Markas Bahasa Arab

Markas Bahasa Arab

Share

Markas Bahasa Arab merupakan forum pembelajaran Bahasa Arab dengan pembahasan Percakapan (Kitab Baina Yadaik), Nahwu dan Shorf.

04/08/2022

*_Pendaftaran Kelas Baina Yaidaik OFFLINE_*
_Percakapan dasar Bahasa Arab_
_Offline di Masjid As Safar_

📝 Tujuan pembelajaran : memahami percakapan dasar sehari-hari Bahasa Arab
📕Buku pegangan : *Al 'Arabiyah Baina Yaidaika*
➡️Tahapan : Level dasar
➡️Lama belajar : ~4 bulan
⏰ Waktu belajar : *2 kali setiap pekan*,
Offline Kamis : 16.30- selesai
Offline Jumat : 16.30-selesai

📜🕌Lokasi belajar : Masjid As Safar
Jl Ahmad Yani no. 762, Cicaheum
Maps https://g.co/kgs/mSizqJ
➡️ Seleksi Penerimaan :
- Tes Baca Al Quran
- Wawancara

_Insya Allah, Belajar akan dimulai di bulan September atau jika kuota sudah terpenuhi_

Info Pendaftaran & Investasi Pendidikan :
📲 @087830031666
Atau klik bit.ly/TanyaKasrab

Organized by _Kasrab _




07/06/2021

🌿 Introspeksi Diri

Al Hasan al Bashri rahimahullah berkata :

“رحم الله رجلا خلا بكتاب الله،وعرض عليه نفسه،

“Semoga Allah merahmati seseorang yang menyendiri bersama Kitabullah, kemudian dia mengoreksi sendiri dengannya

فإن وافقه؛ حمد ربه وسأله المزيد من فضله،

Apabila sesuai dengan Kitabullah, dia memuji Rabbnya dan meminta tambahan keutamaanNya.

وإن خالفه؛ تاب وأناب ورجع من قريب”.

Namun apabila dia dapati dirinya menyelisihi Kitabullah, dia mencela dirinya, bertobat segera kembali”.

17/12/2020

[Markas Bahasa Arab (Kasrab)]

Kembali membuka pendaftaran siswa baru untuk pembelajaran bahasa arab level dasar.

- Tujuan pembelajaran : memahami bahasa Alquran dan kitab-kitab berbahasa arab.
Buku pegangan : Al 'arabiyah baina yadaika dan nahwu-sharf
- Tahapan : Level 1 s/d 4
- Lama belajar : 3 bulan per level
- Waktu belajar : 2x per minggu,
sabtu : 08.00-09.30 dan
ahad : 16.00-17.30
- Quota : 20 orang ikhwan dan akhwat
- Tempat : Jl. Ahmad Yani No.762 Kota Bandung

* Belajar akan dimulai jika quota sudah terpenuhi



20/11/2020

Insya Allah kita akan mengadakan wisata religi, tujuannya selain berwisata :

1. Merenungi, dengan perantara mereka dan perjuangannya dalam berdakwah, maka kitapun dipilih Allah menjadi seorang muslim.

2. Merenungi, betapa mulianya mereka, walaupun sudah wafat ratusan tahun yang lalu tapi umat masih mengenang jasanya dan mendoakannya.

3. Sebagai adab kita kepada para pendahulu kita yang telah berjasa menyebarkan ajaran islam di tanah air kita tercinta.

4. Membuktikan bahwa ziarah kubur itu bukan sebuah kemusyrikan, karena kita mintanya tetap kepada Allah, jika ada orang-orang yang meminta kepada kuburan, hendaklah yang disalahkan orangnya, bukan ajaran.

5. Insya Allah, di perjalanan akan dibahas dalil-dalil tentang bacaan-bacaan dzikir dan doa yang biasa dibaca ketika berziarah, sehingga kita faham bagaimana tata cara ziarah yang benar.

