Mengetahui. Namun pertanyaannya, jika keyakinan itu benar-benar ada, mengapa manusia masih berani bermaksiat?
Dalam kajian ini dijelaskan bahwa sering kali seseorang tidak kalah oleh akalnya, tetapi kalah oleh hawa nafsunya. Akal mampu mempertimbangkan akibat dan manfaat, sedangkan hawa nafsu mendorong seseorang melakukan sesuatu tanpa mampu memberikan alasan yang benar.
Karena itu, kemaksiatan bukan hanya merusak pelakunya, tetapi juga merusak keluarga, masyarakat, dan tatanan kehidupan secara umum. Judi, zina, pencurian, dan berbagai bentuk kemaksiatan lainnya selalu meninggalkan kerusakan yang luas.
Semoga Allah menjaga kita dari mengikuti hawa nafsu dan menjadikan kita hamba-hamba yang jujur dalam keimanan serta istiqamah di atas ketaatan.
Mari terus dukung dakwah dan program pembinaan Rumah Da'i agar semakin banyak kaum muslimin, khususnya masyarakat marginal, yang mendapatkan ilmu yang sahih, lurus, dan bermanfaat.
Jumat, 05 Juni 2026
Tpq Nurul Hasanah
Pancoran Jakarta Timur
18:30 - 19.45 WIB
Pengajar
Kak Abuya dan Relawan lainnya
Kegiatan
1. Pembukaan
2. Murojaah Juz 30
3. Mengaji Iqro dan Alquran
4. Sholat berjamaah dan doa tutup
Ket : semoga Allah menjadikan mereka anak anak yang cinta Alquran
Laporan
Kurir Dai
05/06/2026
Lucu juga lihat sebagian yang mengaku paling nyalap, eh pas dolar naik langsung mainkan ayat sabar dan taat pada ulil amri seolah-olah kritik itu haram. Padahal manhaj salaf yang sebenarnya tidak pernah membungkam kebenaran. Imam Ahmad bin Hanbal saja dipenjara karena berani mengingkari kemungkapan penguasa, bukan malah bilang "ini proses panjang". Umar bin Khattab memecat pejabatnya karena harga gandum naik, lho. Pertanyaan saya: sejak kapan sabar menghadapi ujian Allah disamakan dengan sabar diam terhadap kebijakan yang merugikan rakyat? Ini bukan manhaj salaf, ini irja' modern yang membungkus ketaatan buta. Jangan klaim salaf kalau logika Anda hanya bisa bilang "bisa jadi lebih parah kalau Anda jadi pemimpin". Apakah untuk menyebut sayur asin saja saya harus jadi koki dulu? Kritik bukan berarti anarkis, tapi amar makruf nahi mungkar. Orang-orang yang terusik itu justru mereka yang alergi dengan nasihat. Sabar itu kuat, bukan diam bodoh. Wallahul musta'an.
Ad Dariny
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Website
Address
Bekasi
17111