Kembalikan Nkri Ke Uud 45

Kembalikan Nkri Ke Uud 45

Share

Pertahankan naskah UUD 45,jangan biarkan siapapun merubahnya,

11/11/2025

Pertempuran 10 november 1945 Surabaya..

yg kini selalu di peringati sebagai Hari Pahlawan..

des alwi

16/08/2025

Lagu Indonesia Raya dlm versi lain,stanza 2 dan stanza 3...

27/08/2024

Pejabat kita saat ini

27/02/2020

Cuplikan pidato presiden soekarno di yogyakarta pada tanggal 19 Desember 1961 pembebasan irian barat melalui operasi Trikora yang berapi api dan begitu lantang dan tegas.

Arsip nasional
historis

25/02/2020

Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Pembukaan

Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.

Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada :

Ketuhanan Yang Maha Esa,

kemanusiaan yang adil dan beradab,

persatuan Indonesia,

dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan,

serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.



Setiap warga Negara Indonesia sebaiknya menghafal, merenungkan dan menghayati isi “Pembukaan UUD 1945”

27/03/2018

.
KITA KEHILANGAN JIWA BANGSA SEJAK AMANDEMEN UUD 1945.

Panca Sila itu bukan hanya milik kita tetapi terlebih adalah diri kita ,yakni diri kebangsaan ,diri ke Indonesia an yang seturut von sagviny :setiap bangsa itu memiliki jiwanya masing-masing yang disebut VOLKGEIST.

Juga Ernest Renan menegaskan :Une nation est une ame ,een natei is een ziel .(bangsa itu satu jiwa ,bangsa itu mempuntai jiwa nya sendiri ) (Soekarno Lahir nya Panca Sila 1945). Apa yang terjadi sekarang sejak Amandemen UUD 1945 ,bukan hanya nilai-nilai yang di buang ,justru jiwa bangsa telah dihabisi ,kita kehilangan jiwa bangsa ,kita kehilangan jatidiri bangsa dan kita menjadi bangsa penjiplak jiwa bangsa lain ,kekuasaan di pertarungkan kalah menang ,kuat-kuatan ,banyak-banyakan suara ,caci maki ,saling fitna, debad-debadan ,Liberalisme ,padahal asal nya kita bangsa gotong royong .

DI TAHUN POLITIK MANUSIA DEMI KEKUASAAN MENG HALALKAN SEGALA CARA .

Memasuki tahun 2018 Indonesia menjadi negara yang kehilangan jati diri nya nilai -nilai luhur yang di ajarkan oleh nenek moyang dan pendiri negeri ini di porak porandakan dengan di amandemen nya UUD 1945 ,

Amandemen bukan sekedar menambahi dan mengurangi pasal -pasal UUD 1945 tetapi yang di amandemen adalah jati diri bangsa Indonesia ,tata nilai di jungkir balikan dan demokrasi Liberal dianggap agama baru dan semua hanyut termasuk para tokoh agama .

Sebaik nya kita sadar dan merenungi ajaran nenek moyang kita tentang hidup,tentang berbangsa dan bernegara agar kita sadar menjadi Indonesia bukan Indonesia di liberalkan .

SEMBILAN FILOSOFI JAWA YANG DI AJARKAN OLEH SUNAN KALI JAGA

1. URIP IKU URUP
“Hidup itu nyala. Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain di sekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik”

2. MEMAYU HAYUNING BAWANA
Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan, serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak

3. SURO DIRO JOYO JAYADININGRAT LEBUR DENING PANGAS TUTI
“Sagala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar”

👇

Photos 18/05/2017
09/05/2017

By :wawat kurniawan (weka) ,, Pasal 29 ayat 1 UUD45, Negara berdasarkan KETUHANAN YANG MAHA ESA... jadi hendaknya Pemimpin NEGARA ini adalah Orang2 yang PERCAYA kepada TUHAN, karena DASAR NEGARA INDONESIA adalah KETUHANAN...

jadi IDEOLOGI KOMUNIS yang hendak Memisahkan POLITIK dengan AGAMA Tidak akan bisa Memimpin NEGARA ini krn sudah Berseberangan dengan dasar yang didirikan oleh para PENDIRI BANGSA...

Surat Al-Ma'idah Ayat 8
jangan sampai kebencian menjadikanmu tak berlaku adil terhadap musuhmu

Matius 5:44 (TB)
44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.

08/05/2017

Arti dan Fungsi GBHN (supaya kita ingat kembali )

GBHN dapat diberi pengertian sebagai pola umum pemba¬ngunan nasional, yaitu rangkaian program-program pemba¬ngunan yang menyeluruh, terarah dan terpadu, yang berlang¬sung secara terus-menerus. Rangkaian program-program pembangunan yang terus-menerus itu dimaksudkan untuk mewujudkan tujuan nasional seperti. termuat dalam Pembu¬kaan UUD'45. Program-program itu pada hakikatnya adalah pernyataan kehendak rakyat tentang masyarakat yang dicita--citakan. ¬
Dapat juga dikatakan bahwa GBHN tidak lain adalah arah dan strategi pembangunan nasional untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila yang dicita-citakan. GBHN menggariskan kebijaksanaan, langkah dan sasaran-sasaran untuk mewujudkan cita-cita tersebut.
Kalau begitu apa fungsi GBHN? Fungsi GBHN adalah sebagai haluan ke arah mana pembangunan nasional dituju¬kan, dan sebagai alat untuk mencitra masa depan negara.
GBHN juga berfungsi sebagai ethos pembangunan nasio¬nal. Ethos adalah tata perilaku. Ethos pembangunan nasional berarti tata perilaku bagaimana pembangunan nasional harus dilaksanakan.

Untuk penjelasan dapat diberikan di sini beberapa contoh:
perekonomian Indonesia disusun atas usaha bersama berdasarkan pada asas kekeluargaan;
warga negara memiIiki kebebasan dalam memilih pekerja¬an yang dikehendaki serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak;
potensi, inisiatif, dan daya kreasi setiap warga Negara diperkembangkan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum;
sistem etatisme (paham serba negara) dalam ekonomi dihindarkan supaya potensi dan daya kreasi rakyat dapat berkembang.

Dengan mengikuti mana yang harus ditempuh dan meng¬hindari mana yang harus disingkiri dapat diharapkan tujuan nasional akan dapat dicapai. Karena itu setiap warga masyara¬kat dan aparat negara harus mentaati dan melaksanakan ketentuan-ketentuan dalam GBHN. Menyimpang dari GBHN pada hakikatnya adalah menjauhi tujuan, sekaligus menjauhkan rakyat dari tujuan yang hendak dicapai!

Want your school to be the top-listed School/college in Bandung?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Website

Address

Bandung