05/07/2022
*UNTUKMU YANG DITIMPA UJIAN*
Akan ada masanya..
Kau lelah,
Lalu terasa sendiri..
Dan air mata berjatuhan panas, sepanas hembusan nafasmu..
Sekencang degupan jantungmu..
Kepala terasa menghantam sesuatu, tapi tak bisa diobati..
Tak bisa diperban, sakit hening dan pening..
Lalu masih terasa sendiri...
Mungkin kau merasa.. semua orang-orang terdekat seakan tak mengingat mu..
Orang-orang tersayang tak mengenal mu..
Semua orang-orang yang dipercaya seakan tak tau, padahal engkau perlu...
Wahai hati, jangan marah pada Allah...
Jangan berburuk sangka...
Inilah takdir...
Tidak dapat ditunda, atau dirubah skenario...
Segala ibadahmu untuk menjadikan hatimu lebih kuat, bukan untuk menepis segala ujian...
Jadikan ibadahmu adalah penolong hatimu, ragamu...
Ujian adalah ujian, semua orang pasti menjalani ujian sesuai takdir yang ditetapkan.
Ketika engkau lengah...
Engkau akan hancur karena futur..
Jangan berlama-lama menikmati kehancuran...
Kokohkan hati untuk bangkit dengan segala amalan ibadahmu.
Mungkin hari ini engkau tidak kuat, tapi ingatlah janji Allah.. “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” [QS. Ath Tholaq: 2-3]
Ketika engkau rasa berat, tiada sesiapa..
Jangan berusaha menutupinya dengan segala keadaan yang dapat membuatmu semakin hancur, futur...
Bersenda gurau..
Berlama-lama dengan kesibukan dunia, mengadu pada manusia.
Jangan !
Berjalanlah sekarang, ambil wudhu, hapus air mata..
Lalu tersungkur lah dihadapan Yang Maha Mendengar.
Menghadapi ujian itu dengan cara :
Minta dikuatkan untuk menghadapi, bukan minta dihilangkan ujian itu.
Dan mintalah agar hasilnya berakhir indah, setelah segala ikhtiar dan tawakal engkau jadikan pilihan.
Suatu hari..
Orang-orang yang mungkin lupa, bisa jadi dia menyesal dan meminta maaf padamu..
Orang-orang yang khilaf, bisa jadi dia memohon ampun atas segala kelalaiannya pada Allah.
Walau mungkin terlambat untuknya..
Setidaknya jadi pelajaran untukmu dan untuknya,
Bahwa :
Anak panah yang sudah dilepas tidak bisa ditarik lagi,
Ucapan yang terlontar tidak bisa dicabut lagi, sekalipun ucapan tersebut yang dibenci Allah namun halal atasnya.
Waktu yang sudah terlalui, tidak bisa diulang kembali, maka seharusnya pergunakanlah waktumu sebaik mungkin..
Karena dunia yang kau pijak ini bukanlah tempat keabadian.
Maka penyesalan hanyalah tinggal penyesalan...
Hanya bisa menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kita yang berfikir atasnya..
Menangisi dunia saja membuat mu lelah...
Padahal di akhirat lelahmu bakal tak sudah-sudah...
Perbanyak mengingat pemutus kelezatan dunia niscaya hatimu tidak selalu terpaut pada dunia...
Lelah hatimu itu Allah yang memberikan...
Maka mintalah hatimu kembali tenang hanya pada-Nya...
Cerita tidak selalu sama..
Episode terus berubah..
Berganti dari satu situasi kepada situasi yang lain...
Berbolak-balik...
Bertukar-tukar...
Kadang diatas, kadang dibawah...
Kadang maju, kadang mundur...
Itulah kehidupan...
Akan tetapi, satu hal yang seharusnya tidak pernah berubah pada kita : yaitu, hati yang selalu tenang dan tetap teguh dalam kebenaran…
Cerita tidak selalu sama..
Episode terus berubah..
Berganti dari satu situasi kepada situasi yang lain...
Berbolak-balik...
Bertukar-tukar...
Kadang diatas, kadang dibawah...
Kadang maju, kadang mundur...
Itulah kehidupan...
Akan tetapi, satu hal yang seharusnya tidak pernah berubah pada kita : yaitu, hati yang selalu tenang dan tetap teguh dalam kebenaran…
Ketenangan yang kita perlukan menghadapi segala situasi dalam hidup ini.
Terutama dalam situasi sulit dan ditimpa musibah.
Ketika hati dalam kondisi tenang, maka buahnya lisan dan anggota badan pun akan tenang..
Tindakan akan tetap pada jalur yang dibenarkan..
Kata-kata akan tetap hikmah dan tidak keluar dari kesantunan, sesulit dan separah apa pun situasi yang sedang kita hadapi.
Dan dengan itu lah kemudian (Insyaa Allah) kita akan meraih keuntungan.
Bagaimana engkau bisa mendapatkan ketenangan..?
Diantaranya, berkumpul dengan teman sholeh dalam rangka menuntut ilmu, berdoa, membaca Al-Quran, dzikrullah, menghindari perkara syubhat, dll..
“Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” [QS. Al Fath : 4]
Saudaraku, ambil kembali hatimu..
Temukan hatimu sekalipun dia berada ditepi jurang,
Tarik sekuat tenaga dengan meminta pertolongan Allah.
Untukmu yang sedang menghadapi ujian..
Wallahua'lam.