28/01/2025
Pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian, Nabi Muhammad SAW sedang berada di Masjidil Haram, Mekah. Beliau sedang beristirahat di Hijir Ismail, ketika tiba-tiba datanglah Malaikat Jibril membawa seekor buraq, yaitu hewan putih yang memiliki sayap dan dapat terbang.
Malaikat Jibril membangunkan Nabi Muhammad SAW dan meminta beliau untuk menaiki buraq. Nabi Muhammad SAW pun menaiki buraq dan dibawa oleh Malaikat Jibril menuju ke Baitul Maqdis, Yerusalem.
Di Baitul Maqdis, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan beberapa nabi terdahulu, seperti Nabi Ibrahim, Nabi Musa, dan Nabi Isa. Beliau juga melihat beberapa keajaiban, seperti neraka dan surga.
Setelah itu, Nabi Muhammad SAW dan Malaikat Jibril naik ke langit dan melakukan perjalanan menuju ke Sidratul Muntaha, yaitu tempat yang paling dekat dengan Allah SWT. Di sana, Nabi Muhammad SAW menerima perintah untuk melaksanakan shalat lima waktu.
Setelah selesai, Nabi Muhammad SAW kembali ke Baitul Maqdis dan dari sana kembali ke Mekah. Perjalanan Isra' Mi'raj ini berlangsung dalam waktu yang sangat singkat, yaitu hanya dalam satu malam.
Peristiwa Isra' Mi'raj ini merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam dan dianggap sebagai salah satu bukti kebenaran kenabian Nabi Muhammad SAW.