14/07/2025
π Ini Kisah Nyataku π
Aku mulai bacain Ahsy itu sejak usia bulanan sebelum MPAsi. Belum terlalu faham apa itu read aloud, dll. Awalnya aku pikir gampang. Tinggal beli buku yg lucu-lucu, dudukin anak di pangkuan, lalu bacain deh...
Ternyata... baru mulai buka, si bayik udah kelayapan. Kadang bukunya malah dijadikan alas mainannya π
Beberapa buku disobek, dicoret-coret, kena tumpahan makanan, dan drama lainnya.
Sempet mikir, βDuh, gagal nih. Kayaknya anakku nggak s**a buku.β
Tapi aku nggak nyerah.
Setiap hari sampai sekarang walau cuma 10 menit, aku tetap bacain.
Mau sambil berantakin mainannya, sambil digendong2, kadang dia cuma denger sambil tiduran. Kadang malah ketiduran beneran π Mudik yang riweuh pun aku tetep bawa buku dia.
Aku terusin apapun yang terjadi, dengan ekspresi, suara naik turun dan peluk hangat.
Semakin bayi besar, 1 tahun, 2 tahun, 3 tahun & sekarang 4 tahun sangat-sangat terlihat hasilnya.
Dia mulai milih sendiri buku favoritnya.
Mulai ngingetin, βUmma, belum baca buku hari ini!β, "umma, bacain buku yg ini!". Bahkan mulai menirukan cerita dengan gaya ngomongku. Dan sekarang lagi seneng bikin komik sendiri, dengan selembar kertas HVS yang dia gambar sendiri terus dia ceritain maksud gambarnya itu.
Rasanyaβ¦ MaasyaAllah π₯Ή
Sekarang, buku bukan cuma benda.
Tapi jadi jembatan antara aku dan dia.
Tempat kami ketawa bareng, berkhayal bareng, dan tumbuh bareng.
Pokoknya, kalo aku hadiahin dia buku, ekspresinya itu yang bikin aku haru π₯Ί
Ternyata cinta buku itu nggak tumbuh dalam semalam.
Tapi dari kebiasaan kecil yang kita ulang setiap hari.
Dengan cinta. Dengan kesabaran. Dan sedikit drama π
Kalau kamu sedang berjuang juga, pelan-pelan aja, ya Bu...
Yang penting jangan berhenti. Anak kita lebih peka dari yang kita kira. π
*
Kalo Ayah-Ibu mau aku bantu rekomendasiin buku apa yang cocok untuk usia anaknya boleh banget DM aku atau langsung Klik link di Bio.
Follow untuk banyak info Promo Buku lainnya.
#