6. Merenungi diri, kita berasal dari mana dan akan kemana setelah kematian nanti, sudahkah punya bekal untuk menghadapi kematian, akankah orang mengenang kita setelah kita tidak ada, kenangan apa yang akan diingat orang tentang kita, kebaikankah atau malah sebaliknya?.


14/11/2020

Yuk kita memperbaiki bacaan Alquran kita di *Markas Bahasa Arab,* karena baca quran adalah hal yang paling mendasar bagi seorang muslim.

Selain itu akan diajarkan juga ilmu-ilmu dasar agama, seperti tashawuf, tauhid, fiqih, dan ilmu dakwah.

Tashawuf penting untuk memanage hati karena dalam ibadah, hati harus senantiasa dilibatkan.

Tauhid penting untuk ketahanan diri, terutama ketika ditimpa masalah, banyak orang putus asa karena tidak faham tauhid.

Fiqih penting untuk ibadah lahiriah, harus seperti apa sehingga yakin ibadah kita akan diterima.

Dan ilmu dakwah penting juga untuk difahami karena tanpa kita sadari setiap muslim itu sedang berdakwah dengan perbuatannya. Banyak orang yang dengan mudah menyalahkan orang lain karena tidak faham ilmu dakwah.

Hidup kita sebentar saja, setelah ini kita akan mempertanggungjawabkan semua perbuatan kita di hadapan Allah. Apa alasan kita nanti jika baca quran saja masih salah-salah dan ilmu-ilmu mendasar tentang islam tidak difahami. Mari kita imbangi keasyikan dunia kita dengan mencari akherat, mudah-mudahan selain mendapat kebaikan dunia, juga mendapat kebaikan akherat dan terpelihara dari api neraka. 🤲

05/08/2020



Rasulullah SAW menjelaskan bahwa ada 3 perkara yang apabila ada dalam diri seseorang maka orang tersebut akan merasakan nikmatnya iman :
[1]. Mencintai Allah dan Rasul-Nya melebihi cintanya kepada siapapun*
Cinta kepada keluarga adalah salah satu incaran tersebar syetan untuk mengelincirkan manusia, demi keluarga banyak orang melanggar aturan Allah dan Rasulnya. Inilah pertanda bahwa seseorang itu mencintai keluarganya melebihi cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya. Yang betul adalah cintailah keluarga dengan cara-cara yang Allah dan Rasulnya perintahkan.

Hati-hati juga mengartikan kalimat *"mendahulukan Allah"*, menafsirkannya harus dengan ilmu, bukan dengan logika yang kosong hanya berdasarkan pemikiran sendiri dan hawa nafsu. *Mendahulu Allah artinya mendahulukan apa yang Allah mau,* misalnya ketika akan shalat tiba-tiba motor mau dicuri orang, tindakan yang Allah mau adalah kejar dulu pencuri tersebut, setelah selesai baru shalat, bukan shalat dulu lalu mengejar pencuri dan mengatakan "bukan rezeki".

[2]. Mencintai seseorang semata-mata karena Allah*
Untuk membedakan mana cinta karena Allah atau bukan sebenarnya bisa diukur dengan mudah, apabila seseorang ada yang memberi lalu cintanya bertambah kepada orang tersebut dan apabila tidak diberi cintanya berkurang, maka itu pertanda cintanya bukan karena Allah.

[3]. Membenci kembali kepada maksiat sebagaimana dia benci dilemparkan ke dalam neraka*
Seseorang bisa keluar dari kemaksiatan adalah atas pertolongan Allah. Oleh karena itu hendaklah benci untuk kembali kepada maksiat yang dahulu pernah dilakukan.

Itulah 3 perkara yang dijelaskan Rasulullah Saw, yang apabila ada dalam diri seorang hamba dia akan merasakan lezat dan manisnya iman, nikmat ketika shalat, nikmat ketika membaca Alquran, nikmat ketika membantu sesama dll.

