04/11/2022
HAL-HAL YANG MENDATANGKANNYA REZEKI DAN YANG MENGHALANGINYA, DAN YANG MENAMBAH UMUR DAN YANG MENGURAIKANNYA.
------------------------------------------------------------------------------------------------
RASULULLAH ﷺ bersabda :
“ tidak dapat menolak takdir, kecuali berdo'a.
Dan tidak dapat menambah usia, kecuali berbuat baik.
Maka sesungguhnya orang laki-laki bisa terhalang rezekinya karna dosa yang dikerjakannya. ”
Hadist ini menunjukkan bahwa melakukan dosa itu dapat menyebabkan terhambatnya rezeki, khususnya roda akibat berdusta. Karna dusta itu dapat menyebabkan kefakiran.
Tidur pagi dapat menyebabkan miskin harta juga miskin ilmu.
ADA ORANG YANG berkata :
“ bahagianya orang itu jika mengenakan pakaian, adapun cara mengumpulkan ilmu adalah dengan meninggalkan tidur. ”
PENYAIR berkata :
“ bukankah termasuk kerugian bila malam-malam dibiarkan berlalu tanpa guna, padahal malam itu dihitung termasuk jatah umur. ”
PENYAIR LAIN mengatakan :
“ bangunlah di waktu malam agar kamu mendapat petunjuk yang benar.
betapa lamanya kamu tidur, sementara itu umurmu semakin habis. ”
TERMASUK YANG DAPAT MENGHAMBAT REZEKI ialah :
TIdur dengan telanjang, Kencing dengan telanjang, Makan dalam keadaan junub, Makan sambil bersandar di atas lambung, Membiarkan makanan yang terjatuh, Membakar kulit bawang merah dan putih, Menyapu rumah dengan sapu tangan, Menyapu rumah pada malam hari, Membiarkan sampah di dalam rumah, Berjalan di muka orang tua, Memanggil kedua orang tua dengan namanya, Membersihkan makanan yang tersisa di celah-celah gigi dengan sembarang kayu, Membersihkan tangan dengan debu, Duduk di muka pintu, Bersandar pada salahsatu daun pintu, Wudhu di tempat buang kotoran, Menambal baju yang sedang dikenakan, Mengeringkan wajah dengan baju, Membiarkan datang laba-laba di dalam rumah, Menyelesaikan sholat tergesa-gesa, Keluar dari masjid setelah sholat shubuh juga dapat menghambatkan rezeki, Terlalu pagi pergi ke pasar, Terlambat pulang dari pasar, Membeli roti dari pengemis, Mendo'akan buruk pada anak, Tidak menutupi wadah, Memadamkan lampu (api) dengan ditiup.
semua itu juga dapat menyebabkan kefakiran, Begitu menurut hadist para sahabat.
Menulis dengan pulpen yang diikat, Menyisir rambut dengan sisir yang retak, Tidak mau mendo'akan kedua orang tua, Mengenakan surban sambil duduk, Mengenakan celana sambil berdiri, Kikir, Terlalu hemat,
Terlalu berlebihan, Menunda atau meremehkan segala urusan,
Semua itu juga dapat menyebabkan kefakiran.
RASULULLAH ﷺ bersabda :
“ memohonlah kalian akan turunnya rezeki dengan bersedekah. ”
Bangun pagi-pagi itu diberkahi, dan bisa menambah nikmat terutama rezeki.
Tulisan yang indah, Berwajah ceria dan berbicara yang baik juga dapat mendatangkan rezeki.
IMAM HASAN BIN ALI Ra berkata :
“ menyapu halaman dan mencuci pakaian busa mendatangkan rezeki.
Dan sebab paling kuat untuk mendatangkan rezeki adalah sholat dengan khusyu’ dan memenuhi rukun-rukunnya,
syarat-syaratnya, dan adabnya sholat Dhuha juga dapat mendatangkan rezeki, membaca surah Al-waqi’ah pada waktu malam, membaca surah Al-mulk, surah Al-muzammil, surah Al-lail, surah Al-insyirah juga dapat mempermudah datangnya rezeki, pergi ke masjid sebelum azan, terus-menerus dalam keadaan suci, melakukan sholat sunnah fajar witir di rumah juga dapat melapangkan rezeki. ”
Setelah mengerjakan sholat witir jangan membicarakan masalah dunia, jangan banyak bergaul dengan orang perempuan kecuali ada hajat, dan jangan membicarakan masalah-masalah yang tidak bermanfaat baik untuk urusan agama maupun dunianya.
Ada yang berkata bahwa barangsiapa yang sibuk mengerjakan sesuatu yang tidak berguna, maka dia kehilangan sesuatu yang berguna baginya.
IMAM BAZRAJAMHAR berkata :
“ jika kamu melihat orang yang banyak bicara, maka ketahuilah bahwa dia adalah orang gila. ”
SAYYIDINA ALI BIN ABI THALIB berkata :
“ bila sempurna akal seseorang, niscaya ia sedikit bicara. ”
ASY-SYEIKH AZ-ZARNUJI (penyusun kitab ini) berkata :
Perkataan sayyidina Ali tersebut sesuai dengan kandungan syair ini, “ jika sempurna akal seseorang, maka sedikit bicaranya. Dan ketahuilah bahwa orang yang banyak bicara itu hakikatnya adalah orang bodoh. ”
PENYAIR LAIN berkata :
“ berbicara itu laksana hiasan, sedangkan diam adalah keselamatan. Oleh karna itu, jangan banyak bicara, Berbicaralah seperlunya.
Kamu bisa menyesal satu kali karna diam, tetapi kamu bisa menyesal beberapa kali karna bicara. ”
DIANTARA YANG DAPAT MENAMBAH REZEKI ialah,
SETIAP HARI SETELAH TERBIT FAJAR HINGGA DATANG WAKTU SHOLAT MEMBACA DO'A BERIKUT :
سُبْحَانَ اللّٰهِ الْعَظِيْمِ سُبْحَانَ اللّٰهِ وَ بِحَمْدِهٖ اَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ وَ اَتُوْبُ اِلَيْهِ.
PAGI DAN SORE MEMBACA :
DIBACA 100x
لَآ اِلٰهَ اِلاَّ اللّٰهُ اْلمَلِكُ اْلحَقُّ اْلمُبِيْنُ.
SETIAP FAJAR MEMBACA :
اَلْحَمْدُ الِلّٰهِ وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَلَآ اِلٰهَ اِلاَّ اللَّهُ
DIBACA 33x SETELAH SHOLAT,
JUGA DEMIKIAN ISTIGHFAR 70x SETIAP HARI.
DAN MEMPERBANYAK MEMBACA :
لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللَّهِ اْلعَلِىّ اْلعَظِيْمِ.
DAN SHOLAWAT JARI JUM'AT BACALAH :
اَللّٰهُمَّ أَغْنِنِىْ بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَاكْفِنِىْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ.
SETIAP HARI HENDAKLAH MEMBACA PUJIAN-PUJIAN INI 70x :
اَنْتَ اللّٰهُ اْلعَزِيْزِ اَلْحَكِيْمُ اَنْتَ اللّٰهُ اْلمَلِكُ اْلقُدُّوسُ اَنْتَ اللّٰهُ اْلحَلِيْمُ اْلكَرِيْمُ.
Sumber : Kitab TA’LIM MUTA’ALLIM
Penyusun : ASY-SYEIKH AZ-ZARNUJI
📷 : ABAH GURU SEKUMPUL