07/01/2013
Bagi yang Membutuhkan
Tafsir Ibnu Katsir silahkan download di sini
lengkap 30 juz
semoga bermanfaat
http://koleksi-free-ebook.blogspot.com/
Download Buku Gratis
Koleksi, EBook, buku, Gratis, Novel, Humor, Islam, moslem, SEO, Internet, adsense,blogger,wordpress,Forex,Trading,Insurance, Tutorial, Panduan, Handphone, belajar, membaca, download, share, Tips dan Trik
12/07/2012
Merujuk pada Almanak Persatuan Islam 1433H hasil penghitungan Dewan Hisab dan Rukyat Persatuan Islam, maka Pimpinan Pusat Persatuan Islam menyampaikan edaran sebagai berikut:
Awal Ramadhan 1433 H: tanggal 1 Ramadhan 1433 H jatuh pada hari Sabtu, 21 Juli 2012 M. Penjelasannya:
• Ijtimak akhir Syaban 1433H terjadi hari Kamis, 19 Juli 2012 pukul 11.24.32 WIB.
• Tinggi hilal saat maghrib 19 Juli 2012 di Pelabuhan Ratu 1˚44’17” dan di Jayapura 0˚08’ 30” posisi hilal tersebut mustahil bulan wujud sebagai hilal
• Kamis, 19 Juli 2012 saat Maghrib (malam Jumat) posisi bulan di seluruh Indonesia hilal "ghair imkanir rukyat", karena bulan belum wujud menjadi hilal, maka bulan Syaban 1433 H digenapkan menjadi 30 hari (istikmal) dan 1 Ramadhan 1433H ditetapkan Sabtu, 21 Juli 2012
صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُبِّيَ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا عِدَّةَ شَعْبَانَ ثَلَاثِينَ
Berpuasalah kalian dengan melihatnya (hilal) dan berbukalah dengan melihatnya p**a. Apabila kalian terhalang maka sempurnakanlah jumlah bilangan hari bulan Sya'ban menjadi tiga puluh". (Bukhori 1776)
‘Idul Fitri 1433H: tanggal 1 Syawal 1433H jatuh pada hari Ahad, 19 Agustus 2012M. Penjelasannya:
• Ijtimak akhir Ramadhan 1433H terjadi Jumat, 17 Agustus 2012 jam 22.54.32 WIB
• Posisi bulan saat maghrib 17 Agustus 2012 di seluruh Indonesia masih di bawah ufuk (Pelabuhan Ratu -4˚33’23” dan di Jayapura -6˚58’ 27”) sehingga bulan belum wujud menjadi hilal
• Jum’at, 17 Agustus 2012 saat Maghrib (malam Sabtu) di seluruh Indonesia hilal "ghair imkanir rukyat", karena bulan masih di bawah ufuk, maka 1 Syawwal 1433 ditetapkan Ahad, 19 Agustus 2012.
27/11/2011
Mohammad Natsir
Mohammad Natsir (lahir di Alahan Panjang, Lembah Gumanti, Solok, Sumatera Barat, 17 Juli 1908 – meninggal di Jakarta, 6 Februari 1993 pada umur 84 tahun) adalah perdana menteri kelima, pendiri sekaligus pemimpin partai politik Masyumi, dan salah seorang tokoh Islam terkemuka di Indonesia.
Kehidupan
Muhammad Natsir, dalam tulisan lain ada yang menulisnya Mohammad Natsir/Mohd. Natsir/M. Natsir, adalah putra kelahiran Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat 17, Juli 1908, dengan gelar Datuk Sinaro Panjang. Natsir adalah orang yang berbicara penuh sopan santun, rendah hati dan bersuara lembut meskipun terhadap lawan-lawan politiknya. Ia juga sangat bersahaja dan kadang-kadang gemar bercanda dengan siapa saja yang menjadi teman bicaranya.
Ayah Natsir bekerja sebagai pegawai pemerintahan di Alahan Panjang, sedangkan kakeknya seorang ulama. Natsir merupakan pemangku adat untuk kaumnya yang berasal dari Maninjau, Tanjung Raya, Agam dengan gelar Datuk Sinaro Panjang. Ketika kecil, Natsir belajar di HIS Solok serta di sekolah agama Islam yang dipimpin oleh para pengikut Haji Rasul. Tahun 1923-1927 Natsir mendapat beasiswa untuk sekolah di MULO, dan kemudian melanjutkan ke AMS Bandung hingga tamat pada tahun 1930. Di Bandung, Natsir berinteraksi dengan para aktivis pergerakan nasional antara lain Syafruddin Prawiranegara, Mohammad Roem dan Sutan Syahrir. Pada tahun 1932, Natsir berguru pada Ahmad Hassan, yang kelak menjadi tokoh organisasi Islam Persis. Dengan keunggulan spritualnya, beliau banyak menulis soal-soal agama, kebudayaan, dan pendidikan.
