Rumah Dai Amal Produktif

Rumah Dai Amal Produktif Rumah Da’i
Membangun dakwah hingga ke lapisan masyarakat yang terlupakan.

Program pengajaran gratis untuk anak-anak, ibu-ibu, lansia & masyarakat marginal.
📖 Pendidikan Islam • Pembinaan • Kepedulian Sosial
🤝 Bersinergi bersama para pejuang kebaikan.

💡 KAKI TAK BISA KENA AIR, APA BOLEH TAYAMMUM SAJA?Bagaimana jika seseorang memiliki luka di kaki yang tidak boleh terken...
25/08/2026

💡 KAKI TAK BISA KENA AIR, APA BOLEH TAYAMMUM SAJA?

Bagaimana jika seseorang memiliki luka di kaki yang tidak boleh terkena air karena dikhawatirkan memperparah luka? Apakah cukup bertayammum setiap kali hendak shalat?

Dalam penjelasan Ustadz Anshari Taslim, Lc., berdasarkan pendapat yang dipilih dari madzhab Hanafi dan Maliki, tidak perlu menggabungkan wudhu dengan tayammum.

📌 Intinya:
✅ Luka hendaknya dibalut dengan perban.
✅ Berwudhu seperti biasa pada anggota wudhu yang masih bisa terkena air.
✅ Ketika sampai pada kaki yang luka, usap di atas perban dengan tangan yang dibasahi air.
✅ Bagian kaki yang masih terbuka dan aman terkena air tetap dibasuh.
✅ Kaki yang sehat tetap wajib dibasuh sebagaimana wudhu biasa.
✅ Tidak perlu ditambah dengan tayammum.

Semoga faedah ini bermanfaat bagi kita dan menjadi ilmu yang bisa diamalkan. Jangan lupa bagikan kepada keluarga dan sahabat, karena bisa jadi ada yang sedang menghadapi kondisi seperti ini.

📖 Baca artikel lengkapnya:
https://pesantrenbik.com/konsultasi-a

25/08/2026

Selasa, 25 Agustus 2026
Masjid Jami Ar Rahmah
Belajar Bahasa Arab
Bersama Kak Fahmi

Seputar kata2 yang paling sering kita ucapkan dan diaulang2

Diantaranya
Memperkenalkan dirinya serta status dia sebagai pelajar

Catatan
Butuh kebiasaan untuk percakapan bahasa arab dimulai cara mengucapan yang jelas serta daya hapal yang kuat
Semoga Allah mudahkan

24/08/2026

KALAU ALLAH YANG MEMERINTAHKAN, ALLAH YANG AKAN MENJAGA.

Bayangkan…

Ditinggalkan di tengah padang pasir.

Tidak ada manusia.

Tidak ada mata air.

Tidak ada tanaman.

Tidak ada kepastian bagaimana bisa bertahan hidup.

Nabi Ibrahim عليه السلام meninggalkan Hajar dan putranya di sebuah tempat yang, kalau dipandang dengan logika manusia, rasanya mustahil untuk hidup.

Awalnya Hajar mengikuti suaminya. Namun ketika Ibrahim pergi, Hajar bertanya:

“Apakah Allah yang memerintahkanmu melakukan ini?”

Ketika ia mengetahui bahwa itu adalah perintah Allah, keyakinannya pun berubah.

“Kalau begitu, Allah tidak akan menyia-nyiakan kami.”

Inilah iman.

Bukan berarti orang beriman tidak melihat beratnya ujian.

Bukan berarti orang beriman tidak tahu bahwa jalan di depannya sulit.

Tetapi ketika ia yakin bahwa itu adalah perintah Allah, ia yakin p**a bahwa Allah tidak akan pernah meninggalkannya.

Sering kali kita juga terlalu banyak berhitung dengan logika.

“Kalau saya menjalankan perintah Allah, bagaimana nanti hidup saya?”

