03/05/2026
Sering tanpa sadar bilang, “Awas lho, kalau nggak shalat nanti Allah marah!” atau “Kalau nggak ngaji, nanti masuk neraka lho!”? 🥺
Mungkin dulu saat kita kecil, pendekatan ini sering dipakai oleh orang tua kita. Memang sih, anak jadi langsung patuh saat itu juga. Tapi tahukah Bunda, kata-kata yang menakutkan justru bisa membuat anak melihat Allah sebagai sosok yang menyeramkan.
Seperti insight parenting yang sangat menampar sekaligus menghangatkan hati dari Kak Natasha Rizky di video ini. Yuk, kita ubah cara mengenalkan Allah ke si kecil! ✨
Alih-alih menggunakan ancaman, mari kenalkan rasa cinta. Sampaikan perlahan kepada mereka bahwa cinta Allah itu jauuuh lebih besar dan lebih luas daripada cinta Ibu kepada anaknya sendiri. Jika anak sudah merasa dicintai, kelak ia akan beribadah karena rasa “tahu diri” dan butuh, bukan sekadar takut dihukum.
Di Quranic Daycare Cendekia Muda, pendekatan penuh cinta inilah yang selalu kami hadirkan. Kami percaya, mengenalkan Al-Qur’an dan nilai-nilai tauhid sejak dini harus dilakukan lewat kelembutan dan pelukan hangat, bukan paksaan apalagi ancaman.
Semoga kelak ananda kita tumbuh menjadi hamba yang hatinya senantiasa terpaut pada Sang Pencipta karena rasa cinta yang mendalam ya, Bunda. 🤍
Kalau Ayah Bunda di rumah, biasanya pakai cara manis apa nih untuk nyeritain tentang kebaikan Allah ke si kecil? Boleh share di kolom komentar yuk, buat inspirasi Bunda yang lain! 👇