16/05/2026
Dengan semangat belajar dan cinta ilmu, siswa-siswi MAN 3 Bekasi mengikuti ajang AKSIOMA pada mata lomba Qiroatul Kutub / Baca Kitab Kuning tingkat Kabupaten Bekasi.
Semoga diberikan kelancaran, kepercayaan diri, serta hasil terbaik. Tunjukkan bahwa generasi madrasah mampu berprestasi, berakhlak, dan menjaga tradisi keilmuan Islam.
“Belajar hari ini, memimpin peradaban nanti.”
06/05/2026
Selamat atas kelulusan kalian, anak-anak hebat kelas 12!
Hari ini bukan hanya tentang berakhirnya masa sekolah, tetapi juga tentang awal dari perjalanan baru yang penuh harapan dan peluang. Kalian telah melewati berbagai tantangan, belajar banyak hal, dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih kuat dan bijak.
Semoga ilmu yang kalian dapatkan menjadi bekal berharga untuk meraih cita-cita. Teruslah melangkah dengan penuh semangat, percaya diri, dan jangan pernah takut mencoba hal baru. Ingat, kegagalan bukan akhir, melainkan bagian dari proses menuju keberhasilan.
Doa terbaik selalu menyertai kalian:
Semoga diberikan kesehatan, kemudahan dalam setiap langkah, kesuksesan di masa depan, serta tetap menjadi pribadi yang baik, rendah hati, dan bermanfaat bagi banyak orang.
Teruslah bermimpi besar dan berjuang untuk mewujudkannya. Dunia menunggu karya dan kontribusi kalian.
Selamat dan sukses selalu!
06/05/2026
Tak terasa, setiap pagi langkah kecil mereka membawa doa-doa besar. 🌿
Lewat pembiasaan sholat dhuha dan tadarus Al-Qur'an, putra-putri kita belajar menata hati, mendekatkan diri, dan menumbuhkan akhlak mulia sejak dini.
Semoga setiap lantunan doa dan ayat yang mereka baca menjadi cahaya, bukan hanya untuk hari ini, tapi juga masa depan mereka. ✨
Info PMBM.
https://pmbm.man3bekasi.sch.id
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat
Kantor Kemenag Kab. Bekasi
02/05/2026
Dengan pendidikan, mimpi bukan hanya angan—melainkan tujuan yang bisa dicapai.
Selamat HarDikNas 2026
08/04/2026
“Hilangnya Keberkahan Ilmu Anak Karena Perilaku Buruk Orang Tua Terhadap Guru”
Kadang yang membuat anak sulit berkembang bukan karena kurang pintar, tapi karena hilangnya keberkahan dari sikap orang tuanya sendiri.
Saat guru dihina, diremehkan, atau dibantah di depan anak, pelajaran yang sebenarnya masuk bukanlah ilmu — melainkan kesombongan dan hilangnya adab.
Guru bukan makhluk sempurna, tapi mereka adalah perantara ilmu.
Jika orang tua merusak penghormatan anak pada guru, maka sebenarnya mereka juga sedang menutup pintu keberkahan ilmu bagi anaknya sendiri.
📖 Hormati guru, bukan karena mereka sempurna,
tapi karena dari merekalah ilmu menjadi bernilai.