“Kalau saya meninggalkan yang haram, dari mana rezeki saya?”

“Kalau saya memilih jalan yang benar, bagaimana masa depan saya?”

Padahal kalau Allah sudah memerintahkan, tugas kita adalah menjalankan.

Adapun penjagaan, pertolongan, dan jaminan dari Allah adalah urusan-Nya.

Bukan berarti perjalanan itu tanpa ujian.

Justru ujian adalah bagian dari perjalanan menuju apa yang Allah janjikan.

Maka jangan takut menjalankan perintah Allah hanya karena kita belum melihat jalan keluarnya.

Kita mungkin tidak tahu bagaimana caranya. Tetapi Allah tahu.

Kita mungkin tidak melihat jalan. Tetapi Allah mampu membukakan jalan.

Dan ketika Allah yang memerintahkan sebuah jalan, yakinlah…

Tidak ada ketaatan kepada Allah yang akan berakhir sia-sia.

🎙️ Cuplikan Kajian Rutin Sirah Nabawiyah
📍 Masjid Miftahul Jannah

23/08/2026

📖 LAPORAN DA'WAH MARGINAL

📍 Lingkungan Pemulung – Kampung Sumur, Klender, Jakarta Timur
🗓️ Kamis, 20 Agustus 2026
⏰ Pukul 16.00 – Selesai

👨‍🏫 Pengajar

- Kak Fahmi

👦👧 Mengenal Cara Beriman kepada Malaikat Allah ﷻ

Alhamdulillāh, kembali Allah ﷻ memberikan kesempatan kepada kami untuk membersamai anak-anak dalam kegiatan Da'wah Marginal Rumah Da'i, di tengah lingkungan masyarakat pemulung.

Di tempat yang sederhana ini, anak-anak kembali berkumpul untuk belajar dan mengaji. Selain belajar membaca Al-Qur'an, pada kesempatan kali ini mereka diajak untuk mengenal malaikat-malaikat Allah ﷻ serta bagaimana cara beriman kepada malaikat.

Iman kepada malaikat merupakan salah satu dari Rukun Iman. Seorang Muslim wajib meyakini bahwa malaikat adalah makhluk Allah ﷻ yang diciptakan dari cahaya, senantiasa taat kepada perintah-Nya, dan tidak pernah mendurhakai Allah.

🪽 Mengenal 10 Malaikat Allah

Anak-anak dikenalkan kepada sepuluh malaikat yang wajib diketahui, yaitu:

1. Malaikat Jibril – bertugas menyampaikan wahyu kepada para rasul.
2. Malaikat Mikail – bertugas mengatur rezeki, seperti hujan dan tumbuh-tumbuhan, atas izin Allah ﷻ.
3. Malaikat Israfil – bertugas meniup sangkakala pada hari kiamat.
4. Malaikat Izrail – bertugas mencabut nyawa makhluk atas perintah Allah ﷻ.
5. Malaikat Munkar – bertugas menanyai manusia di alam kubur.
6. Malaikat Nakir – bertugas menanyai manusia di alam kubur.
7. Malaikat Raqib – mencatat amal kebaikan manusia.
8. Malaikat Atid – mencatat amal keburukan manusia.
9. Malaikat Malik – bertugas menjaga neraka.
10. Malaikat Ridwan – dikenal sebagai malaikat yang bertugas menjaga surga.

📖 Bagaimana Cara Beriman kepada Malaikat?

Anak-anak juga diajak memahami bahwa beriman kepada malaikat bukan hanya dengan menghafalkan nama dan tugasnya.

Iman kepada malaikat berarti meyakini keberadaan mereka dan membenarkan apa yang Allah ﷻ dan Rasul-Nya kabarkan tentang mereka.

Dari keimanan tersebut, anak-anak diajarkan beberapa sikap yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Mereka belajar bahwa setiap perbuatan manusia berada dalam pengawasan Allah ﷻ dan ada malaikat yang mencatat amal. Karena itu, seorang Muslim harus berusaha melakukan kebaikan dan meninggalkan perbuatan yang buruk.