Sepatu yang mahal dan bagus tidak akan ada manfaatnya bagi orang yang tidak punya kaki.

Pemandangan yang indah tidak akan ada manfaatnya bagi orang yang buta.

Begitupun dengan iman tidak akan bisa dinikmati bagi yang memiliki cinta melebihi cintanya kepada Allah dan Rasulnya, mencintai karena nafsu, dan betah dalam kemaksiatan.

Wallahu'alam Bish-showwab. .



N

04/08/2020

. . .?!

Dikisahkan, seseorang meninggal dunia lalu dimakamkan di sebuah pekuburan umum dimana sekelilingnya adalah makam orang-orang shaleh dan para ulama.

Semasa hidupnya dia dikenal sebagai orang biasa saja malah cenderung hina di mata manusia sehingga waktu meninggalkanpun tidak banyak orang yang mengantarnya ke pemakamannya.

Selesai dimakamkan, malam hari ustadz yang tadi siang memakamkannya bermimpi bertemu dengan dia dalam keadaan sangat baik, tenang, bahagia, makamnya terang benerang bahkan menerangi makam-makam yang ada di sekelilingnya. Sang ustadz bertanya kepadanya :

_"Wahai Ahli Kubur, apa yang membuat makammu begitu terang bahkan menerangi makam-makam sekitarnya, kamu terlihat tenang dan bahagia ?"_

Dia menjawab :

_"Semasa hidup aku sering ditimpa dengan ujian dan kehinaan tapi aku menjalaninya dengan penuh kesabaran, aku sembunyikan kesulitanku dan rasa sakitku dari pandangan manusia sehingga mereka tidak tahu keadaanku"_

Kitab Ar-Ruh
Syeikh Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah



31/07/2020

Kami Keluarga Besar Markas Bahasa Arab Mengucapkan,
Selamat Hari Raya Idul Adha 1441 H

عِيْـدُ الأَضْحَى المُبَـارَكِ، تَقَـبَّلَ اللهُ مِنَّـا وَمِنْكُمْ صَالِـحَ الأَعْمَـالِ وَالطَّـاعَـاتِ

Idul Adha penuh berkah,
Semoga Allah menerima amal kebaikan dan ketaatan kita

آمــــــــــــــين.


28/07/2020

&

1. Hati yang Selalu Bersyukur
Di akherat kelak akan ada umat Nabi Muhammad SAW yang masuk surga tanpa hisab, begitu dia dibangkitkan dia tiba-tiba berada di depan pintu surga, sampai malaikat bertanya :
- kamu liat mahsyar ? Tidak
- kamu liat hisab ? Tidak
- kamu liat shirat ? Tidak
- lalu kenapa kamu ada di sini ? Tidak tahu.
- kamu siapa ? Aku umat Nabi Muhammad Saw
- apa amalan kamu ketika di dunia ? Aku selalu bersyukur dalam setiap keadaan. Subhanalah Allahu akbar.

2. Lisan yang Selalu Berdzikir
Allah telah menetapkan dalam Alquran bahwa ahli dzikir akan mendapat ketenangan batin bahkan ketenangan hasil dzikir itu instan, sekarang dzikir, selesai dzikir saat itu juga ketenangan batin langsung di dapat. Menurut ulama dzikir lisan selain Alquran ada delapan, yaitu
بسم الله الرحمن الرحيم
سبحان الله
والحمد لله
ولا إله إلا الله
والله أكبر
ولاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم
صلى الله على محمد و آله
وسلِّم
Jangan sampai dalam sehari tidak membaca kedelapan dzikir tersebut, baca ayat kursi setiap selesai shalat wajib karena dengannya berpotensi masuk surga tanpa hisab, jangan lupa rutin membaca Alquran terutama sebelum atau setelah shubuh.

