RA Al-Umariyah

RA Al-Umariyah

Share

Raudhatul Athfal atau Taman Kanak-Kanak Islam bergerak dalam bidang Pendidikan Anak Usia Dini dibawah Yayasan Pendidikan Islam Ponpes Sirnamiskin
Bandung.

Photos from RA Al-Umariyah's post 08/09/2019

Menumbuhkan kreatifitas anak dengan cara bermain mobis.seruuuuu

Photos 04/02/2016

Selamat pagi semua.. Yuk, tetap semangat di hari kamis ini!
Hari ini kami mencoba berbagi tips menghadapi anak yang sedang marah. Terkadang saat menghadapi buah hati yang sedang marah, kita orang dewasa masih bingung menghadapi dan akhirnya malah jadi ikut marah. Itu tentu malah membuat anak merasa tidak dihargai, dan konflik yang sedang dialaminya pun tidak terselesaikan. Yuk dicoba tips berikut ini yang kami dapat dari berbagai sumber! :)

10/11/2015

AKU GAK MAU MAKAN BUNDAAA

Jika anak tidak mau melakukan sesuatu, misalnya makan, akan lebih baik jika orangtua menggunakan cara selain ancaman untuk membujuknya.

"Hayo, kalo ga makan, nanti disuntik dokter loh!"
"Hayo kalo ga mau makan, nanti mama bilang bu guru biar dimarahin."

Semua kalimat itu mungkin memang lebih efektif membuat anak segera menuruti perintah kita. Tapiiiii secara tidak sadar kita sudah mendoktrin anak, menciptakan kesan bahwa dokter itu senang menyakiti orang lain, atau bahwa bu guru itu pemarah dan menyeramkan.

Sehingga, apa akibatnya? Banyak anak yang takut bertemu dokter. Alasannya? Takut disuntik. Darimana anak mendapat jawaban itu? Ternyata, kita sendirilah yang membentuknya.

Daripada menggunakan ancaman dan menciptakan ketakutan pada anak agar mau menuruti perintah kita, akan lebih baik jika kita meluangkan waktu untuk berdialog, memberikan penjelasan sebab-akibat pada anak.

Seringkali, orang dewasa menganggap anak-anak masih terlalu kecil untuk memahami ini. Tapi justru sekarang lah saatnya mereka belajar untuk paham.

Jelaskan akibatnya, apa yang akan terjadi jika mereka tidak mau makan. Rasa lapar, lemas, kehilangan tenaga, sakit dll. Jelaskan semuanya sesuai fakta, tapi tentu saja dengan pemilihan kata yang sederhana.

Kaitkan dengan hal-hal yang biasa dilakukan anak, segala sesuatu yang dekat dengan dunia mereka. Misalnya, "Kalau tidak makan, nanti kakak tidak punya tenaga untuk bermain bersama teman-teman."

Memang membutuhkan waktu bagi anak untuk paham, tapi cara ini berdampak lebih baik bagi anak, tidak ada tekanan pada anak dalam melakukan segala sesuatu. Dan tidak ada p**a dampak negatif jangka panjang seperti anak yang takut bertemu dokter.

Selain itu, hal ini juga membantu anak untuk belajar berpikir logis. Mengasah kemampuan kognitif/daya pikir anak.

Jadi mulai sekarang, yuk para bunda dan ayah, biasakan untuk menghindari segala bentuk ancaman dalam mendidik buah hati tersayang.

Semoga bermanfaat, tetap semangat menjalani aktivitas!

Photos 21/12/2013

Admit it !
Share your moments, share you life

Manasik Haji RA 13 November 2013 13/11/2013
Photos 01/10/2013

Seorang guru di Australia pernah berkata:

“Kami tidak terlalu khawatir jika anak2 sekolah dasar kami tidak pandai Matematika” kami jauh lebih khawatir jika mereka tidak pandai mengantri.”

“Sewaktu ditanya mengapa dan kok bisa begitu ?” Kerena yang terjadi di negara kita justru sebaliknya.

Inilah jawabannya:

Karena kita hanya perlu melatih anak selama 3 bulan saja secara intensif untuk bisa Matematika, sementara kita perlu melatih anak hingga 12 Tahun atau lebih untuk bisa mengantri dan selalu ingat pelajaran berharga di balik proses mengantri.
Karena tidak semua anak kelak akan berprofesi menggunakan ilmu matematika kecuali TAMBAH, KALI, KURANG DAN BAGI. Sebagian mereka anak menjadi Penari, Atlet Olimpiade, Penyanyi, Musisi, Pelukis dsb.
Karena biasanya hanya sebagian kecil saja dari murid-murid dalam satu kelas yang kelak akan memilih profesi di bidang yang berhubungan dengan Matematika. Sementara SEMUA MURID DALAM SATU KELAS ini pasti akan membutuhkan Etika Moral dan Pelajaran Berharga dari mengantri di sepanjang hidup mereka kelak.
”Memang ada pelajaran berharga apa dibalik MENGANTRI ?”