Ketika tidak ada orang lain yang melihat, seorang anak tetap harus berusaha jujur karena Allah ﷻ selalu mengetahui segala sesuatu.

Mereka juga diajarkan untuk mencintai ketaatan kepada Allah, memperbanyak amal saleh, serta berhati-hati dalam perkataan dan perbuatan.

Dengan memahami tugas para malaikat, anak-anak diharapkan tidak hanya mampu menyebutkan nama-nama malaikat, tetapi juga dapat mengambil pelajaran untuk membentuk akhlak dan kebiasaan yang baik.

🌱 Menanamkan Keimanan di Tengah Keterbatasan

Di tengah lingkungan masyarakat pemulung, kami kembali melihat bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk memberikan pendidikan agama kepada anak-anak.

Tempat belajar mungkin sederhana.

Fasilitas mungkin tidak selalu lengkap.

Namun, semangat anak-anak untuk datang, belajar, dan mengaji menjadi pengingat bahwa menanamkan iman kepada generasi sejak dini adalah sebuah perjuangan yang sangat berharga.

Hari ini mereka belajar mengenal malaikat.

Hari ini mereka belajar memahami bahwa setiap amal akan dicatat.

Hari ini mereka mungkin masih belajar membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.

Namun, ilmu yang mereka dapatkan sedikit demi sedikit diharapkan menjadi bekal yang membentuk karakter mereka ketika dewasa.

Sebab pendidikan anak bukan hanya tentang kemampuan membaca dan berhitung. Mereka juga membutuhkan pendidikan iman agar memiliki pegangan dalam menjalani kehidupan.

🤲 Mari Bersama Menanamkan Keimanan

Rumah Da'i terus berikhtiar memberikan pembinaan Al-Qur'an dan pendidikan keislaman secara gratis bagi masyarakat marginal, termasuk anak-anak di lingkungan pemulung.

Mari dukung perjuangan ini melalui doa, tenaga, menjadi relawan, maupun infak terbaik.

Mungkin bagi kita, mengajarkan satu nama malaikat, menjelaskan satu perkara dalam agama, atau menemani seorang anak belajar terlihat sederhana.

Namun, bisa jadi ilmu yang mereka dapatkan hari ini akan terus mereka ingat dan amalkan hingga dewasa.

Semoga Allah ﷻ memberikan keberkahan kepada para orang tua yang terus berjuang mencari nafkah dan memberikan kesempatan kepada anak-anak mereka untuk belajar.

Semoga Allah ﷻ menjaga anak-anak ini, menguatkan iman mereka, mencintakan mereka kepada Al-Qur'an dan agama Islam, serta menjadikan mereka generasi yang saleh, berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi keluarga serta umat.

Karena setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk mengenal Allah, mempelajari agamanya, dan tumbuh dengan iman yang kuat, dari mana pun ia berasal dan dalam keadaan apa pun ia tumbuh.

23/08/2026

Ahad, 16 Agustus 2026
Tpq Nurul Hasanah
Pancoran Jakarta Timur
18:30 - 20.15 WIB
Pengajar
Kak Abuya dan Relawan lainnya
Kegiatan
1. Pembukaan
2. Murojaah Juz 30
3. Mengaji Iqro dan Alquran
4. Pembelajaran Hadits
5. Doa Penutup

Ket : Karena mertuanya ustadz Nadzirin meninggal . Kegiatan pesban diganti dengan berdoa bersama jamaah Wilayah . Semoga Allah menjadikan mereka anak anak yang cinta Alquran
Laporan
Kurir Dai

INNĀ LILLĀHI WA INNĀ ILAIHI RĀJI‘ŪNRumah Da’i turut berduka cita atas wafatnya Bang Zaki — Ahmad Zaki Ali  رحمه الله.Bel...
22/08/2026

INNĀ LILLĀHI WA INNĀ ILAIHI RĀJI‘ŪN

Rumah Da’i turut berduka cita atas wafatnya Bang Zaki — Ahmad Zaki Ali رحمه الله.

