01/05/2026
Ada karya-karya yang lahir bukan dari ambisi besar,
melainkan dari proses kembali mengenal diri sendiri.
Dari jeda yang cukup panjang,
dari pertanyaan-pertanyaan yang akhirnya terjawab pelan-pelan,
dan dari hati yang mulai menemukan ritmenya lagi.
Belakangan aku sadar,
saat diri lebih tenang,
segala sesuatu terasa berbeda.
Ide datang tanpa dipaksa,
proses terasa lebih ringan,
dan hal-hal yang dulu terasa melelahkan perlahan kembali menyenangkan.
Seolah aku dipertemukan lagi dengan alasan
kenapa aku memulai semuanya sejak awal.
Mungkin itulah indahnya bertumbuh.
Kita tidak selalu perlu bergerak cepat.
Kadang yang dibutuhkan hanya melambat sebentar,
memberi ruang untuk bernapas,
lalu membiarkan diri jatuh cinta lagi pada perjalanan yang sama.
Dan ketika sebuah karya lahir dari ruang yang damai,
semoga ia juga bisa sampai ke orang lain dengan rasa yang sama ✨
21/04/2026
I’m head over heels 💛
Weekend ini aku akhirnya launching Sumringah
masih diam-diam, hanya untuk kamu yang sudah ada di waiting list.
Dan sekarang… 50 teman Que sudah memegang ebook ini.
Jujur, ebook ini bukan lahir dari proses yang cepat.
Ia datang dari rehat yang panjang,
dari banyak refleksi,
dan dari satu pertanyaan yang terus aku ulang:
“apa iya hatiku masih di sini?”
Aku bertumbuh bersama Que.
Dulu, banyak karya Que lahir dari api yang membara.
Kali ini… rasanya berbeda.
Sumringah datang dari api yang lebih tenang,
lebih sunyi, tapi tidak pernah redup.
Ebook ini bukan sekadar kumpulan resep.
Ia adalah karya yang pelan-pelan mengembalikan senyumku,
sebuah melodi yang aku salurkan lewat adonan.
Terima kasih untuk kamu yang sudah memberi ruang untuk Sumringah.
Untuk kamu yang sudah percaya, dan memberi aku kesempatan lagi.
Semoga ebook ini bukan hanya berguna,
tapi juga bisa membawa sedikit senyum di hari-harimu ✨
Sekarang, penjualan ebook ini terbuka ntuk publik!
Kalo kamu link ebook nya, komen “MAU” nanti aku kirimin link nya ya.
_____
Gluten free, tanpa tambahan gula, no added sugar, bebas gluten, ebook, buku resep, memulai lagi, pastry chef, small business owner
16/01/2026
Kupikir, jadi owner itu berarti lebih bebas, lebih fleksibel, lebih ringan.
Ternyata… eh kok malah kerja lebih banyak ya? 😅
Bukan cuma bikin kue atau ngajar kelas,
tapi mikirin kualitas, murid, alur belajar, revisi resep, sampai hal-hal kecil yang nggak kelihatan.
Di titik itu aku sadar:
jadi owner bukan jalan pintas.
Dia cuma jalan yang beda.
Ada hari-hari di mana aku mikir,
“kalau kerja kantoran, mungkin jam segini aku sudah tutup laptop.”
Tapi ada juga hari-hari di mana aku merasa sangat hidup,
karena aku punya ruang untuk berkarya,
untuk mencipta sesuatu dengan ritmeku sendiri,
dan membangun sesuatu yang pelan-pelan tumbuh.
Buatku, punya usaha sendiri itu bukan tentang “lebih gampang” atau “lebih keren”.
Tapi tentang memilih tantangan yang mau aku hadapi.
Memilih lelah yang terasa bermakna.
Dan aku percaya,
nggak ada pilihan yang lebih tinggi atau lebih rendah.
Ada yang bahagia di struktur.
Ada yang tenang di stabilitas.
Ada yang merasa utuh saat membangun sesuatu sendiri.
Semua sah.
Semua ada plus minusnya.
Aku penasaran…
kamu lagi ada di fase yang mana sekarang?
Yang lagi kepikiran punya usaha sendiri,
atau yang justru lagi belajar berdamai dengan jalur yang kamu pilih? 🤍
____
Memulai lagi, small business owner, entrepreneur
13/01/2026
Tambahan pelajaran nomor 4 (yang paling penting):
nggak semua harus dikejar cepat.
Dulu, aku sering memaksa diri sendiri.
“Harus jadi sekarang.”
“Harus langsung rapi.”
“Harus cepat sampai.”
Kali ini aku pilih cara yang berbeda.
Bekerja sambil eksplor pelan-pelan.
Nggak buru-buru ke garis finish,
tapi benar-benar hadir di prosesnya.
Dan anyway, sekali lagi cuma mau bilang, susah ih bikin resepnya.
Jadi jangan lupa join ya biar makin seneng yang bikin 😄🫵🏼
____
Memulai lagi, pelajaran hidup, small business owner, gluten free baking, sugar free baking, resep gluten free, resep sugar free, bolu gulung
13/01/2026
Privilege itu nyata.
Dan aku nggak menyangkalnya.
Tapi menurutku,
privilege bukan garis finish.
Dia cuma pintu kecil yang terbuka,
setelah itu, tetap harus melangkah sendiri.
Di balik banyak hal yang terlihat “mudah” atau “beruntung”,
ada proses panjang yang jarang kelihatan.
Pilihan kecil. Konsistensi.
Bukan cerita tentang siapa yang paling beruntung.
Lebih ke tentang bagaimana hidup bergerak
saat kita terus hadir setiap hari.
____
Memulai lagi, life abroad, small business owner, diaspora , 30 an
12/01/2026
I’ve been climbing, always placing my prize on the summit,
forgetting to stop and to look around.
There are rivers along the way,
streams whispering, air scented with water and stone,
green leaves shimmering with freshness.
I could nap beside the river.
What do people in the valley do?
They don’t seem so tired.
Maybe they take their time with coffee,
waiting for it to cool instead of rushing and burning their tongues.
Maybe they pause to talk with neighbors,
exchanging vegetables from the garden,
counting roses and wondering if there’s a secret behind their bloom.
I think they find joy in small things.
I want to be one of them.
Maybe they take long lunches,
nap when they’re tired,
and actually listen to every lyric,
instead of realizing later that they’ve been repeating the same song for two hours.
Maybe it’s not so bad to stop climbing.
Maybe it’s not so bad to eat slowly,
to dip in the lake,
to play,
to rest.
How will I feel afterwards?
I don’t know. Relieved? Rested? Refreshed?
Maybe I’ll return to the summit.
Or maybe I’ll discover new things along the way.
I don’t know what it is,
but the sky is starting to show more colors.
Not the loud ones,
but the soft kind of colors.
__________
psikologi , psychology, mental health , neuroscience , journaling , healing