3. Sabar Menghadapi Kesulitan
Sabar itu tanpa batas, berhenti sabar berarti kufur. Hati-hati mendefinisikan sabar, sabar bukan berarti diam ketika didzholimi tapi bertindak semata-mata karena Allah. Contoh, seorang karyawan bekerja pada bos yang dzholim, sabar bukan berarti terus bertahan dengan kedzholimannya, boleh saja keluar mengundurkan diri karena khawatir ikut menjadi dzholim akibat sering didzholimi demi menjaga kebersihan diri.

4. Pasangan yang Mendukung pada Ketaatan.
Mengapa menikah itu pahalanya besar, bahkan setengah dari ibadah, karena cukup berat menjalaninya, mulai dari perbedaan pendapat sampai kucuran air mata, sering kali terjadi dalam sebuah rumah tangga. Bahkan tidak sedikit orang yang berubah menjadi berkurang ketaatannya setelah menikah. Oleh karena itu jika seseorang dikaruniai pasangan yang selalu mendukung pada ketaatan kepada Allah SWT, maka hal tersebut adalah salah satu tanda jika orang tersebut bahagia di dunia dan akan bahagia di akherat kelak.

Setiap manusia sebenarkan bisa bercermin, mengukur diri, kita ini ada pada posisi mana, sehingga ada orang yang pesimis bahkan putus asa kepada ampunan Allah, merasa diri terlalu banyak dosa. Dari situ artinya sebenarnya kita tahu kita ini siapa.

Wallahu'alam Bish-Shawab

26/07/2020

🌵 🌵

بسم الله الرحمن الرحيم

Kali ini Mamang mau berbagi tentang amalan yang bisa diamalkan di saat seperti sekarang. Disamping ekonomi yang sedang menyurut, jika kurang kuat iman, bisa-bisa putus asa. Namun, tetaplah tenang, kita punya Allah yang Maha Kaya, yang tidak akan berkurang kekayaannya walaupun dipakai untuk memberi makan seluruh makhluk.

Rasulullah Saw bersabda :
ﻣَﻦْ ﻗَﺮَﺃَ ﺳُﻮْﺭَﺓَ اﻟْﻮَاﻗِﻌَﺔِ ﻓْﻲ ﻛُﻞِّ ﻟَﻴْﻠَﺔٍ ﻟَﻢْ ﺗُﺼِﺒْﻪُ ﻓَﺎﻗَﺔً ﺃَﺑَداً
“Barang siapa yang membaca surat Al waqi'ah setiap malam, tidak akan pernah tertimpa kefaqiran untuk selamanya." (HR. Baihaqi)

Ini adalah kebiasaan orang-orang shaleh sejak dahulu ketika menghadapi kesulitan. Berikut kata Imam Ghazali dalam kitab Fathul Qodir :

ﻳﻌﺘﺎﺩ ﺃﻭﻟﻴﺎﺅﻧﺎ ﻣﻦ ﻗﺮاءﺓ ﺳﻮﺭﺓ اﻟﻮاﻗﻌﺔ ﻓﻲ ﺃﻳﺎﻡ اﻟﻌﺴﺮﺓ
“Para wali kami terbiasa membaca surat Al waqi'ah pada hari-hari yang sulit.”

**

Jadi amalannya :
✔️ Setiap malam baca surat Al Waqiah
✔️ Setiap pagi dan malam baca doa tolak bala 3x :

بِسْمِ اللهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْئٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمِ
“Dengan menyebut nama Allah yang apabila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

✔️Jaga wudhu setiap saat.
✔️Jaga akhlaq dan adab setiap saat.

Wallahua’lam Bish Showab

25/07/2020

🌵 🌵

(Ringkasan Kitab Ihya Ulumuddin bab Latihan Jiwa, membersihkan akhlaq dan mengobati penyakit hati)

Alloh menciptakan setiap anggota tubuh dengan fungsinya masing-masing. Misalnya tangan untuk mengenggam dan kaki untuk berjalan. Tanda anggota tubuh itu sedang sakit adalah dia tidak bisa menjalankan fungsinya. Misalnya, tangan tidak bisa menggenggam, itu artinya tangan sedang sakit.