Beliau berp**ang pada hari Jumat, 21 Agustus 2026, di Nusa Tenggara Timur, ketika sedang berada dalam misi kemanusiaan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa.

Beliau bukan hanya seorang relawan ketika ada bencana.

Beliau menjadikan kepedulian kepada sesama sebagai bagian dari kehidupannya.

Membangun dan menggerakkan Yayasan Gerak Bareng, turun ke berbagai daerah, membantu masyarakat yang membutuhkan, menyalurkan bantuan, dan hadir di tengah mereka yang sedang berada dalam kesulitan.

Allah سبحانه وتعالى berfirman:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ

“Dan tolong-menolonglah kalian dalam kebajikan dan ketakwaan.”
(QS. Al-Mā’idah: 2)

Dan Rasulullah ﷺ bersabda:

وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ

“Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya.”
(HR. Muslim)

Maka kami berharap kepada Allah, semoga seluruh tenaga yang beliau curahkan, waktu yang beliau korbankan, perjalanan yang beliau tempuh, bantuan yang beliau berikan, dan setiap kesulitan yang beliau rasakan dalam membantu manusia menjadi amal kebaikan yang diterima di sisi Allah سبحانه وتعالى.

Kami bersaksi — sebatas apa yang kami ketahui dan kami saksikan — bahwa Bang Zaki adalah orang yang banyak berbuat baik dan banyak memberikan manfaat kepada manusia.

Rasulullah ﷺ bersabda ketika para sahabat memberikan kesaksian tentang kebaikan seseorang yang wafat:

«أَنْتُمْ شُهَدَاءُ اللَّهِ فِي الْأَرْضِ»

“Kalian adalah para saksi Allah di muka bumi.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Ya Allah…

Ampunilah Bang Zaki.
Rahmatilah beliau.
Maafkan segala kesalahan dan kekhilafannya.
Terimalah seluruh amal kebaikannya.
Jadikan setiap kebaikan yang pernah beliau lakukan sebagai pemberat timbangan amalnya.

Ya Allah, lapangkan kuburnya, terangi kuburnya, ampuni dosa-dosanya, angkat derajatnya, dan muliakan tempat kembalinya.

Ya Allah, kami berharap Engkau menerima beliau dalam keadaan Engkau ridha kepadanya.

Jika selama hidupnya ia telah banyak membantu hamba-hamba-Mu, maka balaslah kebaikannya dengan kebaikan yang jauh lebih besar dari sisi-Mu.

Jika ia telah mengorbankan waktunya untuk manusia, maka jangan sia-siakan pengorbanannya di sisi-Mu.

Jika ia telah hadir di tengah kesulitan manusia, maka hadirkanlah rahmat-Mu kepadanya ketika ia berada dalam kesendirian di alam kubur.

اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه، وأكرم نزله، ووسع مدخله، ونوّر قبره، وثبّته عند السؤال، واجعل قبره روضةً من رياض الجنة.

Ya Allah, jadikan wafatnya sebagai akhir yang baik baginya.

Kami tidak mengetahui bagaimana akhir seseorang di sisi Allah, tetapi kami berharap besar kepada rahmat Allah dan kami memohon agar Allah menjadikan pengabdiannya kepada manusia sebagai sebab datangnya rahmat dan ampunan-Nya.

Selamat jalan, Bang Zaki.

Semoga Allah menerima seluruh kebaikanmu dan mengampuni segala kekuranganmu.

Semoga Allah menempatkanmu di tempat terbaik di sisi-Nya.

اللهم آمين.

