24/07/2020
🌵 🌵
بسم الله والحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله، أما بعد
Shalat, BUKAN pertanda orang itu baik, karena shalat itu nikmat, adem, santai. Tidak ada yang tahu apakah dia khusyu atau tidak, wallahu'alam.
Tilawah, BUKAN pertanda orang itu baik, karena tilawah itu nikmat. Membuat badan sehat, mengatur napas dan membuat hati tentram. Pun, kita tidak tahu apakah dia mengerti dengan yang dibacanya atau tidak.
Puasa Ramadhan, BUKAN pertanda orang itu baik, karena dilakukannya bersama-sama sehingga lebih ringan menjalaninya. Malu jika tidak puasa, cari makanan juga lebih susah dari biasanya.
Cara Berpakaian, BUKAN pertanda orang itu baik, karena gaya berpakaian mudah dimodifikasi dan kita tidak tahu apakah dia shalat apa tidak.
Gaya berbicara, ada yang gaul, ada yang sopan, lemah lembut, ramah. Hal tersebut juga BUKAN pertanda orang itu baik, karena semua itu mudah saja dilakukan. Bahkan seorang aktor bisa akting dengan berbagai macam karakter.
Lalu apa yang membuat seseorang dikatakan BAIK?
1. Ketika Dia Sering Puasa Sunah
Orang menyangka dia tidak puasa karena memang bukan bulan Ramadhan. Dia juga tidak makan walaupun sedang sendiri di rumah. Kalaupun mau makan, ya bisa saja. Mau batal juga tidak dosa. Namun hal tersebut tidak dia lakukan. Maka dari itu, orang yang rutin puasa sunah adalah pertanda dia orang baik.
2. Ketika Dia Sering Sedekah
Banyak orang yang berat mau sedekah atau infaq. Ingat ya, Albaqarah ayat 3, tanda orang bertaqwa: menginfaqkan sebagian rezeki. Maksudnya adalah zakat (Zakat Mal dan Zakat Fitrah). Kalau zakat fitrah mudah. Hanya 2,5 Kg setara dengan uang 30 ribu, setahun sekali, orang fakir aja mungkin mampu. Tapi zakat mal, masih banyak orang islam yang tidak melaksanakannya karena matematisnya lumayan. Apalagi kalau jumlah hartanya ratusan atau milyaran, mulai mikir: sayang, lebar, nyarinya cape, dll. Maka dari itu, ketika ada orang yang menunaikan zakat mal dan sedekah yang hukumnya sunah seperti wakaf, menyantuni anak yatim, dll, itu pertanda kalau dia orang baik.
3. Ketika Dia Jujur
Apa yang diucapkannya, itu yang dia lakukan. Dalam shalat misalnya, dia baca "hanya kepadaMu ya Allah kami mohon pertolongan.” Memang begitulah yang dia lakukan, selalu minta tolong yang utamanya kepada Allah. Hidup apa adanya, tidak khawatir mengatakan Ya atau Tidak karena takut akan dipuji atau dibully orang, sehingga dia bebas dari beban pujian atau hujatan yang akan diterimanya. Maka dari itu jujur adalah pertanda kalau dia orang baik. Hanya saja, sering kali sebagian orang salah faham, dianggap seneng dipuji atau menimbulkan kegaduhan, padahal dia lurus-lurus saja.
4. Ketika Dia Menolak Diajak Maksiat
Nah ini dzikir tertinggi seorang hamba. Nabi Saw pernah bertanya kepada para sahabat, "Maukah aku beri tahu dzikir yang lebih utama daripada shalat malam dan jihad perang di jalan Allah?" Para sahabat tentu mau. Lalu Nabi menjawab "Dzikir tertinggi adalah ketika orang diajak atau akan maksiat, maka dia ingat kepada Allah.” Ini dzikir tertinggi.
**
Tapi awas jangan salah faham, 4 poin terakhir pertanda dia orang baik jika semua kewajiban telah terlaksana. Jika ada yang melaksanakan 4 poin tanda orang baik di atas tapi dia tidak shalat, tidak puasa ramadahan, yaa non muslim juga banyak yg melakukan..
Wallahua’lam Bish-Showab.