11/05/2018
Banyak orang yang terjerumus ke dalam kemakisatan karena pengaruh teman bergaul yang buruk. Namun juga tidak sedikit orang yang mendapatkan hidayah dan banyak kebaikan disebabkan bergaul dengan teman-teman yang shalih.
Banyak orang tua yang bangga anaknya pacaran, karena teman2 anaknya pada pacaran. Janganlah bangga jika anakmu terlalu gaul di luar sana. Jika anakmu hilang keperawanannya yang patut di salahkan adalah orang tua yang tidak melarang anaknya pacaran. Anak anda di permainkan oleh laki2 mata keranjang apa yang dibanggakan? Tapi carikanlah dia calon imam yang baik agamanya, bertangungjawab dan setia.
Dalam sebuah hadits Rasululah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan tentang peran dan dampak seorang teman dalam sabda beliau :
“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadikan teman sebagai patokan terhadap baik dan buruknya agama seseorang. Oleh sebab itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepada kita agar memilih teman dalam bergaul yang baik. Dalam sebuah hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Agama Seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)