19/08/2026

📖 LAPORAN DA'WAH MARGINAL

📍 Lingkungan Pemulung – Bintara Jaya, Bekasi Barat
🗓️ Rabu, 19 Agustus 2026
⏰ Pukul 16.00 – Selesai

👨‍🏫 Pengajar

- Kak Fahmi
- Kak Faqih

👦👧 Murojaah Al-Qur'an dan Lomba Kemerdekaan

Alhamdulillāh, kembali Allah ﷻ memberikan kesempatan kepada kami untuk membersamai anak-anak dalam kegiatan Da'wah Marginal Rumah Da'i di tengah lingkungan masyarakat pemulung.

Pada kesempatan kali ini, kegiatan diawali dengan murojaah surah-surah pendek, sebagai upaya menjaga hafalan sekaligus membiasakan anak-anak untuk terus berinteraksi dengan Al-Qur'an.

📖 Murojaah Surah Pendek

Anak-anak bersama-sama melakukan murojaah surah-surah pendek, mulai dari Surah An-Nas hingga Surah At-Takatsur.

Mereka mengulang hafalan secara bersama-sama dan bergantian. Ada yang sudah lancar, ada p**a yang masih membutuhkan bimbingan. Setiap anak diberikan kesempatan untuk mengulang dan memperbaiki hafalannya.

Kegiatan murojaah bukan hanya bertujuan untuk menguatkan hafalan, tetapi juga menumbuhkan kebiasaan agar anak-anak senantiasa dekat dengan Al-Qur'an.

🇮🇩 Semarak Lomba Momen 17 Agustus

Setelah kegiatan murojaah, anak-anak mengikuti berbagai perlombaan dalam rangka memeriahkan momen 17 Agustus.

Perlombaan dibuat dengan menggabungkan unsur kegembiraan, keberanian, dan pendidikan keislaman, sehingga anak-anak dapat menikmati suasana kemerdekaan sekaligus mengasah kemampuan mereka.

Adapun perlombaan yang dilaksanakan antara lain:

🏆 1. Lomba Hafalan Surat-Surat Pendek

Anak-anak diberikan kesempatan untuk menunjukkan hafalan surah-surah pendek yang telah mereka pelajari. Lomba ini menjadi sarana untuk memotivasi mereka agar semakin rajin menghafal dan menjaga hafalan Al-Qur'an.

🤲 2. Lomba Hafalan Doa-Doa Harian

Anak-anak juga mengikuti lomba hafalan doa-doa harian. Melalui kegiatan ini, mereka diajak untuk membiasakan diri mengamalkan doa dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

🕌 3. Lomba Adzan

Lomba adzan menjadi salah satu kegiatan yang melatih keberanian dan kemampuan anak-anak dalam mengumandangkan adzan. Anak-anak tampil secara bergantian dengan penuh semangat dan percaya diri.

🌱 Belajar, Menghafal, dan Bergembira Bersama

Kegiatan kali ini menjadi momen yang berbeda bagi anak-anak. Mereka tidak hanya belajar dan mengulang hafalan, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk bermain, berkompetisi, dan menikmati kebersamaan dalam suasana peringatan kemerdekaan.

Di tengah lingkungan yang sederhana, terlihat antusiasme anak-anak ketika mengikuti setiap kegiatan. Ada yang tampil dengan penuh percaya diri, ada yang masih merasa malu, dan ada p**a yang harus diberikan motivasi terlebih dahulu.

Namun, yang terpenting bukan hanya siapa yang menjadi pemenang.

Lebih dari itu, setiap anak mendapatkan pengalaman untuk berani tampil, belajar menerima hasil, menghargai teman, dan terus berusaha menjadi lebih baik.

Semoga kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak kepada Al-Qur'an sekaligus membangun karakter mereka sejak dini.

📖 Dakwah yang Dekat dengan Anak-Anak

Dakwah bukan hanya tentang menyampaikan ilmu, tetapi juga tentang menghadirkan ruang yang membuat anak-anak merasa dekat dengan agama, nyaman untuk belajar, dan termotivasi untuk terus berkembang.