”Oh iya banyak sekali pelajaran berharganya;”

Anak belajar manajemen waktu jika ingin mengantri paling depan datang lebih awal dan persiapan lebih awal.
Anak belajar bersabar menunggu gilirannya tiba terutama jika ia di antrian paling belakang.
Anak belajar menghormati hak orang lain, yang datang lebih awal dapat giliran lebih awal dan tidak saling serobot merasa diri penting..
Anak belajar berdisiplin dan tidak menyerobot hak orang lain.
Anak belajar kreatif untuk memikirkan kegiatan apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebosanan saat mengantri. (di Jepang biasanya orang akan membaca buku saat mengantri)
Anak bisa belajar bersosialisasi menyapa dan mengobrol dengan orang lain di antrian.
Anak belajar tabah dan sabar menjalani proses dalam mencapai tujuannya.
Anak belajar hukum sebab akibat, bahwa jika datang terlambat harus menerima konsekuensinya di antrian belakang.
Anak belajar disiplin, teratur dan kerapihan.
Anak belajar memiliki RASA MALU, jika ia menyerobot antrian dan hak orang lain.
Anak belajar bekerjasama dengan orang2 yang ada di dekatnya jika sementara mengantri ia harus keluar antrian sebentar untuk ke kamar kecil.
Anak belajar jujur pada diri sendiri dan pada orang lain.

dan mungkin masih banyak lagi pelajaran berharga lainnya, silahkan anda temukan sendiri sisanya.

Saya sempat tertegun mendengarkan butir-butir penjelasannya. Dan baru saja menyadari hal ini saat satu ketika mengajak anak kami berkunjung ke tempat bermain anak Kids Zania di Jakarta.

Apa yang di pertontonkan para orang tua pada anaknya, dalam mengantri menunggu giliran sungguh memprihatinkan.

Ada orang tua yang memaksa anaknya untuk ”menyusup” ke antrian depan dan mengambil hak anak lain yang lebih dulu mengantri dengan rapi. Dan berkata ”Sudah cuek saja, pura-pura gak tau aja !!”
Ada orang tua yang memarahi anaknya dan berkata ”Dasar Penakut”, karena anaknya tidak mau dipaksa menyerobot antrian.
Ada orang tua yang menggunakan taktik dan sejuta alasan agar anaknya di perbolehkan masuk antrian depan, karena alasan masih kecil capek ngantri, rumahnya jauh harus segera p**ang, dsb. Dan menggunakan taktik yang sama di lokasi antrian permainan yang berbeda.
Ada orang tua yang malah marah2 karena di tegur anaknya menyerobot antrian, dan menyalahkan orang tua yang menegurnya.
dan berbagai macam kasus lainnya yang mungkin anda pernah alami juga?

Ah sayang sekali ya.... padahal disana juga banyak pengunjung orang Asing entah apa yang ada di kepala mereka melihat kejadian semacam ini?

Ah sayang sekali jika orang tua, guru, dan Kementrian Pendidikan kita masih saja meributkan anak muridnya tentang Ca Lis Tung (Baca Tulis Hitung), Les Matematika dan sejenisnya. Padahal negara maju saja sudah berpikiran bahwa mengajarkan MORAL pada anak jauh lebih penting dari pada hanya sekedar mengajarkan anak pandai berhitung.

Ah sayang sekali ya... Mungkin itu yang menyebabkan negeri ini semakin jauh saja dari praktek-praktek hidup yang beretika dan bermoral?

Ah sayang sekali ya... seperti apa kelak anak2 yang s**a menyerobot antrian sejak kecil ini jika mereka kelak jadi pemimpin di negeri ini?

Semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua para orang tua juga para pendidik di seluruh tanah air tercinta. Untuk segera menyadari bahwa mengantri adalah pelajaran sederhana yang banyak sekali mengandung pelajaran hidup bagi anak dan harus di latih hingga menjadi kebiasaan setiap anak Indonesia. Mari kita ajari generasi muda kita untuk mengantri, untuk Indonesia yang lebih baik... :)

-unknown Indonesian

Photos 08/08/2013

Happy Eid!
Selamat Lebaran! :D

28/07/2013

"Tell me and I forget, teach me and I may remember, involve me and I learn."
*Benjamin Franklin.

Itulah cara paling efektif untuk proses pembelajaran anak usia dini.
Kita memberitahu mereka, maka mereka akan lupa,
kita ajari mereka, dan mereka mungkin akan mengingatnya,
libatkanlah mereka dan mereka akan belajar.

Kitty-Shaped Kindergarten 28/07/2013

Selamat pagi, selamat ber-hari minggu~ :D
Nemu sekolah dengan konsep unik nih di Jerman ;)
Jadi pingin juga sekolah kita dibuat begini, tapi bentuk ular, biar melingker-lingker, hehehe

http://www.apartmenttherapy.com/kitty-shaped-kindergarten-160767

Kitty-Shaped Kindergarten Hello, kitty. Kindergarten Wolfartsweier is located in Karlsruhe, Germany. The cat-shaped kindergarten was designed by artist Tomi Ungerer in collaboration with architect Ayla Suzan Yöndel. Just wait until you see the back of the building, after the jump.

Want your school to be the top-listed School/college in Bandung?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Website

Address


Jalan KH. Wahid Hasyim No. 433
Bandung
40235