31/01/2025
😅 bukan saya
😅😅😅
Istri Idaman jangan gini ya dek ya...
Kasihan Suami Idaman nyaðŸ¤ðŸ¤ðŸ¤
Mari kita pantaskan diri ini untuk bisa menjadi isteri idaman bagi suami yang sholeh
31/01/2025
😅 bukan saya
😅😅😅
Istri Idaman jangan gini ya dek ya...
Kasihan Suami Idaman nyaðŸ¤ðŸ¤ðŸ¤
31/01/2025
Astaghfirullah
31/01/2025
Shout out to my newest followers! Excited to have you onboard! Desi Rasmayani, Indra Sumardi, Boma Bae
16/12/2024
11/11/2024
Membicarakan uang untuk orang tua atau mertua memang sering kali menjadi topik yang sensitif. Rasa serba salah kerap muncul—seolah tak ada pilihan yang benar-benar pas. Semua terasa bagaikan lingkaran masalah tanpa ujung, tanpa solusi pasti.
Sebagai anak, kita berada di posisi yang tidak mudah. Di satu sisi, kita ingin menjaga hubungan baik dengan orang tua, namun di sisi lain, ada batasan tanggung jawab yang harus dijaga. Prinsip "anak bukan investasi" tetap relevan, baik untuk diri kita maupun untuk orang tua. Ini berarti anak bukan sekadar ‘aset’ atau ‘jaminan’ di masa depan, melainkan amanah yang harus kita rawat dengan penuh cinta dan pengertian.
Namun, kewajiban berbakti juga tidak bisa diabaikan. Prinsip ini mengajarkan kita untuk memberikan yang terbaik bagi orang tua, tanpa harus menuntut balik. Kewajiban berbakti adalah panggilan yang kita jalankan dengan tulus dari hati—sesuatu yang kita lakukan untuk diri sendiri, bukan sesuatu yang dibebankan ke orang tua.
Lalu, bagaimana cara mewujudkannya?
Salah satu caranya adalah dengan memberikan perhatian berupa dukungan finansial secara teratur. Misalnya, kita bisa menyisihkan uang untuk orang tua dan mertua, baik setiap kali gajian atau secara berkala. Tidak perlu besar, yang penting ada sentuhan perhatian di dalamnya. Saat rezeki berlebih, bisa juga ditambah dengan hal-hal istimewa, seperti tunjangan hari raya atau bonus insidental lainnya.
Memang, pengeluaran rumah tangga cenderung besar dan kompleks. Tetapi dengan komitmen yang kuat antara suami dan istri, pengelolaan keuangan untuk orang tua dan mertua ini bisa direncanakan dengan baik. Mungkin perlu menyisihkan sedikit dari beberapa pos pengeluaran—bukan soal besar kecilnya, tetapi bentuk perhatian yang tersampaikan.
Di sini, peran istri menjadi kunci penting. Idealnya, suami berperan sebagai penyemangat, namun istri yang mengambil inisiatif dalam mengeksekusi niat baik ini. Istri adalah jembatan yang membawa rasa perhatian kepada orang tua dan mertua, membuat mereka merasa dihargai dan dicintai. Inisiatif ini akan lebih bermakna ketika dilakukan dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, sebagai tanda kepedulian dan tanggung jawab bersama.
tulisan oleh : Tendi Rahmat
Nah.. ini baru pengertian banget Suami Idaman ðŸ¤ðŸ¤
29/10/2024
With Kang Wahyu Vlog – I just got recognized as one of their top fans! 🎉
29/10/2024
With Dhiana Selviana Dhinda Sari – I just got recognized as one of their rising fans! 🎉