Melalui murojaah, hafalan doa, latihan adzan, dan berbagai kegiatan edukatif lainnya, Rumah Da'i terus berikhtiar mendampingi anak-anak di lingkungan masyarakat marginal agar mereka mendapatkan kesempatan untuk belajar agama dengan baik.

Semoga setiap huruf Al-Qur'an yang mereka baca, setiap hafalan yang mereka jaga, setiap doa yang mereka pelajari, dan setiap langkah mereka dalam belajar menjadi amal kebaikan yang terus mengalir.

🤲 Doa dan Harapan

Semoga Allah ﷻ memberikan keberkahan kepada para orang tua yang terus berjuang mencari nafkah dan memberikan kesempatan kepada anak-anak mereka untuk belajar.

Semoga Allah ﷻ menjaga anak-anak ini, memberikan mereka semangat dalam menuntut ilmu, mencintai Al-Qur'an, mengamalkan doa-doa yang mereka pelajari, serta menjadikan mereka generasi yang saleh, berilmu, percaya diri, dan bermanfaat bagi keluarga serta umat.

Dari lingkungan yang sederhana, semoga lahir generasi yang luar biasa dengan Al-Qur'an sebagai bekal kehidupannya.

19/08/2026

📖 LAPORAN DA'WAH MARGINAL

📍 Lingkungan Pemulung – Kampung sumur, Klender Jakarta Timur
🗓️ Kamis, 13 Agustus 2026
⏰ Pukul 16.00 – Selesai

👨‍🏫 Pengajar

- Kak Fahmi
-

👦👧 Mengenal dan Memahami Rukun Iman

Alhamdulillāh, kembali Allah ﷻ memberikan kesempatan kepada kami untuk membersamai anak-anak dalam kegiatan Da'wah Marginal Rumah Da'i, di tengah lingkungan masyarakat pemulung.

Di tempat yang sederhana ini, anak-anak kembali berkumpul untuk belajar dan mengaji. Selain belajar membaca Al-Qur'an, pada kesempatan kali ini mereka diajak mengenal dan memahami Rukun Iman, sebagai dasar penting dalam kehidupan seorang Muslim.

Rukun Iman merupakan enam perkara yang wajib diyakini oleh setiap Muslim, yaitu:

1. Iman kepada Allah ﷻ
2. Iman kepada para malaikat Allah
3. Iman kepada kitab-kitab Allah
4. Iman kepada para rasul Allah
5. Iman kepada hari akhir
6. Iman kepada qada dan qadar

📖 Belajar Iman Sejak Dini

Anak-anak diajak mengenal bahwa iman bukan hanya sekadar menghafalkan enam Rukun Iman, tetapi juga berusaha memahami maknanya dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Mereka belajar bahwa beriman kepada Allah berarti meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang wajib disembah dan selalu mengawasi setiap perbuatan kita.

Mereka juga dikenalkan kepada para malaikat, kitab-kitab Allah, dan para rasul yang diutus untuk membimbing manusia kepada jalan kebenaran.

Kemudian mereka belajar tentang hari akhir, bahwa kehidupan dunia bukanlah akhir dari perjalanan manusia. Ada kehidupan setelah kematian yang menjadi tempat setiap manusia mempertanggungjawabkan amalnya.

Mereka juga dikenalkan dengan qada dan qadar, bahwa segala sesuatu terjadi dengan ketetapan Allah ﷻ, namun manusia tetap diperintahkan untuk berusaha, berdoa, dan bertawakal kepada-Nya.

🌱 Menanamkan Keimanan di Tengah Keterbatasan

Di tengah lingkungan masyarakat pemulung, kami kembali melihat bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk menanamkan nilai-nilai keimanan kepada anak-anak.

Mungkin tempat belajar mereka sederhana.
Mungkin fasilitas yang tersedia tidak lengkap.