Mosi Integral
Tanggal 5 April 1950 Natsir mengajukan mosi intergral dalam sidang pleno parlemen, yang secara aklamasi diterima oleh seluruh fraksi. Mosi ini memulihkan keutuhan bangsa Indonesia dalam Negara Kesatuan RI (NKRI), yang sebelumnya berbentuk serikat. Karena prestasi inilah Natsir diangkat menjadi perdana menteri. B**g Karno menganggap Natsir mempunyai konsep untuk menyelamatkan Republik melalui konstitusi.
Jabatan
Pada masa revolusi kemerdekaan, Natsir pernah menjabat Wakil Ketua KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat), yang waktu itu ketuanya dijabat oleh Assaat Datuk Mudo, dan beberapa kali menjadi Menteri Penerangan.
Natsir banyak berjasa untuk perkembangan dakwah Islam dan termasuk di antara sedikit tokoh Indonesia dengan reputasi internasional. Dia pernah menjabat presiden Liga Muslim se-Dunia (World Moslem Congress), ketua Dewan Mesjid se-Dunia, anggota Dewan Eksekutif Rabithah Alam Islamy yang berpusat di Mekkah. Sebagai mubaligh, Natsir mendirikan Dewan Dakwah Islamiah Indonesia, yang mengirimkan mubaligh ke seluruh Indonesia.
Natsir sempat menjadi Perdana Menteri Indonesia setelah pembubaran RIS. Namun penentangan Natsir terhadap sikap Presiden dalam Irian Barat, dan maraknya pemberontakan separatis mengganggu kestabilan kabunatnya. Manjelang akhir masa jabatnaya sebagai perdana menteri, b**g Karno selaku Presiden dan ketua PNI meminta para menteri dan anggota parlemen dari PNI untuk tidak mendukung pemerintahan terutama PM Natsir dan wapres Hatta. Tak lama setelah itu Kabinet Natsir mengalami aneka go-yang-an dari Partai Nasional Indonesia di parlemen. Menurut Hatta, Soekarno mendesak Manai Sophiaan dan teman-temannya menjatuhkan Kabinet Natsir. Dua kali anggota Partai Nasional Indonesia di parlemen memboikot sidang sehingga tak memenuhi kuorum. Hari itu juga Natsir mengembalikan mandatnya sebagai perdana menteri.
GELAR KEHORMATAN
Gelar Pahlawan Nasional
Gelar pahlawan nasional diberikan kepada Muhammad Natsir bertepatan pada peringatan Hari Pahlawan tanggal 10 November 2008
Gelar Akademis
Akhir tahun 1979 Raja Fadh dari Arab Saudi memberi anugerah Faisal Award melalui King Faisal Foundation di Riyadh, bersama m***i Palestina. Sebelumnya tahun 1967, Universitas Islam Libanon memberi gelar Doctor Honoris Causa bidang politik Islam. Tahun 1991, gelar kehormatan yang sama dianugerahkan Universiti Kebangsaan Malaysia.
27/11/2011
Muhammad Isa Anshary
Biografi :
Pada usia 16 tahun, setelah menyelesaikan pendidikannya di Madrasah Islam di tempat kelahirannya, Isa merantau ke Bandung untuk mengikuti berbagai kursus ilmu pengetahuan umum. Di Bandung p**a, ia memperluas cakrawala ke-Islamannya dalam Jam'iyyah Persis hingga menjadi ketua umum Persis.Tampilnya Isa Anshary sebagai pucuk pimpinan Persis dimulai pada 1940 ketika ia menjadi anggota hoofbestuur ( Pusat Pimpinan ) Persis. Tahun 1948, ia melakukan reorganisasi Persis yang mengalami kevakuman sejak masa pendudukan Jepang dan Perang Kemerdekaan. Tahun 1953 hingga 1960, ia terpilih menjadi ketua umum Pusat Pimpinan Persis.Selain sebagai mubaligh, Isa Anshary juga dikenal sebagai penulis yang tajam. Ia termasuk salah seorang perancang Qanun Asasi Persis yang telah diterima secara bulat oleh Muktamar V Persis ( 1953 ) dan disempurnakan pada Muktamar VIII Persis ( 1967 ).Dalam sikap jihadnya, Isa Anshary menganggap perjuangan Persis sungguh vital dan kompleks karena menyangkut berbagai bidang kehidupan umat. Dalam bidang pembinaan kader, Isa Anshary menekankan pentingnya sebuah madrasah, tempat membina kader-kader muda Persis.Semangatnya dalam hal pembinaan kader tidak pernah padam meskipun ia mendekam dalam tahanan Orde Lama di Madiun. Kepada Yahya Wardi yang menjabat ketua umum Pimpinan Pusat Pemuda Persis periode 1956-1962, Isa Anshary mengirimkan naskah “Renungan 40 Tahun Persatuan Islam” yang ia susun dalam tahanan untuk disebarkan kepada peserta muktamar dalam rangka meningkatkan kesadaran jamaah Persis.Melalui tulisannya, Isa Anshary mencoba menghidupkan semangat para kadernya dalam usaha mengembangkan serta menyebarkan agama Islam dan perjuangan organisasi Persis. Semangat ini terus ia gelorakan hingga wafatnya pada 2 Syawal 1389 H yang bertepatan dengan 11 Desember 1969.