Begitupun dengan hati. Fungsi hati adalah Hikmah dan Ma’rifat. Hikmah yaitu mudah memahami dan menjalankan syariat, sedangkan Ma'rifat adalah mengenal Alloh. Tanda ma'rifat adalah mahabbah atau cinta. Jadi barang siapa mengenal Alloh pasti akan cinta kepadaNya, dan tanda cinta kepada Alloh adalah tidak mengutamakan dunia dan kecintaan lainnya.

قُلْ إِن كَانَ ءَابَآؤُكُمْ وَأَبْنَآؤُكُمْ وَإِخْوَٰنُكُمْ وَأَزْوَٰجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَٰلٌ ٱقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَٰرَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَٰكِنُ تَرْضَوْنَهَآ أَحَبَّ إِلَيْكُم مِّنَ ٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَجِهَادٍ فِى سَبِيلِهِۦ فَتَرَبَّصُوا۟ حَتَّىٰ يَأْتِىَ ٱللَّهُ بِأَمْرِهِۦ ۗ

"Katakanlah! "Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, isteri-isterimu, keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari pada Alloh dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya (adzab)"”

Oleh karena itu “Siapa yang hatinya ada sesuatu yang lebih dicintainya dari pada Alloh, maka hatinya sedang sakit.” Dari sini juga bisa diketahui bahwa kebanyakan hati itu sedang sakit, hanya saja penyakit hati ini adalah jenis penyakit yang tidak diketahui oleh si empu hati tersebut. Sehingga dia merasa dirinya baik-baik saja. Bagaikan perut, kesukaan perut itu roti dan air. Jika perut lebih menyukai tanah, berarti perut tersebut sedang sakit walaupun pemilik perut merasa tidak ada masalah.

Andai pemilik hati yang sakit sadar hatinya sedang sakit, niscaya dia akan cepat putus asa, susah bersabar, mengingat betapa sukar menemukan obatnya. Jika ditemukan, pun, rasanya sangat pahit, berlawanan dengan keinginan hawa nafsunya.

Dokter-dokter penyakit hati itu adalah para ulama, dan para ulamapun sudah banyak yang mengidap penyakit ini, bagaimana mereka bisa mengobati?

Adapun tanda hati kembali sehat, dilihat dari penyakit yang akan diobati. Jika sakitnya kikir, maka obatnya dengan membelanjakan harta di jalan Alloh. Tapi pembelanjaan ini harus dengan kadar yang terukur, jangan sampai over dosis, nanti malah mubadzir atau berlebihan. Bila ini terjadi, dia sembuh dari penyakit kikir lalu muncul penyakit lain, yaitu ria. Bagaikan orang yang kedinginan, dia obati dengan panas, maka yang terjadi dia berubah dari kedinginan menjadi kepanasan, ya sama-sama penyakit.

Tidak selamanya memberi itu baik dan tidak selamanya menahan itu buruk. "Jika mengumpulkan harta membuat hati enak dari pada memberi kepada yang berhak, maka disitu ada akhlaq kikir. Jika memberi kepada yang tidak berhak membuat hati enak dari pada menahannya, maka disitu ada akhlaq boros."

Hati-hati dengan hati.
Mayoritas, hati itu sakit.

Hati-hati yang Allah kehendaki sehat, adalah dia, yang akan memasuki surga Alloh 'Azza wa Jalla.

Wallahu'alam Bish-Showab

24/07/2020

🌵 🌵

بسم الله والحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله، أما بعد

Shalat, BUKAN pertanda orang itu baik, karena shalat itu nikmat, adem, santai. Tidak ada yang tahu apakah dia khusyu atau tidak, wallahu'alam.