Namun, dari tempat yang sederhana itu, kita dapat menanamkan sesuatu yang sangat berharga: keimanan yang menjadi bekal kehidupan mereka.

Hari ini mereka mungkin baru belajar menghafalkan Rukun Iman.

Hari ini mereka mungkin masih bertanya dan mencoba memahami maknanya.

Namun, setiap ilmu yang mereka pelajari adalah bagian dari proses membentuk generasi yang mengenal Allah ﷻ, mencintai agama-Nya, dan memiliki pegangan dalam menjalani kehidupan.

Karena pendidikan anak bukan hanya tentang kemampuan membaca dan berhitung.

Lebih dari itu, anak-anak membutuhkan bekal iman agar mereka memiliki prinsip, akhlak, dan arah dalam kehidupannya.

🤲 Mari Bersama Menanamkan Iman

Rumah Da'i terus berikhtiar memberikan pembinaan Al-Qur'an dan pendidikan keislaman secara gratis bagi masyarakat marginal, termasuk anak-anak di lingkungan pemulung.

Mari dukung perjuangan ini melalui doa, tenaga, menjadi relawan, maupun infak terbaik.

Sebab mungkin bagi kita, mengajarkan satu ayat, menjelaskan satu perkara dalam agama, atau menemani seorang anak belajar terlihat sederhana.

Namun, bisa jadi ilmu yang mereka dapatkan hari ini akan terus mereka bawa hingga dewasa dan menjadi amal kebaikan yang tidak pernah kita sangka.

Semoga Allah ﷻ memberikan keberkahan kepada para orang tua yang terus berjuang mencari nafkah dan memberikan kesempatan kepada anak-anak mereka untuk belajar.

Semoga Allah ﷻ menjaga anak-anak ini, menanamkan keimanan yang kuat di dalam hati mereka, mencintakan mereka kepada Al-Qur'an dan agama Islam, serta menjadikan mereka generasi yang saleh, berilmu, dan bermanfaat bagi keluarga serta umat.

Karena setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk mengenal Allah, mempelajari agamanya, dan tumbuh dengan iman yang kuat, dari mana pun ia berasal dan dalam keadaan apa pun ia tumbuh.

19/08/2026

📹 IKHTIAR MENDUKUNG DAKWAH MELALUI MEDIA

Dakwah terus berjalan, dan media menjadi salah satu wasilah untuk menyebarkan ilmu kepada lebih banyak kaum muslimin.

Kajian Bulughul Maram merupakan salah satu kajian rutin Bina Insan Kamil. Qadarullah, kamera yang selama ini digunakan untuk dokumentasi dan live streaming telah menemani perjalanan dakwah selama lebih dari 10 tahun dan kini sudah tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Akibatnya, pada kajian kemarin kajian Bulughul Maram belum dapat dilanjutkan seperti biasanya. Kegiatan hanya diisi dengan diskusi kecil bersama Ustazd dan beberapa yang hadir.

Karena itu, kami sedang berikhtiar untuk menghadirkan perangkat kamera yang lebih fleksibel, baik berupa iPhone maupun perangkat kamera lainnya, yang nantinya dapat digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan dakwah Ustadz, seperti kajian, ta'lim, khutbah Jumat, dan kegiatan dakwah lainnya.

InsyaAllah, perangkat tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan Rumah dai dan kegiatan dakwah lainnya ketika dibutuhkan.

Kami mengajak para donatur dan kaum muslimin yang ingin ikut mengambil bagian dalam pengadaan perangkat ini.

Tidak harus besar. Semoga setiap rupiah yang Allah mudahkan melalui tangan kita menjadi sebab tersebarnya ilmu dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir.

Bantu media dakwah.
Dukung penyebaran ilmu.
Mari bersama menjadi bagian dari perjuangan dakwah.

جزاكم الله خيرًا وبارك الله فيكم

Address

Perumnas III, Flores I, Aren Jaya Bekasi
Bekasi
17111

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rumah Dai Amal Produktif posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share