03/06/2024
Standar Teknis Pengelasan
1. Untuk Sambungan Sudut Plat dengan Plat, ada beberapa posisi sbb :
1F = Posisi pengelasannya di bawah tangan ( Under Hand )
2F = Posisi pengelasannya di mendatar ( Horizontal )
3F = Posisi pengelasannya di tegak ( Vertikal )
4F = Posisi pengelasannya di atas kepala ( Over Head )
2. Untuk Sambungan Tumpul Plat dengan Plat, ada beberapa posisi sbb :
1G = Posisi pengelasannya di bawah tangan ( Under Hand )
2G = Posisi pengelasannya di mendatar ( Horizontal )
3G = Posisi pengelasannya di tegak ( Vertikal )
4G = Posisi pengelasannya di atas kepala ( Over Head )
3. Untuk Sambungan Tumpul P**a dengan P**a, ada beberapa posisi sbb :
1G = Posisi pengelasannya sumbu p**a mendatar, benda/p**anya dapat diputar ( Under Hand )
2G = Posisi pengelasannya sumbu p**a vertikal, benda p**anya diam ( Horizontal )
5G = Posisi pengelasannya sumbu p**a vertikal, benda/p**anya tidak dapat diputar ( Vertikal melingkari p**a )
6G = Posisi pengelasannya sumbu p**a miring 45o, benda/p**anya tidak dapat diputar ( Oval diagonal )
4. Untuk Sambungan Sudut P**a dengan Plat, ada beberapa posisi sbb :
1F / 1FR = Posisi pengelasannya sudut p**a dengan plat, posisi pengelasan mendatar, benda/p**anya dapat diputar ( Under Hand )
2F / 2FR = Posisi pengelasannya sumbu p**a dengan plat, posisi pengelasan vertikal dan melingkar, benda p**anya diam ( Horizontal )
5F / 5FR = Posisi pengelasannya sumbu p**a dengan plat, posisi pengelasan vertikal melingkar, benda/p**anya tidak dapat diputar ( Vertikal melingkari p**a )
6F / 6FR = Posisi pengelasannya sumbu p**a dengan plat, sumbu p**a miring 45o, benda/p**anya tidak dapat diputar ( Oval diagonal )