Tilawah, BUKAN pertanda orang itu baik, karena tilawah itu nikmat. Membuat badan sehat, mengatur napas dan membuat hati tentram. Pun, kita tidak tahu apakah dia mengerti dengan yang dibacanya atau tidak.

Puasa Ramadhan, BUKAN pertanda orang itu baik, karena dilakukannya bersama-sama sehingga lebih ringan menjalaninya. Malu jika tidak puasa, cari makanan juga lebih susah dari biasanya.

Cara Berpakaian, BUKAN pertanda orang itu baik, karena gaya berpakaian mudah dimodifikasi dan kita tidak tahu apakah dia shalat apa tidak.

Gaya berbicara, ada yang gaul, ada yang sopan, lemah lembut, ramah. Hal tersebut juga BUKAN pertanda orang itu baik, karena semua itu mudah saja dilakukan. Bahkan seorang aktor bisa akting dengan berbagai macam karakter.

Lalu apa yang membuat seseorang dikatakan BAIK?

1. Ketika Dia Sering Puasa Sunah
Orang menyangka dia tidak puasa karena memang bukan bulan Ramadhan. Dia juga tidak makan walaupun sedang sendiri di rumah. Kalaupun mau makan, ya bisa saja. Mau batal juga tidak dosa. Namun hal tersebut tidak dia lakukan. Maka dari itu, orang yang rutin puasa sunah adalah pertanda dia orang baik.

2. Ketika Dia Sering Sedekah
Banyak orang yang berat mau sedekah atau infaq. Ingat ya, Albaqarah ayat 3, tanda orang bertaqwa: menginfaqkan sebagian rezeki. Maksudnya adalah zakat (Zakat Mal dan Zakat Fitrah). Kalau zakat fitrah mudah. Hanya 2,5 Kg setara dengan uang 30 ribu, setahun sekali, orang fakir aja mungkin mampu. Tapi zakat mal, masih banyak orang islam yang tidak melaksanakannya karena matematisnya lumayan. Apalagi kalau jumlah hartanya ratusan atau milyaran, mulai mikir: sayang, lebar, nyarinya cape, dll. Maka dari itu, ketika ada orang yang menunaikan zakat mal dan sedekah yang hukumnya sunah seperti wakaf, menyantuni anak yatim, dll, itu pertanda kalau dia orang baik.

3. Ketika Dia Jujur
Apa yang diucapkannya, itu yang dia lakukan. Dalam shalat misalnya, dia baca "hanya kepadaMu ya Allah kami mohon pertolongan.” Memang begitulah yang dia lakukan, selalu minta tolong yang utamanya kepada Allah. Hidup apa adanya, tidak khawatir mengatakan Ya atau Tidak karena takut akan dipuji atau dibully orang, sehingga dia bebas dari beban pujian atau hujatan yang akan diterimanya. Maka dari itu jujur adalah pertanda kalau dia orang baik. Hanya saja, sering kali sebagian orang salah faham, dianggap seneng dipuji atau menimbulkan kegaduhan, padahal dia lurus-lurus saja.

4. Ketika Dia Menolak Diajak Maksiat
Nah ini dzikir tertinggi seorang hamba. Nabi Saw pernah bertanya kepada para sahabat, "Maukah aku beri tahu dzikir yang lebih utama daripada shalat malam dan jihad perang di jalan Allah?" Para sahabat tentu mau. Lalu Nabi menjawab "Dzikir tertinggi adalah ketika orang diajak atau akan maksiat, maka dia ingat kepada Allah.” Ini dzikir tertinggi.

**

Tapi awas jangan salah faham, 4 poin terakhir pertanda dia orang baik jika semua kewajiban telah terlaksana. Jika ada yang melaksanakan 4 poin tanda orang baik di atas tapi dia tidak shalat, tidak puasa ramadahan, yaa non muslim juga banyak yg melakukan..

Wallahua’lam Bish-Showab.

Want your school to be the top-listed School/college in Bandung?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Address


Bandung
40292