27/11/2011
PERSATUAN ISLAM
Persatuan Islam (disingkat Persis) adalah sebuah organisasi Islam di Indonesia. Persis didirikan pada 12 September 1923 di Bandung oleh sekelompok Islam yang berminat dalam pendidikan dan aktivitas keagamaan yang dipimpin oleh Haji Zamzam dan Haji Muhammad Yunus.
Persis didirikan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman Islam yang sesuai dengan aslinya yang dibawa oleh Rasulullah Saw dan memberikan pandangan berbeda dari pemahaman Islam tradisional yang dianggap sudah tidak orisinil karena bercampur dengan budaya lokal, sikap taklid buta, sikap tidak kritis, dan tidak mau menggali Islam lebih dalam dengan membuka Kitab-kitab Hadits yang shahih. Oleh karena itu, lewat para ulamanya seperti Ahmad Hassan yang juga dikenal dengan Hassan Bandung atau Hassan Bangil, Persis mengenalkan Islam yang hanya bersumber dari Al-Quran dan Hadits (sabda Nabi).
Organisasi Persatuan Islam telah tersebar di banyak provinsi antara lain Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, Lampung, Bengkulu, Riau, Jambi, Gorontalo, dan masih banyak provinsi lain yang sedang dalam proses perintisan. Persis bukan organisasi keagamaan yang berorientasi politik namun lebih fokus terhadap Pendidikan Islam dan Dakwah dan berusaha menegakkan ajaran Islam secara utuh tanpa dicampuri khurafat, syirik, dan bid'ah yang telah banyak menyebar di kalangan awwam orang Islam.
TOKOH TOKOH PERSATUAN ISLAM
Muhammad Isa Anshary Politikus dan Pejuang Indonesia.
Mohammad Natsir Mantan Perdana Menteri Indonesia
KH.Ahmad Hassan Teman Debat Soekarno Ketika di Bandung
Haji ZamZam Pendiri Persis
Haji Mohammad Yunus Pendiri Persis
KH.Shidiq Amien Mantan Ketua Umum persis
KH.Ikin Shadikin Ulama Terkemuka Persis
KH. Usman Sholehudin Ketua Dewan Hisbath
18/08/2011
Dukung peta palestina di google earth klik (www.israel-vs-palestine.com) pilih bendera palestina.
Israel vs. Palestine | Share your opinion about Gaza Strip conflict! - Free-opinion.com - Your opini
Free-opinion.com is created for people who are aware of the events in their city, country, continent or world. Here you can create a question which may be important to many people and see how people think of your question. Questions in this site are displayed as polls, where everyone can vote and ad...
25/01/2011
SURAT UNDANGAN
ALIANSI ALUMNI MTs.PERSIS 3
Inilah Forum Ukhuwah Semua Alumni Mts.PERSIS 3 Pameungpeuk-Bandung. Mari Bergab**g, Anda sangat bermanfaat bagi kami. Info : 085721645064
25/01/2011
Sejarah Pesantren Persis 3 Pameungpeuk
MTs. Persis 3 Pameungpeuk: Sejarah Pesantren Persis 3 Pameungpeuk
Sekitar tahun 1940 Ajengan Harun mulai merintis pendidikan keagamaan untuk tingkat Diniyah Ula di rumahnya. Ternyata mendapat sambutan baik dari masyarakat sekitar sesuai dengan perkembangan harokah tajdid dari Persatuan yang dikembangkan di Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung. Dua tahun kemudia
23/01/2011
cik urang absen hla para alumni teh, supados tiasa enggal2 reunian
1. saha namina :
2. angkatan sbrh :
3. alamat :
18/01/2011
assalamu'alaikum wr.wb.
kumaha daramang???
cik aya informasi naon wae nu aya di MTS 3 pameungpeuk teh
16/01/2011
wilujeng sonten ka sadayana...
09/10/2010
tolong Ramaikan/isi group/halaman sekolah kita,, supaya komunikasi antar alumni tidak terputus, dan untuk mempermudah berjalannya Acara Reuni akbar yang kita nanti nantikan